Senin, 31 Agu 2026
light_mode

Irwan : Berpikirlah Dengan Rasional Bukan Emosional

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 8 Okt 2013
  • print Cetak

MEDAN, – Menanggapi ungkapan dari beberapa media yang memberitakan Mahfud MD mengancam balik Irwan H Daulay. Dalam berita tersebut Mahfud MD mengatakan, mengaku siap memidanakan Irwan H Daulay dengan tuduhan pencemaran nama baik, kalau tidak, saya lakukan langkah hukum, silahkan Pak Irwan H Daulay laporkan saya.

Ditanggapi Mantan Calon Bupati Mandailing Natal, Irwan H. Daulay mengatakan, seharunya Mahfud MD tanggapi pertanyaan-pertanyaan wartawan dengan rasional (kepala dingin) jangan emosional semata, kan malu dengan di tanya wartawan seperti itu, dijawab dengan emosional, seharusnya mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) bisa berpikir secara rasional jangan terjebak dengan pertanyaan-pertanyaan wartawan, dikatakan Irwan ketika dihubungi melalui telephone selulernya. Senin (7/10/2013)

Dia menambahkan dalam pesan BlackBerrynya , anak Medan tidak boleh takut, sepanjang berkata dan bertindak benar, sebelumnya Ikatan Mahasiswa Mandailing Natal (Ima Madina) pernah melaporkan ke email KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi) tentang dugaan suap dan sengketa pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) Mandailing Natal (Madina) pada MK di kepemimpinan bapak Mahfud MD, karena pada waktu Pemilukada Madina, salah satu pasangan calon terbukti melakukan politik uang, sementara sehari sebelumnya putusan pilkada Madina yang juga membuktikan terjadinya politik uang oleh pasangan calon hanya menghukum KPUD Madina untuk menggelar pemungutan suara ulang tanpa dibarengi sangsi diskualifikasi.

“Sekitar jam 11.00 wib tadi pagi, kami Ikatan Mahasiswa Mandailing Natal (Ima Madina) melaporkan Mahfud MD dan Akil Mochtar tetang dugaan kecurangan tesebut yang ditujukan ke Ketua KPK, kami kirimkan secara langsung di kantor KPK Jakarta, dengan nomor surat : 90/sek-DPP IMA MADINA/B/X/2013,” ungkap Irwan H Daulay, selaku Dewan Pertimbangan Organisasi Ima Madina

Ketika disinggung wartawan mengenai rumor, apakah ada tokoh Madina yang melobi Mahfud MD agar tidak mendiskualifikasi calon bupati yang dikatakan menggunakan politik uang dan tanggapan yang diucapkan Mahfud MD kalau dirinya korupsi siap di potong tangan dan leher.

Irwan H Daulay, mengatakan masih sensitif dibicarakan masalah tersebut. “Kami masih fokus dikejanggalan putusan yang bermuara pada dugaan suap, masalah itu masih rahasia, jangan kesana dulu nanti hilang substansinya, sementara itu mengenai masalah potong tangan dan leher yang diucapkan Mahfud MD dan Akil Mochtar tentang potong jari, serta Anas siap digantung di Monas, itu semua tidak ada diundang-undang, kalau terbukti melanggar hukum biarkan hukum yang memprosesnya, penting jangan terlalu sesumbar,”paparnya.(tribun)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kunci Jawaban CPNS Bocor

    Kunci Jawaban CPNS Bocor

    • calendar_month Kamis, 25 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SIANTAR- Sekitar 10 peserta ujian CPNS penghulu dan pencatat nikah Kementerian Agama (Kemenag) Kota Siantar yang dilaksanakan di MTSN Kota Siantar Jalan Medan Kecamatan Siantar Martoba melakukan protes terhadap panitia. Hal ini disebabkan salah satu peserta ujian di ruang I dengan nomor 02551074410400173 diduga memiliki kunci jawaban. Peserta ujian 68 orang, sedangkan yang diambil satu […]

  • Madina Raih Anugrah Parahita Ekapraya 2020

    Madina Raih Anugrah Parahita Ekapraya 2020

    • calendar_month Rabu, 29 Sep 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Kabupaten Mandailing Natal (Madina) ditetapkan sebagai daerah penerima Anugrah Parahita Ekapraya 2020. Anugrah itu ditetapkan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak. Berdasar evaluasi Kementerian PPAP, Madina dan sejumlah provinsi, kabupaten kota dinilai berhasil mewujudkan kesetaraan dan keadilan gender melalui strategi pengarusutamaan gender (PUG). Penghargaan ini dapat dikatakan suatu rekor, karena sepanjang […]

  • RUUPKS JALAN KESESATAN

    RUUPKS JALAN KESESATAN

    • calendar_month Sabtu, 17 Okt 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh : Nurhabibah Al-Qur’an … Firman Sang Tuhan Aturan yang harus diindahkan Di dalamnya tersirat segala pedoman Di dalamnya tersirat segala aturan Al-Qur’an  bukan sekedar bacaan Tapi hukum Allah yang harus diterapkan Bukankah Allah telah berfirman Hanya Allah yang berhak membuat aturan Sang pencipta segala kehidupan Tapi…. Mengapa masih ada yang berani? Mengganti hukum sang […]

  • 141 Nyawa Melayang di Jalan Raya

    141 Nyawa Melayang di Jalan Raya

    • calendar_month Rabu, 4 Jan 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SIDIMPUAN- Sebanyak 141 nyawa melayang di jalan raya. Dan, sedikitnya 59 korban mengalami luka berat dan 99 luka ringan serta kerugian materi mencapai Rp481.500.000. Jumlah ini tercatat dari 121 kasus kecelakaan lalu-lintas yang terjadi di wilayah hukum Polres Tapsel sejak Januari hingga Desember 2011. Kapolres Tapsel AKBP Subandriya melalui Kasat Lantas AKP SL Widodo, kepada […]

  • Sekolah Pancasila, Siapa Para Muridnya?

    Sekolah Pancasila, Siapa Para Muridnya?

    • calendar_month Senin, 12 Jun 2017
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Oleh : Hersubeno Arief   HARI Rabu (8/6/2017) seharusnya adalah hari pertama  “sekolah” Pancasila dimulai. Tapi namanya juga sekolah baru buka.  Ruang-ruang kelasnya, guru-gurunya, petugas kebersihan dan petugas keamanannya juga belum tersedia. Yang ada baru kepala sekolahnya bernama Yudi Latief dan dewan pengarah yang diketuai oleh mantan Presiden Megawati. Muridnya? Potensi pasarnya sangat besar. […]

  • Surat Edaran Gubsu, Kapolres Diminta Tindak Tegas Galian C Tanpa Izin

    Surat Edaran Gubsu, Kapolres Diminta Tindak Tegas Galian C Tanpa Izin

    • calendar_month Senin, 10 Jul 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN ( Mandailing Online) – Kapolres Mandailing Natal (Madina), AKBP HM. Reza Chairul AS, diminta untuk tegas menindak Galian C tanpa izin di kawasan Kabupaten Madina. Hal ini diungkapkan oleh Zakaria Rambe, selaku Ketua Jaringan Masyarakat Pemantau Kepolisian (Jampi) yang menanggapi keluarnya Surat Edaran Gubernur Sumatera Utara No 900.1.13.1/7845/2023, tentang penggunaan material pekerjaan kontruksi dari […]

expand_less