Sabtu, 13 Jun 2026
light_mode

Pimpinan Sorikmas Mining Bingung Melihat Penambangan Liar

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Sabtu, 11 Feb 2012
  • print Cetak

10/02/2012

Panyabungan (MO) – Presiden direktur PT Sorikmas Mining (PT SM) Mr Paul Willis merasa bingung dan geram atas semakin maraknya kegiatan penambangan emas ilegal.

Orang nomor satu di perusahaan tambang emas yang beroperasi di Kabupaten Mandailing Natal ini juga mengesalkan atas tidak adanya tindakan tegas dari pemerintah begitu juga penegak hukum.

Paul Willis didampingi Goverment and Media relations superintendent, Nurul Fazrie kepada wartawan di Panyabungan, Kamis (9/2), menyatakan kegiatan penambangan liar yang berlangsung di prospek sambung wilayah Kecamatan Nagajuang sudah merugikan pihak perusahaan, apalagi disebutkannya perusahaan telah mengeluarkan berjuta-juta dollar untuk melakukan eksplorasi. Karena sebelumnmya kawasan Huta bargot juga sudah terlebih dahulu ditambangi penambang illegal.

“Saya bingung dan geram sekali.  Bagaimana Tidak? Melalui kontrak karya (KK) yang ditandatangani pada 19 Februari 1998, Pemerintah Republik Indonesia sudah menetapkan PT SM sebagai satu-satunya kontraktor pertambangan di wilayah KK kami, namun ketika wilayah KK kami dirambah oleh para penambang liar, penegakan hukum oleh aparat pemerintah tidak berjalan” sebut Paul Willis

Diibaratkannya, mereka saat ini bagai seorang petani yang sudah melakukan penanaman karet sampai usia produktif, setelah bertahun-tahun memelihara kebun karet dengan harapan memberikan hasil yang baik, malah ketika masa panen hampir tiba, orang lain yang mengambil hasilnya alias mencuri hasil tersebut.

Dan saat yang bersamaan para aparat penegak hukum tidak melakukan tindakan.” Saya benar-benar tidak mengerti, bingung dan geram sekali, dimana letak kepastian hukum bagi investor?” kesalnya

Lebih lanjut disampaikannya bahwa perusahaan membayar sewa tetap (dead rent) atas 66.200 hektar tanah wilayah Kontrak karya yang diekplorasi, dan perusahaan  juga membayar Pajak Bumi dan Bangunan (PBB),”Namun yang mengambil manfaatnya adalah para penambang liar yang jelas-jelas tidak mempunyai izin dari Pemerintah” tambahnya lebih lanjut.

Dia lebih jauh mengatakan bahwa tidak hanya PT SM yang rugi dengan adanya penambangan illegal ini. Namun Pemerintah bahkan masyarakat akan merasakan kerugian, antara lain tidak mendapatkan setoran pajak dan royalti dari para penambang liar, bahkan lingkungan pun terkena dampak negatifnya sehingga akan mengancam warga sekitar karena seperti diketahui tidak ada satupun peraturan yang mengikat para penambang yang justru sangat merugikan alam sekitar.

”Kita lihat bahwa para penambang liar beserta para portirnya (pengangkut batuan yang mengandung emas) dengan santainya membuang sampah sembarangan di hutan dan di sungai.  “Mereka pun membuang tinja sembarangan, baik di sungai sekitar (seperti Aek Gajah) juga di ladang-ladang dan hutan, apakah ini bukan pencemaran lingkungan, padahal kita ketahui ribuan masyarakat akan menjadi korban atas kejadian ini” tutur Paul Willis.

Seperti sudah banyak diketahui umum, di prospek Sambung yang merupakan wilayah Kontrak Karya PT SM sedang terjadi kegiatan penambangan liar yang dilakukan oleh ratusan bahkan hampir ribuan orang termasuk warga dari Jawa Barat (Tasikmalaya, Leuwiliang, dan Pongkor), Jawa Timur (Banyuwangi), Banten (Malingping dan Cikotok), Jawa Timur (Banyuwangi), serta dari Bengkulu.

Bupati Madina HM Hidayat Batubara SE yang dimintai keterangan atas persoalan ini mengatakan bahwa pihaknya sudah menyurati Camat dan kepala desa agar melakukan sosialisasi atau pengarahan kepada masyarakat mengenai dampak lingkungan yang akan terjadi apabila tambang liar ini terus berlanjut.

