Selasa, 21 Apr 2026
light_mode

Dijanjikan Jadi PNS, Rp418,5 Juta Lewong

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Senin, 8 Nov 2010
  • print Cetak


LANGKAT- Ingin jadi PNS, malah ditipu. Inilah yang dialami Supriyanti alias Yanti (35) dan rekan-rekannya, warga Dusun I, Desa Alur Gadung.

Mereka rela melakukan apa saja, termasuk menyerahkan uang tabungan mereka berjumlah Rp418,5 juta kepada Budiono (43) warga Lingkungan VI Kebun Sayur Bawah, Kecamatan Sawit Seberang, selaku calo PNS yang menawari mereka menjadi PNS.

Informasi terkait penipuan CPNS ini, terungkap saat Supriyanti mengadukan Budiono ke Mapolres Langkat, Jumat (5/11) yang ditampung dalam surat dengan LP/284/XI/2010/SU/LKT.
Saat mengadu ke kantor polisi, warga Dusun I Desa Alur Gadung, Kecamatan Sawit Seberang, Langkat ini mengaku, waktu itu pelaku memberi jaminan kepadanya untuk bisa masuk menjadi PNS dengan catatan korban harus menyerahkan sejumlah uang pelican sebagai biaya pengurusan.

Uang yang diminta pelaku telah diserahkan. Tapi janji pelaku memasukkan korban menjadi PNS hingga sekarang tak juga terealisasi.

Janji menjadikan mereka PNS sudah berlangsung lama terhitung sejak Sabtu (18/9) lalu, di rumah korban di Dusun I, Desa Alur Gadung, Kecamatan Sawit Seberang.

Saat itu, korban sedang berada di rumahnya. Lalu, pelaku datang menemui korban dengan menawarkan kerjasama kepada korban yang berniat ingin menjadi PNS.

Pelaku, menjamin dapat meluluskan korban untuk menjadi PNS di lingkungan Pemkab Langkat. Hanya saja, pelaku mengaku membutuhkan biaya pengurusan yang angkanya berpariasi.

Pelaku mematok biaya mulai Rp30 juta hingga Rp80 juta untuk masing-masing guru honor yang bersedia diuruskan oleh pelaku untuk masuk PNS. Bila ditotal, uang yang berhasil diraup pelaku mencapai Rp418,5 juta. Sedangkan, sampai saat ini, tak satu pun dari guru honor itu yang diangkat menjadi PNS.

Supriyanti (35) di kantor polisi bercerita, awalnya Ia tidak percaya begitu saja dengan janji pelaku yang mengaku dapat mengurus penggangkatannya menjadi PNS. Tapi, karena teman-temannya yang lain bersedia, Ia pun ikut saja.
Kasubbag Humas Polres Langkat Iptu Jauhari Aruan membenarkan kejadian tersebut.(ndi)
Sumber : Analisa

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Agar Istiqomah dalam Hijrah

    Agar Istiqomah dalam Hijrah

    • calendar_month Jumat, 16 Apr 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Alfisyah Ummu Arifah Guru dan Pegiat Literasi Islam Hijrah itu tak semudah yang dibayangkan. Hijrah itu butuh perjuangan. Hijrah juga butuh kondisi lingkungan yang kondusif. Bahkan hijrah akan mudah semudah melangkah jika kita bisa istiqomah. Fenomena artis hijrah, fenomena milenial hijrah dan fenomena nonmuslim hijrah ke dalam islam kini seperti jamur di musim hujan. […]

  • Kopri Pc PMII Madina Pertanyakan SIPP PN Madina yang Lumpuh, Wakil Ketua PN : SIPP Mengalami Masalah sejak April

    Kopri Pc PMII Madina Pertanyakan SIPP PN Madina yang Lumpuh, Wakil Ketua PN : SIPP Mengalami Masalah sejak April

    • calendar_month Rabu, 25 Jun 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Natal) – Pengurus Cabang Korps Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Putri Kabupaten Mandailing Natal (Kopri Pc. PMII Madina) Audensi dengan Pengadilan Negeri Mandailing Natal (Madina) sebab tidak berfungsinya sejumlah fitur penting dalam Sistem Informasi Penelusuran Perkara (SIPP) dengan nomor surat 002.KOPRI-PC-XV.U-01.01.D.-1.06.2025. Kata Devi Rahmasari Ketua Kopri PC PMII Madina. Dalam isi surat tertulis tersebut. […]

  • Pasokan Menipis, Harga Cabe Merah di Madina Tembus Rp.70.000/Kg

    Pasokan Menipis, Harga Cabe Merah di Madina Tembus Rp.70.000/Kg

    • calendar_month Senin, 10 Nov 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Harga cabe merah di Panyabungan, Mandailing Natal (Madina) menembus angka 70.000 rupiah per kilo gram dari sebelumnya di kisaran 55.000. Sejumlah pedagang yang, Minggu dan Senin (9-10/11) menyatakan meroketnya harga cabe ini akibat pasokan cabe merah menurun. Penurunan pasokan cabe ini disebut akibat menipisnya pasokan dari Kabupaten Karo terkait erupsi gunung […]

  • “Kami Sudah Bosan Dengan Janji”

    “Kami Sudah Bosan Dengan Janji”

    • calendar_month Kamis, 8 Sep 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SINUNUKAN (Mandailing Online) – Jembatan sudah mengancam nyawa manusia, mengancam kenderaan yang lewat. Akibatnya warga Sinunukan Mandailing Natal mengungkapkan kekecewaan. Menurut warga, jembatan itu sudah menahun rusak. Kayu lantainya lepuk. Kenderaan roda empat sering terperosok. Padaha jembatan itu urat nadi ekonimi dan urat nadi sosial warga di Kecamatan Sinunukan. Kekecewaan itu muncul sekitar sepekan pasca […]

  • Wujudkan Generasi Tangguh Dengan Sistem yang Unggul

    Wujudkan Generasi Tangguh Dengan Sistem yang Unggul

    • calendar_month Kamis, 12 Mar 2026
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Oleh: Siti Rima Sarinah   Nuansa bulan Ramadan menciptakan suasana membangun ketakwaan dengan landasan keimanan. Sehingga, di bulan ini umat muslim berlomba-lomba melipatgandakan amal salih mereka, agar dapat meraih derajat takwa dan diberikan imbalan pahala yang besar yang dari Allah swt. Ramadan Fest 2026 yang digawangi oleh Institut Agama Islam Al Hidayah, Bogor mendapatkan […]

  • USB STAIN Madina Jadi UKM Terdepan dan Terpopuler Bagi Kalangan Mahasiswa

    USB STAIN Madina Jadi UKM Terdepan dan Terpopuler Bagi Kalangan Mahasiswa

    • calendar_month Jumat, 6 Des 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Terbentuk sejak 2018 di STAIN Madina UKM Unit Seni dan Budaya (USB) STAIN Madina selenggarakan Dies Natalis Ke-VI (enam). Sebagai Organisasi kemahasiswaan internal kampus yang bergerak di bidang Seni dan Budaya USB jadi salah satu UKM tertua di STAIN Madina. “Meski, baru berusia 6 tahun USB tak hanya menampilkan eksistensinya saja […]

expand_less