Rabu, 15 Apr 2026
light_mode

Irwan : Berpikirlah Dengan Rasional Bukan Emosional

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 8 Okt 2013
  • print Cetak

MEDAN, – Menanggapi ungkapan dari beberapa media yang memberitakan Mahfud MD mengancam balik Irwan H Daulay. Dalam berita tersebut Mahfud MD mengatakan, mengaku siap memidanakan Irwan H Daulay dengan tuduhan pencemaran nama baik, kalau tidak, saya lakukan langkah hukum, silahkan Pak Irwan H Daulay laporkan saya.

Ditanggapi Mantan Calon Bupati Mandailing Natal, Irwan H. Daulay mengatakan, seharunya Mahfud MD tanggapi pertanyaan-pertanyaan wartawan dengan rasional (kepala dingin) jangan emosional semata, kan malu dengan di tanya wartawan seperti itu, dijawab dengan emosional, seharusnya mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) bisa berpikir secara rasional jangan terjebak dengan pertanyaan-pertanyaan wartawan, dikatakan Irwan ketika dihubungi melalui telephone selulernya. Senin (7/10/2013)

Dia menambahkan dalam pesan BlackBerrynya , anak Medan tidak boleh takut, sepanjang berkata dan bertindak benar, sebelumnya Ikatan Mahasiswa Mandailing Natal (Ima Madina) pernah melaporkan ke email KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi) tentang dugaan suap dan sengketa pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) Mandailing Natal (Madina) pada MK di kepemimpinan bapak Mahfud MD, karena pada waktu Pemilukada Madina, salah satu pasangan calon terbukti melakukan politik uang, sementara sehari sebelumnya putusan pilkada Madina yang juga membuktikan terjadinya politik uang oleh pasangan calon hanya menghukum KPUD Madina untuk menggelar pemungutan suara ulang tanpa dibarengi sangsi diskualifikasi.

“Sekitar jam 11.00 wib tadi pagi, kami Ikatan Mahasiswa Mandailing Natal (Ima Madina) melaporkan Mahfud MD dan Akil Mochtar tetang dugaan kecurangan tesebut yang ditujukan ke Ketua KPK, kami kirimkan secara langsung di kantor KPK Jakarta, dengan nomor surat : 90/sek-DPP IMA MADINA/B/X/2013,” ungkap Irwan H Daulay, selaku Dewan Pertimbangan Organisasi Ima Madina

Ketika disinggung wartawan mengenai rumor, apakah ada tokoh Madina yang melobi Mahfud MD agar tidak mendiskualifikasi calon bupati yang dikatakan menggunakan politik uang dan tanggapan yang diucapkan Mahfud MD kalau dirinya korupsi siap di potong tangan dan leher.

Irwan H Daulay, mengatakan masih sensitif dibicarakan masalah tersebut. “Kami masih fokus dikejanggalan putusan yang bermuara pada dugaan suap, masalah itu masih rahasia, jangan kesana dulu nanti hilang substansinya, sementara itu mengenai masalah potong tangan dan leher yang diucapkan Mahfud MD dan Akil Mochtar tentang potong jari, serta Anas siap digantung di Monas, itu semua tidak ada diundang-undang, kalau terbukti melanggar hukum biarkan hukum yang memprosesnya, penting jangan terlalu sesumbar,”paparnya.(tribun)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Etika Berpendapat Melihat Budaya Lokal dari Sudut Pandang yang Berbeda

    Etika Berpendapat Melihat Budaya Lokal dari Sudut Pandang yang Berbeda

    • calendar_month Senin, 30 Jan 2017
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Catatan kecil : ASKOLANI NASUTION Budayawan Mandailing Opini, tesis, atau apapun namanya bukan hal yang aneh dalam tradisi ilmiah. Setiap orang diberi kebebasan untuk menyampaikan gagasan dan pemikirannya terhadap suatu fakta, asumsi, atau kecenderungan tertentu; sepanjang didukung dengan klausal atau kerangka berpikir yang teruji. Dan ketika hal itu dituliskan dalam bentuk karya ilmiah, baik populer […]

