Sabtu, 28 Feb 2026
light_mode

Angkut 3 Ton Kayu Hutan Lindung

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 8 Okt 2013
  • print Cetak

Warga Amankan Truk Rekanan PT HPP

RANTAU, – Puluhan masyarakat Panai Tengah Kabupaten Labuhanbatu mengamankan satu unit truk roda enam yang mengangkut sekitar 3 ton kayu ilegal olahan, Minggu malam sekitar pukul 23.00 WIB, di sekitar lokasi jembatan Sei Rakyat.

Pengamanan truk tersebut karena masyarakat mendapat informasi kayu yang diangkut truk tersebut merupakan kayu yang berasal dari kawasan hutan lindung yang berbatasan dengan PT Hijau Priyan Perdana (HPP) di Kecamatan Panai Tengah. Menurut warga, truk pengangkut kayu warna putih nomor BK 8361 LY tersebut adalah milik CK warga Rantauprapat yang menjadi rekanan PT HPP sesuai dengan tanda cat yang terlihat di bak truk jelas tertulis kode 55 HPP.

“Truk ini milik rekanan PT HPP dan kami menduga perusahaan ini bisa saja terlibat,” kata Y Ritonga, warga yang berada di lokasi saat truk diamankan. Menurut masyarakat, awalnya BD pengemudi truk mengaku kayu tersebut diangkutnya dari salah satu lokasi pada divisi I perusahaan perkebunan kelapa sawit PT HPP, yang diorder oleh seseorang.

Dengan rincian order kayu ukuran 2×3 inchi sebanyak 69 batang, 2×4 inchi sebanyak 62 batang, 2×2 inchi sebanyak 34 batang, 2×8 inchi sebanyak 3 batang, 3×3 inchi sebanyak 4 batang, papan ukuran 1×9 inchi sebanyak 20 lembar, sehingga jika ditotal kayu olahan tersebut berkisar 3 ton kubik.

Setelah mempertanyakan kepada sang supir, kemudian masyarakat menghubungi pihak kepolisian. Tak berapa lama, empat anggota Polsek Panai Tengah tiba di lokasi truk. Namun sayangnya, ketika petugas masih diperjalanan, sang supir kemudian pergi meninggalkan truk tersebut.

Sehingga polisi akhirnya hanya mengamankan barang bukti truk ke kantor Pos Polisi Ajamu.
Sementara itu Kasat Reskrim Polres Labuhanbatu AKP Fachrizal ketika dikonfirmasi mengaku belum mengetahui adanya pengamanan truk tersebut. “Saya cek dulu, saya belum dapat infonya,” kata Fachrizal.

Senada dengan Kasat Reskrim, Kasubag Humas Polres Labuhanbatu AKP MT Aritonang menyebutkan informasi yang didapat pihak Kepolisian masih sebatas informasi dari masyarakat.
“Kita masih menunggu laporan dari Polsek Panai Tengah,” katanya. (metro)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Syariah Islam Butuh Diterapkan, Bukan Direkontekstualisasi

    Syariah Islam Butuh Diterapkan, Bukan Direkontekstualisasi

    • calendar_month Jumat, 5 Nov 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas memberikan sambutan pada pembukaan Annual International Conference on Islamic Studies (AICIS) yang ke-20 di Surakarta, Senin (25/10/2021). Dalam sambutan itu, dia antara lain menyampaikan pentingnya melakukan rekontekstualisasi sejumlah konsep fikih dalam rangka merespon tantangan zaman. Dia menambahkan bahwa ketidakstabilan sosial dan politik, perang saudara dan terorisme disebabkan oleh tindakan kelompok-kelompok […]

  • Revitalisasi Kebudayaan Mandailing (1)

    Revitalisasi Kebudayaan Mandailing (1)

    • calendar_month Minggu, 21 Jul 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    (Mengenang Z Pengaduan Lubis) Pendahuluan Sebagai pendahuluan saya kira ada dua hal yang perlu dijelaskan. Pertama ialah pengertian revitalisasi dalam hubungannya dengan kebudayaan Mandailing. Dan kedua ialah konsep tentang ujud kebudayaan yang ada hubungannya dengan usaha untuk melakukan revitalisasi tersebut. Kedua hal tersebut perlu lebih dahulu dibicarakan karena keduanya merupakan titik tolak dari berbagai hal […]

  • Polisi Sebut Pelaku Pengubur Bayi di Aek Galoga Berinisial UP 21 Tahun

    Polisi Sebut Pelaku Pengubur Bayi di Aek Galoga Berinisial UP 21 Tahun

    • calendar_month Jumat, 7 Jul 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN ( Mandailing Online ) Orang yang mengubur bayi yang ditemukan di lorong aek galoga, Desa Pidoli Lombang, Kecamatan Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal ( Madina ) ternyata ibu kandung nya sendiri berinisial UP ( 21) warga Kecamatan Panyabungan. Dari pengakuan UP pada Polisi, ia mengubur bayi nya karena sudah meninggal dunia saat dilahirkan. Keterangan ini […]

  • Nuansa Alam Sitinjak

    Nuansa Alam Sitinjak

    • calendar_month Minggu, 28 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANAROMA SITINJAK. : Mernikmati nuansa alam yang masih perawan di Mandailing Natal adalah aktivitas yang dilakukan wisata local stiap hari libur salah satunya di sitinjak (Foto : Hendra)

  • KUD Kuala Tunak Tabuyung Sukses Gelar Rapat Anggota Tahunan Tahun Buku 2024

    KUD Kuala Tunak Tabuyung Sukses Gelar Rapat Anggota Tahunan Tahun Buku 2024

    • calendar_month Sabtu, 21 Des 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    TABUYUNG( Mandailing Online ) –Markabar.com:  KUD. Kuala Tunak Desa Tabuyung, Kecamatan Muara Batang Gadis, Kabupaten Mandailing Natal ( Madina ) menggelar Rapat Anggota Tahunan (RAT) Tahun Buku 2024, Sabtu, 21/12/2024 yang dilaksanakan di Kantor KUD Kuala Tunak dan dihadiri oleh Anggota, Pengurus, Pengawas dan disaksikan Forkopincam seperti Camat Muara Batang Gadis yang diwakili oleh Kasi […]

  • Penghuni Rumah Syok Mengetahui Rumah Huniannya Terbakar

    Penghuni Rumah Syok Mengetahui Rumah Huniannya Terbakar

    • calendar_month Jumat, 9 Mei 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Zainuddin penguni rumah kontrakan yang terbakar sore tadi di Banjar tinggi, Kelurahan Panyabungan III, Kecamatan Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal ( Madina ) mengaku merasa syok mengetahui rumah kontrakan yang dihuninya beserta isinya ludes terbakar. “Saya tahu rumah saya terbakar setelah dihubungi warga sekitar sini. Saat kejadian memang saya sedang tidak dirumah. […]

expand_less