Rabu, 22 Jul 2026
light_mode

Dana Pemilukada Sidimpuan Putaran II Cuma Rp44 Juta

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Minggu, 1 Jan 2012
  • print Cetak

Padang Sidimpuan, Lembaga Institut Pemberdayaan Rakyat Untuk Pemantau Demokrasi (Interupsi) Kota Padang Sidimpuan menilai ada kejanggalan dan keanehan dalam penetapan anggaran Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) Kota Padang Sidimpuan oleh DPRD setempat.

Faktanya, dalam sidang paripurna penetapan RAPBD menjadi APBD Padang Sidimpuan TA 2102 di aula rapat kantor dewan, Selasa (27/12/2011) malam, DPRD bersama pemerintah kota menyetujui dan menetapkan dana Pemilukada Kota Padang Sidimpuan Tahun 2012 sebesar Rp6 miliar, termasuk didalamnya untuk dana pemilukada putaran kedua sebesar Rp44 juta. Itu berarti anggaran Pemilukada putaran pertama Rp5.956.000.000.

Dalam sidang paripurna dipimpin Ketua DPRD Aswar syamsi Lubis bersama Wakil Ketua Taty Aryani Tambunan dan Hamidah Batubara serta dihadiri Wakil Walikota Maragunung Harahap, Sekda Sarmadan Hasibuan dan pimpinan SKPD, Ketua Komisi I Khoiruddin Rambe mempertanyakan besaran dana pemilukada putaran kedua tersebut karena sangat minim.

“Saya minta pimpinan sidang dan kita semua untuk mencermati usulan yang diajukan KPUD dana pemilukada putaran kedua hanya sebesar Rp44 juta. Apapun ceritanya hal ini tidak logika dengan dana sebesar itu bisa menyelenggarakan Pemiluakda Kota Padang Sidimpuan apabila terjadi dua putaran. Apakah kita telah yakin bahwa Pemilukada nanti berjalan satu putaran sehingga menganggarkan dana putaran kedua hanya Rp44 juta, yang secara logika tidak masuk akal,” tanya Khoiruddin.

Pertanyaan Koiruddin yang juga Anggota Banmus DPRD itu tidak mendapat jawaban memadai dari Ketua DPRD, dan hanya mengatakan dalam verifikasi APBD di Pemerintahan Provinsi Sumut nanti akan diperbaiki sebagaimana mestinya. Kenyataan tersebut membuat kalangan masyarakat bertanya-tanya ada apa gerangan yang terjadi di balik pembahasan dana Pemilukada Sidimpuan.

Siapa yang salah, apakah KPUD, Banggar DPRD atau Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) eksekutif yang tidak jeli membahas item per item pos anggaran yang diajukan KPUD sebelum diajukan ke DPRD, tentunya pertanyaan ini masih terus akan menggelitik sebelum diperoleh keputusan final dari pihak terkait. Salah satu lembaga yang menilai penetepan anggaran putaran kedua Pemilukada sebesar Rp44 juta penuh dengan kejanggalan adalah Interupsi.

Koordinator Interupsi Kota Padangsidimpuan Timbul Simanungkalit dalam sebuah perbicanagan di Sidimpuan, Rabu (28/12/2011) mengaku terkejut dan heran mendengar dana sebesar Rp44 juta bisa menyelengarakan Pemilukada Sidimpuan. “Sejauh pemahaman kami anggaran pemilukada yang ditetapkan DPRD sudah termasuk dua putaran. Artinya dana sebesar Rp5.956.000.000, sudah termasuk anggaran untuk pemilukada apabila terjadi dua putaran, kok ada lagi dana tambahan sebsar Rp44 juta, yang katanya untuk pemilukada putaran kedua. Kita menduga ada yang kurang beres dalam penetapan dana pemilukada ini,” ungkap Timbul dengan anda serius.

Oleh sebab itu dia mengajak seluruh elemen dan komponen masyarakat Sidimpuan khususnya yang peduli dengan pemilukada bersih, jujur , adil lancar dan sukses untuk mengawal perjalanan pemilukada nanti, apabila ada dugaan penyalahgunaan anggaran supaya sama-sama membawa kasus itu ke pihak berwajib.

“Kita akan selalau konsern mengawal pemilukada supaya da perbaikan dari tahun sebelumnya. Apabila ada hal-hal yang diduga menyalahi aturan termasuk penggunaan anggarannya, kita akan adukan ke pihak berwajib,” janji Timbul.

