Jumat, 29 Mei 2026
light_mode

CINTA DAN PENGORBANAN

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 30 Jul 2020
  • print Cetak

 

Oleh : Sri Handayani, S.T

 

Tak terasa aroma idul adha sudah menggema. Hanya hitungan hari kaum muslimin seluruh dunia akan merayakan hari raya idul adha. Hari raya idul adha juga dikatakan hari raya qurban. Hari raya idul adha berbeda dengan hari raya idul fitri. Hari raya idul adha identik dengan penyembelihan hewan qurban baik sapi, lembu, kerbau dan lain. Inilah salah satu bukti cinta kaum muslimin atas syariat Allah SWT.

Memberikan sebagian hartanya untuk qurban kemudian dibagikan kepada umat islam. Masha Allah.

Cinta Yang diraih tentunya cinta berlandaskan akidah yaitu cinta Hakiki hanya mengharapkan Ridho dari sang maha cinta yaitu Allah SWT. Nabi Ibrahim as begitu besar cinta terhadap Allah SWT rela berkorban untuk menyembelih putranya  ketika mencapai usia remaja. Tak tampak sedikit pun keraguan yang menyelimuti Nabi Ibrahim as dan ikhlas menunaikan perintah Allah SWT. Meskipun mengorbankan putra yang cintai dan kedatangannya sangat ditunggu-tunggu oleh nabi Ibrahim as. Bahkan putranya bernama Nabi Ismail As pun tidak keberatan atas perintah Allah SWT.

“Maka ketika anak itu sampai (pada umur) sanggup berusaha bersamanya, (Ibrahim) berkata, “Wahai anakku! Sesungguhnya aku bermimpi bahwa aku menyembelihnya. Maka pikirkanlah bagaimana pendapatmu!” Dia (Ismail) menjawab, “Wahai ayahku! Lakukanlah apa yang diperintahkan (Allah) kepadamu; insya Allah engkau akan mendapati ku termasuk orang yang sabar.Maka ketika keduanya telah berserah diri dan dia (Ibrahim) membaringkan anaknya atas pelipisnya, (untuk melaksanakan perintah Allah).Lalu Kami panggil dia, “Wahai Ibrahim! Sungguh, engkau telah membenarkan mimpi itu.” Sungguh, demikianlah Kami memberi balasan kepada orang-orang yang berbuat baik.Sesungguhnya ini benar-benar suatu ujian yang nyata.  Dan Kami tebus anak itu dengan seekor sembelihan yang besar, (Q. S Ash Shaffat : 102-107).

Allahu Akbar! Atas kebesaran Allah SWT putranya bernama nabi Islam As digantikan dengan seekor kibas yang besar oleh Allah SWT. Allah SWT menyaksikan kesabaran dan ketaatan yang di lakukan oleh nabi Ibrahim bersama putranya. Peristiwa Agung nan mulia ini diabadikan agar menjadi tauladan bagi manusia sepanjang masa. Sungguh keberadaan ujian dan pengorbanan merupakan hal yang niscaya dalam setiap amal.

Namun idul adha dan pelaksanaan hewan Qurban tahun ini berbeda dengan tahun sebelumnya. Tahun ini seluruh dunia tentunya merasakan Pandemi Covid 19 untuk melaksanakan hewan qurban. Ditambah lagi situasi perekonomian semakin hari semakin sulit. Daya beli masyarakat menurun. Pengangguran makin bertambah akibat banyaknya karyawan di PHK oleh perusahaan akibat musibah melanda dunia yaitu Covid 19.

Alhamdulillah meskipun perekonomian menurun namun semangat kaum muslimin untuk berqurban masih menggelora. Meskipun harga hewan qurban mahal namun tidak menyurutkan semangat kaum muslimin. Semua ini dilakukan semata-mata hanya mengharapkan ridho Allah SWT memenuhi seruan Allah SWT dan Rasulullah Saw.  Pengorbanan tersebut membuktikan cinta ,ketaatan dan ketundukan kepada Allah SWT dan Rasulullah.

Qurban dan idul adha mengajarkan kepada kita arti sebuah pengorbanan yang mewujudkan ketaatan secara atas syariat Allah SWT di tengah tengah kehidupan kita. Tidak berhenti selama idul adha dan berqurban saja. Akan tetapi harus terpupuk dan diwujudkan secara nyata dalam seluruh aspek kehidupan . Ditambah lagi kondisi saat ini memprihatinkan yang sedang di hadapi kaum muslim dan umat manusia.

Pengorbanan dan ketaatan terjaga harus segera diwujudkan secara nyata di tengah – tengah kehidupan dengan menerapkan aturan Allah swt. Yang mendatangkan rahmat untuk manusia dan alam semesta.

