Jumat, 9 Okt 2026
light_mode

Calo Sidang Tilang Menghadang

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Minggu, 26 Des 2010
  • print Cetak

Praktik jasa tak resmi atau percaloan hampir terjadi dalam segala bidang, termasuk di bidang pengadilan. Akibatnya, wibawa pengadilan makin terpuruk, seiring terus terjadinya percaloan sidang. Pihak pengadilan tak mampu berbuat banyak karena belum menerima keluhan dari pihak berperkara.

Suasana lalu-lintas ibukota Jakarta yang sangat sibuk menuntut perilaku tertib dan santun saat berkendaraan. Jika tidak, para pelanggar rambu lalu-lintas akan terkena sanksi berupa denda tilang.

Dari tahun ke tahun, tingkat pelanggaran lalu-lintas di ibukota terus meningkat. Ini menunjukkan rendahnya kedisiplinan para pengguna kendaraan saat di jalan.

Setelah ditilang polisi para pelanggar dituntut ke pengadilan untuk menjalani sidang tindak pidana ringan. Ternyata, tidak hanya di jalan raya, tingkat kedisiplinan dan ketertiban yang masih rendah juga terlihat pada proses pengadilan. Banyaknya pelanggar yang harus menjalani sidang menyebabkan proses berjalan singkat, tanpa pembelaan. Dalam sidang, hakim hanya membacakan keputusan tentang besar denda yang harus dibayar.

Meski seharusnya para pelanggar aturan lalu-lintas menjalani sidang sendiri, banyak juga yang memanfaatkan jasa calo yang berkeliaran bebas di pengadilan.

Praktik percaloan sidang tilang ini sudah berlangsung lama dan terjadi hingga saat ini. Para calo yang banyak berkeliaran biasanaya langsung menawarkan jasa sejak seseorang memasuki area pengadilan.

Para calo ini bisa memberikan jaminan dokumen kendaraan yang ditahan bisa kembali ke tangan pemilik dalam waktu singkat. Bahkan mereka dengan fasih menyebutkan besarnya denda yang harus dibayar jika mengikuti sidang. “Pokoknya pagi-pagi sudah ada, biasanya kan pengiriman (berkas) sore sehari sebelumnya,” ujar seorang calo yang minta disamarkan identitasnya. Seolah ingin membujuk sasarannya, calo ini mengatakan, “Dari pada antri tiga ribu orang”?

Tentu saja jasa ini tidak gratis. Umumnya mereka meminta tambahan dari uang denda yang harus dibayar. Lagi-lagi, uang jasa ini bisa ditawar.

Jika sudah tercapai kesepakatan para pengguna jasa kemudian memberikan uang sesuai yang diminta oleh calo sidang. Bahkan ada calo yang menawarkan jasa untuk sidang yang jadwalnya pada hari lain.

Tetapi tidak semua pelanggar yang menggunakan jasa calo sidang. Ada juga yang menjalani sidang sendiri untuk meyakinkan denda yang dibayarkan sampai ke tempat yang seharusnya.

Maraknya calo sidang tilang ini bisa menurunkan wibawa pengadilan sebagai lambang keadilan dan hokum. Tetapi pihak pengadilan sendiri tidak bisa berbuat banyak karena belum menerima pengaduan dari masyarakat. Tidak tertutup kemungkinan calo mempunyai hubungan dengan petugas pengadilan.

Wibawa pengadilan tidak hanya ditentukan oleh kinerja para pegawainya. Pelayanan sidang yang prima sekaligus tertib tentu menjadi faktor yang tak kalah penting. Pihak berperkara bisa mempertanggungjawabkan perbuatannya sendiri, tanpa jasa tak resmi dari calo.***
Sumber : News.mnctv

