Senin, 2 Mar 2026
light_mode

Dua Pimpinan Parpol Soroti Layanan RSU Panyabungan

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 29 Okt 2015
  • print Cetak

 

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Dua pimpinan partai politik menilai pelayanan di RSU Panyabungan kian menurun, padahal anggaran untuk rumah sakit itu telah dinaikkan.

Penilaian itu disampaikan Ketua DPC Hanura Madina Ir.Ali Makmur Nasution yang juga anggota DPRD Madina, dan Ketua DPC PDI Perjuangan Madina, Iskandar Hasibuan, Kamis (29/10).

Dalam sepekan terakhir, kedua parpol itu banyak menerima keluhan dan laporan dari warga Panyabungan Barat, Panyabungan, Siabu, Bukit Malintang dan Panyabungan Timur yang beberapa waktu lalu terpaksa berobat ke rumah sakit swasta di Panyabungan disebabkan keluhan pelayan di RSU Panyabungan.

Ali Makmur Nasution mengutarakan, tadi dia didatangi warga mengeluhkan layanan RSU Panyabungan yang tidak ada dokter di tempat. Warga yang mengadu itu mengaku sudah 3 hari di RSU tak mendapat pengobatan berarti karena tak ada dokter, setelah 3 hari RSU Panyabungan merujuknya ke RS swasta.

Saat itu juga Ali Makmur menghubungi pimpinan RSU Panyabungan, tetapi jawaban dan bahasa pimpinan terkesan kasar.

Saat Ali menanyakan apakah tidak ada kebijakan atau cara lain mencari dokter lain? Jawaban pimpinan RSU Panyabungan malah berkata bahwa tak lagi urusannya mencari dokter, karena dia telah selama ini berupaya mencari dokter spesialis.

“Bahkan beliau sempat mengatakan ‘ho sajo ma manyoroti au, aha langa goyak ni roamu tu au (kamu saja lah yang menyoroti saya, apa sakit hatimu padaku). Ini aneh, saya sebagai anggota DPRD tentu harus memperrtanyakan kebijakan publik rumah sakit, apalagi keluhan warga mengadu kepada saya harus saya tindaklanjuti ,” kata Ali Makmur menirukan kata-kata pimpinan RSU Panyaungan.

“Beliau juga menyatakan bahwa rumah sakit swasta juga menerima pasien BPJS, kenapa harus ke RSU Panyabunga saja,” ujar Ali.

Ali mengatakan, seharusnya pimpinan RSU Panyabungan lebih profesional mengatasi masalah. Termasuk juga memberiikan jawaban-jawaban dari pertanyaan publik. “Kepada saya saja dia berkata seperti itu, apalagi kepada warga biasa tak bisa saya bayangkan,” kata Ali.

Ali menyatakan, seharusnya tak ada alasan dokter tak ada jika ada dokter lain yang cuti. Sebab Sebab, anggaran untuk RSU Panyabungan saja telah milyaran rupiah di Perubahan APBD Madina 2015.

Kenaikan anggaran itu diperuntukkan bagi tunjangan untuk dokter yang bertugas dan pembelian obat-obatan, pegawai honor.

“Harusnya pimpinan RSU itu mencari dokter yang serius bertugas melayani pasien, anggarannya ada,” kata Ali Makmur yang akrap disapa Oji Ganding ini.

Oleh karenanya, dia berharap kepada bupati Madina untuk memperhatikan layanan RSU Panyabungan itu demi kebaikan layanan kepada pasien.

Sementara itu, Ketua DPC PDI Perjuangan Madina, Iskandar Hasibuan, juga telah menerima banyak laporan dari warga soal keluhan layanan di RSU Panyabungan. Iskandar mendesak bupati segera bersikap tegas guna untuk menyelamatkan nama baik RSU Panyabungan dan nama baik bupati.

“Kemarin-kemarin itu banyak warga mengadi ke DPC PDI Perjuangan Madina soal keluhan mereka terhadap layanan RSU Panyabungan, termasuk dokter yang sering tak ada akibat cuti. Warga yang mengeluh itu dari Panyabungan Barat, Kecamatan Panyabungan, Kecamatan Siabu,” katanya.

Secara terpisah, Direktur RSU Panyabungan Drg.Bidasari yang dikonfirnasi via telefon seluler menyatakan bahwa dia sempat dihubungi Ali Makmur Nasution mempertanyakan keluhan warga itu.

Dokter spesialis yang dimaksud oleh Ali Makmur Nasution memang kebetulan sedang sakit dan saat ini masih diopname, sedangkan dokter yang satu lagi sedang cuti. Tetapi karena satu dokter sakit, makanya dia memanggil dokter yang cuti agar pasien terlayani.

“Saat ini dokternya sudah datang dan ada di sini, Pak,” kata Bidasari. Dia menyatakan bahwa selama ini salah satu kendala yang dihadapi adalah sulitnya mendatangkan dokter di Panyabungan. Banyak dokter yang enggan bertugas di Panyabungan akibat berbagai faktor situasi serta kondisi Madina.

