Senin, 2 Mar 2026
light_mode

Bupati Ajak Masyarakat Isi Pembangunan Madina

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 12 Nov 2015
  • print Cetak

 

Bupati Madina Dahlan Hasan Nasution bersama tokoh masyarakat

Bupati Madina Dahlan Hasan Nasution bersama tokoh masyarakat

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Melaksanakan  maupun mengisi pembangunan sesuai dengan yang diinginkan oleh seluruh lapisan masyarakat Kabupaten Mandailing Natal tidaklah semudah membalikkan telapak tangan. Melainkan harus mempunyai sistem dan mekanisme yang diatur dengan Undang-undang maupun peraturan lainnya.

Karena itulah Bupati Madina Drs. H. Dahlan Hasan Nasution mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk mengisi pembangunan demi terwujudnya harapan seluruh lapisan masyarakat.

Ajakan Bupati Madina Drs.H.Dahlan Hasan Nasution tersebut disampaikan kepada masyarakat Jumat (6/11) di Desa Tombang Bustak Kecamatan Kotanopan. Dalam kesempatan yang juga dihadiri enam Pimpinan Partai Politik, seperti Ketua DPC Demokrat H. Syaparuddin Ansyari Nasution, Ketua DPC PKB Khoiruddin Faslah Siregar, Ketua DPC Grindra H. Khoiruddin MJ, Ketua DPD PAN H. Nissat Sidik Nasution, Sekretaris DPC. Nasdem H. Amir Husin Hasibuan dan Ketua DPC PDI Perjuangan Iskandar Hasibuan berserta anggota DPRD Madina M. Rahim Nasution, S.Sos dan Rahmad Risky Daulay, termasuk beberapa pimpinan SKPD dan ulama daerah itu.

Di hadapan masyarakat, Bupati Madina mengutarakan, wilayah Mandailing Natal sampai sekarang ini dijuluki sebagai Serambi Mekkah, Kota Santri, Negerinya Ulama dan tentu timbul pertanyaan, apakah DPRD-nya sudah DPRD Serambi Mekkah? Apakah Bupati dan stafnya sudah dikatakan pejabat Serambi Mekkah, apakah Ketua Parpol juga sudah mengatakan Serambi Mekkah? Saya jawab, “Belum.”

Makanya, ujar Bupati, dirinya sejak Sembilan bulan menjabat Bupati terus melakukan pembenahan di tengah tengah masyarakat dengan terlebih dahulu membersihkan segala aroma  yang kurang baik di Lingkungan Pemerintah dengan membuat kegiatan Pengajian dan Tablik Akbar dimana mana agar masyarakat dapat ilmu agama guna untuk diterapkan di lingkungan keluarga dan masyarakat.

Selain itu, kata Bupati, dirinya adalah keluarga yang miskin namun telah menjadi Bupati Madina, karena itulah seluruh masyarakat bukan saja di Tombang Bustak ( Kuala Lumpur) untuk membangun dirinya sendiri terlebih dahulu, misalnya jadi pahlawan diri sendiri seperti kejadian yang menimpa Ramlan di Sumatera Barat beberapa waktu lalu.

Kemudian, anak-anak Mandailing Natal semua pintar-pintar sejak zaman dulunya, sudah ada yang menjadi Wapres, Jenderal, Menteri, Gubernur, Bupati/Walikota, Camat, Kades/Lurah tentu itu salah satu bukti nyata, namun itu semua harus dibekali dengan pendidikan agama, kalau pendidikan agama sudah terpatri di diri manusia maupun pejabat serta DPRD-nya, maka Mandailing Natal baru pas dikatakan Sermabi Mekkah nya Sumatera Utara.

“Jika menjadi DPRD, Bupati/Walikota, Gubsu dan menjadi apa saja, sebaiknya kita lebih mengisi diri kita dengan ilmu agama, apalagi terhadap anak anak kita harus lebih gigih kita menanamkannya dan magrib mengaji salah satu langkah yang sangat baik di terapkan di Bumi Gordang Sambilan dan bila perlu membuat Kampung Al Quran,” ujar Bupati dihadapan masyarakat Tombang Bustak.

