Sabtu, 30 Mei 2026
light_mode

Warga Desa Jambur Padang Matinggi Datangi Gedung DPRD

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Jumat, 30 Sep 2011
  • print Cetak

PANYABUNGAN:  Karena tuntutan warga Desa Jambur Padang Matinggi Kecamatan Panyabungan Utara Kabupaten Mandailing Natal kurang di tanggapi oleh Pemerintah yang dalam hal itu Bupati dan juga DPRD terkait dengan tuntutan warga untuk memekarkan diri dari Jambur Padang Matinggi menjadi Desa Jambur Manunggal , Senin ( 26-9) lima ( 5 ) warga sebagai perwakilan dari 450 KK mendatangi Gedung DPRD untuk Memohon kepada Praksi Perjuangan Reformasi dan Komisi 1 agar Tuntutan warga terkait pemekaran yang sudah di mohonkan sejak 2001 dapat terwujud.

“ Permohonan kami sudah lama kepada Bupati dan DPRD dan juga kami telah melakukan aksi demo ke Bupati dan DPRD agar kami di jadikan desa defenitif demi untuk perbaikan pembangunan dan menjaga kerukunan warga yang akhir-akhir kurang harmonis akibat ulah aparat desa,” ujar Juari Siregar sebagai tokoh masayarakat kepada Sekretaris Komisi 1 DPRD Madina Iskandar Hasibuan, Senin ( 26-9) di Ruangan Fraksi Perjuangan Reformasi.

Kata Juari sebagai juru bicara warga, masalah pemekaran desa Jambur Padang Matinggi sebenarnya kelihatannya pemerintah menurut yang kami amati ragu-ragu untuk memekarkannya karena di duga ada pihak yang kurang senang desa Jambur Padang Matinggi di mekarkan, padahal melihat potensi desa dan jumlah penduduk serta luas wilayah desa sudah sangat layak desa itu dijadikan dua desa untuk percepatan pembangunan dan untuk semakin mudahnya pelayanan kepada masyarakat desa yang selama ini kurang ada pelayanan kepada masyarakat.

Kata dia, kenapa Pemerintah baik itu Camat, Kabag Tapem, Asisten I dan Bupati/Wakil Bupati serta DPRD Madina ngak mau memekarkan desa itu, padahal kalau dilihat dari desa-desa yang lain yang telah di mekarkan seperti desa di wilayah Pantai Barat, Siabu yang dalam hal itu Tanggabosi, di Kecamatan Naga Juang di Bukit Malintang yang sampai sekarang menjadi masalah yaitu Desa Darul Ehsan dapat dengan mudah di mekarkan oleh Bupati dan DPRD.

Dugaan kami, keterlambatan pemekaran desa Jambur Padang Matinggi tidak terkecuali ada dugaan oknum anggota DPRD yang Dapil 4 memainkannya, padahal persoalan pemekaran sebenarnya sangat mudah kalau melihat dari desa-desa yang mekar di wilayah Mandailing Natal selama ini dapat di mekarkan oleh pemerintah dan hendaknya pemerintah dan DPRD jangan pilih kasih dalam pemekaran tersebut.

“ Kami ingin baik-baik dan santun menyampaikannya, apa persoalan yang terjadi selama ini sehingga desa kami tidak bisa di mekarkan dan apakah kami harus ramai-ramai datang ke Kantor DPRD dan Kantor Bupati, apakah sudah tidak ada lagi niat yang baik dari pemerintah, katanya penyampaian asfirasi ke DPRD, kami sudah sampaikan, apakah pemekaran ini pernah di bahas atau tuntutan kami dibuang ke tong sampah,” ujar Jauhari Siregar  dengan tegas kepada Sekretaris Komisi 1 DPRD Madina yang menerima kedatangan warga.

Sekretaris Komisi 1 DPRD Madina Iskandar Hasibuan kepada Warga yang datang mengutarakan tuntutan warga sangat wajar dan perlu menjadi perhatian pemerintah, sebab niat warga itu baik untuk membantu percepatan pembangunan, apalagi warga sudah wanti-wanti jika desa mereka di mekarkan maka segala kebutuhan untukperkantoran desa dan lainnya warga siap menyiapkannya tanpa bantuan pemerintah.

