Sabtu, 28 Feb 2026
light_mode

DPRD Madina Apresiasi Upaya Atasi Kebutuhan Air Bersih

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Rabu, 5 Des 2012
  • print Cetak

air bersih 051212Kalangan DPRD Mandailing Natal (Madina) menyepakati perlunya keseriusan dalam upaya mengatasi kebutuhan air bersih secara jangka panjang di Panyabungan dan kawasan lain di Madina. Pembangunan air bersih dan potensi-potensi sumber air merupakan hal yang urgen.

Sikap DPRD Madina itu terkait adanya upaya Pemerintah Deerah Madina dengan pihak Pemprovsu dalam program penanggulangan air bersih di Madina guna untuk memenuhi kebutuhan air bersih di Madina.

Anggota DPRD Madina, Ali Mutiara Rangkuti, beberapa waktu lalu mengatakan sangat mengapresiasi Pemkab Madina dan juga Satker APBN Dinas Tarukim terkait rencana program pembangunan air bersih.

Pertemuan antara Pemkab Madina dengan Dinas Tarukim Sumatera Utara pada Oktober lalu terungkap bahwa pihak Dinas Tarukim berkomitmen meningkatkan anggaran dana dalam program air bersih di Madina pada tahun 2013.

Ali Mutiara pada intinya mengatakan, DPRD selaku pengemban amanah rakyat siap berjuang untuk mensukseskan program tersebut. Dan anak sungai Aek Nalan yang mengalir di pegunungan kawasan Kecamatan Panyabungan Selatan yang diproyeksikan sebgai salah satu sumber air bersih diprediksi mampu untuk kebutuhan air bersih di kota Panyabungan.

Di tahap awal, sumber air bersih yang akan dikelola adalah Aek Nalan yang terletank di Panyabungan Selatan. Wakil Bupati Madina, Dahlan Hasan Nasution sudah membawa Satker APBN dan Dinas Tarukim Sumut meninjau langsung anak sungai Aek Nalan untuk mendapat dukungan bagi pengelolaan air bersih di Madina.

“Pada rapat koordinasi Pemkab Madina dan Satker APBN itu, Pemkab Madina diharuskan mempersiapkan Desain Air Minum, Rencana Induk Sistim Penyediaan Air Minum, anggaran pendamping dan menyanggupi pembebasan tanah,” tegas Dahlan Hasan di sela peninjauan lapangan.

Dahlan Hasan menyatakan peninjauan lokasi itu dimkasudkan agar Satker APBN dan Dinas Tarukim Sumut dapat lebih jitu mendukung program pembangunan air bersih di Madina, baik dari sisi dukungan dana maupun dukungan lainnya.

Dengan begitu, tahun depan diharapkan program pembangunan air bersih yang bersumber daeri Aek Nalan ini sudah mulai jalan sehingga kebutuhan air minum bagi masyarakat semakin cepat tercapai. Sebab, selama ini kemampuan Pemkab Madina masih sekitar 5 persen menyediakan infrastruktur air bersih di daerah itu.

Selama ini sumber air yang dikelola Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Madina masih berasal dari anak sungai Siharimo-Rantopuran, Gunung Tua, Panyabungan.

Anak sungai Siharimo ini, selain tak akan cukup untuk jangka panjang terkait akan semakin bertambahnya jumlah penduduk kota Panyabungan, tingkat kebersihannya juga akan menurun karena adanya aktivitas perkebunan warga desa di hulu.

Dahlan Hasan mengungkapkan, rencana induk air minum yang direncanakan mulai digarap pada tahun 2013 diharapkan akan semakin tersahuti kebutuhan air minum bersih untuk konsumsi masyarakat Madina.


Infrastruktur Air Bersih Baru 5 Persen

Dari total 23 kecamatan di Madina, baru 4 kecamatan yang memiliki infrastruktur air bersih, atau baru mencapai sekitar 5 persen.

Data itu terungkap pada pertemuan antara Pemkab Madina dengan Dinas Tarukim Sumatera Utara di aula kantor bupati Madina, Oktober lalu.

Pertemuan yang dipimpin Wakil Bupati Madina, Dahlan Hasan Nasution itu membahas issu program air bersih, persampahan dan infrastruktur.

“Sesuai dengan target Provinsi Sumut bahwa masyarakat yang bisa terlayani air bersihnya harus mencapai sekitar 71 persen, sementara untuk Madina masyarakat yang bisa terlayani air bersihnya baru mencapai 5 persen,” kata Suherman, pejabat Dinas Tarukim Sumut.

Suherman berharap tercapainya peningkatan kerjasama antara Pemprovsu dengan Pemkab Madina, sebab pada tahun 2013 pihaknya akan memperioritaskan Madina dalam bidang air bersih, begitu juga dengan program lainnya.

Secara spesifik Suherman mengungkapkan di tahun 2013 Dinas Tarukim Sumut akan membuatkan rencana induk air minum di Madina, sehingga dengan begitu masyarakat Madina dapat terlayani air minumnya.

