Minggu, 1 Mar 2026
light_mode

Antusias Dukung Patujoloon Mandailing, Raja Adat Mompang Siap Bergerak

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Jumat, 31 Mei 2024
  • print Cetak

Baginda Daulat Sori Alam (kiri), Patuan Mandailing (tengah), Mangaraja Gunung (kanan)

MOMPANG (Mandailing Online) – Silaturrahmi Patuan Mandailing dengan Raja Adat Mompang Jae Baginda Daulat Sori Alam bersama namora natoras, hatobangan dan parkahanggian berjalan antusias.

Pertemuan berlokasi di Kelurahan Mompang Jae, Panyabungan Utara, Mandailing Natal (Madina), Sumut, Kamis malam (30/5/2024).

Ini adalah putaran kelima dari rangkaian tastas nambur (langkah awal atau membuka jalan) yang dilakukan Patuan Mandailing dari Hutasiantar bersama para Raja-Raja Mandailing mensosialisasikan Patujoloon Mandailing, suatu konsep standar baru kemajuan daerah yang diusung bersama Ivan Iskandar Batubara kandidat bupati Madina.

Sekitar 60-an tokoh yang diundang menyimak dialog tentang gagasan Patujoloon Mandailing itu dengan sangat antusias.

Patuan Mandailing yang didampingi Mangaraja Gunung dari Bagas Godang Gunungtua, Sutan Pelembang dari Bagas Godang Panyabungan Julu, Sutan Pulungan Naposo (Ali Sutan Nasution) dari Bagas Godang Hutabargot dan aktivis budaya Abdul Hamid Nasution alias Mariati dari Pidoli Lombang mengungkapkan harapannya.

Seperti apa pun kondisinya saat ini, Madina harus terus bergerak hingga ke posisi terdepan. Itulah esensi dari ungkapan yang saat ini sudah viral, yaitu Patujoloon Mandailing.

“Karena itu, kita harus mampu mengatasi permasalah yang ada. Madina juga harus siap dengan tantangan dan hambatan baru di depan. Seperti apa keadaan Madina setelah ada di barisan terdepan kabupaten/kota yang ada di Sumut atau Indonesia?” ungkapnya.

Kegiatan tastas nambur Patuan Mandailing, H Hasanul Arifin Nasution S.Sos seperti biasanya diawali kalimat pemangkal hata (pengantar) dalam bahasa Mandailing yang sangat halus.

IPM dan PAD

Di posisi terdepan itu, tentu Madina sudah harus mampu menyelesaikan problem-problem yang sebelumnya membelenggu. Soal IPM (Indeks Pembangunan Manusia) sudah mesti terdepan, PAD-nya (Pendapatan Asli Daerah), sudah harus naik.

Untuk bisa bergerak, apalagi untuk mendapatkan beberapa kali lipat dari PAD 2023 yang nampaknya belum menyentuh angka Rp 100 milyar, butuh banyak terobosan.

Dengan PAD Rp 300 milyar saja, lanjut Patuan Mandailing, APBD pun bisa mencapai Rp 2 triliun, maka dunia usaha dan pertanian di Madina sudah jauh membaik sehingga lapangan kerja yang terbuka pun akan jauh lebih memadai.

“Namun, untuk sampai ke posisi terdepan itu, tentu Madina butuh energi, tenaga atau SDM yang sangat-sangat besar atau banyak. Bagaimana strategi, program, kegiatan dan caranya agar masyarakat Madina makmur, bahagia lahir-batin?” tanya Patuan Mandailing menggugah.

Dia pun menambahkan sentuhannya, “Karena itulah, harajaon yang terlibat dalam peletakan dasar-dasar pembentukan kabupaten ini merupakan bagian tak terpisahkan dari Mandailing Natal. Sudah seharusnya kami berinisiatif bikin kegiatan silaturrahmi seperti ini”.

Sehingga, masyarakat umumnya memiliki pemahaman yang sama dan pergerakan yang sinergis sehingga memungkinkan untuk sampai ke posisi terdepan itu.

“Bukankah kita yang di sini juga siap berpartisipasi marsialap ari  dalam rangka “Patujoloon Mandailing”?” tanyanya.

Lebih jauh lagi, Patuan Mandailing pun menegaskan bahwa kalau hanya silaturrahmi ke Panyabungan Selatan, Siabu, Muarasipongi dan Pakantan yang bisa menjadi motivasi untuk mengambil peran partisipatif, mustahil program kita bisa membawa Madina ke posisi terdepan. Mompang sekitar juga mesti solid dan komit.

Dia bermohin agar tidak ada pihak yang salah paham dengan kegiatan silaturrahmi itu. Itu bukan kerja-kerja politik. Hanya silaturrahmi budaya.

“Jadi, dengan silaturrahmi seperti ini, jangan pula kami atau kita dianggap sebagai tim sukses. Kita punya kepedulian dan inisiatif. Kita sudah ambil peran. Semuanya untuk Patujoloon Mandailing secara elegan, bersahaja dan semangat penuh.”

Siap Pasang Badan

Pada sesi dialog, mengemuka pertanyaan terkait dengan peran harajaon di kemudian hari. Bisakah harajaon itu menjadi jembatan atau saluran aspirasi masyarakat?

Menanggapi pertanyaan tajam yang secara khusus diarahkan kepadanya, Baginda Daulat Sori Alam dari Bagas Godang Mompang Jae mengutarakan: “Dalam rangka Patujoloon Mandailing, insya-Allah kami siap pasang badan terlibat dalam mengatasi permasalahan-permasalahan yang dihadapi masyarakat, utamanya di luat Mompang ini.”

