Rabu, 9 Sep 2026
light_mode

DPRD Madina: PT M3 Rugikan Negara 500 Milyar

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 12 Des 2013
  • print Cetak

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Jenis izin tambang yang dikantongi PT. Madina Madani Mining (M3) dengan aplikasi di lapangan diduga tak sama menyebabkan negara dirugikan sekitar 500 juta rupiah.

“Seperti permasalahan IUP, yang awalnya diduga hanya berupa izin Bauksit, namun perusahaan itu telah memproduksi emas, sehingga PT M3 melakukan penambangan yang tidak sesuai dengan izin yang mereka miliki,” kata anggota DPRD Madina, Dodi Martua, Kamis (12/12/2013).

Akibatnya, kerugian negara mencapai 500 milyar rupiah. Berdasar temuan Fraksi Bersatu DPRD Madina, diperkirakan perusahaan itu menghasilkan emas rata-rata 10 kilogram per hari.

“Kerugian negara lainnya berupa tidak dibayarnya pajak PPN, begitu juga pajak dari tenaga kerja asing yang ikut dalam perusahaan itu,” ungkap Dodi.

Dodi menyatakan, PT M3 merupakan salah satu perusahaan hitam yang berkegiatan di wilayah Kabupaten Madina, dan Fraksi Madina Bersatu sendiri dikatakan Dodi telah melakukan investigasi di lapangan dan banyak menerima laporan dan pengaduan berbagai elemen masyarakat terkait dugaan pelanggaran serta penyimpangan yang dilakukan perusahaan itu.

“Selain itu, sambungnya. PT M3 juga diduga tidak membayar biaya jaminan sebelum ditertibkannya izin usaha pertambangan, lalu tidak dibayarnya biaya jaminan reklamasi tambang, tidak dibayarnya jaminan paska tambang, masih kecilnya pembiayaan pemberdayaan masyarakat sekitar tambang, dan tidak dibayarnya royalti kepada negara sebesar 3,75 persen sesuai dengan PP nomor 24 tahun 2001,” bebernya.

Dari berbagai temuan Fraksi Madina Bersatu di lapangan, menurut Dodi kehadiran PT M3 di Madina telah melanggar ketentuan tentang pertambangan mineral dan batubara. Selain mengangkangi peraturan dan ketentuan undang-undang, kehadiran PT M3 juga menimbulkan konflik sosial di tengah-tengah masyarakat Madina.

“Kami berharap saudara Plt Bupati Madina meresfon permasalahan ini dan segera bertindak untuk mengevaluasi keberadaan perusahaan tambang PT M3, untuk menentukan kebijakan yang sesuai dengan ketentuan hukum, dan jika benar PT M3 telah melanggar berbagai dugaan itu,” katanya.

“Kami minta Plt Bupati tegas dan mencabut IUP perusahaan itu, dan kami dari Fraksi akan terus mengawal permasalahan ini hingga tuntas,” tamba Dodi.

Sejauh ini be;um ada konfirmasi dari pihak PT.M3 terkait temuan DPRD Madina itu.

Editor : Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bagaimana Kelanjutan Ribut Golkar di Senayan? Tunggu Kamis

    Bagaimana Kelanjutan Ribut Golkar di Senayan? Tunggu Kamis

    • calendar_month Selasa, 31 Mar 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    JAKARTA – Konflik panas dua kubu Fraksi Partai Golkar di Senayan mereda. Kedua kubu yang berseteru sepakat menunggu hasil rapat paripurna DPR yang dijadwalkan dilaksanakan pada Kamis (2/4) untuk mengetahui siapa yang berhak memimpin fraksi partai berlambang pohon beringin itu. Kesepakatan itu dicapai setelah dilakukan mediasi yang dipimpin oleh Wakil Ketua DPR Fadli Zon. Dia […]

  • Hadiri Pengajian di Sinunukan II, Atika Cerita Posisi Perempuan

    Hadiri Pengajian di Sinunukan II, Atika Cerita Posisi Perempuan

    • calendar_month Minggu, 20 Okt 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SINUNUKAN (Mandailing Online) – Atika Azmi Utammi Nasution menunaikan janji untuk menghadiri pengajian Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Kecamatan Sinunukan di Desa Sinunukan II, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Minggu (20/10/2024). Kedatangan ini, kata Atika, adalah janji yang harus ditunaikan karena sebulan lalu tidak bisa hadir karena sakit. “Bulan lalu saya diundang hadir pengajian di Sinunukan […]

  • Panwas Madina Tolak Gugatan Ali Mutiara-Safron

    Panwas Madina Tolak Gugatan Ali Mutiara-Safron

    • calendar_month Rabu, 26 Agt 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Panitia Pengawas Pemilihan (Panwaslih) Mandailing Natal (Madina) menolak secara keseluruhan gugatan pihak Ir.Ali Mutiara Rangkuti dan Shafron,S.Psi dalam sidang pembacaan putusan terhadap sengketa Pilkada Madina, Rabu (26/8). Sidang atau musyawarah penyelesaian sengketa Pilkada itu digelar di aula Sekolah Tinggi Agama Islam (STAIM), Panyabungan dihadiri pihak KPU Madina selaku termohon dan […]

  • Imbas Lemahnya Nilai Tukar Rupiah, Pengrajin Tahu dan Tempe di Madina Mulai Wanti Wanti

    Imbas Lemahnya Nilai Tukar Rupiah, Pengrajin Tahu dan Tempe di Madina Mulai Wanti Wanti

    • calendar_month Sabtu, 29 Jun 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MADINA-Mandailing Online : Melemahnya nilai rupiah terhadap dolar AS mulai diwanti-wanti para pengrajin tahu dan tempe yang bahan bakunya kacang kedelai impor karena akan membuat harga komoditas tersebut naik. Mandailing Online menyambangi sejumlah pengrajin tempe di kawasan Kota Sianta Panyabungan, Mandailing Natal ( Madina ), Sabtu (29/6). Menurut mereka harga kedelai masih terpantau stabil dan […]

  • Beberapa titik Pantura tidak ada rambu lalu lintas

    Beberapa titik Pantura tidak ada rambu lalu lintas

    • calendar_month Selasa, 6 Agt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 2Komentar

    Jakarta, – Palang Merah Indonesia (PMI) mencatat beberapa titik menuju Pantura tidak ada rambu-rambu lalu lintas sehingga banyak menyebabkan kecelakaan lalu lintas. “Salah satunya adalah di daerah Cimalaya Kulon, di mana di sana terdapat tikungan tajam tapi karena tidak ada rambu-rambunya jadi banyak terjadi kecelakaan terutama sepeda motor,” kata salah satu staf divisi kesehatan PMI […]

  • Terkait Sipir Tahaman Aniaya Pelajar di Natal, Imam Suyudi Serahkan Proses Hukum Anggotanya Pada Polisi

    Terkait Sipir Tahaman Aniaya Pelajar di Natal, Imam Suyudi Serahkan Proses Hukum Anggotanya Pada Polisi

    • calendar_month Selasa, 29 Agt 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN ( Mandailing Online ) Menanggapi adanya oknum Sipir Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Natal, Kecamatan Natal, Mandailing Natal ( Madina ), Sumut yang melakukan tindakan kekerasan terhasap seorang pelajar Sekolah Dasar di Natal dan kasus nya sudah di tangani Polisi, Kepala Kanwil Kementerian Hukum dan Ham Provinsi Sumatera Utara Imam Suyudi mengaku menyerahkan proses hukum […]

expand_less