Sementara Sarker APBN, Sahta Bangun dalam kesempatan tersebut mengatakan bahwa kedatangan mereka ke Madina tersebut untuk mensosialisasikan rencana sejumlah program di Madina.

“Memang kami akui bahwa pada tahun yang lalu dana untuk Mandailing Natal ini sangat minim, namun ini semua akibat dari kurang siapnya Kabupaten Madina ini untuk menerima apa yang sudah kami rencanakan tersebut, sehingga dengan terpaksa dana tersebut kami alihkan ke kabupaten lain,” terangnya.

Secara tegas Sahta Bangun mengatakan bahwa jika Kabupaten Madina siap untuk menampung apa yang sudah direncanakan pihaknya, maka pada tahun 2013 pihaknya akan memperioritaskan Madina.

“Untuk sama-sama kita ketahui bahwa di Tarukim tersebut juga ada program penanggulangan bencana untuk perkotaan dan juga ada pengolahan persampahan untuk perkotaan,” jelas Sahata. (dab/mar)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Didemo Mahasiswa, Kejari Madina Akui Kegiatan Garda Desa Kegiatan Kejaksaan Namun Tidak Tau Anggaran Ditampung di APBDes

    Didemo Mahasiswa, Kejari Madina Akui Kegiatan Garda Desa Kegiatan Kejaksaan Namun Tidak Tau Anggaran Ditampung di APBDes

    • calendar_month Rabu, 16 Jul 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) –Jupri Wandry Banjarnahor, S.H., M.H., selalu Kepala Seksi Intelijen Kejari Madina mengakui  kegiatan garda desa yang dilaksanakan di setiap desa di Madina merupakan kegiatan Kejaksaan Negeri Madina. Namun ia mengaku tidak tahu bahwa kegiatan itu ditampung di APBDes tahun 2025. “Benar itu memang kegiatan kami, tapi soal ditampung di APBDes kami tak […]

  • Real Qount : Pasangan SUKA Unggul

    Real Qount : Pasangan SUKA Unggul

    • calendar_month Rabu, 9 Des 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Hingga pukul 20.00 Wib, perolehan suara pasangan SUKA mencapai sekitar 41 persen berdasar real qount C1 yang terus masuk dari para saksi yang dikordinir PKS. Perolehan itu berdasar data posisi suara masuk 74 % dari total jumlah TPS Pilkada Madina 2020 pada pukul 20.00 wib, Rabu (9/12/2020). Itu diungkap Ketua Tim […]

  • DCS Dapil 2 GERINDRA Madina

    DCS Dapil 2 GERINDRA Madina

    • calendar_month Sabtu, 6 Jul 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    Daftar Calon Sementara Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Pemilihan Umum Tahun 2014 Dapil 2 GERINDRA Madina

  • Pemkab Madina: Pendirian Tower di Madina Square Belum Ada Izin

    Pemkab Madina: Pendirian Tower di Madina Square Belum Ada Izin

    • calendar_month Rabu, 13 Agt 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Kepala Kantor Pelayanan Terpadu Satu Pintu Mandailing Natal, Parlin Lubis menyatakan bahwa pendirian tower mini T-20 di atas salah satu ruko di kompleks Madina Square, Panyabungan belum memiliki izin. “Sampai sekarang ini tower tersebut belum memiliki izin, dan kita baru menerima permohonan izin mereka semalam, namun tidak kita proses akibat dari […]

  • Warga Desa Lancat di Lingga Bayu Dikejutkan Penemuan Mayat Ditimpa Batu Besar

    Warga Desa Lancat di Lingga Bayu Dikejutkan Penemuan Mayat Ditimpa Batu Besar

    • calendar_month Kamis, 26 Jun 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    Linggabayu ( Mamdailing Online ): warga desa Lancat di Kecamatan Lingga Bayu, Kabupaten Mandailing Natal dihebohkan dengan penemuan mayat yang tertimpa batu di pinggiran sungai batangnatal. Penemuan mayat itu sontak membuat warga sekitar mendatangi lokasi. Dalam video yang beredar di media sosial sekujur tubuh korban tertimpa batu kecuali bagian kepala korban. Belum diketahui pasti identitas […]

  • Tujuh Orang Tewas Ratusan Hilang Akibat Gempa

    Tujuh Orang Tewas Ratusan Hilang Akibat Gempa

    • calendar_month Selasa, 26 Okt 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Padang: Tujuh orang meninggal dunia dan seratusan lainnya dikhawatirkan hilang akibat gelombang pasang di Pagai Selatan, Kabupaten Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat, yang terjadi setelah gempa 7,2 skala richter mengguncang daerah itu, Senin (25/10) malam. Tujuh yang tewas tersapu gelombang itu adalah warga Desa Muntai yang ketika gelombang datang mereka tengah memancing di pinggir Pantai Pagai […]

expand_less