Minggu, 1 Mar 2026
light_mode

Dua Sungai Di Madina Bisa Hasilkan 30 MW Listrik

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Sabtu, 13 Okt 2012
  • print Cetak

bendungan batang gadis 131012PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Sungai Batang Gadis dan Sungai Batang Natal di Kabupaten Mandailing Natal (Madina) dapat menghasilkan arus listrik 20 hingga 30 mega watt (MW) dengan pola Pembangkit Listrik Tenaga Mini Hitro (PLTMH).

Tiga perusahaan swasta sudah melirik Madina dalam rencana investasi. Ketiganya adalah PT.Demarco Energi Sejati, PT.Terrasys Energi Madina dan PT. Hesa Laras Cemerlang.

Kepala Dinas Pertambangan dan Energi Madina Ir.Arpan Harapan Siregar, MT didampingi Kabid kelistrikan Budi Rahmat ST kepada wartawan, Kamis (11/10), PLTMH ini adalah salah satu energy yang ramah akan lingkungan dengan memanfaatkan aliran sungai yang mempunyai daya tinggi dan juga sebagai sumber energi alternatif.

“Saat ini di Sungai Batang Natal dan Batang Gadis sedang dilakukan study design oleh perusahan swasta tersebut,” katanya.

Jika berlanjut akan segera melakukan tahapan konstruksi. “Disamping itu juga sedang dilakukan survey potensi diwilayah Mandailing Julu yang diperkirakan akan mencapai 10 hingga 15 MW,” ujarnya.

“Kondisi Madina saat ini masih devisit listrik dan masih membutuhkan tenaga ekstra untuk mendongkrak rasio elektifikasi. Dimana dari 450 desa di daerah kita terdapat 53 desa lagi yang belum dialiri listrik oleh PT PLN,” jelas Arpan.

Energi listrik yang dihasilkan dari dua sungai tersebut akan dikoneksikan ke Jaringan Trasmisi Sumatra (JTS) kerjasama pola bagi hasil dengan pihak PT. PLN.

Arpan menyatakan, pihak PLN sebagai penyedia usaha ketenagalistrikan telah mempunyai rencana jangka panjang untuk membangun sarana infrstruktur khususnya bagi daerah-daerah yang belum menikmati aliran listrik dan memproritaskan transmisi dan distribusinya khusus untuk Madina.

“Pada prinsipnya Pemkab Madina sangat mendukung rencana pengembangan potensi aliran sungai pola PLTMH yang akan memberikan manfaat besar kepada daerah, seperti membuka peluang menambah lapangan kerja baru,” katanhya.

Selain itu, pembangkit listrik ini tidak mengganggu ekositem sungai di satu sisi dan iklim investasi terbuka kerena permasalahan listrik sudah dapat terpenuhi sebagai salah satu pertimbangan untuk investasi. (mar)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Merak Turun, Gilimanuk Bludak

    Merak Turun, Gilimanuk Bludak

    • calendar_month Selasa, 6 Agt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 2Komentar

    JAKARTA, – Pelabuhan Merak di Provinsi Banten macet parah sepanjang akhir pekan kemarin. Sebab, jumlah penumpang melonjak di atas perkiraan. PT ASDP Indonesia Ferry, BUMN yang melayani penyeberangan di lintasan Merak-Bakauheni (Lampung) memperkirakan kenaikan penumpang sekitar enam persen. Tapi faktanya jauh di atas itu. Sekretaris Perusahaan ASDP Chrinstine Hutabarat mengatakan, sepanjang H-7 hingga H-4 lebaran, […]

  • Uang Makan PNS Diganti Uang Tambahan Penghasilan

    Uang Makan PNS Diganti Uang Tambahan Penghasilan

    • calendar_month Minggu, 14 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    BINJAI- Dihapuskannya uang makan untuk Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Kota Binjai ditanggapi beragam. Erlina Pulungan, Kepala Keuangan Pemko Binjai mengatakan uang makan bukan dihapuskan, tetapi diganti dengan uang tambahan penghasilan. “Semua uang makan PNS kita berikan, tapi semenjak tahun 2010, uang makan diganti dengan tambahan penghasilan,” ujar Erlina seraya menambahkan, tahun 2011 tidak ada […]

  • Bertahun Tak Diperhatikan, Jalan di Panyabungan Selatan Hancur

    Bertahun Tak Diperhatikan, Jalan di Panyabungan Selatan Hancur

    • calendar_month Rabu, 21 Mar 2018
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN SELATAN (Mandailing Online) – Jalur jalan di kawasan Panyabungan Selatan kian memprihatinkan.Badan jalan dipenuhi krikil tajam karean aspalnya sudah habis. Namun Pemkab Mandailing Natal tenang saja. Akibatnya, bertahun-tahun warga Desa Aek Ngali,Lumban Dolok,Roburan Lombang dan Roburan Dolok menderita dan resah karena kerusakan jalan yang semakin hari kian parah. Najamuddin SH, warga  Desa Lumban Dolok […]

  • Hawa Nafsu

    Hawa Nafsu

    • calendar_month Senin, 20 Des 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Alfi Ummuarifah S.Pd Pegiat Literasi Islam Kota Medan   Ketika kita hidup, kita tak luput dari pengaruh hawa nafsu. Hawa nafsu ini senantiasa melingkupi kita. Bahkan terkadang mempengaruhi pilihan-pilihan kita. Tak jarang hawa nafsu ini menjerumuskan kita pada aktifitas maksiat. Hawa nafsu juga mengantarkan pada sifat rakus dan tamak untuk memiliki sesuatu tanpa batas. […]

  • Singapura Lirik Kopi Ulu Pungkut
    Tak Berkategori

    Singapura Lirik Kopi Ulu Pungkut

    • calendar_month Selasa, 7 Mei 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pihak Importir Singapura mulai melirik bubuk kopi luwak yang diproduksi kelompok usaha Langgamtama, Desa Simpang Banyak Jae dan Simpang Banyak Julu, Kecamatan Ulu Pungkut, Mandailing Natal (Madina). “Singapore sudah meminta 2 ton, namun kita belum mampu membutuhi permintaan itu,” kata Mursal Lubis, pengurus Langgamtama kepada wartawan, Senin (6/5/2013) di Panyabungan. . […]

  • Kebudayaan Mandailing Diambang Kepunahan

    Kebudayaan Mandailing Diambang Kepunahan

    • calendar_month Senin, 11 Mar 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) : Budayawan Mandailing, Askolani Nasution mengungkapkan banyak entitas kebudayaan Mandailing, khususnya di Mandailing Natal yang diambang kepunahan. Itu dikatakan Askolani saat menjadi narasumber Talkshow “Refleksi Dan Rekomendasi 20 Tahun Kabupaten Mandailing Natal” di Abara Hotel, Panyabungan, Minggu (10/3/2019). Askolani tampil dengan naskah “Wajah Kebudayaan Mandailing Kekinian”. Mencuatkan persoalan kian punahnya entitas kebudayaan […]

expand_less