Rabu, 15 Apr 2026
light_mode

Dituding Copot Sekdes dan Kasipem Tidak Sesuai Prosedur, Ini Bantahan Pj. Kades Tabuyung

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Senin, 29 Jul 2024
  • print Cetak

Pj. Kepala Desa Tabuyung, Iskandar Muda (baju batik) mengeluarkan pernyataan terkait tudingan terhadapnya.

MUARA BATANG GADIS (Mandailing Online) –  Penjabat Kepala Desa Tabuyung, Kecamatan Muara Batang Gadis, Mandailing Natal, Sumut, Iskandar Muda angkat bicara terkait tudingan terhadapnya.

Dia dituding memberhentikan Sekretaris Desa dan Kasi Pemerintahan tidak sesuai prosedur.

Dalam siaran pers yang diterima Mandailing Online, Senin (29/7/2024) Iskandar Muda menegaskan bahwa pencopotan perangkat desa itu sudah sesuai prosedur dan berdasarkan permintaan masyarakat.

“Saya persilahkan siapa saja yang mau cek ke lapangan, lihat sendiri siapa orang-orang yang menjadi perangkat Desa Tabuyung. Semua kroni mantan kepala desa yang baru saja diberhentikan. Keponakan, adik, suami keponakan, dan anak pemodal mantan kades sewaktu Pilkades Tabuyung, semua melakukan pembangkangan, tidak patuh kepada pimpinan, dan secara diam-diam melakukan politik perlawanan kepada saya selaku penjabat kepala desa yang ditunjuk oleh Bupati,” katanya.

Iskandar mengungkapkan bahwa sebelum pemberhentian sekretaris desa (sekdes) dan kepala seksi pemerintahan (kasipem) sudah ada surat peringatan pertama, kedua dan ketiga, tetapi tidak ada perubahan.

“Saya siap mempertanggungjawabkan semua tindak tanduk saya selaku Penjabat Kepala Desa” imbuh Iskandar Muda.

“Belum lagi yang menduduki kursi Badan Permusyawaratan Desa, semua juga berasal dari keluarga dan kroninya, banyak masyarakat Tabuyung selama ini menjerit melihat kenyataan yang ada, namun tidak dapat berbuat apa-apa karena yang berkuasa kroninya mantan kepala desa, jangan hanya melihat yang tertulis, saya sebagai perpanjangan tangan pemerintah kabupaten harus dapat membaca psikologi masyarakat dan mengambil langkah tegas demi perbaikan dan kemajuan Desa Tabuyung ke depan, karena saya punya tanggungjawab moral sebagai putra daerah,” lanjut Iskandar.

Menurutnya, Tabuyung itu merupakan desa dengan permasalahan yang sangat kompleks. Kompleksitas permasalahan itu sangat wajar karena Tabuyung termasuk desa yang sangat banyak penduduknya dengan sumber daya alam yang berlimpah. Siapapun yang jadi pemimpinnya harus bisa bersikap tegas, “saya sendiri putra asli Tabuyung dan sangat mengerti dinamika dan psikologi sosiologis kemasyarakatan di desa ini,” terang Iskandar.

“Saya meminta kepada pihak yang melakukan tudingan itu untuk tidak menyebar berita hoaks karena akan berdampak kepada kondusifitas masyarakat. Saya meyakini kita semua mau perbaikan dan pembangunan untuk mewujudkan kemajuan Tabuyung, jika kita terus-terusan berkonflik, kapan lagi kita membangun desa itu,” ujarnya.

Lebih lanjut Iskandar mengatakan “sedikitpun tidak ada niat saya untuk kepentingan tertentu dalam melakukan pemberhentian perangkat desa itu. Saya tidak punya kepentingan apapun kecuali kepentingan dan tanggungjawab moral selaku putra daerah terhadap perubahan Tabuyung ke arah yang lebih baik. Jika ada kesalahan dalam prosedur mari kita tempuh jalur hukum, sebab negara kita negara hukum bukan dengan menyebar berita untuk memperkeruh suasana” tegas Iskandar Muda.

