Rabu, 15 Apr 2026
light_mode

Eddy Rangkuty Minta Tambang Emas Batang Toru Dihentikan

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 9 Feb 2012
  • print Cetak

Tapsel. Anggota DPRD Sumut dari daerah pemilihan Sumut IV, Eddy Rangkuty meminta agar penambangan emas di BatangToru, Tapanuli Selatan (Tepsel) dihentikan. Hal itu dikatakan politisi PDIP ini usai reses ke daerah pemilihannya di Tapanuli bagian selatan (Tabagsel).
Ditemui di Kantor DPC PDIP Tapsel, Jalan Mawar, Kelurahan Ujung Padang, Padangsidimpuan, Rabu (8/2), Eddy menjelaskan, apapun alasannya, PT Agincourt sebagai investor harus mengurungkan rencananya memulai penambangan emas pada Maret mendatang.

Sebab, katanya, dalam banyak hal masih terdapat kejanggalan, keanehan, ketidakjujuran, ketidakterbukaan dan hal-hal berbahaya lainnya, terutama jika masalahnya dikaji dari sudut kepentingan masyarakat.

Saat ini, katanya telah berkembang 3 situasi psikologis di tengah-tengah masyarakat Batang Toru dan sekitarnya. Pertama, sikap segelintir masyarakat yang diliputi eforia kesenangan karena sudah lama mendapatkan keuntungan yang berlimpah dari kehadiran perusahaan tambang emas itu.

Kedua, sikap sejumlah kecil masyarakat yang tak peduli dengan kehadiran perusahaan tambang emas tersebut. Ketiga, yang paling dominan, sikap masyarakat yang mulai gelisah mendengar akan dimulainya eksploitasi penambangan emas di daerah mereka.

Rangkuty menuturkan, situasi yang terbilang kritis tersebut sudah makin berkembang sejak akhir tahun lalu. Tapi anehnya pihak perusahaan dan para pemimpin di daerah ini seperti tidak mau tahu dengan suasana psikologis yang dialami masyarakat yang bermukim di sekitar kawasan pertambangan.

“Nampaknya pihak investor dan penguasa lebih suka mengkaji keuntungan yang akan didapat setelah pertambangan beroperasi daripada memikirkan kegelisahan masyarakat,” keluhnya.
Padahal, kata Rangkuti, dari hasil pantauannya selama mengadakan reses, mulai terlihat adanya gesekan kecil di tengah-tengah masyarakat, yang merupakan suara-suara ketidakpuasan, dibarengi dengan provokasi yang bersifat massif dan sistemik.

“Saya tidak mengerti mengapa seperti tidak ada yang peduli. Apakah semua pihak masih harus menunggu terjadinya situasi seperti di daerah lain seperti Bima,” sebutnya.

Karena itulah ia mendesak agar pihak perusahaan berkenan menghentikan, membatalkan atau setidak-tidaknya mengurungkan ambisinya untuk memulai tahapan eksploitasi pertambangan emas.

“Tak ada jalan lain. Pihak perusahaan harus rela menjadwal ulang rencananya untuk melakukan eksploitasi besar-besaran atas harta kekayaan yang terpendam di Tapsel,” katanya.

Selain itu, ia juga meminta pihak perusahaan dan pemerintah melakukan sosialisasi yang jujur, terbuka dan jauh dari kebohongan. Sebab sosialisasi yang dilakukan selama ini masih penuh dengan intrik-intrik manipulasi, khayalan dan hal-hal berbau kebohongan.

“Jangan sampaikan angan-angan. Itulah sebabnya mengapa harus dilakukan sosialisasi kepada masyarakat. Masyarakat jangan hanya dicekcoki dengan cerita manis dan angin sorga dan dibekali dengan iming-iming keuntungan yang belum pasti. Masyarakat juga berhak tahu hal negatif apa yang akan mereka terima nantinya jika eksploitasi dimulai,” paparnya.

Yang pasti, menurut Eddy, sampai saat ini belum ada usaha pertambangan besar yang membawa kemakmuran bagi masyarakat di sekitarnya. Karena hampir semua keuntungan dari hasil tambang ‘ditelan’ oleh perusahaan dan sebagian diberikan ke pemerintah pusat.

