Jumat, 5 Jun 2026
light_mode

Fahrizal: Negara Memastikan Lebih Penting Keselamatan Dibanding Investasi

  • account_circle Roy Adam
  • calendar_month Sabtu, 15 Okt 2022
  • print Cetak

Anggota DPRD Sumut H. Fahrizal Efendi Nasution (Tengah)/Roy SL.

PUNCAK SORIK MARAPI (Mandailing Online) – Anggota DPRD Provinsi Sumatera Utara (Sumut) H. Fahrizal Efendi Nasution mengatakan negara memastikan lebih penting kesehatan dan keselamatan lingkungan dibandingkan investasi sebagaimana tertuang dalam undang-undang perizinan, termasuk izin pembangkit listrik tenaga panas bumi (PLTP).

“Dilihat dari segi undang-undang dan persyaratan, negara memastikan lebih penting kesehatan dan keselamatan lingkungan,” katanya saat pertemuan Komisi D DPRD Sumut dengan masyarakat, mahasiswa, dan manajemen PT SMGP (Sorik Marapi Geothermal Power) di basecamp PT SMGP, Kecamatan Puncak Sorik Marapi, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Sumut, Jumat (14/10).

Fahrizal menyampaikan, keselamatan warga dan lingkungan harus lebih penting daripada keberadaan investasi sebagaimana diatur dalam undang-undang. Selain itu, kehadiran PT SMGP harus memenuhi regulasi dan Undang-Undang No 21 tahun 2014 tentang Panas Bumi.

“Kami sadar kehadiran PT SMGP begitu bermanfaat untuk penerangan negara ini, tapi di sisi lain kami tidak mau masyarakat menjadi korban. Manfaat kehadiran PT SMGP tidak bisa dijadikan pembenaran atas kejadian yang mengancam keselamatan warga Sibanggor,” kata legislator daerah pemilihan Sumut 7 ini.

Lebih lanjut, Fahrizal menerangkan persyaratan pertama perizinan PLTP sesuai undang-undang adalah bisa menjamin keselamatan terhadap masyarakat.

Pria bergelar Sutan Kumala Bongsu Lenggang Alam ini memaparkan runtunan kejadian yang mengancam nyawa masyarakat sekitar perusahaan sejak tahun 2014 sampai September 2022. “Kematian 2 anak yang tenggelam di kolam well pad itu juga merupakan kelalaian perusahaan yang tidak memagar kolam di lingkungan perusahaan,” terangnya.

Fahrizal Efendi Nasution Menjumpai Masyarakat Usai Pertemuan di Basecamp PT SMGP (Istimewa).

Mantan pimpinan DPRD Madina ini pun mengaku heran dengan kejadian yang terus berulang tersebut, terlebih dalam kejadian terakhir belum diketahui penyebabnya. “Saya rasa kalau masih ada kegiatan serupa, Pak Teri dan karyawan perusahaan dulu di lokasi warga dan sekitar sumur. Warga kita evakuasi ke tempat yang jauh sehingga diketahui penyebab warga harus dilarikan ke rumah sakit,” tegasnya.

Politisi Partai Hanura ini menekankan agar penghentian pengeboran dan konstruksi PT SMGP tidak perlu dijadikan polemik yang bisa menimbulkan persepsi yang salah di tengah masyarakat. “Kita paham pelaku-pelaku usaha sebagai mitra kerja perusahaan sedikit terganggu dengan penghentian aktivitas dimaksud , tapi kita harus mendukung upaya pemerintah dalam hal ini EBTKE melakukan evaluasi,” tuturnya.

Fahrizal mengungkapkan kejadian yang mengancam keselamatan masyarakat Sibanggor terus menjadi perhatiannya. Bahkan pihaknya pernah memanggil Wadireskrim rapat dengar pendapat usai kejadian 25 Januari 2021 yang menewaskan lima warga.

“Saat itu saya mendesak Wadireskrim untuk menetapkan tersangka karena dari aspek hukum itu sudah termasuk kelalaian dan tadi sudah diakui Pak Teri. Wadireskrim pun berjanji akan ada tersangka apabila ada rekomendasi EBTKE yang menyatakan H2S keluar dari aktivitas perusahaan saat itu,” ungkap lulusan Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan ini.

Fahrizal menuturkan, sesuai undang-undang semestinya evaluasi dilakukan Dirjen EBTKE pada saat kejadian pertama hanya dalam 6 bulan kerja. “Merekah harus mengeluarkan rekomendasi dan hasil investigasi, tapi sampai hari ini kami belum melihat secara resmi apa hasil temuan EBTKE,” sebutnya.

Terkait gugatan hukum yang dilakukan masyarakat terhadap perusahaan menurutnya adalah hal yang diperbolehkan dalam undang-undang. “Ketika ada yang menggugat SMGP ke pengadilan dan ternyata diputuskan perusahaan bersalah atas kerusakan lingkungan dan penyebab matinya warga Sibanggor, maka menteri harus menjadikan itu sebagai dasar pencabutan izin,” tutupnya.

