Sabtu, 12 Sep 2026
light_mode

Penuntasan Desa Terpencil Harus Prioritas Bupati Madina Terpilih

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 10 Sep 2015
  • print Cetak

 

PAKANTAN (Mandailing Online) : Bupati terpilih di Pilkada 2015 diminta memprioritaskan penuntasan jalan ke desa-desa terpencil dan terisolir di Mandailing Natal (Madina).

Hal itu di katakan Amiruddin (45), salah seorang warga Pakantan kepada wartaewan pekan lalu di Kotanopan.

“Kita berharap bupati madina terpilih nanti harus punya program penuntasan jalan ke desa-desa terpencil. Kalau bisa, pembangunan infrastruktur ini harus  menjadi skala prioritas bagi mereka. Sebab, akibat buruknya infrastruktur jalan, kondisi ekonomi masyarakat jalan di tempat,” ujarnya.

Dicontohkannya, Kecamatan Pakantan, jalan yang panjangnya sekitar 10 Km beberapa bulan terakhir semakin parah. Kondisi ini menyebabkan jarak tempuh dari Muara Sipongi ke Pakantan memakan waktu yang lebih lama, begitu juga dengan biaya  transportasi yang dikeluarkan warga semakin bertambah.

“Hampir disepanjang jalan ini aspalnya semuanya sudah terkelupas, yang tersisa hanya batu-batu di  badan jalan. Kondisi ini diperparah dengan parit jalan yang tidak terurus menyebabkan air masuk ke badan jalan. Akibatnya, air tergenang di badan jalan dengan membentuk kubangan kerbau.

Kerusakan jalan ini semakin lengkap karena di sepanjang jalan terdapat material tumpukan longsor yang jatuh dari bagian atas bukit kemudian menimpa badan jalan. Material longsor dibiarkan menumpuk di badan jalan sehingga mengganggu pengguna jalan. Selama ini daerah tersebut memang terkenal kawasan rawan longsor, hampir setiap  hujan datang, sepanjang daerah ini akan mengalami longsor.

Kawasan lainnya, Silogun-Pakantan yang sampai saat ini tidak bisa dilalui kenderaan. Begitu juga untuk kecamatan Muara Sipongi, mulai dari jalan ke desa Sibinail, Tamiang Mudo, Desa Aek Botung dan lainnya. Desa ini termasuk kategori desa tertinggal yang yang sampai saat ini untuk mencapai desa warga terpaksa berjalan kaki.

Hal senada juga dikatakan Kepala Desa Batahan, Kotanopan yang berharap siapapun yang terpilih nantinya sebagai bupati, pembangunan jalan ke desa tetinggal harus menjai skala prioritas.

“Jalan ke desa harus menjadi skala prioritas, utamanya jalan ke Desa Batahan yang sampai saat ini belum bisa dilalui kenderaan roda empat. Kasihan kita melihat warga harus berjalan 9 km untuk mencapai desa,” ujarnya.

Menurutya, untuk Kecamatan Kotanopan saja masih banyak desa-desa yang tertinggal karena infrastruktrur jalannya sangat buruk. Selain Batahan juga termasuk Simandolam, Gunung Tua Simandolam, Hutapuli, Pagar Gunung dan Patialo.  Begitu juga dengan Pantai Barat, misalnya di Kecamatan Muara Batang Gadis, Natal, Sinunukan, Batang Natal.

Peliput : Lokot Husda Lubis

Editor  : Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Masuk Islam, Mualaf Ini Tulis Dua Kalimat Syahadat di Twitter

    Masuk Islam, Mualaf Ini Tulis Dua Kalimat Syahadat di Twitter

    • calendar_month Senin, 21 Okt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Sejatinya hingga Desember 2011, Arnoud Van Doorn adalah Wakil Ketua Partai Kebebasan di Dewan Kota Den Haag. Sebagian orang tentu tahu kalau Partai Kebebasan sangat resisten dengan kaum Imigran, khususnya muslim. Namun, Maret 2013, bapak dua anak ini dikutip dari Amsterdam Herald, mengumumkan awal yang baru melalui media Twitter. Ia mengaku menjadi seorang Muslim dan […]

  • Pemkab Madina Bangun Ratusan Sarpras Sekolah Selama Tiga Tahun

    Pemkab Madina Bangun Ratusan Sarpras Sekolah Selama Tiga Tahun

    • calendar_month Senin, 11 Nov 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Sejak 2021, Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Pemkab Madina) melalui Dinas Pendidikan telah membangun sarana dan prasarana (Sarpras) pendidikan berupa ratusan gedung baru di sekolah-sekolah yang ada di kabupaten ini. Termasuk gedung laboratorium komputer, UKS, ruang kelas inklusif, dan jamban. Kepala Dinas Pendidikan Madina Rahmad Hidayat mengungkapkan hal itu ketika dimintai keterangan […]

  • Bahar Bantah Ada Biaya ‘Siluman’ Urus BDB Pemkab Madina

    Bahar Bantah Ada Biaya ‘Siluman’ Urus BDB Pemkab Madina

    • calendar_month Kamis, 10 Okt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 4Komentar

    MEDAN, (Mandailing Online) – Jaksa Penuntut Umum (JPU) Komisi Pemberantasan Korupsi menghadirkan dua saksi dalam sidang lanjutan terdakwa Surung Panjaitan di Pengadilan Tipikor PN Medan, Rabu (9/10/2013). Dua saksi yang dihadapkan JPU ke majelis hakim yang diketuai Agus Setiawan SH, yakni Kepala Seksi Anggaran Keuangan Pemkab Madina, Riswan dan Kepala Biro Keuangan Pemprov Sumut, Baharuddin […]

  • Pemkab Madina Belum Tahu Tingkat Pencemaran Asap

    Pemkab Madina Belum Tahu Tingkat Pencemaran Asap

    • calendar_month Senin, 26 Okt 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pemkab Mandailing Natal (Madina) diduga belum tahu tingkat pencemaran asap di Madina dan tingkat bahayanya kepada manusia. Badan Lingkungan Hidup Kebersihan Pertamanan (BLHKP) Madina dan Dinas Kesehatan Madina sejauh ini belum mencuatkan laporan kepada publik. Kabid Darurat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD Kabupaten Madina, Ahmad Hidayat Nasution menjawab Mandailing Online, Senin […]

  • Pindah Parpol, Belum Ada Anggota DPRD Yang Mundur

    Pindah Parpol, Belum Ada Anggota DPRD Yang Mundur

    • calendar_month Selasa, 23 Apr 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Hingga batas akhir pendaftaran calon legislatif ke KPU, para anggota DPRD Madina yang pindah partai politik belum ada yang mengajukan pengunduran diri dari keanggotaan DPRD. “Meski anggota DPRD yang melompat partai telah didaftarkan oleh partai politik lain, hingga kini kita belum ada menerima surat pengunduran diri yang bersangkutan. Hanya saja memang […]

  • Silahkan Bentuk Lembaga Lain, Tapi BPA Jangan Dimatikan

    Silahkan Bentuk Lembaga Lain, Tapi BPA Jangan Dimatikan

    • calendar_month Senin, 10 Nov 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Dibalik pembekuan Badan Pemangku Adat (BPA) oleh Bupati Bupati Mandailing Natal (Madina) ditengarai akibat Pemkab Madina akan membentuk Tim Lembaga Adat dan Forum Pelestarian Kebudayaan. “Bila memang ada niat ataupun keinginan dari Pemkab Madina untuk membentuk lembaga pelestarian budaya Mandailing Natal tidak jadi persoalan, tapi jangalah diganggu Badan Pemangku Adat […]

expand_less