Memecahkan persoalan itu pihaknya telah banyak menempuh berbagai langkah dan kebijakan, termasuk melakukan kerjasama dengan Universitas Sumatera Utara bagi ketersediaan dokter sepesialis di Panyabungan, hingga upaya ke pemerintah pusat di Jakarta, tetapi mencukupi jumlah kebutuhan dokter spesialis masih sulit.

Di sisi lain, Bidasari menyatakan bahwa pelayanan RSU Panyabungan boleh saja disoroti dan dinilai, tetapi dia berharap agar penilaian harus memiliki indikator yang jelas dan terukur.

Editor  : Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemerintah Harus Hati-hati Memberi Izin Tambang

    Pemerintah Harus Hati-hati Memberi Izin Tambang

    • calendar_month Senin, 24 Sep 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Kendati 70 % sumber pemasukan APBN berasal dari sektor pertambangan, pemerintah diharap untuk lebih berhati-hati dalam memberikan izin pertambangan bagi investor yang ingin melakukan eksplorasi tambang di daerah Indonesia, dengan mempertimbangkan aspek lingkungan dan kesejahteraan masyarakat sekitar. Itu ditegaskan Anggota Komisi VII DPR-RI, Jhonny Allen Marbun pada seminar bertajuk “Industri Pertambangan […]

  • PLN Panyabungan Akui Kesalahan Pencatatan Rekening

    PLN Panyabungan Akui Kesalahan Pencatatan Rekening

    • calendar_month Selasa, 19 Apr 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan. Pihak PLN Ranting Panyabungan mengakui ada kesalahan dalam pencatatan rekening listrik milik pelanggan oleh sejumlah petugas. Hal itu dikatakan Rahman, Supervisor Cater pada PLN Ranting Panyabungan kepada MedanBisnis, Senin (18/4), di ruang kerjanya, Panyabungan. Dia mengatakan, dari banyaknya pelanggan yang mereka tangani, pasti ada kesalahan dalam pencatatan rekening listrik. ”Sebagai manusia biasa kita tidak […]

  • Dinkes Madina Sosialisasi Antisipasi Virus Corona

    Dinkes Madina Sosialisasi Antisipasi Virus Corona

    • calendar_month Kamis, 6 Feb 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

        PANYABUNGAN (Mandailing Online) Dinas Kesehatan Kabupaten Mandailing Natal menggelar sosialisasi pencegahan dan penanggulangan virus corona kepada masyarakat di gedung Serbaguna, Panyabungan, Kamis (6/2/2020). Selain sosialisasi pencegahan virus corona, kegiatan itu juga disertai sosialisasi pencegahan kekerasan seksual terhadap anak oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak serta dan sosialisasi percepatan pengelolaan Dana Desa (DD) tahun […]

  • Celah Sempit dalam ‘Fit and Proper Test’ Calon Anggota KPID Sumut

    Celah Sempit dalam ‘Fit and Proper Test’ Calon Anggota KPID Sumut

    • calendar_month Selasa, 11 Jan 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Muhammad Ludfan Nasution Alumni Fakultas Ilmu Komunikasi IISIP Jakarta dan Calon Anggota KPID Sumut 2021-2024 Tim Seleksi telah menyerahkan 21 nama Calon Anggota Komisi Penyiaran Indonesia Daerah Provinsi Sumatera Utara (KPID Sumut) periode 2021-2024. Komisi A DPRD Sumut pun sudah memulai Fit and Proper Test. Walau nantinya harus melewati celah sempit, bayangan tentang personalitas […]

  • KPU Sidempuan loloskan 1 jalur independen

    • calendar_month Sabtu, 7 Jul 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Satu pasangan calon, yakni Amir Mirza Hutagalung dan Nurwin Nasution dinyatakan lolos untuk mengikuti pemilihan kepala daerah di Kota Padang Sidempuan, Sumatera Utara karena memenuhi persyaratan berupa dukungan masyarakat. Ketua KPU Padang Sidempuan Arbanur Rasyid mengatakan, berdasarkan hasil verifikasi faktual, pasangan Amir Mirza Hutagalung dan Nurwin Nasution mampu mengumpulkan bukti dukungan berupa fotocopy KTP sebanyak […]

  • Jalan Alternatif Gunung Tua Penyelamat Arus Mudik

    Jalan Alternatif Gunung Tua Penyelamat Arus Mudik

    • calendar_month Jumat, 17 Agt 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan (MO) – Puncak arus mudik lebaran yang mulai sejak Kamis kemarin, mulai menyebabkan antrian panjang di di jalur Lintas Tengah Sumatera titik Desa Gunung Tua,Panyabungan, Mandailing Natal (Madina) akibat jembatan sementara Rantopuran terlalu sempit. Pantauan MO, Jum’at (17/8), antrian kenderaan dari arah Jawa jenis penumpan umum, truk dan mobil pribadi terlihat mengantri memanjang mulai […]

expand_less