Ivan Iskandar Batubara

Terkait soal pertanian di luat Mompang yang sejak Madina mekar dari Tapanuli Selatan, nyaris tidak ada penyuluh pertanian yang datang memberikan informasi mumpuni, advokasi dan dukungan yang diharapkan, dia mengatakan, “Kita juga siap pasang badan untuk memastikan luat Mompang punya penyuluh pertanian yang bisa bekerja total dengan skill cukup.”

Tokoh Panyabungan Utara itu mengaku bahwa pihaknya sebenarnya tidak tutup mata dengan problem yang ada, terutama dalam pertanian.

“Kita merasa miris ketika petani kesulitan dalam pengairan, bibit, masa tanam, pupuk, perlatan panen seperti rontok dan harga gabah yang naik-turun. Kami sebenarnya merasa semakin sedih karena tidak bisa berbuat apa-apa.

Apa daya, tambahnya, sejak menyerahkan mandat tanpa syarat kepada NKRI ini pada 1945, harajaon itu sudah tidak berdaya, bahkan semakin tersisih. Lebih-lebih karena pemerintah daerah pun tidak membuka ruang agar para pemimpin informal punya kesempatan untuk mengabdi dalam dinamika pembangunan Madina. (rel)

Editor: Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • 350 Juta Uang Dinas Pendidikan Madina Dirampok

    350 Juta Uang Dinas Pendidikan Madina Dirampok

    • calendar_month Jumat, 6 Jun 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Dana Ujian Nasional sebesar Rp.350.000.000 digondol maling dari mobil Kurniawan Siregar, Bendahara Dikmenumjur Dinas Pendidikan Mandailing Natal (Madina), Rabu (4/6/2014). Kejadian terjadi pada pukul 13:00 Wib di pelataran parkir Madina Market, Panyabungan. Uang itu berada di tas dalam mobil yang baru saja diambil dari Bank Rakyat Indonesia. Keterangan Satpam Madina Market, […]

  • Hanura Sumut: Ali Makmur Nasution Ketua Hanura Madina

    Hanura Sumut: Ali Makmur Nasution Ketua Hanura Madina

    • calendar_month Rabu, 18 Nov 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – DPD Hanura Sumatera Utara menegaskan bahwa Ketua DPC Hanura Mandailing Natal adalah H. Ali Makmur Nasution. Penegasan itu tertuang dalam surat DPD Hanura Sumut bernomor 424/DPD-HANURA/SU/XI/2015 tertanggal 12 November 2015 ditandatangani Ketua DPD Hanura Sumut, H.Zulkifli Efendi Siregar,MSc dan Sekretaris Landen Marbun,SH, ditujukan kepada Kesbanglinmas Kabupaten Mandailing Natal. Surat DPD Hanura […]

  • Kadis Koperasi-UKM Madina Tak Libatkan Kabid Dalam Kegiatan

    Kadis Koperasi-UKM Madina Tak Libatkan Kabid Dalam Kegiatan

    • calendar_month Selasa, 30 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN : Salah Satu Kabid di Dinas Koperasi & UKM Kabupaten Mandailing Natal kecewa atas tindakan Kadis Koperasi yang tidak melibatkan dalam kegiatan yang ada di kantor tersebut, sehingga setiap kegiatan yang ada selalu di ambil alih oleh Kepala dinasnya. Hal tersebut di sampaikan salah seorang Kabid yang tidak mau di tuliskan namanya, kepada Berita […]

  • Percasi Madina Gelar Tournament Catur Antar Lopo

    Percasi Madina Gelar Tournament Catur Antar Lopo

    • calendar_month Senin, 16 Des 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Turnamen catur tingkat lopo (kedai kopi) di Mandailing Natal (Madina) akan diselenggarakan mulai tanggal 23 hingga 28 Desember 2013. Turnamen yang dilaksanakan oleh Percasi (Persatuan Catur Seluruh Indonesia) Madina ini bertempat di gedung SMA Negeri 1 Panyabungan . Piala l yang diperebutkan adalah piala Bupati Madina Tahun 2013 dengan total hadiah […]

  • Presiden Larang Ekspor CPO dan Minyak Goreng

    Presiden Larang Ekspor CPO dan Minyak Goreng

    • calendar_month Minggu, 24 Apr 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      JAKARTA (Mandailing Online) – Presiden Joko Widodo melarang ekspor bahan baku minyak goreng/ crude palm oil (CPO) dan minyak goreng dalam rapat bersama menterinya. Larangan yang mulai berlaku pada Kamis (28/4/2022) itu dimaksudkan supaya harga minyak goreng di dalam negeri murah dan pasokan kembali melimpah. “Dalam rapat saya putuskan melarang ekspor bahan baku minyak goreng […]

  • Inspektorat Diminta Evaluasi Dana Desa Muara Mais

    Inspektorat Diminta Evaluasi Dana Desa Muara Mais

    • calendar_month Sabtu, 1 Sep 2018
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      TAMBANGAN (Mandailing Online) – Pihak Inspektorat Madina diminta melakukan evaluasi terhadap penggunaan anggaran Dana Desa di Desa Muara Mais, Kecamatan Tambangan, Madina. Khususnya penggunaan Dana Desa TA 2018 untuk proyek pembangunan jalan jenis rabat beton di kawasan Aek Kapias, Muara Mais. Hal itu dikatakan sejumlah warga yang mengaku penduduk Muara Mais kepada wartawan, Kamis […]

expand_less