Selasa, 13 Okt 2026
light_mode

Busyro Muqqodas Terpilih Sebagai Ketua KPK

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Minggu, 28 Nov 2010
  • print Cetak


M. Busyro Muqoddas terpilih sebagai ketua KPK yang baru setelah unggul dalam proses voting yang dilakukan oleh Komisi III DPR RI hari kamis, 25 November 2010. Busyro menyisihkan empat pimpinan KPK lainnya, yang bersaing dalam pemilihan ketua KPK, mereka adalah Chandra Hamzah, Bibit Samad Rianto, M Yasin dan Haryono.

Sebelumnya di hari yang sama, Busyro menyisihkan Bambang Widjajanto dalam voting pemilihan calon pimpinan KPK, yang juga digelar oleh Komisi III DPR.

Dalam voting pemilihan calon pimpinan KPK Busyro meraih 34 suara dari 55 suara total jumlah anggota Komisi III DPR, sementara Bambang Widjajanto meraih 20 suara, dan satu suara abstain.

Pada proses voting pemilihan ketua KPK, Busyro meraih 43 suara, Bibit Samad Rianto 10 suara, M Yasin 2 suara, sementara Chandra Hamzah dan Haryono tidak mendapat satu suara pun.

Terpilihnya Busyro sebagai ketua KPK mengisi kekosongan jabatan yang ditinggalkan oleh Antasari Azhar. Kepemimpinan Busyro diharapkan dapat memberikan angin segar bagi KPK yang tengah berjuang menyelesaikan kasus-kasus besar. Busyro akan menjabat ketua KPK hanya untuk jangka waktu 1 tahun.

Proses pencarian ketua KPK ini telah berlangsung selama 5 bulan terakhir dan telah menghabiskan dana mencapai Rp. 2,5 miliar.

Berbagai tantangan telah menunggu Muqoddas saat menempati kantor barunya nanti. Namun Busyro yang merupakan mantan Ketua Komisi Yudisial menegaskan siap memimpin KPK dan menyelesaikan kasus besar yang ada seperti kasus Bank Century dan siap membantu Polri menyelesaikan kasus Gayus Tambunan.

M. Busyro Muqoddas lulus Sarjana Hukum dari Fakultas Hukum Universitas Islam Indonesia Yogyakarta tahun 1977. Ia pernah menjadi anggota Majelis Permusyawaratan Mahasiswa Universitas Islam Indonesia (MPM UII).

M. Busyro Muqoddas mengawali karier di bidang hukum pada tahun 1983 sebagai Direktur Lembaga Konsultasi dan Bantuan Hukum Fakultas Hukum Universitas Islam Indonesia. Ia pernah menjabat sebagai Pembantu Dekan III Fakultas Hukum Universitas Islam Indonesia (1986-1988), dilanjutkan sebagai sebagai Pembantu Dekan I Fakultas Hukum Universitas Islam Indonesia hingga tahun 1990.

Gelar Magister Hukum diperoleh dari Fakultas Hukum Universitas Gajah Mada tahun 1995. Pada tahun 1995-1998 ia menjabat sebagai Ketua Pusdiklat dan LKBH Laboratorium Fakultas Hukum Universitas Islam Indonesia.

Kini Busyro memiliki tantangan dan tanggung jawab besar untuk meneruskan perjuangan dan membuktikan tekad KPK untuk memberantas korupsi di Indonesia
Sumberr : news.mnctv

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hari Ibu Menjadi Kelabu

    Hari Ibu Menjadi Kelabu

    • calendar_month Kamis, 24 Des 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh : Enni Etika Mardia, S.Pd Aktivis Peduli Ummat / tinggal di Padangsidempuan Bulan  Desember dikenal dengan hari Ibu. Sebuah kebiasaan yaitu tepat tanggal 22 Desember diperingati hari ibu setiap tahunnya. Pada peringatan hari ibu adalah momen untuk mengingat kembali bagaimana peran penting seorang ibu dalam kehidupan. Dengan bimbingan ibu, setiap anak menjadi lebih memahami kehidupan. Dengan […]

  • Wabup Madina : Petani Gagal Panen di Siabu Akan Dibantu

    Wabup Madina : Petani Gagal Panen di Siabu Akan Dibantu

    • calendar_month Selasa, 10 Jan 2017
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) –  Pemkab Mandailing Natal akan mengupayakan bantuan bagi petani padi yang gagal panen di Kecamatan Siabu. Hal itu dikatakan Wakil Bupati Mandailing Natal, Jakfas Sukhairi Nasution menjawab wartawan via seluler, Selasa (10/1) terkait ratusan hektar tanaman padi yang berusia menjelang panen membusuk akibat terrendam banjir luapan Sungai Batang Angkola di sejumlah desa […]

  • Unlearning Loss Education

    Unlearning Loss Education

    • calendar_month Sabtu, 20 Feb 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh : Alfisyah S.Pd Guru dan Pegiat Literasi   Polemik learning loss dalam sistem pendidikan negeri ini makin parah. Sudah sebelas bulan pelaksanaan pendidikan melalui PJJ (Pembelajaran Jarak Jauh) hanya menghasilkan masalah baru. Learning loss education seharusnya sudah bisa diprediksi. Kebijakan pemerintah membuat kurikulum  darurat di era pandemi   pun tidak banyak menolong. Para orang tua […]

  • Hadiri Halalbihalal PC NU, Bupati: Ini Momen Saling Memaafkan

    Hadiri Halalbihalal PC NU, Bupati: Ini Momen Saling Memaafkan

    • calendar_month Rabu, 18 Mei 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Bupati Mandailing Natal (Madina) H. M. Ja’far Sukhairi Nasution mengatakan halalbihalal merupakan momentum untuk saling memaafkan antar sesama. Hal itu disampaikan Sukhairi saat menghadiri acara halalbihalal Badan Otonom PC NU Madina pada Rabu (18/5) di kantor PC NU Madina, Desa Parbangunan, Panyabungan. “Kita harus memberikan maaf kepada orang yang berbuat salah […]

  • Defile Mewarnai HUT RI di Madina

    Defile Mewarnai HUT RI di Madina

    • calendar_month Senin, 18 Agt 2025
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Kegiatan defile mewarnai peringatan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia tahun 2025 di Mandailing Natal (Madina), Sumut, Minggu (17/8/2025). Berlangsung di sepanjang Jl. Willem Iskander, Panyabungan. Panggung kehormatan berada di depan kantor Cabang Bank Sumut. Bupati Mandailing Natal (Madina) H. Saipullah Nasution dan Wakil Bupati Atika Azmi Utammi Nasution serta jajaran Forkopimda […]

  • Utang Produktif ala LBP dalam Perspektif Islam

    Utang Produktif ala LBP dalam Perspektif Islam

    • calendar_month Jumat, 12 Agt 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Djumriah Lina Johan Lingkar Studi Perempuan dan Peradaban Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan mengakui utang Indonesia mencapai Rp 7.000 triliun. Meskipun begitu, Luhut menegaskan utang tersebut merupakan utang produktif. “Kalau ada yang bilang utang Rp 7.000 triliun, benar tapi utang produktif. Seperti jalan tol ini (Tol Serang-Panimbang) akan dikembalikan sendiri,” […]

expand_less