Kamis, 15 Okt 2026
light_mode

Irwan : Berpikirlah Dengan Rasional Bukan Emosional

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 8 Okt 2013
  • print Cetak

MEDAN, – Menanggapi ungkapan dari beberapa media yang memberitakan Mahfud MD mengancam balik Irwan H Daulay. Dalam berita tersebut Mahfud MD mengatakan, mengaku siap memidanakan Irwan H Daulay dengan tuduhan pencemaran nama baik, kalau tidak, saya lakukan langkah hukum, silahkan Pak Irwan H Daulay laporkan saya.

Ditanggapi Mantan Calon Bupati Mandailing Natal, Irwan H. Daulay mengatakan, seharunya Mahfud MD tanggapi pertanyaan-pertanyaan wartawan dengan rasional (kepala dingin) jangan emosional semata, kan malu dengan di tanya wartawan seperti itu, dijawab dengan emosional, seharusnya mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) bisa berpikir secara rasional jangan terjebak dengan pertanyaan-pertanyaan wartawan, dikatakan Irwan ketika dihubungi melalui telephone selulernya. Senin (7/10/2013)

Dia menambahkan dalam pesan BlackBerrynya , anak Medan tidak boleh takut, sepanjang berkata dan bertindak benar, sebelumnya Ikatan Mahasiswa Mandailing Natal (Ima Madina) pernah melaporkan ke email KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi) tentang dugaan suap dan sengketa pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) Mandailing Natal (Madina) pada MK di kepemimpinan bapak Mahfud MD, karena pada waktu Pemilukada Madina, salah satu pasangan calon terbukti melakukan politik uang, sementara sehari sebelumnya putusan pilkada Madina yang juga membuktikan terjadinya politik uang oleh pasangan calon hanya menghukum KPUD Madina untuk menggelar pemungutan suara ulang tanpa dibarengi sangsi diskualifikasi.

“Sekitar jam 11.00 wib tadi pagi, kami Ikatan Mahasiswa Mandailing Natal (Ima Madina) melaporkan Mahfud MD dan Akil Mochtar tetang dugaan kecurangan tesebut yang ditujukan ke Ketua KPK, kami kirimkan secara langsung di kantor KPK Jakarta, dengan nomor surat : 90/sek-DPP IMA MADINA/B/X/2013,” ungkap Irwan H Daulay, selaku Dewan Pertimbangan Organisasi Ima Madina

Ketika disinggung wartawan mengenai rumor, apakah ada tokoh Madina yang melobi Mahfud MD agar tidak mendiskualifikasi calon bupati yang dikatakan menggunakan politik uang dan tanggapan yang diucapkan Mahfud MD kalau dirinya korupsi siap di potong tangan dan leher.

Irwan H Daulay, mengatakan masih sensitif dibicarakan masalah tersebut. “Kami masih fokus dikejanggalan putusan yang bermuara pada dugaan suap, masalah itu masih rahasia, jangan kesana dulu nanti hilang substansinya, sementara itu mengenai masalah potong tangan dan leher yang diucapkan Mahfud MD dan Akil Mochtar tentang potong jari, serta Anas siap digantung di Monas, itu semua tidak ada diundang-undang, kalau terbukti melanggar hukum biarkan hukum yang memprosesnya, penting jangan terlalu sesumbar,”paparnya.(tribun)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Atika Ajukan RPJMD Madina ke DPRD

    Atika Ajukan RPJMD Madina ke DPRD

    • calendar_month Senin, 1 Nov 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Rancangan awal Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Mandailing Natal (Madina) diajukan ke DPRD, Senin (1/11/2021). Draf RPJMD itu disampaikan Wakil Bupati Madina, Atika Azmi Utammi Nasution di rapat paripurna DPRD Madina. Rapat paripurna dipimpin Wakil Ketua DPRD Madina, Harminsyah Batubara. DPRD Madina juga telah membentuk Panitia Khusus (Pansus) yang […]

  • Bupati Labuhan Batu Selatan Kagumi Darul Mursyid

    Bupati Labuhan Batu Selatan Kagumi Darul Mursyid

    • calendar_month Kamis, 27 Jun 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    TAPSEL (Mandailing Online) – Bupati Kabupten Labuhan Batu Selatan, H.Wildan Aswan Tanjung menilai Pesantren Modern Unggulan Terpadu Darul Mursyid (PDM) yang berlokasi di Saipar Dolok Hole, Tapanuli Selatan sebagai pesantren yang patut dicontoh. Itu dikatakan Wildan Aswan ketika mengunjungi pesantren itu pada 9 Juni 2013 yang lalu. Dia mengunjungi anaknya yang sekolah di pesantren tersebut […]

  • Ralat Nama Meranti dan Rohil di Berita Demo CPNS di Kantor Bupati Madina

    Ralat Nama Meranti dan Rohil di Berita Demo CPNS di Kantor Bupati Madina

    • calendar_month Rabu, 4 Jun 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Terkait berita http://www.mandailingonline.com/pemerintah-diam-diam-mengumumkan-dua-nama-cpns-demo-kantor-bupati-madina/ yang dilansir Mandailing Online edisi 2 Juni 2014, terjadi kekeliruan penafsiran. Di dalam berita itu ditulis “Mereka menyatakan berang, sebab tahun telah berganti tetapi pemerintah belum juga mengumumkan pemenang. Anehnya, secara diam-diam pengumuman terhadap dua nama sudah dilakukan. Kedua nama tersebut masing-masing bernama Meranti dan Rohil”. Seharusnya ditulis […]

  • Utang Suami, Siapa yang Membayar?

    Utang Suami, Siapa yang Membayar?

    • calendar_month Senin, 6 Jan 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    Tanggungan utang tidak serta-merta menjadi tanggungan para ahli waris. Dalam kehidupan berumah tangga, kondisi ekonomi keluarga tak selamanya stabil, bahkan membaik. Sering kali, suami, sebagai kepala rumah tangga, memeras otak dan tenaga untuk gali lubang mencari pinjaman di sana-sini. Karena itu, utang pun acap kali menggunung. Tetapi, bagaimana bila ajal menjemput sang suami, sementara utang […]

  • Saksi Mangkir, Sidang Ramli Ditunda

    Saksi Mangkir, Sidang Ramli Ditunda

    • calendar_month Kamis, 27 Jan 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Medan, Sidang lanjutan kasus dugaan korupsi ruislag Kebun Binatang Medan (KBM) dengan terdakwa mantan Sekda Kota Medan Ramli Lubis, mantan Kepala Kantor PBB Tarmidzi dan Direktur PT Gemilang Kreasi Utama (GKU) Haryono, Senin (24/01/2011), terpaksa ditunda karena saksi tidak hadir. Seharusnya sidang digelar dengan agenda mendengarkan keterangan saksi-saksi pemilik tanah antara lain Zatak, staf Bapedda […]

  • Supangat Dipukul Preman di Markas Polres Madina

    Supangat Dipukul Preman di Markas Polres Madina

    • calendar_month Selasa, 5 Mei 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Penganiayaan terjadi di markas Polres Mandailing Natal (Madina) pada Sabtu malam (2/5/2020) lalu. Supangat (55) warga Sinunukan Kecamatan Batahan dianiaya oleh Isman warga Batahan. Sebelum kejadian, Supangat beserta sejumlah pengurus Koperasi Sawit Murni lainnya di Kecamatan Batahan melaporkan kasus pencurian yang dilakukan beberapa orang yang diduga dari kelompok Tarman Tanjung pada […]

expand_less