Sabtu, 12 Sep 2026
light_mode

Warga Desa Jambur Padang Matinggi Datangi Gedung DPRD

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Jumat, 30 Sep 2011
  • print Cetak

PANYABUNGAN:  Karena tuntutan warga Desa Jambur Padang Matinggi Kecamatan Panyabungan Utara Kabupaten Mandailing Natal kurang di tanggapi oleh Pemerintah yang dalam hal itu Bupati dan juga DPRD terkait dengan tuntutan warga untuk memekarkan diri dari Jambur Padang Matinggi menjadi Desa Jambur Manunggal , Senin ( 26-9) lima ( 5 ) warga sebagai perwakilan dari 450 KK mendatangi Gedung DPRD untuk Memohon kepada Praksi Perjuangan Reformasi dan Komisi 1 agar Tuntutan warga terkait pemekaran yang sudah di mohonkan sejak 2001 dapat terwujud.

“ Permohonan kami sudah lama kepada Bupati dan DPRD dan juga kami telah melakukan aksi demo ke Bupati dan DPRD agar kami di jadikan desa defenitif demi untuk perbaikan pembangunan dan menjaga kerukunan warga yang akhir-akhir kurang harmonis akibat ulah aparat desa,” ujar Juari Siregar sebagai tokoh masayarakat kepada Sekretaris Komisi 1 DPRD Madina Iskandar Hasibuan, Senin ( 26-9) di Ruangan Fraksi Perjuangan Reformasi.

Kata Juari sebagai juru bicara warga, masalah pemekaran desa Jambur Padang Matinggi sebenarnya kelihatannya pemerintah menurut yang kami amati ragu-ragu untuk memekarkannya karena di duga ada pihak yang kurang senang desa Jambur Padang Matinggi di mekarkan, padahal melihat potensi desa dan jumlah penduduk serta luas wilayah desa sudah sangat layak desa itu dijadikan dua desa untuk percepatan pembangunan dan untuk semakin mudahnya pelayanan kepada masyarakat desa yang selama ini kurang ada pelayanan kepada masyarakat.

Kata dia, kenapa Pemerintah baik itu Camat, Kabag Tapem, Asisten I dan Bupati/Wakil Bupati serta DPRD Madina ngak mau memekarkan desa itu, padahal kalau dilihat dari desa-desa yang lain yang telah di mekarkan seperti desa di wilayah Pantai Barat, Siabu yang dalam hal itu Tanggabosi, di Kecamatan Naga Juang di Bukit Malintang yang sampai sekarang menjadi masalah yaitu Desa Darul Ehsan dapat dengan mudah di mekarkan oleh Bupati dan DPRD.

Dugaan kami, keterlambatan pemekaran desa Jambur Padang Matinggi tidak terkecuali ada dugaan oknum anggota DPRD yang Dapil 4 memainkannya, padahal persoalan pemekaran sebenarnya sangat mudah kalau melihat dari desa-desa yang mekar di wilayah Mandailing Natal selama ini dapat di mekarkan oleh pemerintah dan hendaknya pemerintah dan DPRD jangan pilih kasih dalam pemekaran tersebut.

“ Kami ingin baik-baik dan santun menyampaikannya, apa persoalan yang terjadi selama ini sehingga desa kami tidak bisa di mekarkan dan apakah kami harus ramai-ramai datang ke Kantor DPRD dan Kantor Bupati, apakah sudah tidak ada lagi niat yang baik dari pemerintah, katanya penyampaian asfirasi ke DPRD, kami sudah sampaikan, apakah pemekaran ini pernah di bahas atau tuntutan kami dibuang ke tong sampah,” ujar Jauhari Siregar  dengan tegas kepada Sekretaris Komisi 1 DPRD Madina yang menerima kedatangan warga.

Sekretaris Komisi 1 DPRD Madina Iskandar Hasibuan kepada Warga yang datang mengutarakan tuntutan warga sangat wajar dan perlu menjadi perhatian pemerintah, sebab niat warga itu baik untuk membantu percepatan pembangunan, apalagi warga sudah wanti-wanti jika desa mereka di mekarkan maka segala kebutuhan untukperkantoran desa dan lainnya warga siap menyiapkannya tanpa bantuan pemerintah.

