Rabu, 15 Apr 2026
light_mode

CINTA DAN PENGORBANAN

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 30 Jul 2020
  • print Cetak

 

Oleh : Sri Handayani, S.T

 

Tak terasa aroma idul adha sudah menggema. Hanya hitungan hari kaum muslimin seluruh dunia akan merayakan hari raya idul adha. Hari raya idul adha juga dikatakan hari raya qurban. Hari raya idul adha berbeda dengan hari raya idul fitri. Hari raya idul adha identik dengan penyembelihan hewan qurban baik sapi, lembu, kerbau dan lain. Inilah salah satu bukti cinta kaum muslimin atas syariat Allah SWT.

Memberikan sebagian hartanya untuk qurban kemudian dibagikan kepada umat islam. Masha Allah.

Cinta Yang diraih tentunya cinta berlandaskan akidah yaitu cinta Hakiki hanya mengharapkan Ridho dari sang maha cinta yaitu Allah SWT. Nabi Ibrahim as begitu besar cinta terhadap Allah SWT rela berkorban untuk menyembelih putranya  ketika mencapai usia remaja. Tak tampak sedikit pun keraguan yang menyelimuti Nabi Ibrahim as dan ikhlas menunaikan perintah Allah SWT. Meskipun mengorbankan putra yang cintai dan kedatangannya sangat ditunggu-tunggu oleh nabi Ibrahim as. Bahkan putranya bernama Nabi Ismail As pun tidak keberatan atas perintah Allah SWT.

“Maka ketika anak itu sampai (pada umur) sanggup berusaha bersamanya, (Ibrahim) berkata, “Wahai anakku! Sesungguhnya aku bermimpi bahwa aku menyembelihnya. Maka pikirkanlah bagaimana pendapatmu!” Dia (Ismail) menjawab, “Wahai ayahku! Lakukanlah apa yang diperintahkan (Allah) kepadamu; insya Allah engkau akan mendapati ku termasuk orang yang sabar.Maka ketika keduanya telah berserah diri dan dia (Ibrahim) membaringkan anaknya atas pelipisnya, (untuk melaksanakan perintah Allah).Lalu Kami panggil dia, “Wahai Ibrahim! Sungguh, engkau telah membenarkan mimpi itu.” Sungguh, demikianlah Kami memberi balasan kepada orang-orang yang berbuat baik.Sesungguhnya ini benar-benar suatu ujian yang nyata.  Dan Kami tebus anak itu dengan seekor sembelihan yang besar, (Q. S Ash Shaffat : 102-107).

Allahu Akbar! Atas kebesaran Allah SWT putranya bernama nabi Islam As digantikan dengan seekor kibas yang besar oleh Allah SWT. Allah SWT menyaksikan kesabaran dan ketaatan yang di lakukan oleh nabi Ibrahim bersama putranya. Peristiwa Agung nan mulia ini diabadikan agar menjadi tauladan bagi manusia sepanjang masa. Sungguh keberadaan ujian dan pengorbanan merupakan hal yang niscaya dalam setiap amal.

Namun idul adha dan pelaksanaan hewan Qurban tahun ini berbeda dengan tahun sebelumnya. Tahun ini seluruh dunia tentunya merasakan Pandemi Covid 19 untuk melaksanakan hewan qurban. Ditambah lagi situasi perekonomian semakin hari semakin sulit. Daya beli masyarakat menurun. Pengangguran makin bertambah akibat banyaknya karyawan di PHK oleh perusahaan akibat musibah melanda dunia yaitu Covid 19.

Alhamdulillah meskipun perekonomian menurun namun semangat kaum muslimin untuk berqurban masih menggelora. Meskipun harga hewan qurban mahal namun tidak menyurutkan semangat kaum muslimin. Semua ini dilakukan semata-mata hanya mengharapkan ridho Allah SWT memenuhi seruan Allah SWT dan Rasulullah Saw.  Pengorbanan tersebut membuktikan cinta ,ketaatan dan ketundukan kepada Allah SWT dan Rasulullah.

Qurban dan idul adha mengajarkan kepada kita arti sebuah pengorbanan yang mewujudkan ketaatan secara atas syariat Allah SWT di tengah tengah kehidupan kita. Tidak berhenti selama idul adha dan berqurban saja. Akan tetapi harus terpupuk dan diwujudkan secara nyata dalam seluruh aspek kehidupan . Ditambah lagi kondisi saat ini memprihatinkan yang sedang di hadapi kaum muslim dan umat manusia.

Pengorbanan dan ketaatan terjaga harus segera diwujudkan secara nyata di tengah – tengah kehidupan dengan menerapkan aturan Allah swt. Yang mendatangkan rahmat untuk manusia dan alam semesta.