“Setelah saya ditunjuk sebagai penjabat kepala Desa Tabuyung, saya coba merangkul semua, tidak ada pro si A atau pro si B, desa ini milik kita bersama dan kitalah yang bertanggungjawab untuk merubahnya. Peristiwa lalu yang mengkotak-kotakan masyarakat kita jadikan pelajaran dan jangan terulang lagi. Sekali lagi saya tegaskan dan menghimbau seluruh elemen masyarakat, mari kita bersatu padu, bergandeng tangan membangun desa ini,” pungkas Iskandar Muda. (rel)

Editor: Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Calo PNS Ditindak Tegas

    Calo PNS Ditindak Tegas

    • calendar_month Minggu, 14 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Jakarta – Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan dan RB) AA Mangindaan mengingatkan proses penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) agar tidak terjadi percaloan. Jika ada calo yang bermain dalam proses penerimaan dan pelaksanaan ujian CPNS akan di proses secara hukum. ” Siapapun calo yang berani akan kita tindak tegas dan diajukan ke […]

  • Keluarga Maslin Batubara Hibahkan Lahan Untuk Asrama Haji Madina

    Keluarga Maslin Batubara Hibahkan Lahan Untuk Asrama Haji Madina

    • calendar_month Senin, 20 Feb 2023
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Keluarga besar Almarhum H Maslin Batubara menghibahkan lahan untuk pertapakan pembangunan asrama haji di Mandailing Natal (Madina), Sumatera Utara. Lahan itu seluas 4000 M² berada di Parbangunan, Panyabungan. Almarhum Maslin Batubara adalah ayah kandung Hidayat Batubara (bupati Madina masa bakti 2011-2013). Hibah lahan itu diberikan kepada Pemkab Madina. Sertifikatnya diterima […]

  • Ribuan Pelamar CPNS Antre Ambil Nomor Ujian

    Ribuan Pelamar CPNS Antre Ambil Nomor Ujian

    • calendar_month Rabu, 23 Okt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PALUTA (mandailing Online) – Sebanyak 14.802 pelamar CPNS di Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta), Senin (21/10) mulai mengambil kartu ujian di kantor Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Paluta. Pengambilan nomor akan berlangsung mulai 21 hingga 25 Oktober. Di hari pertama ini ribuan pelamar memadati kantor BKD sehingga panitia terpaksa meminta bantuan Dishub, Satpol PP dan juga […]

  • Tarif CPNS Langkat Rp160 Juta

    Tarif CPNS Langkat Rp160 Juta

    • calendar_month Selasa, 30 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Di Tebing Tinggi, 15 Formasi Masih Kosong LANGKAT-Jumlah pelamar CPNS tahun 2010 baru mencapai 5.210, menurun hingga 50 persen dari tahun sebelumnya yang mencapai angka 12.089 orang. Beredar isu, hal ini dikarenakan pelamar banyak yang kurang percaya dengan panitia seleksi CPNS Pemkab Langkat. Kabarnya, kuota CPBS tahun ini sudah diisi anak-anak pejabat dan ’orang kaya’ […]

  • Budidaya Jengkol Belum Diseriusi

    • calendar_month Senin, 3 Jun 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Di Mandailing Natal (Madina) belum ada petani yang menekuni budidaya jengkol secara terrencana dan tertata dan berskala luas. Meski ada yang sengaja menanam, tetapi hanya sebatas tanaman sampingan. Padahal, kebutuhan terhadap buah jengkol termasuk cukup tinggi di pasaran. Di Madina saja, dalam perhari sekitar 800 kilo gram mampu diserap konsumen. “Belum […]

  • SRI dan BPGC Bantuk  Tim Pengembangan Kopi Mandailing

    SRI dan BPGC Bantuk Tim Pengembangan Kopi Mandailing

    • calendar_month Kamis, 5 Mar 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Sumatera Rainforest Institute (SRI) dan Batang Pungkut Green Conservation (BPGC) sepakat membentuk tim pengembangan kopi Mandailing.  Tujuannya, mengupayakan kembali kejayaan kopi Mandailing.   Demikian disampaikan Penasehat BPGC Iswar Matondang didampingi direktur SRI Rasyid Assaf Dongoran,M.Si kepada wartawan, Rabu (4/3) di Panyabungan. Gerakan tim dinyatakan sebagai bentuk respon terhadap keluhan petani […]

expand_less