UTAMAKAN PROGRAM PERTANIAN

Masyarakat wilayah Kecamatan Kotanopan yang diajak Penulis berbincang bincang di sela sela acara Bupati, sangat berharap kepada Bupati/DPRD serta pejabat di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal ke depan selain membenahi Infrasturuktur juga lebih mengutamakan program pertanian, sebab warga Bumi Gordang Sambilan mayoritas petani yang mengelola berbagai macam pertanian.

Maksudnya…? selama ini Dinas Pertanian Madina dipimpin Taufik Zulhandra Ritonga.SP.MM telah membuat program diberbagai sector termasuk membangun berbagai fasilitas pertanian seperti jaringan irigasi, tetapi jika Drs.H.Dahlan Hasan Nasution sebagai Bupati Madina lebih focus dalam membuat terobosan baru Partanian maka daerahnya di Kotanopan maupun Mandailing Julu.

Memang, semua harapan masyarakat sudah dapat terwujud berkat motifasi maupun terobosan yang dilakukan Kadis Pertanian, tetapi alangkah eloknya andaikata program pertanian lebih di tingkatkan lagi dimasa yang akan datang ini.

 

TERIMA KASIH BUPATI

Secara terpisah di Pasar Kotanopan, warga daerah terisolir mengaku MY.Pulungan kepada Panulis, mengucapkan terima kasih kepada Drs.H.Dahlan Hasan Nasution yang begitu repon terhadap wilayah Terisolir, karena selama ini masyarakat sudah muak dengan perkataan dewan dan pemerintah yang selalu mengatakan akan membuka akses transfortasi, tapi nyatanya baru setelah bupati sekarang yang langsung memerintahkan stafnya untuk membuka akses jalan.

Bayangkan, kata Pulungan, wilayah Aek Botung, wilayah Pagar Gunung serta wilayah lainnya Bupati selaku Kepala Daerah sudah terjun langsung kelokasi melihat dari dekat kondisi akses transfortasi dan langsung membukanya dengan memerintahkan stafnya seperti juga diwilayah Panyabungan desa aek mata serta lainnya.

 

PERHATIKAN PENDIDIKAN AGAMA

Warga Muara Pungkut Kecamatan Kotanopan Abdul Hadi Lubis sangat berharap kepada Bupati Madina ke depan untuk lebih memperhatikan kualitas pendidikan Agama, karena untuk membentengi generasi muda/ anak anak salah satunya adalah dengan pendidikan agama, kalau tidak pendidikan anak akan lain hasilnya dimasa mendatang ini.

“Kami sangat yakin dan optimis dengan langkah langkah yang telah dibuat oleh Drs.H.Dahlan Hasan dimasa mendatang ini, namun sebagai warga sangat berharap agar Bupati dan DPRD memperhatikan pendidikan Agama,” ujar Lubis.

Bupati Madina Dahlan Hasan Nasution dalam setiap kesempatan pertemuan dengan masyarakat, mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk mengawasi pendidikan anak anak, kalau menjelang Magrib ajari anak kita mengaji agar terbiasa ke depan nantinya.

“Saya sendiri nggak bisa membangun Madina, tapi marilah kerja sama, bergandengan tangan untuk melakukan perbaikan guna untuk masa depan Bumi Gordang Sambilan menuju yang lebih baik, Madina Serambi Mekkah Sumatera Utara, mari kita perbaiki bersama,” tambahnya.