“ Warga desa mau membantu pembangunan desa kenapa kita tidak tanggapi, kita jangan melihat sisi kepentingan dari oknum-oknum aparat desa yang ingin daerahnya tidak berkembang, kita lihat Desa Tanggabosi yang tadinya satu desa menjadi empat desa, apa ngak salah kita menghambat pemekaran desa,  akupun heran kalu Bupati tidak menanggapi tuntutan warga,” ujar Iskandar Hasibuan yang Politisi PDI Perjuangan Madina yang suka ceplas ceplos kalau bicara. (Rin )

Sumber : beritasore

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bayi Usia 5 Minggu di Madina Alami Penyakit Langka

    Bayi Usia 5 Minggu di Madina Alami Penyakit Langka

    • calendar_month Sabtu, 27 Mei 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN(Mandailing Online): bayi usia 5 minggu anak dari pasangan Saddam Husein dan Sakinah Lubis warga desa ipar bondar, Kecamatan Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal doponis mengalami penyakit langka bernama Spina Bifida Unspecified. Dikutip dari berbagai sumber, Spina Bifida Unspecified adalah kondisi saat tulang belakang dan sumsum tulang belakang bayi tidak berkembang dengan baik di dalam rahim, […]

  • Dugaan Pemalsuan Surat Rekomendasi Sekda Madina: Jangan Korbankan Idris Batubara

    Dugaan Pemalsuan Surat Rekomendasi Sekda Madina: Jangan Korbankan Idris Batubara

    • calendar_month Sabtu, 28 Jan 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan. Bupati Mandailing Natal (Madina) belum melakukan tindakan apapun terhadap Drs Mhd Idris Batubara yang diduga terlibat dalam pemalsuan surat rekomendasi Bupati Labuhanbatu Utara (Labura) tentang perpindahannya dari Pemkab Labura ke Pemkab Madina. Bahkan, Sekda M Daud Batubara meminta agar sejumlah pihak tidak mengorbankan orang lain, apalagi Idris Batubara, karena persoalan dugaan surat rekomendasi palsu […]

  • Mungkinkah RUU-PKS Solusi Untuk Kekerasan Seksual Jika Disahkan?

    Mungkinkah RUU-PKS Solusi Untuk Kekerasan Seksual Jika Disahkan?

    • calendar_month Sabtu, 27 Nov 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Susi Aisyah Pegiat Literasi Rektor Universitas Sumatera Utara (USU) Muryanto Amin menyampaikan dukungan terhadap Permendikbud-Ristek Nomor 30 Tahun 2021 tentang Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (PPKS). Muryanto menilai Peremndikbud ini berperan penting mencegah kekerasan seksual di kampus. “USU mendukung Permendikbud Nomor 30 tahun 2021, dengan adanya aturan tersebut kampus memiliki ketegasan dalam menerapkan aturan […]

  • Caleg Yang Mendekam Dipenjara Raih Suara Terbanyak Pemilu di Madina

    Caleg Yang Mendekam Dipenjara Raih Suara Terbanyak Pemilu di Madina

    • calendar_month Rabu, 23 Apr 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Ir Ali Makmur Nasutiona alias Jaganding menyabet suara terbanyak suara caleg pada Pemilu 2014 di Mandailing Natal (Madina). Berdasar rekapitulasi yang dilakukan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Madina, Senin dini hari (22/4/2014), suara Jaganding dari Partai Hanura di Dapil I sebanyak 5.244 suara. Perolehan Jaganding ini mengejutkan karena sejak bulan Pebruari lalu […]

  • Ivan Batubara dalam Pandangan Tokoh Pemikir Madina

    Ivan Batubara dalam Pandangan Tokoh Pemikir Madina

    • calendar_month Rabu, 20 Mar 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Tak dapat disangkal, bahwa Mandailing Natal (Madina) saat ini berada dalam kondisi “tidak baik-baik saja”. Pragmatisme terlihat begitu kuat  mencengkram menghujam. Mengalahkan kearifan, kecerdasan, keikhlasan. Itu tentu membutuhkan penanganan serius. Dan, Pilkada Madina 2024 dianggap menjadi harapan menghasilkan figur yang pas dan tepat menyelamatkan serta membawa Madina ke arah yang lebih baik, terutama di sektor […]

  • Dua Hari Terlantar di Jakarta, 15 Mahasiswa Sumut Tiba

    Dua Hari Terlantar di Jakarta, 15 Mahasiswa Sumut Tiba

    • calendar_month Minggu, 6 Feb 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Setelah beberapa hari tidak bisa berkomunikasi akibat krisis politik di Mesir, akhirnya Hafizah Siregar berhasil dievakuasi pemerintah dan dikembalikan ke Medan, Jumat (4/2). Setelah diwawancarai wartawan, mahasiswi fakultas Agama Islam itu langsung pulang keluarganya pulang ke rumah di Jalan Genteng Ujung Gang Keluarga No 9 Delitua, Deli Serdang. Diapari Siregar (46) orangtua dari Hafizah Siregar […]

expand_less