Rabu, 15 Apr 2026
light_mode

Aneh Tahun 2024 Ternyata Proyek Sanctuary Tapir di Sopotinjak Kembali Dianggarkan.TNBG Bantah Proyek itu Mubazzir

  • account_circle Muhammad Hanapi
  • calendar_month Jumat, 14 Mar 2025
  • print Cetak

Kondisi salah satu bangunan terbengkalai dilokasi penangkaran tapir di desa sopotinjak, madina ( ist )

MADINA – (Mandailing Online) – Terkait Proyek Sanctuary Tapir di Desa Sopo Tinjak, Kecamatan Batang Natal, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) yang dinilai mubazir dibantah satuan kerja Balai Taman Nasional Batang Gadis (TNBG).

Melalui Bidang Sub Bagian Tata Usaha. Herbert Aritonang, didampingi Kepala seksi Siti Wahyuni selaku pengelola taman nasional wilayah 3 TNBG mengatakan proyek pembangunan senctuary tapir di desa sopotinjak tahun 2020 sempat ada penolakan dari masyarakat sehingga bangunan terbengkalai.

” saat proses pembangunan senctuary tapir masyarakat setempat menolak sehingga bangunan di stop atau istilahnya Kahar Sosial,” jelas Heebert pada Mandailing Online Kamis kemarin diruangnya (13/03/202).

Sementara itu, Siti Wahyuni selaku Kepala Seksi Wilayah 3 Madina menjelaskan. Tahun 2022 pengerjaan proyek Sactuary Tapir dihentikan. Penghentian proyek Sanctuary Tapir sendiri telah melalui pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dan Kejaksaan telah mengaudit kegiatan proyek itu. bahkan uang pihak ke 3 atau kontraktor yang melaksanakan pembangunan itu sudah dikembalikan serta sisa pagu anggaran yang bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) itu juga telah dikembalikan oleh Satker TNBG Madina ke Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.

Akan tetapi, diungkapkan Siti anggaran program Sanctuary Tapir itu kembali dikucurkan oleh Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan yang dialokasikan melalui APBN, bangunan itu direalisasikan di Lokasi yang sempat ditolak masyarakat Desa Sopo Tinjak. Setelah sebelumnya, pada Tahun 2023 TNBG Madina melakukan sosialisasi pada masyarakat terkait idealnya bangunan tersebut hingga akhirnya masyarakat menerima pembangunan itu.

“Adapun bangunan yang dikerjakan yakni Pembangunan Sanctuary Tapir meliputi, Boardwalk, Pagar Kandang Rehabilitasi Habituasi, Klinik Dokter Hewan, serta Landscape & Jalan Evakuasi. Lalu, Dilaksanakan pada tahun 2024 dan telah selesai pada tahun yang sama. Berada tetap dilokasi awal Sopotinjak,” Jelas Siti saat dikonfirmasi kembali pada Jum’at, (14/03/2025) melalui pesan Whatsapp.

Dari Data Yang dihimpun Mandailing Online Pada Tahun 2024 benar Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan menggelontorkan dana APBN untuk lanjutan proyek Sactuary Tapir. Alokasi realisasi anggaran dari data itu beragam, ada belanja Jasa konsultasi, pengerjaan konstruksi bangunan beberapa serta belanja lainnya.

Dari Data laman kementerian yang didapat Media ada realisasi untuk. Sacntuary Tapir (Anjungan Gazebo)Pekerjaan Konstruksi,
Total Pagu 450.000.000. Sanctuary Tapir (Landscape Jalan Evakuasi). Jenis Pengadaan Pekerjaan Konstruksi, Total Pagu 400.000.000. Kemudian, Sanctuary Tapir (Boardwalk)Pekerjaan Konstruksi, Total Pagu 200.000.000. Kios Pemberdayaan Masyarakat Pekerjaan Konstruksi,Total Pagu 200.000.000 (pembangunan kios). Sanctuary Tapir (Pagar Kandang Rehabilitasi Habituasi)Pekerjaan Konstruksi, Total Pagu 200.000.000.

Seterusnya, Perencanaan Sanctuary Tapir (Pagar Kandang Rehabilitasi Habituasi) Jasa Konsultansi Rp. 19.600.000 jadwal pelaksanaan kontrak Juli hingga Desember 2024. Perencanaan Sanctuary Tapir (Landscape Jalan Evakuasi) jenis pengadaan Jasa Konsultansi, Total Pagu 36.000.000. Sanctuary Tapir (Klinik Dokter Hewan) Pekerjaan Konstruksi, Total Pagu Rp. 120.000.000 Jadwal Pelaksanaan Kontrak Mulai Juli Akhir Desember 2024. Perencanaan Sanctuary Tapir (Boardwalk) jasa Konsultansi, Total Pagu 19.600.000.

Menanggapi hal tersebut, Siti Wahyuni selaku Kepala Seksi Wilayah 3 Madina itu mengaku bahwa TNBG bukan mengulangi pekerjaan tetapi menyelesaikan yang sudah dikerjakan sebelumnya.