“ Warga desa mau membantu pembangunan desa kenapa kita tidak tanggapi, kita jangan melihat sisi kepentingan dari oknum-oknum aparat desa yang ingin daerahnya tidak berkembang, kita lihat Desa Tanggabosi yang tadinya satu desa menjadi empat desa, apa ngak salah kita menghambat pemekaran desa,  akupun heran kalu Bupati tidak menanggapi tuntutan warga,” ujar Iskandar Hasibuan yang Politisi PDI Perjuangan Madina yang suka ceplas ceplos kalau bicara. (Rin )

Sumber : beritasore

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Produser  Penentu Masa Depan Musik Mandailing

    Produser Penentu Masa Depan Musik Mandailing

    • calendar_month Selasa, 17 Sep 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 7Komentar

    Dalam sebuah wawanacara dengan pemerhati musik Mandailing yang juga penulis sekaligus sutradara film “Biola na Mabugang”, Askolani Nasution mengatakan, produser menjadi faktor utama penentu masa depan musik etnik Mandailing. Menurutnya, produser musik Mandailing belum mau mengoptimalkan kualitas produksinya, terutama dalam hal kemasan baik dalam sampul maupun faktor ekstrinsiknya. Jika dicermati lebih jauh, lanjut Askolani, tidak […]

  • Ini Identitas Korban Tewas Tambang Emas Ilegal di Desa Simanguntong Madina

    Ini Identitas Korban Tewas Tambang Emas Ilegal di Desa Simanguntong Madina

    • calendar_month Rabu, 18 Mar 2026
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    Batangnatal ||Mandailing Online-Musibah penambang tertimbun material tambang emas ilegal di desa simanguntong, Kecamatan Batangnatal, Kabupaten Mandailing Natal dibenarkan Camat Batangnatal Wahyu Siregar. “Benar ada kejadian longsor di lokasi PETI Desa Simanguntong, 2 Orang meninggal dunia, 1 dalam perawatan,” kata Wahyu Siregar Rabu malam 18/3/2026. Info yang diperoleh, ke 3 korban adalah warga sekitar. 2 dinyatakan […]

  • Badan Nasional Penanggulangan Terorisme Nyatakan Sumut Kantong Teroris

    Badan Nasional Penanggulangan Terorisme Nyatakan Sumut Kantong Teroris

    • calendar_month Minggu, 31 Jul 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN: Pelaksana Tugas Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Gatot Pujo Nugroho mengaku kaget terkait informasi yang diumumkan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) jika provinsi itu termasuk kantong jaringan terorisme. “Saya kaget dengan statemen itu,” katanya kepada wartawan di Medan, Sabtu, 30 Juli 2011. Menurut Gatot, berdasarkan pemantauan dan penilaian selama ini, pihaknya tidak melihat indikasi adanya […]

  • Kasus Anak Pejabat Madina Mencabuli Anak TK

    Kasus Anak Pejabat Madina Mencabuli Anak TK

    • calendar_month Jumat, 2 Mei 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Polsek Natal Dinilai Tak Punya Nyali Menahan Tersangka NATAL (Mandailing Online) – Pihak keluarga korban menilai polisi tak memiliki nyali menahan tersangka pencabulan di Kecamatan Natal, Mandailing Natal (Madina). Sebab, Polsek Natal hanya melakukan penahanan selama sehari terhadap tersangka berinisial SMH, kemudian melepaskanya dengan status penangguhan penahanan. Hingga kini, SMH pelajar SMA yang merupakan anak […]

  • Komite Apresiasi Prestasi Doharni. Dispen Sumut Harus Investigasi ke SMA Negeri 3 Panyabungan

    Komite Apresiasi Prestasi Doharni. Dispen Sumut Harus Investigasi ke SMA Negeri 3 Panyabungan

    • calendar_month Kamis, 20 Apr 2017
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) : Komite Sekolah SMA Negeri 3 Panyabungan mendesak Dinas Pendidikan Sumut segera melakukan investigasi di sekolah itu, terkait adanya mogok belajar para guru sejak Rabu. “Hal itu perlu dilakukan agar diketahui apa titik masalah di sekolah ini untuk dicari jalan keluarnya,” kata Komite Sekolah Bidang Pembangunan SMA Negeri 3 Panyabungan, Ali Musa […]

  • Pemkab Madina Optimis Target PAD 700 Juta Sektor Perizinan Terpenuhi

    Pemkab Madina Optimis Target PAD 700 Juta Sektor Perizinan Terpenuhi

    • calendar_month Jumat, 29 Apr 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Tahun 2016 ini Bagian Perekonomian Pemkab Mandailing Natal memiliki target PAD sebesar 700 juta rupiah dari sektor perizinan HO. Pihak Bagian Perekonomian optimis mampu memenuhi target itu. Sebab, berdasar pengalamannya tahun 2015,  Bagian Perekonomian justru merealisasikannya sebesar 109 % dari target Rp.700 juta. Meski begitu, Pihak Bagian Perekonomian tetap secara rutin […]

expand_less