Sabtu, 7 Nov 2026
light_mode

Berkas Rudolf & Saibon Diserahkan ke Jaksa

  • account_circle Redaksi Abdul Holik
  • calendar_month Jumat, 7 Mar 2014
  • print Cetak

TOBASA – Berkas mantan Asisten I Pemkab Tobasa Rudolf Manurung dan mantan Plt Sekda Saibon Sirait yang terlibat dugaan korupsi proyek pembebasan lahan PLTA Asahan III, diserahkan ke Kejaksaan Negeri Balige, Rabu (5/3) sekira pukul 15.00 WIB.

Kapolres Tobasa AKBP Edi Fariadi melalui Kasat Reskrim AKP Robert Sembiring didampingi Kanit Tipikor Aiptu M Harahap, Kamis (6/3) mengatakan, berkas kedua mantan pejabat tersebut sudah diserahkan kemarin sore.

“Dalam kasus itu, Saibon menjabat sebagai ketua panitia pembebasan tanah (P2T), sedangkan Rudolf menjabat sebagai wakil ketua (P2T),” terangnya.

Menurutnya, pelimpahan berkas itu menyusul proses penyelidikan oleh penyidik Polres Tobasa yang telah selesai. Meski demikian, Polres Tobasa tetap memantau perkembangan kasus ini. Terlebih dalam hal memanggil saksi-saksi yang dibutukan kejaksaan.

“Pelimpahan berkas perkaranya meliputi, barang bukti dan kedua tersangkanya. Dengan demikian, kasus tersebut sudah menjadi tanggung jawab Kejaksaan Balige,” kata Sembiring, Kamis (6/3).

Dijelaskan perwira berpangkat tiga balok kuning itu, kasus dugaan korupsi pembebasan lahan itu, yakni ganti rugi tanah dan ganti rugi bangunan untuk lokasi pembangunan base camp PLTA Asahan III di Dusun Batu Mamak, Desa Meranti Utara, Kecamatan Pintu Pohan Meranti.

Selain Rudolf dan Saibon, kasus dugaan korupsi itu juga melibatkan Bupati Tobasa Kasmin Simanjuntak. “Setelah dilakukan audit oleh BPKP, proyek pembangunan base camp PLTA Asahan III mengakibatkan kerugian negara sekitar Rp7 miliar,” ujar Sembiring.

Dia menambahkan, kedua tersangka dalam kasus ini dijerat pasal 2 sub pasal 3 UU No 31 Tahun 1999 yang direvisi menjadi UU No 20 Tahun 2001 tentang Tindak Pidana Korupsi. Ancaman hukuman penjara 20 tahun.

Sementara itu, Kajari Balige Harly Siregar yang dikonfirmasi melalui telepon selulernya membenarkan penyerahakan berkas berikut tersangkanya.

“Berkas dan kedua tersangka sudah kita terima, Rabu (5/3). Saat ini mereka sudah ditahan di Lapas Balige. Dalam penyerahan berkas ini sudah masuk dalam pelimpahan tahap kedua,” sebut Harly.

Dia menjelaskan, meski sudah lengkap, berkas yang diserahkan oleh Polres Tobasa masih terus diteliti oleh tim penyidik. “Proses penelitian butuh waktu 20 hari. Setelah selesai kita akan serahkan ke pengadilan Tipikor Medan,”jelas Harly. (metro)

  • Penulis: Redaksi Abdul Holik

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tak Lengkapi Syarat Dianggap Batal

    Tak Lengkapi Syarat Dianggap Batal

    • calendar_month Minggu, 26 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Pj Bupati Madina mengumumkan syarat yang harus dilengkapi oleh pelamar yang lulus ujian CPNS Madina hari Rabu (22/12) untuk dipenuhi oleh pelamar yang lulus tersebut. Bagi pelamar yang tidak melengkapi syarat atau berkas hingga batas waktu yang ditentukan maka dianggap batal Hal itu sesuai surat keputusan Bupati Madina nomor 800/626/K/2010 tanggal 20 Desember 2010 tentang […]

  • Harga getah melorot di Madina

    Harga getah melorot di Madina

    • calendar_month Jumat, 3 Apr 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SIABU (Mandailing Online) – Harga “apea” atau getah alam melorot dalam dua pekan terakhir di Mandailing Natal (Madina). Posisi harga di tiga pusat penjualan di Kecamatan Siabu yakni pasar Sihepeng, pasar Simangambat dan Hutabaringin menurun sejak 2 pekan lalu. Harga di tiga pusat penjualan itu masih berada di kisaran antara Rp 7.500 hingga Rp 8.000 […]

  • Penilaian tahap II Lomba Inovasi daerah tahun 2023

    Penilaian tahap II Lomba Inovasi daerah tahun 2023

    • calendar_month Sabtu, 28 Okt 2023
    • account_circle webmaster
    • 0Komentar

    Panyabungan (Mandailing Online) Bertempat Di Aula Bapperida Pada Jumat 27/10 Kelanjutan Dari Lomba Inovasi Daerah yakni tahap Penilaian 2 yang memilih 10 Inovasi Daerah Kabupaten Mandailing Natal. Peserta Inovasi daerah yang lolos Tahap 2 Yaitu Simasgara dari BKD, Baginda Madina dari Bapperida, Melayani dengan Sijeges dari RSUD Panyabungan. Bersiap Matoga Dari Puskesmas Longat, Saru Satahi […]

  • Menteri Pertanian Akan Perkuat Penyuluh Kecamatan

    Menteri Pertanian Akan Perkuat Penyuluh Kecamatan

    • calendar_month Selasa, 29 Okt 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      GOWA – Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo segera mewujudkan optimalisasi peran penyuluh kecamatan. Untuk memuluskan optimalisasi itu, pemerintah membentuk Sistem Komando Strategis Teknis Pertanian (Kostra Tani) dalam 100 hari pertama. Itu diungkap Syahrul di Rumah Kayu Gowa, Minggu (27/10) seusai mengikuti Car Free Day. Seluruh aktivitas level lapangan, pengendalian dan operasionalnya dipusatkan di kecamatan-kecamatan. […]

  • BOLANG – Ornamen Tradisional Mandailing (bagian 4)

    BOLANG – Ornamen Tradisional Mandailing (bagian 4)

    • calendar_month Jumat, 30 Mei 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Edi Nasution 11. Alaman Bolak (Alaman Silangse Utang) melambangkan wewenang dan kekuasaan Raja. Makna: Kalau terjadi perkelaian misalnya dan salah seorang diantaranya berlari ke Alaman Bolak yang terdapat di depan Bagas Godang (Istana Raja), maka orang tersebut tidak boleh diganggu oleh siapapun. Kalau ada orang lain yang mengganggu, maka yang menjadi lawannya adalah semua […]

  • Polisi Tetapkan 7 Pekerja Tambang Emas Ilegal di Madina Jadi Tersangka

    Polisi Tetapkan 7 Pekerja Tambang Emas Ilegal di Madina Jadi Tersangka

    • calendar_month Jumat, 31 Mei 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN ( Mandailing Online) : Ada 10 unit alat berat milik penambang emas ilegal hasil tangkapan Polres Madina pada selasa 28/5/2024, masih berada di lokasi. Dari 12 alat berat berat baru 2 unit yang sudah dibawa ke Mako Polres Madina. Ipda Bagus Seto Plh Kasi Humasy Polres Madina saat dikonfirmasi membenarkan hal tersebut. ” Benar […]

expand_less