Peliput  : tim
Editor   : Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dahlan Dilantik Sebagai Plt Bupati Madina

    Dahlan Dilantik Sebagai Plt Bupati Madina

    • calendar_month Senin, 28 Okt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    MEDAN (Mandailing Online) – Wakil Bupati Madina Dahlan Nasution, resmi dilantik sebagai Plt Bupati Madina, menyusul Hidayat Batubara menjadi terdakwa di Pengadilan Tipikor pada Pengadilan Negeri (PN) Medan. Prosesi pelantikan Dahlan berlangsung di salah satu ruangan, rumah dinas Gubernur Sumut. Sebelumnya, direncanakan penyerahan SK Plt Dahlan, oleh Gatot Pujo Nugroho, berlangsung di lantai 10 kantor […]

  • Istana Tunggang Bosar Ulosi Sultan Palembang

    Istana Tunggang Bosar Ulosi Sultan Palembang

    • calendar_month Jumat, 10 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    TAPSEL- Istana Tunggang Bosar Kesultanan Dasa Nawalu Tapanuli Bagian Selatan (Tabagsel) diberi kehormatan untuk mangulosi Sultan Palembang, Sultan Iskandar Mahmud Badaruddin dan permaisuri di acara parade kirab agung di Festival Keraton Nusantara VII tanggal 26-28 Nopember di Benteng Kuto Besak, Palembang. Selain Sultan Palembang, juga diulosi Gubernur Sumatera Selatan H Alex Noerdin, Kapolda Sumsel Irjen […]

  • Lagu Mandailing Tak Seistiqomah Lagu Toba

    Lagu Mandailing Tak Seistiqomah Lagu Toba

    • calendar_month Kamis, 28 Jul 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    KOLOM Dahlan Batubara Pemimpin Redaksi Mandailing Online Para pencipta lagu-lagu Toba itu sangat setia kepada bahasa Toba, bahasa mereka, bahasa leluhur, jati diri mereka. Kesetiaan mereka kepada bahasa mereka itu sebagai sebuah keistiqomahan pada kebudayaan mereka, budaya Toba. Para pencipta lagu-lagu Minangkabau itu sangat setia kepada bahasa Minang, bahasa mereka, bahasa leluhur, jati diri mereka. […]

  • Pariwisata dan Budaya Dalam Diskusi Pemuda Mandailing

    Pariwisata dan Budaya Dalam Diskusi Pemuda Mandailing

    • calendar_month Senin, 15 Nov 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Kebudayaan bisa dimaknai sebagai basis pariwisata. Pariwisata bukanlah ‘predator’ pemangsa kebudayaan, namun menempatkan pariwisata  menjadi fasilitator dan agen kebudayaan. Agen yang dimaksud adalah mengangkat eksistensi budaya ke tingkat yang tinggi dengan cara mengeksplorasi nilai-nilai budaya, bukan mengeksploitasi (memperalat atau memeras) budaya. Dengan demikian, industri pariwisata tidak lagi meletakkan budaya sebagai sub-ordinasi, melainkan sebagai orientasi nilai […]

  • Pemkab Madina Jangan Merusak Iklim Investasi

    Pemkab Madina Jangan Merusak Iklim Investasi

    • calendar_month Kamis, 25 Agt 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pemkab Mandailing Natal (Madina) diminta tidak terjerumus pada konstlasi yang merusak iklim investasi. “Bupati dan wakil bupati selaku pemimpin di Madina ini, ya, harus berlaku seperti orangtua. Arif dan mengayomi semua sektor dan lini,” kata warga Panyabungan, Panoguan Borotan kepada Mandailing Online di pasar Panyabungan, Kamis (25/8/2016). Panoguan mengatakan itu menanggapi […]

  • Belum Difungsikan, Komisi III DPRD Madina Temukan Sejumlah Fasilitas Bangunan PMI yang Rusak

    Belum Difungsikan, Komisi III DPRD Madina Temukan Sejumlah Fasilitas Bangunan PMI yang Rusak

    • calendar_month Rabu, 12 Nov 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    Panyabungan ( Mandailing Online ): Komisi III DPRD Madina kesalkan perencanaan pembangunan gedung markas Palang Merah Indonesia ( PMI ) yang sudah 6 kali dianggarkan namun belum bisa di fungsikan. Saat peninjauan lapangan melihat progres lanjutan pembangunan gedung tersebut. Komisi III menemukan sejumlah bangunan yang sudah tidak layak pakai seperti kusen dan jaringan listrik yang […]

expand_less