“Yang kita lihat dan dengar hanyalah cerita pahit, kemiskinan yang makin parah, lingkungan yang menjadi rusak akibat dari pengerukan hasil kekayaan alam dan kisah sedih lainnya,” ujar Eddy.
(ikhwan nasution.medanbisnis)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kades Batumundom Bantah Laporan Masyarakatnya ke DPRD Madina terkait Narkoba

    Kades Batumundom Bantah Laporan Masyarakatnya ke DPRD Madina terkait Narkoba

    • calendar_month Selasa, 9 Des 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – buntut laporan sejumlah warga desa Batumundom, Kecamatan Muara Batang Gadis, Kabupaten Mandailing Natal ( Madina ) ke Polres dan DPRD Madina yang menuding Kepala Desa Batumundom Kazwan Siregar tidak peduli terhadap pengusunan Perdes terkait pemberantasan narkoba. Kazwar selaku kades membantah dan menilai warga yang melapor itu telah melakukan perbuatan fitnah terhadap […]

  • PELESTARIAN WARISAN BUDAYA MANDAILING (3-selesai)

    PELESTARIAN WARISAN BUDAYA MANDAILING (3-selesai)

    • calendar_month Selasa, 13 Mei 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Z Pengaduan Lubis 2.4. Kebudayaan Fisik Arsitektur atau seni bina adalah bagian yang penting dari kebudayaan fisik masyarakat Mandailing. Terutama arsitektur atau seni bina bangunan adat berupa istana raja yang dinamakan Sopo Sio Dalam Mangadong atau Bagas Godang dan balai sidang adat yang dinamakan Sopo Sio Rancang Magodang atau Sopo Godang. Kedua bangunan adat […]

  • Bupati Tak Ikut, Sekda Pimpin Tim Safari Ramadan Pemkab Madina

    Bupati Tak Ikut, Sekda Pimpin Tim Safari Ramadan Pemkab Madina

    • calendar_month Selasa, 14 Jun 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Sekretaris Daerah, Syafei Lubis memimpin Tim Safarai Ramadan Pemkab Mandailing Natal ke Kecamatan Panyabungan Timur, Senin, (13/6). Bupati Dahlan Hasan Nasution tidak hadir, tetapi istrinya, Ika Desika terlihat hadir. Beberapa bulan belangan ini, bupati Madina jarang tampil di acara publik, selalu diwakili Sekda. Termasuk acara pisah sambut Kapolres. Laporan Keterangan Pertanggungjawaban bupati […]

  • Gordang Sambilan Budaya Mandailing

    Gordang Sambilan Budaya Mandailing

    • calendar_month Rabu, 18 Sep 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Masyarakat Mandailing terkenal dengan masyarakat yang menjunjung tinggi adat istiadat dan nilai-nilai kearifan lokal yang menjadikan berbeda dari suku–suku yang ada di Sumatera Utara. Salah satu kesenian khas suku Mandailing adalah Gordang Sambilan. Gordang artinya gendang atau bedug, sedangkan sambilan artinya sembilan. Jadi Gordang Sambilan merupakan gendang atau bedug yang mempunyai panjang dan diameter yang […]

  • Pengumuman Peserta Ujian dan Jadwal Ujian TKB CPNS Formasi Umum Tahun 2014

    Pengumuman Peserta Ujian dan Jadwal Ujian TKB CPNS Formasi Umum Tahun 2014

    • calendar_month Kamis, 26 Feb 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    Pengumuman Peserta Ujian dan Jadwal Ujian TKB CPNS Formasi Umum Tahun 2014. (Sumber : http://www.madina.go.id/pengumuman-peserta-ujian-dan-jadwa…/) untuk nama peseta clik : http://www.madina.go.id/…/Jadwal-Ujian-TKB-Test-Kompetensi-…

  • DCS Dapil 4 PKS Madina

    DCS Dapil 4 PKS Madina

    • calendar_month Selasa, 9 Jul 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Daftar Calon Sementara Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Pemilihan Umum Tahun 2014 Dapil 4 PKS Madina

expand_less