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bupati Buka MTQ ke-XXI

    Bupati Buka MTQ ke-XXI

    • calendar_month Sabtu, 26 Feb 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    SIABU (Mandailing Natal) – Bupati Mandailing Natal (Madina) H. M. Ja’far Sukhairi Nasution secara resmi membuka Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-XXI tingkat kabupaten di lapangan Kantor Camat Siabu, Kecamatan Siabu, Kabupaten Mandailing Natal, Jumat (25/2) Malam. Bupati Sukhairi dalam sambutannya mengatakan, MTQ ini akan diikuti oleh generasi muda yang siap berlomba untuk meraih prestasi. “Berkontribusi […]

  • Jelang Ajaran Baru, Harga Kebutuhan Sekolah di Madina Naik

    Jelang Ajaran Baru, Harga Kebutuhan Sekolah di Madina Naik

    • calendar_month Jumat, 7 Jul 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN ( Mandailing Online) -Jelang tahun ajaran baru, sejumlah kebutuhan Sekolah Anak mengalami kenaikan harga. Kenaikan harga terjadi pada kebutuhan sekolah jenis seragam dan buku. Baju seragam anak untuk Sekolah Dasar yang biasa Rp. 130 ribu kini tembus di angka Rp. 140 ribu. Kata Asna (44) Salah seorang pedagang di Pusat Pasar Baru Madina. Jum’at […]

  • Tiga Warga Tapsel Hanyut di Sungai Batang Gadis Belum Ditemukan

    Tiga Warga Tapsel Hanyut di Sungai Batang Gadis Belum Ditemukan

    • calendar_month Rabu, 22 Des 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MUARA BATANG GADIS (Mandailing Online) – Tiga orang yang hanyut di Sungai Batang Gadis titik Desa Singkuang, Kecamatan Muara Batang Gadis, Mandailing Natal (Madina) belum ditemukan. Ketiganya penduduk Tapanuli Selatan, suku Nias. Kepala Polisi Sektor Muara Batang Gadis, Iptu Saszorro Efendi dalam keterangannya Rabu (22/12/2021) menyebut nama-nama yang hanyut, yakni: Likani Waruwu (16), perempuan, penduduk […]

  • Sosok Brigjend TNI (Purn) H. M. Sofwat Nasution

    Sosok Brigjend TNI (Purn) H. M. Sofwat Nasution

    • calendar_month Sabtu, 5 Sep 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Hari ini Sabtu pagi (5/9/2020), pasangan bakal calon bupati dan wakil bupati Mandailing Natal (Madina), H.M. Sofwat Nasution dan Ir. H. Zubeir Lubis (Sofwat-Beir) mendaftar di KPU Madina. Siapa sebenarnya Brigjend TNI (Purn) H. M. Sofwat Nasution? Ia adalah anak keempat dari pasangan Abdul Hamid Nasution (alm) dan Nur Azikin Siregar (almh). Sofwat lahir di […]

  • Akun Fb Toni Darius Sitorus Diduga Di-hacker

    Akun Fb Toni Darius Sitorus Diduga Di-hacker

    • calendar_month Selasa, 20 Sep 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    TAPSEL  (Mandailing Online) – Akun facebook atas nama Toni Darius Sitorus diduga telah kena hacker atau diretas seseorang sebelum munculnya status-status di dinding akun itu yang berbau sara. Hal itu diungkapkan Hasintongan Sintong ayah kandung Toni Darius Sitorus di dalam akun facebooknya yang diposting tanggal 18 September 2016 pukul 12.58 WIB. “Saya A,N, Org Tua […]

  • BBM Langka, Sopir Angkot Nginap di SPBU

    BBM Langka, Sopir Angkot Nginap di SPBU

    • calendar_month Selasa, 2 Agt 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MADINA- Terhitung kemarin, sudah sebulan lebih BBM sulit diperoleh di Madina. Kelangkaan BBM ini sontak membuat sopir angkutan kota atau angkot yang beroperasi di Madina menginap di SPBU. Lho kok? Syahbudin (31) misalnya. Sopir angkutan umum di Panyabungan ini mengaku, sudah beberapa kali menginap di SPBU demi beberapa liter bensin. Pasalnya, dalam kurun waktu sebulan […]

expand_less