Wahai orang-orang yang beriman! Masuklah ke dalam Islam secara keseluruhan, dan janganlah kamu ikuti langkah-langkah setan. Sungguh, ia musuh yang nyata bagimu. (Q.S Al – Baqarah : 208)

“Kami tidak mengutus engkau, Wahai Muhammad, melainkan sebagai rahmat bagi seluruh manusia” (QS. Al Anbiya: 107).

Wallahu ‘alam bish showab

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Budak di Mandailing Sebelum Abad 19

    Budak di Mandailing Sebelum Abad 19

    • calendar_month Minggu, 22 Sep 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 5Komentar

    Oleh: Basyral Hamidi Harahap Laporan pendahulu Godon dan fakta di lapangan menyatakan bahwa perbudakan masih merajalela di Mandailing dan Angkola. Budak menjadi dagangan utama selain emas. Hampir sepertiga penduduk Mandailing, Angkola dan Padang Lawas ketika itu adalah budak atau orang yang berhutang (Castles,1972:20;Harahap, 1996b:37). Asisten Residen T.J. Willer mencatat daftar harga-harga budak dan ternak di […]

  • Mutasi untuk Penyegaran Instansi

    Mutasi untuk Penyegaran Instansi

    • calendar_month Senin, 24 Jan 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Bupati Mandailing Natal (Madina) H. M. Ja’far Sukhairi Nasution menyebutkan mutasi atau rotasi pegawai penting untuk penyegaran instansi di lingkungan Pemkab Madina. Hal itu disampaikan Bupati saat memberikan arahan pada pelantikan 3 pejabat eselon III yang dilaksanakan di aula kantor Bupati Madina, Senin (24/1) sore. “Penyegaran disetiap instansi merupakan kehidupan berorganisasi […]

  • “Holong Mangalap Holong” Esensi Reses Fahrizal Efendi Nasution

    “Holong Mangalap Holong” Esensi Reses Fahrizal Efendi Nasution

    • calendar_month Jumat, 9 Jul 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Falsafah Holong mangalap holong, holong mangalap domu kembali menjadi esensi penting dalam rangkaian reses Anggota DPRD Sumut, H. Fahrizal Efenfi Nasution, SH di Mandailing Natal dalam sepekan ini. Itu merupakan falsafah Mandailing dalam dimensi pereratan hubungan antar individu dalam pranata sosial. Secara harfiah Holong mangalap holong, holong mangalap domu adalah “sayang […]

  • KPU Sumut Tetapkan Edi-Ijek Pemenang Pilgubsu

    KPU Sumut Tetapkan Edi-Ijek Pemenang Pilgubsu

    • calendar_month Senin, 9 Jul 2018
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      MEDAN (Mandailing Online) :  Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumut menetapkan hasil rekapitulasi penghitungan suara Pilgub Sumut 2018. Pasangan nomor urut 1, Edy Rahmayadi-Musa Rajekshah, memperoleh suara terbanyak. Pleno rekapitulasi penghitungan suara dari 33 kabupaten/kota itu berlangsung di Hotel Le Polonia, Jalan Sudirman, Medan, Minggu (8/7). Penghitungan berlangsung sejak pagi hingga tengah malam. Hasil akhir […]

  • Pelantikan Kades Dijadwal Januari

    Pelantikan Kades Dijadwal Januari

    • calendar_month Selasa, 20 Des 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PUNCAK SORIK MARAPI (Mandailing Online) – Kepala desa terpilih hasil Pilkades serentak 2016 di Mandailing Natal, dijadwal akan dilantik pada Januari 2017. Hal itu disampaikan Bupati Mandailing Natal, Dahlan Hasan Nasution menjawab wartawan, Selasa (20/12) di Desa Hutanamale Kecamatan Puncak Sorik Marapi. Bupati tidak menyebut tanggal berapa pelantikan itu. Dia hanya menyatakan bahwa sebisa mungkin […]

  • Program Wisata Religi di Madina Disukai Kaum Ibu

    Program Wisata Religi di Madina Disukai Kaum Ibu

    • calendar_month Senin, 7 Okt 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Wisata religi merupakan salah satu program yang digagas pemerintahan Sukahairi-Atika (SUKA). Program ini sudah berjalan mulai tahun 2022 hingga sekarang. Sejak program ini dimulai, ada puluhan pengajian kaum ibu di Mandailing Natal (Madina) yang mengikuti wisata religi. Wisata religi diartikan sebagai destinasi wisata yang berhubungan dengan sejarah hingga tempat ibadah. Wisata […]

expand_less