Kedatangan rombongan dari DPRD Sumut ini untuk mengumpulkan fakta-fakta terkait rentetan kejadian dugaan kebocoran gas beracun di wilayah kerja PT SMGP. Kesimpulan rapat ini nantinya akan disampaikan kepada Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).

 

Peliput: Roy Adam

  • Penulis: Roy Adam

Rekomendasi Untuk Anda

  • Honor Kantor Perananan Wanita Balum Digaji 8 Bulan

    Honor Kantor Perananan Wanita Balum Digaji 8 Bulan

    • calendar_month Rabu, 31 Jul 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 5Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Sebanyak 21 tenaga honorer di Kantor Pemberdayaan Wanita Perlindungan Anak Kabupaten Mandailing Natal (Madina) belum digaji 8 bulan. Ke-21 honorer itu selama ini ditugaskan di Seksi BKKBN yang sumber gajinya berasal dari pemerintah provinsi. Sejumlah tenaga honor kepada wartawan Rabu (24/7) mengaku belum digaji sejak 8 bulan lalu. Kondisi itu menyebabkan […]

  • 8 Fraksi DPRD Sumut Setuju hak Interpelasi

    8 Fraksi DPRD Sumut Setuju hak Interpelasi

    • calendar_month Senin, 22 Agt 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    Delapan dari sepuluh fraksi di DPRD Provinsi Sumatera Utara menyetujui untuk mengajukan hak interpelasi terhadap sejumlah kebijakan Pelaksana Tugas Gubernur Gatot Pujo Nugroho. Dalam rapat di DPRD Sumut di Medan, Senin, 22 Agustus 2011 delapan fraksi yang menyetujui interpelasi itu adalah Fraksi Partai Golkar, PDI Perjuangan, Hanura, Gerindra Bintang Reformasi, PPP, PAN, PDS, dan PPRN. […]

  • Jamaah Majlis Taklim Puncak Barokah Nampaknya Alihkan Dukungan ke Paslon 1 Harun -Ichwan

    Jamaah Majlis Taklim Puncak Barokah Nampaknya Alihkan Dukungan ke Paslon 1 Harun -Ichwan

    • calendar_month Minggu, 13 Okt 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    Bukit Malintang ( Mandailing Online ): Ribuan Jamaah Majelis Taklim Puncak Al Barkah di desa Bange, Kecamatan Bukit Malintang, Kabupaten Mandailing Natal asuhan Buya Salman Ahmad Nasution( Tuan Salman ) nampaknya beralih mendukung ke Pasangan Calon Nomor urut 1 Harun Mustafa Nasution dan Ichwan Husein Nasution setelah sebelumnya Calon Bupati Nomor Urut 2 Saifullah mengunjungi […]

  • Batak Hasil Konstruksi Kolonial

    Batak Hasil Konstruksi Kolonial

    • calendar_month Selasa, 24 Okt 2017
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Focus Group Discussion (FGD) bertajuk Mandailing bukan Batak yang berlangsung di VIP Restoran Hotel Madani, Senin (23/10/2017) diselenggarakan oleh Yayasan Madina Centre mencuatkan kajian-kajian akademik antropologis tentang fakta-fakta tidak adanya etnis Batak di Sumatera Utara. Dari sisi pendekatan antropologis menyimpulkan tidak ditemukannya konsep ‘Batak’ pada manuskrip-manuskrip kuno kepunyaan enam etnis Karo, Simalungun, Pakpak, Mandailing dan […]

  • Polisi kumpulkan bukti korupsi Bupati Simalungun

    Polisi kumpulkan bukti korupsi Bupati Simalungun

    • calendar_month Rabu, 22 Feb 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN – Kasus dugaan korupsi APBD tahun 2010 senilai Rp48 miliar yang melibatkan Bupati Simalungun, JR Saragih, tampaknya dikebut penyidik Subdit III/Tipikor Direktorat Reskrimsus Polda Sumut. Buktinya, setelah memintai keterangan saksi pelapor anggota DPRD Simalungun, Benhard Damanik, kini penyidik sedang mengumpulkan bukti-bukti untuk dipelajari. Setelah itu, penyidik akan melakukan gelar perkara. “Sekarang kita sedang mengumpulkan […]

  • Air Terjun Sariawan, Wisata Alam Simangambat

    Air Terjun Sariawan, Wisata Alam Simangambat

    • calendar_month Sabtu, 7 Jul 2018
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Air Terjun Sariawan, adalah salah satu dari sejumlah air terjun yang ada di Simangambat Kecamatan Siabu Kabupaten Mandailing Natal, Sumatera Utara. Tentu nama Sariawan tidaklah asing bagi telinga kita, tetapi kenapa harus dikaitkan dengan air terjun? Warga mengatakan keindahan air terjun ini seperti gambaran air terjun yang ada di salah satu produk kemasan obat […]

expand_less