Senin, 2 Mar 2026
light_mode

Argentina Selidiki Kejahatan Myanmar Terhadap Muslim Rohingya

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 30 Nov 2021
  • print Cetak

Etnis muslim Rohingya yang melarikan diri dari negaranya Myanmar. Foto: Reuters

 

Sistem peradilan Argentina akan menyelidiki tuduhan kejahatan perang yang dilakukan militer Myanmar terhadap minoritas Rohingya di negara itu berdasarkan putusan pengadilan yang menjunjung prinsip keadilan universal.

Keputusan pengadilan banding membatalkan putusan pengadilan yang lebih rendah yang menolak permintaan penyelidikan oleh Organisasi Rohingya Burma (BROUK) yang berbasis di Inggris. Sebelumnya, Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) menyebut tindakan keras tentara Myanmar pada 2017 terhadap Muslim Rohingya di negara itu bisa menjadi genosida.

Kekejaman militer itu telah memicu eksodus lebih dari 740 ribu anggota komunitas Muslim Rohingya, terutama ke Bangladesh. Dasar pemikiran (premis) hukum keadilan universal menyatakan beberapa tindakan, termasuk kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan, sangat mengerikan. Sehingga tidak spesifik untuk satu negara dan dapat diadili di mana saja.

Pengadilan Argentina telah mengambil kasus yurisdiksi universal lainnya di masa lalu, termasuk terkait dengan pemerintahan mantan diktator Francisco Franco di Spanyol dan gerakan Falun Gong di China. Proses terhadap Myanmar dan para pemimpinnya sendiri sudah berlangsung di pengadilan pidana internasional dan pengadilan internasional PBB. Enam perempuan Rohingya, yang merupakan pengungsi di Bangladesh, telah memberikan kesaksian jarak jauh ke pengadilan di Argentina.

Pengadilan Argentina menyebutkan salah satu pengadu mengatakan mereka semua telah diserang secara seksual dan banyak anggota keluarga mereka meninggal akibat penindasan yang mereka derita pada Agustus 2017. Dalam keputusannya, para hakim banding mengatakan penyelidikan dan penghakiman akhir dari jenis kejahatan ini adalah tanggung jawab utama negara.

Presiden BROUK Tun Knin mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa keputusan itu mewakili harapan tidak hanya bagi komunitas Rohingya, tetapi untuk orang-orang yang tertindas di mana saja. 

“Keputusan di Argentina menunjukkan tidak ada tempat untuk bersembunyi bagi mereka yang melakukan genosida, dunia berdiri teguh bersatu melawan kejahatan yang menjijikkan ini,” kata Knin, dilansir di The Guardian, Selasa (30/11).

Sumber: Republika

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Belum jadi Bupati Madina, Hari ini Harun Mustafa Usulkan 3 Proyek Strategis lewat Komisi V DPR-RI

    Belum jadi Bupati Madina, Hari ini Harun Mustafa Usulkan 3 Proyek Strategis lewat Komisi V DPR-RI

    • calendar_month Rabu, 30 Okt 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    Panyabungan ( Mandailing Online ): Perjuangan membangun Kabupaten Mandailing Natal ( Madina ) terus diupayalan calon bupati madina nomor urut 1 Harun Mustafa Nasution. kali ini lewat Musa Rajekshah anggota komisi V DPR-RI, Harun Mustafa mengusulkan program percepatan peningkatan tata guna air irigasi (P3TGAI) untuk Kabupaten Madina. ” hari ini pak Musa Rajekshah selaku anggota […]

  • Dinas Perdagangan Madina dan Mahasiswa Akan Mendata di Pasar Tradisional dan Pasar Rakyat

    Dinas Perdagangan Madina dan Mahasiswa Akan Mendata di Pasar Tradisional dan Pasar Rakyat

    • calendar_month Kamis, 23 Jan 2025
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Sekitar 10 mahasiswa dari dua perguruan tinggi melakukan magang dan praktikum di Dinas Perdagangan Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Sumut. Para mahasiswa akan melakukan pendataan pluktuasi jumlah pedagang di seluruh pasar tradisional dan pasar rakyat yang ada di Madina. Dua perguruan tinggi itu adalah STAIN Madina yang mengirim 6 mahasiswa smester 8 […]

  • Makin Banyak Wanita Inggris Menjadi Muslim

    Makin Banyak Wanita Inggris Menjadi Muslim

    • calendar_month Selasa, 11 Jan 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    London : Lebih dari 100.000 wanita Inggris kulit putih yang berusia rata-rata 27 tahun memilih menjadi Muslim, angka tersebut dua kali lipat dalam 10 tahun dengan rata-rata usia 27 tahun karena mereka muak dengan konsumerisme dan imoralitas. Koran terkemuka Inggris Daily dalam laporannya minggu ini yang ditulis Jack Doyle menyebutkan terjadi gelombang pada wanita kulit […]

  • Penjajahan Singapura, Malaysia Atas TI Indonesia Menyakitkan

    Penjajahan Singapura, Malaysia Atas TI Indonesia Menyakitkan

    • calendar_month Senin, 30 Agt 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Anggota Fraksi Partai Golkar di Komisi I DPR RI, Fayakhun Andriadi mengatakan, penjajahan pihak Singapura atas teknologi informasi (TI) Indonesia benar-benar sangat menyakitkan, karena sepertinya kita enggan keluar dari tekanan itu. “Jelas sekali, kedaulatan kita pada ranah `cyber` atau TI secara keseluruhan benar-benar porak poranda, dan ini butuh atensi serius sejumlah kementerian serta perguruan tinggi,” […]

  • Warga Madina Dihimbau Hindari Maksiat dan Ajaran Sesat

    Warga Madina Dihimbau Hindari Maksiat dan Ajaran Sesat

    • calendar_month Selasa, 19 Mei 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) : Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Mandailing Natal, Drs. H Syamsir Batubara kembali mengimbau seluruh masyarakat, utamanya masyarakat  Mandailing Natal (Madina) agar sama-sama menghindari maksiat yang merugikan diri sendiri dan tidak terpengaruh terhadap ajaran sesat yang sudah masuk ke Madina. “Madina saat ini seolah-olah menjadi target pelaku-pelaku maksiat. Hal ini terbukti dengan […]

  • SMA Plus Madina terancam tutup

    SMA Plus Madina terancam tutup

    • calendar_month Sabtu, 25 Sep 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Sekolah SMA Plus yang selama ini menjadi kebanggaan untuk Kabupaten Mandailing Natal, terancam tutup. Hal ini disebabkan karena tidak bisa lagi membayar gaji ( honor ) para guru – guru yang sudah lima bulan. Ketika dikonfirmasikan Waspada Online, kepada kepala bidang Pendidikan Menengah Umum dan Kejuruan (Dikmenumjur), Dinas Pendidikan Madina, Mustamin, malah lempar bola kepada […]

expand_less