Minggu, 8 Mar 2026
light_mode

Dibekuk, Spesialis Pembius Penumpang Pesawat

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 25 Agt 2011
  • print Cetak


Jakarta,
Anggota Kepolisian Daerah Metropolitan Jakarta Raya membekuk sindikat spesialis pembiusan yang mengincar sasaran penumpang pesawat yang tiba di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, yakni tersangka Sugiyanto dan Sutikno.
“Pelaku mengincar penumpang pesawat yang akan keluar dari Bandara Soekarno-Hatta,” kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Baharudin Djafar di Jakarta, Rabu.

Baharudin mengatakan, tersangka berpura-pura menjadi penumpang yang menawarkan pulang bersama kepada penumpang pesawat yang menjadi calon korban.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Gatot Edy Pramono menuturkan Sugiyanto dan Sutikno merupakan satu sindikat.

Gatot menjelaskan awalnya Sutikno menawarkan pulang bersama dengan penumpang lain menggunakan taksi dari Bandara Soekarno-Hatta menuju keluar Jakarta.

Tersangka mengajak istirahat calon korban di tempat jualan jamu di kawasan Rawasari, Jakarta Pusat.

“Saat itu, tersangka menawarkan jamu dicampur air mineral yang sudah campur obat tidur ‘Sanax’,” ujar Gatot.

Kemudian tersangka bersama korban melanjutkan perjalanan menggunakan kendaraan sewa yang merupakan sindikat lainnya.

Setelah korbannya tidak sadarkan diri, para tersangka mengambil barang berharga milik korban.

Petugas menangkap para tersangka berdasarkan laporan salah satu korban yang melaporkan kejadian pembiusan tersebut kepada Polda Metro Jaya.

Tersangka Sugiyanto dan Sutikno di diciduk petugas di Batu Ampar Kecamatan Kramatjati, Jakarta Timur, Selasa (23/8) dinihari.

Tersangka dikenakan Pasal 365 Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP) tentang pencurian dengan kekerasan

Gatot menyatakan petugas masih mengejar beberapa pelaku lainnya yang masih buron, yakni Katro, Alex, Roni dan Heri Subagyo.

Selain menangkap tersangka, polisi menyita barang bukti berupa dua unit komputer jinjing, satu jam tangan, 14 kartu Anjungan Tunai Mandiri, empat Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK), dua bungkus jamu, satu unit koper dan beberapa lembar mata uang asing. (Ant)
Sumber : analisadaily.com

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemkab Madina dan BGN Konsolidasi

    Pemkab Madina dan BGN Konsolidasi

    • calendar_month Selasa, 3 Mar 2026
    • account_circle Rilis
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Pemkab Madina) menggelar rapat konsolidasi dan evaluasi bersama Koordinator Wilayah Badan Gizi Nasional (BGN) dan pemilik Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Rapat itu sebagai upaya sinkronisasi penanganan manakala kejadian menonjol dalam pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Rapat yang berlangsung di Aula Kantor Bupati Madina, Senin (2/3/2026), […]

  • Kondisi Jalan Sidangkal Makin Parah
    Tak Berkategori

    Kondisi Jalan Sidangkal Makin Parah

    • calendar_month Senin, 29 Apr 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SIDIMPUAN, (Mandailing online) – Jalan lingkar kota yang menghubungkan Kelurahan Sidangkal, Psp Selatan dengan Kota Psp, kondisinya rusak parah. Terlebih saat musim hujan tiba, bagian jalan yang berlubang akan seperti kubangan kerbau. Tidak jarang beberapa pengendara, seperti pengguna sepedamotor yang melewati jalan tersebut, terjatuh dan terluka. Itu akibat para pengendara ini tidak dapat membedakan yang […]

  • Bahasa Mandailing, Sastra Klasik Hingga Masa Kolonial (bagian 1)

    Bahasa Mandailing, Sastra Klasik Hingga Masa Kolonial (bagian 1)

    • calendar_month Jumat, 14 Jan 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Ragam Bahasa Berdasar klasifikasi bahasa yang ditawarkan Slamet Mulyana, Bahasa Mandailing termasuk rumpun bahasa Austronesia. Z. Pangaduan Lubis ada mengemukakan bahwa di dalam bahasa Mandailing terdapat lima ragam bahasa yang masing-masing kosakatanya berbeda satu sama lain yaitu: Hata somal yaitu ragam bahasa yang dipergunakan dalam kehidupan sehari-hari. Hata andung yaitu ragam bahasa sastra yang dipakai dalam tradisi mangandung […]

  • Pondok Santri di Pesantrn Musthofawiyah Purba Baru

    Pondok Santri di Pesantrn Musthofawiyah Purba Baru

    • calendar_month Minggu, 24 Jul 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Pondok santri Musthofawiyah purba baru Kabupaten Mandailing Natal yang merupakan pondok yang mempunyai ciri khas sebdiri bila dibandingkan dengan pesantren-pesantren lain di Indonesia. Dipondok inilah para santri-santri tinggal untuk memperdalam ilmu agamanya di Pesantren Musthafawiyah yang didirikan oleh H. Musthafa Husein Nasution. (MOL/HOL)

  • Kinerja Buruk, Kadishutbun Madina Dicopot

    Kinerja Buruk, Kadishutbun Madina Dicopot

    • calendar_month Kamis, 17 Apr 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Plt. Bupati Mandailing Natal (Madina) Dahlan Hasan Nasution mencopot Kepala Dinas Kehutanan dan Perkebunan, Mara Ondak Harahap dari jabatannya, Selasa (15/4/2014). Pemberherntian itu tertuang dalam surat keputusan Plt. Bupati Madina Nomor 821.3/999/BKD/2014 tanggal 14 April 2014 sekaligus mengangkat Asisten III, Musaddad Daulay sebagai Plt Kadishutbun Madina. Selain itu, jabatan Kepala Dinas […]

  • Kota Padang Kekurangan Tenaga Kesehatan

    Kota Padang Kekurangan Tenaga Kesehatan

    • calendar_month Minggu, 24 Jul 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PADANG : Pelayanan kesehatan di Kota Padang Provinsi Sumatra Barat dihadapkan masalah kurangnya tenaga kesehatan, baik dokter, paramedis dan petugas administrasi, kata Walikota Padang, Fauzi Bahar. Hingga akhir 2010, pelayanan kesehatan di Padang masih kekurangan 14 orang dokter, dari kebutuhan 80 orang baru tersedia 66 orang dokter, kata Fauzi Bahar dalam laporan pertanggungjawaban Walikota 2010 […]

expand_less