Jumat, 6 Mar 2026
light_mode

Biaya Jembatan Selat Sunda Rp100 triliun

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 7 Des 2010
  • print Cetak


JAKARTA : Biaya pembangunan Jembatan Selat Sunda (JSS) yang membutuhkan dana minimal Rp100 triliun tak bisa ditutup jika hanya mengandalkan tarif tol. Namun diperlukan juga semacam sumber pembiayaan lain.

“Dari hasil Pra Feasibility Study kita memperoleh hasil dengan nilai investasi US$10 miliar, itu tidak bisa dikembalikan semata-mata hanya mengandalkan tarif tol saja,” kata Direktur Utama PT Bangungraha Sejahtera Mulia (BSM) Agung Prabowo.

Rencananya, jembatan yang menghubungkan Pulau Jawa dan Sumatera ini akan dibangun mulai 2013-2014. Dperkirakan pada 2020, pembangunan salah satu jembatan terpanjang ini sudah tuntas.

Dia mempunyai ide, bisa menggunakan konsep memadukan pembangunan kawasan. Hal itu dikarenakan pembangunan infrastruktur selalu akan memicu pertumbuhan ekonomi. Jika hal itu diatur dengan baik maka akan menambah keuntungna untuk ikut serta dalam pembiayaan investasi ini.

Agung mengusulkan kepada pemerintah untuk melakukan pembangunan area yang ditawarkan ke investor. Konsepnya, “bukan membangun jembatan tapi membangun kawasan. “Di dalam kawasan itu ada Jembatan Selat Sunda, nah satu paket itu kita racik sama-sama untuk menarik sebanyak mungkin bahwa investasi ini sangat menarik,” katanya.

Dia mencontohkan untuk pengembangan pariwisata, komersial, industri, semacam kawasan khusus yang mandiri. Pihak swasta diberikan semacam konsesi untuk mengelola wilayah yang telah ditawarkan,”Misalnya itu build operation transfer, jadi setelah BEP tercapai, akan kembali ke pemerintah” katanya.

Sementara untuk pendanaan lain, banyak perusahaan yang berkepentingan seperti Perusahaan Listrik Negara, Jasa Marga, PT Kereta Api Indonesia akan tertarik untuk berkolaborasi. “Kalau kita dengar BUMN merupakan kerja bareng dengan BUMN, BUMD ini sangat terbuka sekali,” ujarnya.(vnc)
Sumber:EksposNews

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Guru Ngaji, Bilal Mait dan BKM di Bukit Malintang Terima Insentif

    Guru Ngaji, Bilal Mait dan BKM di Bukit Malintang Terima Insentif

    • calendar_month Sabtu, 1 Jul 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN( Mandailing Online ) setelah sempat tidak terima insentif / honor beberapa tahun karena Pemda kekurangan anggaran. Para guru mengaji, bilal mait dan BKM ( badan kenaziran masjid )  di Kecamatan Bukit Malintang, Kabupaten Mandailing Natal ( Madina ) bernafas lega karena siang tadi, mereka telah menerima honor yang sumber dananya dari Dana Desa. Mereka […]

  • Kasus Korupsi Dana DAK Dinas Pendidikan Madina, Unjukrasa Kepung Kajatisu dan Kajari Madina

    Kasus Korupsi Dana DAK Dinas Pendidikan Madina, Unjukrasa Kepung Kajatisu dan Kajari Madina

    • calendar_month Kamis, 29 Apr 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN (Mandailing Online) – Hari ini, Kamis, (29/4/2021) dua gelombang unjuk rasa secara serentak di Kejati Sumut dan Kejari Madina. Gelombang unjukrasa dipicu karena pihak kejaksaan dinilai mandul menghadapi kasus dugaan korupsi pembangunan fisik sekolah dari Dana Alokasi Khusus (DAK) di Dinas Pendidikan Madina TA 2020. Di Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejati Sumut) di Medan, […]

  • Diguyur Hujan Lebat Satu Jam, Panyabungan Kebanjiran

    Diguyur Hujan Lebat Satu Jam, Panyabungan Kebanjiran

    • calendar_month Rabu, 22 Sep 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Hujan deras dan angin kencang mengguyur kecamatan Panyabungan Kabupaten Mandailing Natal sejak sore pukul 03: 00 Wib, panyabungan Kota dilanda banjir. Tak ayal kemacetan parah terjadi di sepanjang jalan Willem Iskander Madina. Pantauan Berita di depan Gedung sekolah arap Albarkah Kelurahan Sipolu- polu kecamatan panyabungan kota, air menggenangi semua sekolah Albarkah dan murid sekolah langsung […]

  • Ketua DPRD Madina: Pemerintah Harus Tunaikan Janji kepada Penjaga Mess di Batahan

    Ketua DPRD Madina: Pemerintah Harus Tunaikan Janji kepada Penjaga Mess di Batahan

    • calendar_month Jumat, 24 Sep 2021
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Keberadaan mess Pemkab Madina di Batahan, Kec. Batahan hampir terlupakan sejak berdiri sekitar 18 tahun silam. Hal itu terungkap dalam rapat paripurna dengan agenda mendengarkan jawaban pemerintah atas pandangan fraksi-fraksi di gedung DPRD Madina pada Jumat (24/9). Ketua DPRD Madina Erwin Efendi Lubis sebelum menutup sidang meminta sedikit waktu untuk […]

  • Perambahan Hutan di Hulu Sungai Bintuas Meresahkan

    Perambahan Hutan di Hulu Sungai Bintuas Meresahkan

    • calendar_month Rabu, 8 Feb 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan. Perambahan hutan di hulu Sungai Bintuas, Dusun Aek Putih, Desa Adangkahan, Kecamatan Batang Natal, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) meresahkan masyarakat, karena sudah berdampak pada berkurangnya debit air di sungai tersebut. Demikian disampaikan anggota DPRD Madina Komisi II DPRD Madina, H Sariful Sarling Lubis kepada MedanBisnis, Selasa (7/2), di Panyabungan. Ia mengatakan itu sesuai laporan […]

  • Investasi Bagai Dua Bilah Mata Pisau

    Investasi Bagai Dua Bilah Mata Pisau

    • calendar_month Minggu, 14 Mar 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Riani S.Pd.I Guru tinggal di Medan Kran investasi asing kian terbuka lebar, agaknya memberi peluang baru dunia perekonomian Indonesia, namun tentu perlu ditelisik ulang, karena investasi asing bisa jadi dua bilah mata pisau. Butuh siaga ketat dalam menerima investasi asing, jangan sampai rakyat dirugikan, karena sejatinya semua kebijakan negara harus ditujukan untuk kepentingan rakyat. […]

expand_less