” terkait dengan masyrakat di tahun 2024 masyarakat sudah tidak keberatan. mungkin bisa ditanyakan pada kepala desanya langsung. Saya juga PPK sejak bulan Nopember 2024. Makanya untuk info detil saya harus lihat dokumennya. ” kata Siti.

Perlu diketahui bahwa proyek Senctuary Tapir di Desa Sopotinjak sejauh ini tidak ada perubahan meski tahun 2024 kementerian kembali mengalokasikan anggaran untuk melanjutkan pembangunan yang sempat terbengkalai tersebut. ( fikri )

  • Penulis: Muhammad Hanapi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wabup Tutup MQK Madina

    Wabup Tutup MQK Madina

    • calendar_month Kamis, 20 Okt 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    LEMBAH SORIK MARAPI (Mandailing Online) – Musabaqah Qiraatil Kutub (MQK) 2022 resmi ditutup oleh Wakil Bupati Mandailing Natal (Masina) Atika Azmi Utammi Nasution di Pondok Pesantren Roihanul Jannah, Kecamatan Lembah Sorik Marapi, Kamis (20/10/2022). Atika mengatakan selama tiga hari mengikuti rangkaian kegiatan MQK tingkat Kabupaten Madina telah disaksikan bersama dengan penampilan seluruh peserta dengan seluruh […]

  • 19-22 April KPU Distribusikan Logistik Pemilukada

    19-22 April KPU Distribusikan Logistik Pemilukada

    • calendar_month Selasa, 19 Apr 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MADINA- Hari ini, Selasa (19/4), Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Mandailing Natal mulai mendistribusikan seluruh logistik pemilukada ulang kepada PPK. Dari PPK akan didistribusikan ke PPS dan KPPS. Pelaksanaan pemilukada ulang tanggal 24 April depan. Ketua KPU Madina, Jefri Antoni SH melalui Divisi Logistik, Hollad Daulay AMd saat ditemui METRO di ruang kerjanya, Senin (18/4) […]

  • Sebaiknya Proyek Fisik Dilepaskan Dari Disdik Madina

    Sebaiknya Proyek Fisik Dilepaskan Dari Disdik Madina

    • calendar_month Kamis, 20 Sep 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online)-Ketua Komisi I DPRD Mandailing Natal (Madina) Iskandar Hasibuan menyarankan agar Dinas Pendidikan tidak usah lagi menangani proyek fisik maupun non fisik. Sehingga yang menjadi tanggungjawab instansi ini murni mengurusi pendidikan saja. “Agar pendidikan di daerah terus berkembang, kembalikan itu proses pembangunan berbagai bangunan sekolah kepada instansi yang lebih berkompeten, sehingga orang-orang yang […]

  • Sosok Atika di Mata Emak-emak Lumban Dolok

    Sosok Atika di Mata Emak-emak Lumban Dolok

    • calendar_month Kamis, 31 Okt 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      SIABU (Mandailing Online) – Lagi-lagi kesamaan gender menjadi alasan emak-emak di Desa Lumban Dolok, Kecamatan Siabu, mendukung Atika Azmi Utammi Nasution sebagai calon wakil bupati Mandailing Natal (Madina) yang berpasangan dengan H. Saipullah Nasution sebagai calon bupati. Mereka menganggap keberadaan Atika sebagai pasangan calon (Paslon) nomor urut 2 pada Pilkada Madina 2024 sebagai wakil […]

  • Asompode Burincak Diincar Konsumen

    Asompode Burincak Diincar Konsumen

    • calendar_month Jumat, 17 Okt 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Masakan jenis asompode (asam pedas) sangat digemari konsumen di pasar pagi Gunung Tua, Panyabungan, Mandailing Natal (Madina) terutama ikan sungai jenis Burincak. Boru Nasution, seorang pedagang gulai Kamis (16/10/2014) mengaku hampir tiap hari dagangannya selalu laris manis, bahkan ada juga yang memborong asompode miliknya untuk dijadikan oleh-oleh ke luar Madina. […]

  • Sukseskan Pemilukada, Dukcapil Madina Terus Garap E- KTP Bagi Pemilih Pemula

    Sukseskan Pemilukada, Dukcapil Madina Terus Garap E- KTP Bagi Pemilih Pemula

    • calendar_month Jumat, 9 Agt 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    Nagajuang (Mandailing Online) –  Menuju Pilkada 2024 Dukcapil Madina terus garap Perekaman Elektronik Kartu Tanda Penduduk (E- KTP) bagi pemula. Di Kecamatan Naga Juang, tim Dukcapil bekerjasama dengan Kantor Kecamatan dan Desa melakukan perekaman langsung di kantor camat, tidak lagi harus ke kantor Dukcapil. Ada puluhan pemilih pemula yang ikut perekaman E- KTP yang berlangsung […]

expand_less