Sabtu, 29 Agu 2026
light_mode

Asap Datang Lagi

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Rabu, 30 Sep 2015
  • print Cetak

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Setelah sekitar sepekan hilang, kini asap kembali menyelimuti Panyabungan dan kawasan lain di Mandailing Natal.

Pantauan di Panyabungan, Rabu (30/9), asap mulai menyelimuti langit sejak pagi, dan terus menebal hingga sore.

“Padahal, dalam sepekan terakhir, asap ini telah hilang digerus oleh hujan yang turun,” kata Hollad Lubis kepada Mandailing Online di Panyabungan.

Sementara itu, seorang supir mini bis Anatra, Lian Nasution mengaku jarak pandang di jalanan kurang lebih 350 meter. Dia dan supir lain kesal terhadap kehadiran asap itu.

Sejumlah warga di warung kopi kawasan Dalan Lidang juga mengeluhkan kemunculan kemabli asap itu di udara kota Panyabungan. Mereka berharap hujan kembali turun agar asap hilang.

Darwis warga Panyabungan juga mengeluhkan kembalinya asap. “Setahu saya kabut sudah ke tiga kalinya pada saat ini menghiasi udara di daerah kita. Memang setelah diguyur hujan seperti yang satu minggu kemarin kabut akhirnya hilang, namun hari ini kabut datang lagi,” ujarnya.

Dia menyatakan, dampak dari asap sudah banyak menyebabkan serangan Ispa, utamanya terhadap anak-anak dan warga yang sering beraktifitas di luar rumah dengan mengenderai sepeda motor.

“Katanya asap kiriman, akan tetapi kita di Mandailing Natal yang terkena dampaknya, dimana tiap kabut meneyerang, kali ini malah semakin tebal jika kita bandingkan dengan sebelumnya,” keluahnya.

Hal sama disampaikan Jholis Lubis, pengguna sepeda motor, dia terpaksa memakai masker pada saat keluar rumah, apalagi sudah mengenderai sepeda motornya.

Sementera itu, seperti dilansir kantor berita Antara, Selasa (29/9), World Wide Fund for Nature (WWF) mendesak pemerintah Indonesia lebih terpadu dalam melakukan penanganan kabut asap mengingat masih pekatnya kabut asap melingkupi sejumlah wilayah di Tanah Air seperti di Kalimantan.

“Pemerintah perlu melakukan penanganan lebih terpadu bersama pemerintah daerah dan warga masyarakat dalam upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan yang terjadi di wilayah Kalimantan,” kata Direktur Konservasi WWF Indonesia Arnold Sitompul dalam siaran pers yang diterima di Jakarta, Selasa.

Menurut Arnold Sitompul, kebanyakan titik api teridentifikasi berada di lahan gambut dan sejauh ini upaya pencegahan dan penanggulangan di lapangan nampak belum efektif.

Dengan masih terjadinya kebakaran lahan dan hutan di Kalimantan, lanjutnya, Pemerintah perlu segera menempuh intervensi rekayasa hujan yang ditargetkan pada wilayah yang menyumbang titik api terbanyak.

Usaha sejauh ini, ujar dia, dengan menggunakan bom air terbukti di lapangan belum mampu meredam jumlah titik api yang banyak diidentifikasi berada pada lahan gambut.

 

Peliput  : Maradotang Pulungan

Editor    : Dahlan Batubara

Sumber tambahan : http://www.antaranews.com

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Guru Sikola Arob Desak Pencairan Dana Insentif Sebelum Lebaran

    Guru Sikola Arob Desak Pencairan Dana Insentif Sebelum Lebaran

    • calendar_month Rabu, 22 Jun 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) : Kalangan guru sikola arob mendesak Pemkab Mandailing Natal (Madina) mencairkan dana insentif sebelum lebaran. Desakan itu disampaikan para guru Madrasah Diniyah Awaliyah (sikola arob) mamemasuki pekan kedua Ramadhan kepada Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (FKDT) Madina. Selain karena kondisi umum perekonomian yang  sulit, kebutuhan dalam Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri menjadi […]

  • Batu Tunggal Telan Korban Jiwa

    Batu Tunggal Telan Korban Jiwa

    • calendar_month Senin, 18 Feb 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SIABU (Mandailing Online) – Objek wisata Batu Tunggal menelan korban jiwa, Senin (18/2/2019). Seorang remaja bernama Muhammad Hilis (15) tenggelam saat mandi di objek pemandian Batu Tunggal yang berada di Kelurahan Simangambat, Kecamatan Siabu, Mandailing Natal. Malam ini korban disemayamkan di rumah duka Desa Hutapuli. Desa Hutapuli bertetangga dengan Kelurahan Simangambat. Berdasar informasi yang diperolah […]

  • Lanjutan Jalan Madina-Sumbar, Pemkab Madina Diminta Lobi Sumbar

    Lanjutan Jalan Madina-Sumbar, Pemkab Madina Diminta Lobi Sumbar

    • calendar_month Senin, 20 Okt 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      ULU PUNGKUT (Mandailing Onine) – Masyarakat Kecamatan Ulu Pungkut, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) mendesak Pemkab Madina melakukan lobi kepada pemerintah Provinsi Sumatera Barat agar jalan tembus Madina-Sumbar dari titik Desa Simpang Banyak, Ulu Pungkut ke daerah Pasaman bisa terealisasi. “Untuk wilayah Madina,  pembukaan jalan tembus dari Desa Simpang Banyak ke perbatasan  Sumatera Barat walaupun […]

  • Warga Minta KGM Jangan Proyek di Atas Kertas

    Warga Minta KGM Jangan Proyek di Atas Kertas

    • calendar_month Sabtu, 14 Jan 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan. Para ibu di Desa Sirambas-Saba Jior, Kecamatan Panyabungan Barat, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) menilai program kelompok gizi masyarakat (KGM) gagal. Pasalnya, tidak ada peningkatan gizi di kalangan balita di desa tersebut dan terkesan hanya proyek di atas kertas. Laila Nasution, warga Desa Sirambas mengatakan, tidak ada capaian yang diperoleh KGM dalam meningkatkan gizi anak-anak […]

  • KNPI  Madina Dukung Puskesmas Buka 24 Jam

    KNPI Madina Dukung Puskesmas Buka 24 Jam

    • calendar_month Selasa, 30 Okt 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Rencana Bupati Mandailng Natal (Madina) Hidayat Batubara untuk membuka seluruh puskesmas buka siang malam atau 24 jam, mencapat dukungan dari KNPI. DPD Kmite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI ) Madina menyatakan mendukung sepenuhnya niat bupati tesebut sebagai upaya peningkatan layanan kesehatan kepada rakyat. “Kita sepenuhnya mendukung program ini, sebab masalah kesehatan termasuk […]

  • Harga Raskin di Batu Sondat Batahan Tembus Rp2.120/Kg

    Harga Raskin di Batu Sondat Batahan Tembus Rp2.120/Kg

    • calendar_month Selasa, 12 Jul 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan, Program pemerintah membantu masyarakat miskin melalui program beras untuk rakyat miskin (Raskin) ternyata belum dinikmati masyarakat dengan baik. Hal itu terbukti dari investigasi wartawan di Desa Batu Sondat, Kecamatan Batahan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Sabtu (09/07/2011) lalu. Berdasarkan pantauan wartawan di Batu Sondat pada saat aparat Desa Batu Sondat menyalurkan raskin, harga jual raskin […]

expand_less