Rabu, 15 Apr 2026
light_mode

Asap Datang Lagi

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Rabu, 30 Sep 2015
  • print Cetak

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Setelah sekitar sepekan hilang, kini asap kembali menyelimuti Panyabungan dan kawasan lain di Mandailing Natal.

Pantauan di Panyabungan, Rabu (30/9), asap mulai menyelimuti langit sejak pagi, dan terus menebal hingga sore.

“Padahal, dalam sepekan terakhir, asap ini telah hilang digerus oleh hujan yang turun,” kata Hollad Lubis kepada Mandailing Online di Panyabungan.

Sementara itu, seorang supir mini bis Anatra, Lian Nasution mengaku jarak pandang di jalanan kurang lebih 350 meter. Dia dan supir lain kesal terhadap kehadiran asap itu.

Sejumlah warga di warung kopi kawasan Dalan Lidang juga mengeluhkan kemunculan kemabli asap itu di udara kota Panyabungan. Mereka berharap hujan kembali turun agar asap hilang.

Darwis warga Panyabungan juga mengeluhkan kembalinya asap. “Setahu saya kabut sudah ke tiga kalinya pada saat ini menghiasi udara di daerah kita. Memang setelah diguyur hujan seperti yang satu minggu kemarin kabut akhirnya hilang, namun hari ini kabut datang lagi,” ujarnya.

Dia menyatakan, dampak dari asap sudah banyak menyebabkan serangan Ispa, utamanya terhadap anak-anak dan warga yang sering beraktifitas di luar rumah dengan mengenderai sepeda motor.

“Katanya asap kiriman, akan tetapi kita di Mandailing Natal yang terkena dampaknya, dimana tiap kabut meneyerang, kali ini malah semakin tebal jika kita bandingkan dengan sebelumnya,” keluahnya.

Hal sama disampaikan Jholis Lubis, pengguna sepeda motor, dia terpaksa memakai masker pada saat keluar rumah, apalagi sudah mengenderai sepeda motornya.

Sementera itu, seperti dilansir kantor berita Antara, Selasa (29/9), World Wide Fund for Nature (WWF) mendesak pemerintah Indonesia lebih terpadu dalam melakukan penanganan kabut asap mengingat masih pekatnya kabut asap melingkupi sejumlah wilayah di Tanah Air seperti di Kalimantan.

“Pemerintah perlu melakukan penanganan lebih terpadu bersama pemerintah daerah dan warga masyarakat dalam upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan yang terjadi di wilayah Kalimantan,” kata Direktur Konservasi WWF Indonesia Arnold Sitompul dalam siaran pers yang diterima di Jakarta, Selasa.

Menurut Arnold Sitompul, kebanyakan titik api teridentifikasi berada di lahan gambut dan sejauh ini upaya pencegahan dan penanggulangan di lapangan nampak belum efektif.

Dengan masih terjadinya kebakaran lahan dan hutan di Kalimantan, lanjutnya, Pemerintah perlu segera menempuh intervensi rekayasa hujan yang ditargetkan pada wilayah yang menyumbang titik api terbanyak.

Usaha sejauh ini, ujar dia, dengan menggunakan bom air terbukti di lapangan belum mampu meredam jumlah titik api yang banyak diidentifikasi berada pada lahan gambut.

 

Peliput  : Maradotang Pulungan

Editor    : Dahlan Batubara

Sumber tambahan : http://www.antaranews.com

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Islam Tidak Mengenal Kekerasan Dalam Rumah Tangga

    Islam Tidak Mengenal Kekerasan Dalam Rumah Tangga

    • calendar_month Kamis, 13 Okt 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh : Khadijah Nelly Pemerhati Sosial dan Keluarga Baru-baru ini dunia jagat maya dihebohkan dengan kasus Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) yang diduga dilakukan oleh Rizky Billar kepada istrinya Lesti Kejora. Pada Rabu malam, 28 September 2022, Lesti diketahui melaporkan suaminya Billar ke pihak kepolisian atas dugaan kasus KDRT tersebut (Vivanews.com). Kasus KDRT bukan hanya menimpa Lesti Kejora, […]

  • Mulai Besok, Guru TKS di Madina Terima Gaji 7 Bulan

    Mulai Besok, Guru TKS di Madina Terima Gaji 7 Bulan

    • calendar_month Senin, 7 Nov 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Mulai besok, Selasa (8/11/2022) para guru status honorer TKS di Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Sumut, akan memperoleh gaji 7 bulan. “Saya sudah menandatangani surat pencairan gaji guru honorer atau TKS. Saat ini sedang proses di Dinas Keuangan. Insa Allah besok sudah bisa dicairkan, pencairnya kita rapel 7 bulan sekaligus sampai bulan […]

  • Rusak Kantor Desa, Kades Sirambas Laporkan Warganya ke Polisi

    Rusak Kantor Desa, Kades Sirambas Laporkan Warganya ke Polisi

    • calendar_month Jumat, 30 Agt 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pasca protes warga desa sirambas ke Kepala Desa yang membuat kantor desa dilemapri tomat dan di segel. Kades Ilman Suhdi dikabarkan melaporkan hal tersebut ke polisi dengan tuduhan pengrusakan. Sesuai surat laporan bernomor STPL/238/B/VIII/2024/SPKT/POLRES MANDAILING NATAL/ POLDA SUMUT. Kepala Desa Sirambas telah melaporkan tindak pidana pengerusakan UU Nomor 01 Tahun 1946 […]

  • PUPR Madina Optimis Awal 2024 Gedung Pasar Baru Bisa Difungsikan

    PUPR Madina Optimis Awal 2024 Gedung Pasar Baru Bisa Difungsikan

    • calendar_month Kamis, 8 Jun 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN( Mandailing Online) : adanya kesalahpahaman antara Pemerintah Pusat dengan Pemerintah Daerah terkait lanjutan pembangunan pasar baru panyabungan diakui Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat ( PUPR ) Kabupaten Mandailing Natal ( Madina) Elpi Yanti Harahap. ” Kesalahpahaman itu sudah selesai. Selasa Minggu lalu, kami sudah sepakat dengan Kementerian PUPR mana yang menjadi […]

  • Dinilai Banyak Masalah, Masyarakat Desa Sirambas Demo Kades nya

    Dinilai Banyak Masalah, Masyarakat Desa Sirambas Demo Kades nya

    • calendar_month Jumat, 30 Agt 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Dinilai banyak masalah yang timbul ditangan Kepala Desa, ratusan warga Desa Sirambas Panyabungan Barat, Mandailing Natal ( Madina) tuntut agar Kepala Desa Sirambas dicopot dari Jabatan. ” Ini kades tidak adil dan tidak transparansi soal Anggaran Dana Desa. Banyak program yang tidak terealisasi ditambah persoalan desa yang ambil tindakan sendiri […]

  • Merokok Sembarang Didenda Rp10 Juta

    Merokok Sembarang Didenda Rp10 Juta

    • calendar_month Kamis, 21 Nov 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN – Panitia Khusus Rancangan Peraturan Daerah Kawasan Tanpa Rokok (Pansus Ranperda KTR) Kota Medan sudah masuk dalam tahap akhir dan dijadwalkan akan disahkan pada bulan Desember mendatang. Hal ini disampaikan Ketua Pansus Ranperda KTR, Juliandi Siregar kepada Sumut Pos (Grup JPNN), Rabu (20/11). “Kalau tidak ada halangan akhir tahun ini Ranperda KTR sudah bisa […]

expand_less