,”Kami sudah surati camat dan kades agar agar mengarahkan warganya supaya tidak lagi melakukan tambang liar ini, dan menyampaikan kepada warga tentang bahaya penyakit penambangan ini, sejauh ini pemkab Madina sudah berkoordinasi dengan perusahaan di bawah BUMN yaitu Aenka Tambang untuk menentukan sikap selanjutnya, saya berharap semuanya berjalan dengan kondusif ” sebutnya lewat pesan singkat .(idw)

 

 

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tiada Ayah Ibu, 11 Bocah Terancam Kelaparan

    Tiada Ayah Ibu, 11 Bocah Terancam Kelaparan

    • calendar_month Kamis, 13 Sep 2018
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    PANYABUNGAN TIMUR (Mandailing Online) – Satu keluarga di Desa Hutaimbaru, Panyabungan Timur, Mandailing Natal terancam kelaparan jika tak dibantu segera. Mereka adalah 11 bocah yang masih kecil-kecil ditinggal ibu yang wafat dua bulan lalu, sedangkan ayah mereka sudah 4 bulan di dalam penjara. Otomatis, 11 bocah itu saat ini hanya diasuh oleh Ummi Roiyah (18) […]

  • Hari Kedua PTMT di Panyabungan Sukses

    Hari Kedua PTMT di Panyabungan Sukses

    • calendar_month Kamis, 2 Sep 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Hari kedua Pembelajaran Tatap Muka Terbatas (PTMT) di SD dan SMP wilayah Kabupaten Mandailing Natal (Madina) tetap lancar. Pantauan di SD Negeri 401 Panyabungan, Kamis (2/9/2021) tidak ditemukan adanya kejanggalan, semua berjalan lancar sesuai dengan prokes (protokol kesehatan) anjuran pemerintah. Di sekolah tersebut proses pembelajaran berjalan lancar, meski beberapa orang tua […]

  • Seleksi Honorer K2, Diundur September

    • calendar_month Jumat, 24 Mei 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA – Pelaksanaan seleksi ujian tertulis tenaga honorer kategori II (K2) untuk menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) yang semula direncanakan bulan Juni/Juli 2013 diundur hingga bulan September 2013. Sekretaris Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Tasdik Kinanto mengemukakan, penundaan itu dilakukan karena anggaran belum ditetapkan oleh Kementerian Keuangan. “Di samping itu, uji publik […]

  • Sistem Sekuler Beri Panggung, Pelaku Pelecehan Seksual Bebas Berlenggang

    Sistem Sekuler Beri Panggung, Pelaku Pelecehan Seksual Bebas Berlenggang

    • calendar_month Rabu, 8 Sep 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Khadijah Nelly, M.Pd Akademisi dan Pemerhati Sosial Masyarakat   Miris! Bebasnya terpidana kasus pelecehan seksual terhadap anak di bawah umur mendapat sambutan meriah bak pahlawan. Terang saja hal ini dinilai berbagai pihak terlalu berlebihan, hingga mendapat reaksi keras dari berbagai kalangan. Sebagaimana diberitakan, penyanyi dangdut, Saipul Jamil menghirup udara bebas setelah menjalani hukuman selama […]

  • Atika Khairani, figur Halimah Di Film “Balada Gordang Sambilan”

    Atika Khairani, figur Halimah Di Film “Balada Gordang Sambilan”

    • calendar_month Senin, 4 Feb 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    Meski masih duduk di bangku SMA 3 Panyabungan, Atika Khairani yang berperan sebagai Halimah di film mandailing “Balada Gordang Sambilan” ini sudah banyak aktifitasnya yang gemilang. Film “Balada Gordang Sambilan” tak lama lagi akan beredar di Panyabungan, kawasan Tapanuli, Medan hingga Jakarta. Film ini merupakan karir film pertama bagi Atika. Gadis manis yang menyongsong usia […]

  • Penyebar Berita Bohong Penerimaan CPNS Dilaporkan ke Mabes Polsi

    Penyebar Berita Bohong Penerimaan CPNS Dilaporkan ke Mabes Polsi

    • calendar_month Selasa, 9 Feb 2016
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    JAKARTA — Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi  Birokrasi (KemenPAN-RB) melaporkan 17 web portal yang mengunggah informasi bohong dan menyesatkan tentang penerimaan CPNS 2016 ke Mabes Polri. Laporan ini sebagai upaya KemenPAN-RB menindak tegas para penyebar informasi menyesatkan (hoax) yang diunggah di sejumlah portal. Selain tidak benar, hoax tersebut dikhawatirkan akan membuka celah terjadinya penipuan dan percaloan […]

expand_less