Minggu, 1 Mar 2026
light_mode

Film “Si Bisuk Naoto” Diangkat Dari Legenda Klasik

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Senin, 3 Agt 2015
  • print Cetak

 

SIABU (Mandailing Online) – Film “Si Bisuk Naoto” mengangkat cerita legenda klasik di daerah Tapanuli Bagian Selatan. Dulu, jauh sebelum buku bacaan ada, masyarakat di daerah ini sudah terbiasa mendengar cerita tentang tokoh Si Bisuk Na Oto yang penuh kelucuan.

Film berbahasa Mandailing yang diproduksi Tympanum Novem Multimedia bekerjasama dengan Nila Sari Pro itu telah beredar dalam bentuk DVD di kawasan Sidempuan, Tapanuli Selatan, Mandailing Natal, Palas, Paluta, Rantau Prapat, Rokan Hulu, Pasaman dan Pasaman Barat.

“Prototipe tokoh ini sering digambarkan seperti tokoh Abu Nawas dalam cerita “Seribu Satu Malam” di Persia. Cerita ini dituturkan dari mulut ke mulut, tentu dengan banyak versi cerita,” ungkap sutradara film “Si Bisuk Naoto”, Askolani Nasution kepada Mandailing Online, Senin (3/8).

Baru pada sekitar tahun 1919, oleh M. Kasim, sastrawan Indonesia angkatan Balai Pustaka, sempat mempopulerkan cerita “Si Bisuk na Oto” ketika beliau menjadi guru di Kotanopan, wilayah yang berada di bawah pemerintahan Asisten Residen Mandailing-Angkola.

Versi klasik dalam legenda daerah itu tentu saja berbeda penampilannya dalam film produksi bersama Nila Sari Pro dan Tympanum Novem Multimedia ini. Askolani Nasution, sebagai penulis skenario sekaligus sutradara, mengkemas tokoh ini dalam versi yang lain.

Tokoh Si Bisuk na Oto digambarkan sebagai tokoh miskin, memiliki keterbelakangan mental, dan lugu. Julfikar Rambe memerankan Si Bisuk na Oto dengan amat baik menirukan gaya Dustin Hoffman dalam film “Rain Man” atau gaya Robert De Niro yang pernah memerankan tokoh idiot dalam sebuah film tahun 90-an.

Bukan tanpa alasan cerita ini dinuzulkan oleh Askolani Nasution. “Banyak cerita klasik yang mulai kita lupakan,” katanya.

“Padahal cerita ini dulu amat sering kita dengar diceritakan dari mulut ke mulut. Selain menghibur, juga banyak kandungan paedagogiknya. Film daerah kita jangan hanya terjebak untuk lucu-lucuan saja, tapi minus pendidikannya, malah terkesan dagelan” imbuhnya.

Peliput : Holik Nasution

Editor  : Dahlan Batubara

 

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Saparuddin Haji Lubis, Ekonom Yang Religius

    Saparuddin Haji Lubis, Ekonom Yang Religius

    • calendar_month Kamis, 26 Nov 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Calon Bupati Madina Saparuddin Haji Lubis merupakan figur yang penuh dengan dinamika ekonomi. Hingga saat ini dia tercatat sebagai ketua Kadin (Kamar Dagang dan Industri) Madina. Sebelumnya mejabat ketua HIPMI (Himpunan Pengusaha Muda Indonesia) Madina. Regulasi-regulasi di sektor ekonomi hingga persoalan ekonomi Madina selalu menjadi kajian dan bahasan di organisasi itu. Faktor ini dinilai menjadi […]

  • Harga Kantalan Naik, Petani Bernafas

    Harga Kantalan Naik, Petani Bernafas

    • calendar_month Jumat, 30 Des 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Petani karet alam mentah (Kantalan) di Mandailing Natal (Madina) mulai bernafas lega akibat harga karet terus merangkak naik dalam sebulan terakhir. Pantauan di Simangambat Kecamatan Siabu, Jum’at (30/12), harga terrendah sekitar Rp8.500 per Kg, tertinggi sekitar Rp9.500. Sementara itu, pantauan di penjualan Desa Gunung Tua Iparbondar Kecamatan Panyabungan, Kamis (29/12) harga […]

  • Rehab Pustu Pastab Jae Bertukar Lokasi?

    Rehab Pustu Pastab Jae Bertukar Lokasi?

    • calendar_month Minggu, 26 Jun 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Tak diketahui dimana letak kelirunya. Puskesmas Pembantu (Pustu) Desa Pastep Jae Kecamatan Tambangan, Mandailing Natal dipugar. Padahal di plang merek proyek tertulis Pustu Desa Pastap Julu. Pantauan Mandailing Online, sejumlah pekerja sedang bekerja melakukan perehaban Pustu Desa Pastap Jae.  Sementara plang merek bertuliskan atas nama Dinas Kesehatan Mandailing Natal memampangkan Pustu […]

  • Tanggapan Atas Indonesia Vs Malaysia"Berdamai dengan tetangga"

    Tanggapan Atas Indonesia Vs Malaysia"Berdamai dengan tetangga"

    • calendar_month Rabu, 1 Sep 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Hubungan Malaysia dan Indonesia kembali memanas setelah insiden penangkapan tiga pegawai Kementerian Kelautan dan Perikanan yang diklaim telah melewati perbatasan Indonesia. Benar atau salah sampai saat ini belum dapat kepastian hukum yang jelas hingga membuat dua pihak saling member tanggapan negative.Aksi demonstrasi pun terjadi unuk membebaskan tiga orang tersebut, namun Malaysia tidak terima atas perlakuan […]

  • Televisi Kita, Dirty Jokes dan Fenome Waria

    Televisi Kita, Dirty Jokes dan Fenome Waria

    • calendar_month Kamis, 2 Jan 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Aditya Abdurrahman Abu Hafizh TELEVISI merupakan media massa yang sampai saat ini dianggap paling memiliki pengaruh bagi audiennya. Kedahsyatan efek yang dihasilkan dari penggabungan antara elemen gambar (visual) dan suara (audio) membuat media ini menjadi sasaran utama para kapitalis untuk meraup keuntungan sebanyak-banyaknya melalui iklan, para politisi untuk merebut pengaruh dukungan sebesar-besarnya, maupun pihak-pihak […]

  • SEKOLAH SIAGA BENCANA

    SEKOLAH SIAGA BENCANA

    • calendar_month Senin, 15 Feb 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh : Moechtar Nasution Saya terdiam dan haru mendengar penuturan anak didik Sekolah Dasar di desa Gunung Manaon saat mereka menceritakan kejadian banjir yang menimpa desanya dua tahun yang lalu. Dengan bahasa yang sederhana, Hasan-sebut saja namanya demikian berkeluh kesah gara-gara banjir dirinya tidak bisa bersekolah hampir seminggu lamanya.Air yang menggenangai desa juga menyebabkan dirinya […]

expand_less