Sebelumnya, Sekretaris KPUD Padangsidimpuan Tawaruddin Simbolon enggan mengomentari anggaran Pemilukada Sidimpuan dengan alasan bukan kewenangannya. “Kita jalani saja, apa yang ditetapkan DPRD. Kalau hanya sebesar itu dana pemilukada, kita upayakan supaya berjalan dengan sukses,” ucapnya singkat. (BS-022.beritasumut)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dua Penambang Tewas di Hutabargot

    Dua Penambang Tewas di Hutabargot

    • calendar_month Rabu, 10 Jun 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    HUTABARGOT (Mandailing Online) – Lobang tambang emas Hutabargot, Madina, Sumut kembali menewaskan penambang. Dua penambang emas asal Provinsi Banten ditemukan tewas di dalam lubang tambang rakyat di zona perbukitan Aek Sarahan, Desa Hutabargot Nauli, Kecamatan Hutabargot, Mandailing Natal (Madina), Selasa (9/6). Kedua korban, U (25) menetap di Desa Lumban Pasir, sedangkan J (40) menetap di […]

  • Sembilang Pauh di Pantun Melayu

    Sembilang Pauh di Pantun Melayu

    • calendar_month Kamis, 10 Feb 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Ada sebuah ungkapan yang sangat dikenal di dunia Melayu: ”Kalau tak pandai berpantun, jangan mengaku orang Melayu”. Adagium ini menunjukkan bagaimana pantun telah memegang peran penting dalam kehidupan sehari hari masyarakat Melayu. Bagi mereka, jika hendak dipandang sebagai orang yang berilmu dan berpengaruh, harus tahu bagaimana menafsir pantun. Juga harus tahu bagaimana cara membalas pantun. […]

  • Panitia: Tournamen Mobile Legends Sudah Mengglobal dan Dilombakan di PON XX Papua

    Panitia: Tournamen Mobile Legends Sudah Mengglobal dan Dilombakan di PON XX Papua

    • calendar_month Sabtu, 23 Apr 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Panitia Turnamen Mobile Legends Bupati Cup 1 menyatakan e-sport layak disebut sebagai sport (olahraga). Panitia merujuk pada sisi ketekunan, unsur pelatih dan fasilitas. “E-sports ini layak disebut sebagai sport juga karena ini membutuhkan latihan yang tekun, pelatih, dan dukungan semacam fasilitas”, ujar Katua Panitia Tournament Mobile Legends, Andika Ibrahim Nasution dalam […]

  • 150 Miliar APBN Tahun ini Untuk Pembangunan Jalan di Batahan dan Muara Batang Gadis

    150 Miliar APBN Tahun ini Untuk Pembangunan Jalan di Batahan dan Muara Batang Gadis

    • calendar_month Selasa, 25 Jul 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN( Mandailing Online ) demi menunjang infrastruktur Kawasan Ekonomi Khusus ( KEK ) di Kabupaten Mandailing Natal, Presiden melalui Impres nya tahun ini mengalokasikan anggaran untuk pembangunan jalan  pelabuhan Palimbungan Batahan di Kecamatan Batahan senilai Rp 100 miliar. Selain di Kecamatan Batahan, di Kecamatan Muara Batang Gadis juga dialokasikan anggaran senilai Rp 50 miliar. Bupati […]

  • Hari Pertama Puasa, Pasar Pabukoan Masih Sepi

    Hari Pertama Puasa, Pasar Pabukoan Masih Sepi

    • calendar_month Selasa, 2 Agt 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Hari pertama pasar parbukoan yang digelar di Kota Psp tepatnya di areal City Walk, Senin (1/8) belum terlalu ramai, baik itu pedagang maupun pembeli yang datang. Bahkan sebagian lapak masih belum juga diisi oleh pedagang. Borneo-Tapsel “Masih hari pertama, pedagang juga masih banyak yang belum mengisi lapaknya, makanya hari pertama ini masih agak sunyi,” kata […]

  • Penyebar surat pemecatan Prabowo dilaporkan ke Polri

    Penyebar surat pemecatan Prabowo dilaporkan ke Polri

    • calendar_month Sabtu, 14 Jun 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    JAKARTA – Aliansi Advokat Merah Putih Jumat (13/6) siang mendatangi Mabes Polri untuk melaporkan penyebar foto surat keputusan Dewan Kehormatan Perwira (DKP) tentang pemecatan Prabowo Subianto yang beredar luas di masyarakat. Setelah menjalani proses pelaporan sekira tiga jam, seorang saksi yang dibawa aliansi tersebut, Tonin Tahta Singarimbun, mengatakan bahwa aksi menyebarkan surat rahasia negara merupakan […]

expand_less