Rabu, 22 Apr 2026
light_mode

Dijanjikan Jadi PNS, Rp418,5 Juta Lewong

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Senin, 8 Nov 2010
  • print Cetak


LANGKAT- Ingin jadi PNS, malah ditipu. Inilah yang dialami Supriyanti alias Yanti (35) dan rekan-rekannya, warga Dusun I, Desa Alur Gadung.

Mereka rela melakukan apa saja, termasuk menyerahkan uang tabungan mereka berjumlah Rp418,5 juta kepada Budiono (43) warga Lingkungan VI Kebun Sayur Bawah, Kecamatan Sawit Seberang, selaku calo PNS yang menawari mereka menjadi PNS.

Informasi terkait penipuan CPNS ini, terungkap saat Supriyanti mengadukan Budiono ke Mapolres Langkat, Jumat (5/11) yang ditampung dalam surat dengan LP/284/XI/2010/SU/LKT.
Saat mengadu ke kantor polisi, warga Dusun I Desa Alur Gadung, Kecamatan Sawit Seberang, Langkat ini mengaku, waktu itu pelaku memberi jaminan kepadanya untuk bisa masuk menjadi PNS dengan catatan korban harus menyerahkan sejumlah uang pelican sebagai biaya pengurusan.

Uang yang diminta pelaku telah diserahkan. Tapi janji pelaku memasukkan korban menjadi PNS hingga sekarang tak juga terealisasi.

Janji menjadikan mereka PNS sudah berlangsung lama terhitung sejak Sabtu (18/9) lalu, di rumah korban di Dusun I, Desa Alur Gadung, Kecamatan Sawit Seberang.

Saat itu, korban sedang berada di rumahnya. Lalu, pelaku datang menemui korban dengan menawarkan kerjasama kepada korban yang berniat ingin menjadi PNS.

Pelaku, menjamin dapat meluluskan korban untuk menjadi PNS di lingkungan Pemkab Langkat. Hanya saja, pelaku mengaku membutuhkan biaya pengurusan yang angkanya berpariasi.

Pelaku mematok biaya mulai Rp30 juta hingga Rp80 juta untuk masing-masing guru honor yang bersedia diuruskan oleh pelaku untuk masuk PNS. Bila ditotal, uang yang berhasil diraup pelaku mencapai Rp418,5 juta. Sedangkan, sampai saat ini, tak satu pun dari guru honor itu yang diangkat menjadi PNS.

Supriyanti (35) di kantor polisi bercerita, awalnya Ia tidak percaya begitu saja dengan janji pelaku yang mengaku dapat mengurus penggangkatannya menjadi PNS. Tapi, karena teman-temannya yang lain bersedia, Ia pun ikut saja.
Kasubbag Humas Polres Langkat Iptu Jauhari Aruan membenarkan kejadian tersebut.(ndi)
Sumber : Analisa

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Susah Dilewati :

    Susah Dilewati :

    • calendar_month Jumat, 19 Jul 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    Susah Dilewati : Para pengguna Jalan penghubung Panyabungan Gunung Baringin dititik desa Parmompang terpaksa harus berhati-hati karena amblas. Kerusakan ini sudah berlangsung lama namun belum upaya perbaikan dari Pemerintah Daerah setempat. (Hol)

  • Seorang Pekerja Cina Coba Masuk Madina, Ditolak Pemkab

    Seorang Pekerja Cina Coba Masuk Madina, Ditolak Pemkab

    • calendar_month Selasa, 4 Feb 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

        PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Satu dari 10 pekerja Tiongkok yang kembali liburan dari Cina sempat hendak masuk ke Mandailing Natal (Madina), Sumut. Namun Pemkab Madina menyetopnya di Padangsidempuan. Sehingga pria ini tak berhasil masuk ke Madina. Penyetopan di Padangsidempuan ini karena rumah sakit di Padangsidempuan dinilai memiliki fasilitas sebagai rumah sakit rujukan. Berdasar […]

  • GPI Madina Dukung Peningkatan Status STAIN Madina Jadi Institut

    GPI Madina Dukung Peningkatan Status STAIN Madina Jadi Institut

    • calendar_month Jumat, 2 Sep 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pengurus Daerah Gerakan Pemuda Islam (PD GPI) Kab Madina mendukung upaya Ketua STAIN Madina Dr. Sumper Mulia Harahap, M.Ag untuk meningkatkan status sekolah tinggi tersebut menjadi Institut Agama Islam Negeri (IAIN). Demikian disampaikan Ketua PD GPI Kab Madina Al-Hasan Nasution, S.Pd melalui Ketua Bidang Keagamaan Samsul Hidayat Borotan, S.PdI kepada Mandailing […]

  • Usut Tuntas Aktor Konflik Warga dengan PT ALM

    Usut Tuntas Aktor Konflik Warga dengan PT ALM

    • calendar_month Rabu, 4 Jan 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan. Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Mandailing Natal (Madina) meminta penegak hukum agar berupaya maksimal menangkap otak pelaku terjadinya konflik di Kecamatan Muara Batang Gadis antara warga Desa Sukamakmur dengan PT Anugerah Langkat Makmur (ALM). Kasus ini terjadi sebenarnya suatu kekurangan komunikasi antara warga dengan perusahaan dan dinilai sangat mudah untuk […]

  • Syawaluddin Asal Huraba, Madina Raih Gelar Sarjana di Universitas Al-Ahgaff, Yaman

    Syawaluddin Asal Huraba, Madina Raih Gelar Sarjana di Universitas Al-Ahgaff, Yaman

    • calendar_month Sabtu, 24 Jul 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    TARIM, YAMAN (Mandailing Online) – Satu lagi putra Mandailing Natal berhasil meraih gelar sarjana dari negara Yaman. Namanya, Syawaluddin Rangkuti dari Desa Huraba, Kecamatan Siabu. Dia diwisuda bersama 60 wisudawan dari berbagai negara di Universitas Al-Ahgaff pada Kamis malam (15/7/2021). Syawaluddin Rangkuti berhasil meraih gelar sarjana S1. Selain memantapkan dirinya dengan meraih gelar B.Sc, beliau […]

  • Dana Desa di Rock Balancing

    Dana Desa di Rock Balancing

    • calendar_month Rabu, 6 Mar 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Mengapa belum banyak terdengar kepala desa yang dipenjara akibat dugaan korupsi uang Dana Desa ? Mengapa kepala desa belum banyak terdengar ditangkap gara-gara dugaan korupsi uang Dana Desa? Bukankah sudah banyak pengaduan dari masyarakat kepada Inspektorat? Bahkan unjukrasa sudah berkali-kali. Kok tak banyak kabar tindaklanjutnya? Pertanyaan ini menggema di desa-desa. Memang sejumlah kepala desa […]

expand_less