Rabu, 15 Apr 2026
light_mode

Jalan Alternatif Gunung Tua Penyelamat Arus Mudik

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Jumat, 17 Agt 2012
  • print Cetak

foto antri di Jalinsum gunung tua Panyabungan
Panyabungan (MO) – Puncak arus mudik lebaran yang mulai sejak Kamis kemarin, mulai menyebabkan antrian panjang di di jalur Lintas Tengah Sumatera titik Desa Gunung Tua,Panyabungan, Mandailing Natal (Madina) akibat jembatan sementara Rantopuran terlalu sempit.

Pantauan MO, Jum’at (17/8), antrian kenderaan dari arah Jawa jenis penumpan umum, truk dan mobil pribadi terlihat mengantri memanjang mulai dari titik jembatan Rantopuran hingga Desa Gunung Tua Panggorengan.

Sebaliknya antrian dari arah Medan juga memanjang dari pangkal jembatan hingga titik Bargot, Desa Gunung Tua Lumban Pasir. Umumnya panjang antrian pada kedua arah tersebut antara 300 meter hingga 500 meter.

Guna menghindari kemacetan, pihak Dinas Perhubungan Madina sudah membuka jalur alternatif jika sewaktu-waktu antrian tak terkendali. Jalur alternatif tersebut mengikuti jalan speksi Irigasi Batang Gadis yang melintasi 5 desa pada kawasan Gunung Tua Raya.

“Jalan alternatif ini bernama Jalan Alternatif Gunung Tua Raya. Kenderaan dari arah Medan masuk melalui Simpang Gunung Barani sekitar 300 meter dari kantor Polres Madina. Dari arah Padang masuk dari simpang stasiun ALS, Ladang Sari,” ungkap Kepala Dinas Perhubungan Madina, Harlan Batubara.

Dikatakanya, pasca ambrunya jembatan rantopuran Pebruari 2012, jalur alternatif Gunung Tua Raya tersebut dibuka dan dipakai untuk melintaskan truk jenis taronton roda 10 ke atas atau truk bertonase 10 ton yang selama ini diperbaiki dan dikelola Hendri Lubis dan pemerintahan 5 Desa di kawasan Gunung Tua Raya.

“Jadi, pemakaian jalan alternatif ini sifatnya situasional, jika kondisi antri sudah terlalu panjang, maka sebagian kenderaan dialihkan melalui jalan alternatif ini. Kita sudah memasang rambnu penunjuk arah di kedua simpang jalan alternatif itu,” katanya.

Sekedar diketahui, jembatan Rantopuran ambruk pada 26 Pebruari lalu diterjang arus bandang sungai Rantopuran. Sejak itu pihak pemerintah membangun jembatan sementara ukuran kecil sebelum jembatan yang pengganti jembatan ambruk selasai dibangun. (dab)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tradisi Nazar dan Makan 1 kampung di Gunung Baringin

    Tradisi Nazar dan Makan 1 kampung di Gunung Baringin

    • calendar_month Kamis, 17 Okt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 2Komentar

    Masyarakat Kelurahan Gunung Baringin melaksanakan gotong royong gotong memasak bersama didepan depan mesjid Jamik Gunung Baringin, Selasa (15/10). Selain kambing dan lembu yang disembelih juga ditambah dari kurban masyarakat sebagai lauk makan. Tradisi Nazar dan makan 1 kampung ini terjadi terkait dengan nazar warga masyarakat tahun lalu agar kelurahan Gunung Baringin terhindar dari segala bahaya […]

  • Cabup Harun Mustafa dan Kawan SMA ke Bawaslu Madina untuk Klarifikasi

    Cabup Harun Mustafa dan Kawan SMA ke Bawaslu Madina untuk Klarifikasi

    • calendar_month Selasa, 12 Nov 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    Panyabungan ( Mandailing Online ): Calon Bupati (Cabup) nomor urut 1 Kabupaten Mandailing Natal (Madina), H Harun Mustafa Nasution memberikan klarifikasinya atas laporan terhadap dirinya yang dituding memberikan surat keterangan palsu. Dan diketahui tudingan ini didasari oleh penggunaan Ijazah SMA Negeri 1 Panyabungan yang digunakan Harun saat mendaftar ke KPU Madina mencalon Bupati Madina 2025-2030. […]

  • Jika Tak RSU, Minimal Puskesmas Plus

    • calendar_month Selasa, 4 Jun 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SIABU (Mandailing Online) – Camat Siabu, Samsi S.sos menyatakan, jika Puskesmas Siabu tidak bisa dijadikan rumah sakit umum, minimal statusnya ditingkatkan menjadi puskesmas plus. Hal itu dikatakannya menjawab wartawan, Selasa (4/6/2013) terkait desakan warga Kecamatan Siabu agar Puskesmas Siabu dijadikan RSU. “Kalau memang anggaran untuk pembangunan rumah sakit belum memungkinkan saat ini, alangkah baiknya pemerintah […]

  • Imran Khaitamy Sebut Saipullah Paling Cocok Memperbaiki Madina

    Imran Khaitamy Sebut Saipullah Paling Cocok Memperbaiki Madina

    • calendar_month Rabu, 16 Okt 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Tokoh politik senior Kabupaten Mandailing Natal (Madina) As Imran Khaitamy Daulay menaruh harapan besar kepada pasangan calon (Paslon) bupati dan wakil bupati nomor urut 2 Saipullah Nasution-Atika Azmi Utammi Nasution (SAHATA) bakal mampu mengurangi angka pengangguran dan kemiskinan di Madina dengan memperbaiki tata kelola pertanian, perkebunan, dan peternakan. Jika Paslon SAHATA […]

  • Kenaikan Harga BBM Diumumkan Pukul 22.00 WIB di Kantor Hatta Rajasa

    Kenaikan Harga BBM Diumumkan Pukul 22.00 WIB di Kantor Hatta Rajasa

    • calendar_month Jumat, 21 Jun 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Jakarta – Pengumuman kenaikan harga BBM subsidi akan dilakukan pukul 22.00 WIB malam ini di kantor Menko Perekonomian Hatta Rajasa, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta. “Pengumuman kenaikan harga BBM dilakukan hari ini di kantor Menko Perekonomian pukul 22.00 WIB,” demikian informasi dari pihak Kemenko Perekonomian Jumat (21/6/2013). Rencananya akan datang semua menteri-menteri bidang ekonomi, dan juga […]

  • Merantau ke Semenanjung Malaysia

    Merantau ke Semenanjung Malaysia

    • calendar_month Jumat, 20 Jul 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 2Komentar

    Pengukuhan kekuasaan colonial di Madina menimbulkan guncangan budaya yang kedua setelah kehadiran Paderi di Madina. Guncangan yang paling menonjol ialah menurunnya marwah raja-raja setempat. Pengadilan sebagai satu lembaga yang merupakan ujud sahala harajaon telah diambil alih oleh penguasa colonial. Sehingga charisma raja-raja terus pudar lebih-lebih setelah mereka digaji dan diberi tugas sebagai pemungut belasting, pajak, […]

expand_less