  • KPU Siap Akomodir Usulan Larang Pelanggar HAM Berat Nyapres

    KPU Siap Akomodir Usulan Larang Pelanggar HAM Berat Nyapres

    • calendar_month Jumat, 14 Mar 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    JAKARTA – Komisi Pemilihan Umum (KPU) menyambut baik usulan Komisi Untuk Orang Hilang dan Korban Tindak kekerasan (Kontras) yang berharap penyelenggara pemilu mengedepankan isu-isu hak azasi manusia (HAM) dalam penetapan calon Presiden pada pemilu 2014. “Nanti kita akan lihat dan kaji lagi persyaratan capres. Bagaimana mengimplemetasikan HAM dalam persyatan capres,” kata Ketua KPU Husni Kamil […]

  • Mantan Birokrat Senior Pemkab Madina Dukung SAHATA, karena Alasan Ini

    Mantan Birokrat Senior Pemkab Madina Dukung SAHATA, karena Alasan Ini

    • calendar_month Kamis, 7 Nov 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Dukungan para mantan birokrat senior di Pemkab Mandailing Natal (Madina) kepada pasangan calon nomor urut 2, Saipullah Nasution-Atika Azmi Utammi Nasution (SAHATA) terus mengalir. Setidaknya sosok Saipullah dinilai memiliki tiga faktor sebagai syarat yang diyakini mampu membawa Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madina menjadi pemerintah daerah yang berwibawa. Tiga faktor itu adalah […]

  • Iskandar Hasibuan: DPRD Madina Bukan Penghianat

    Iskandar Hasibuan: DPRD Madina Bukan Penghianat

    • calendar_month Selasa, 4 Sep 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 3Komentar

    Pansus Palmaris Menunggu Paripurna Panyabungan (MO) – Sekretaris Komisis I DPRD Mandailing Natal (Madina), Iskandar Hasibuan menyatakan tak tepat DPRD Madina disebut penghianat. Sebab, Panitia Khusus (Pansus) Palmaris telah merumuskan hasil kerjanya dan menunggu untuk diparipurnakan. Hal ini dikatakan Iskandar menjawab wartawan di gedung dewan, Selasa (4/9) terkait tudingan Sugianto, mewakili warga Batahan yang menilai […]

  • 17 Puskesmas Terima Komputer

    17 Puskesmas Terima Komputer

    • calendar_month Selasa, 29 Jan 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan, (MO) – Sebanyak 17 Puskesmas dari 26 Puskesmas yang ada di Kabupaten Mandailing Natal (Madina) menerima 1 unit komputer untuk masing-masing Puskesmas. Bantuan ini merupakan proyek Niece sebagai tanda ucapan terimakasih berakhirnya kerja sama Pemkab Madina melalui dinas kesehatan dengan program kesehatan dunia itu. Penyerahan berlangsung di aula kantor Dinas Kesehatan Madina di komplek […]

  • Bupati Madina Masih Sebatas Menasihati Pelaku Tambang Ilegal Batang Natal

    Bupati Madina Masih Sebatas Menasihati Pelaku Tambang Ilegal Batang Natal

    • calendar_month Jumat, 10 Des 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Pada kunjungan ke kawasan Pantai Barat, Jum’at (10/12/2021), Bupati Mandailing Natal (Madina), Ja’far Sukhairi Nasution, singgah di titik Desa Ampung Siala Kecamatan Batang Natal memantau aktivitas tammbang di pinggiran Sungai Batang Natal. Dia menasihati para penambang agar menghentikan kegiatan perusakan lingkungan itu. Sejauh ini belum terdengar tindakan tegas dari pemerintah daerah terhadap para penambang emas […]

expand_less