Wahai orang-orang yang beriman! Masuklah ke dalam Islam secara keseluruhan, dan janganlah kamu ikuti langkah-langkah setan. Sungguh, ia musuh yang nyata bagimu. (Q.S Al – Baqarah : 208)

“Kami tidak mengutus engkau, Wahai Muhammad, melainkan sebagai rahmat bagi seluruh manusia” (QS. Al Anbiya: 107).

Wallahu ‘alam bish showab

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Lagi, Mitra Manindo Bedah Rumah Warga

    Lagi, Mitra Manindo Bedah Rumah Warga

    • calendar_month Senin, 24 Okt 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      SIABU (Mandailing Online) – Koperasi Mitra Manindo (KMM) kembali melakukan bedah rumah milik warga. Rumah yang dibedah adalah milik Sahronia, warga Lingkungan V, Kelurahan Siabu, Kecamatan Siabu, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Sumatera Utara. Peletakan batu pertama berlangsung Senin (24/10/2022). Sahronia anggota KMM. Ia menjadi anggota sejak tahun 2014 lalu hingga saat ini. Berdasarkan proses […]

  • Bupati Tapsel : Membangun Desa Harus Dengan Kejujuran dan Ikhlas

    Bupati Tapsel : Membangun Desa Harus Dengan Kejujuran dan Ikhlas

    • calendar_month Kamis, 17 Mei 2018
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    ANGKOLA (Mandailing Online) – Bupati Tapanuli Selatan, H. Syahrul M Pasaribu SH berpesan agar dalam membangun desa harus menjunjung tinggi kejujuran,  keikhlasan yang didasari dengan disiplin. Itu dikatakan bupati dibacakan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Ginda Uli Pasaribu, S.Sos pada pembukaan Latihan Pengelolaan Program dan Penyuluhan bagi Tim Penggerak PKK, yang diikuti 600 orang kader […]

  • Cok Simbara Dukung Sofwat-Beir

    Cok Simbara Dukung Sofwat-Beir

    • calendar_month Jumat, 25 Sep 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Dukungan dari para perantau untuk kemenangan pasangan H.M. Sofwat Nasution dan Ir. H. Zubeir Lubis terus berdatangan. Kali ini, aktor senior Cok Simbara bersuara. “Au Sofwat Nasution do u dukung,” katanya. Dihubungi melalui telpon seluler, Kamis pagi (24/9-2020), Cok Simbara yang lahir dan besar di Pasar Jonjong, Kelurahan Panyabungan II, Kecamatan Panyabungan, Mandailing Natal (Madina), […]

  • Wilayah Calon Kabupaten Pantai Barat Mandailing 45 Persen

    Wilayah Calon Kabupaten Pantai Barat Mandailing 45 Persen

    • calendar_month Rabu, 30 Okt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 3Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Calon kabupaten Pantai Barat Mandailing memiliki luas sekitar 45 persen, sementara kabupaten induk Mandailing Natal (Madina) tersisa 55 persen. Calon kabupaten ini juga memiliki sumber daya alam lengkap, yaitu perkebunan, kehutanan, pertambangan, sungai, laut dengan panjang garis pantai sekitar 170 km serta 24 pulau-pulau kecil. Kepala Bagian Humas Pemkab Madina, Arbiuddin […]

  • Raja-Raja Mandailing : Marga Ngabalin Tak Akan Dicabut

    Raja-Raja Mandailing : Marga Ngabalin Tak Akan Dicabut

    • calendar_month Kamis, 6 Sep 2018
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) : Raja Raja Mandailing memutuskan bahwa tidak akan mencabut panabalan marga Nasution kepada Ali Muktar Ngabalin. Itu dicuatkan Raja Raja Mandailing keturunan Sutan Diaru dalam konferensi pers bersama di Sopo Godang Huta Siantar, Panyabungan, Mandailing Natal (Madina), Rabu (5/9/2018). Melalui juru bicaranya, Sutan Mandailing menyatakan bahwa pemberian marga ini tidak mengacu […]

  • Narasi Jahat Mengkaitkan Perempuan dengan Terorisme

    Narasi Jahat Mengkaitkan Perempuan dengan Terorisme

    • calendar_month Senin, 5 Apr 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Djumriah Lina Johan Lingkar Studi Perempuan dan Peradaban Aksi terorisme belum lama ini kembali terjadi di Indonesia, kali ini menyasar Katedral Makassar dan Mabes Polri, Jakarta. Dari tiga pelaku, dua diantaranya berjenis kelamin perempuan. Peneliti hukum dan HAM LP3ES sekaligus dosen Fakultas Hukum Universitas Brawijaya Malang, Milda Istiqomah mengatakan, ada peningkatan tren aksi teror yang melibatkan perempuan dalam beberapa […]

expand_less