Minggu, 9 Agu 2026
light_mode

Massa di Tabuyung Bakar Rumah Terduga Pengedar Narkoba. JAMPI Sumut Nilai Sebagai Akumulasi Kekesalan Masyarakat

  • account_circle Muhammad Hanapi
  • calendar_month Rabu, 17 Des 2025
  • print Cetak

Aksi Kaum Ibu ibu saat swiping terduga pelaku pengedar Narkoba di desa Tabuyung, Kecamatan Muara Batang Gadis, Madina ( ist)

Muara Batang Gadis ( Mandailing Online ): bentuk kekecewaan terhadap Kepolisian, emak emak di Desa Tabuyung Kecamatan Muara Batanggadis, Kabupaten Mandailing Natal terus bersuara. Mereka menilai polisi tidak mampu memberantas para pelaku pengedar narkoba di wilayah nya.

” bagai mana kami yakin pada polisi, para pelaku pengedar narkoba terus merusak anak anak kami di desa ini. Wajar saja kami sebagai ibu marah dan bertindak,” kata salah seorang emak emak yang ikut aksi.

Selasa sore 16/12/2025 emak emak melakukan aksi nekat dengan melakukan swiping terhadap dua orang terduga pengedar. Merkeka mendatangi rumah terduga. Katena situasi tidak terkendali, massa pun melempari rumah terduga. Tidak hanya itu massa akhirnya membakar rumah terduga pengedar narkoba. Ada total dua rumah yang di bakar massa. Dalam rumah warga menemukan alat hisap narkoba jenis sabu sabu.

Kejadian itu dibenarkan Kasi Humas Polres Madina Ipda Fahrul Syahban Simanjuntak saat dikonfirmasi lewat aplikasi Whats App Rabu 17/11.

” Kepolisian melalui Polsek Muara Batanggadis sebelum massa aksi anarkis telah memberikan himbauan, namun kami juga memahami kekecewaan warga terhadap maraknya peredaran narkoba di desa nya ” kata Ipda Fahrul Syahban Simanjuntak.

Ia menjelaskan, Polsek Muara Batanggadis sendiri telah mengamankan 5 orang terduga pelaku pengedar narkoba yang sempat hampir jadi bulan bulanan masyarakat.

” saat ini ke 5 orang sedang menjalani pemeriksaan dan barang bukti awal alat hisap sabu yang didapat warga daru rumah terduga,” kata Kasih Humas Polres Madina itu.

Menanggapi kejadian berulang di Kabupaten Mandailing Natal ini , Ketua Jaringan Masyarakat Pemantau Kepolisian (Jampi) Sumatera Utara, Zakaria Rambe menilai apa yang terjadi di Desa Tabuyung, Kecamatan Muara Batang Gadis merupakan akumulasi kekesalan dari masyarakat khususnya kaum ibu. Sehingga mereka meluapkan dengan melakukan pembakaran terhadap rumah yang diduga ditempati oleh jaringan pengedar narkoba di Desa itu.

“Kejadian Selasa sore kemarin ini seharusnya jadi pembelajaran bagi Kapolres Madina dan jajarannya. ibi merupakan kejadian berulang di Madina, Ada apa. Sehingga masyarakat akhirnya main hukum sendiri. Ini harus dikaji oleh pihak kepolisian,” tutur Zakaria ketika dimintai keterangannya terkait peristiwa di Desa Tabuyung tersebut.

Zakaria mengatakan, aksi nekat yang dilakukan oleh para kaum Ibu ini didasari oleh rasa sayangnya mereka terhadap generasi penerus dan masyarakat di desa mereka. Dia pun menilai, kemungkinan aksi ini merupakan reaksi dari para kaum ibu terhadap lambatnya atau diamnya pihak Kepolisian dalam memberantas narkoba di desa mereka.

Karena itu, Zakaria berharap Kapolres Madina dan jajarannya segera mengambil tindakan atas kejadian ini. Sehingga masyarakat merasa terlindungi dan diayomi oleh keberadaan Kepolisian.

Sementara itu, Plt Kepala Desa Tabuyung, Iskandar Muda Tanjung menjelaskan peristiwa pembakaran rumah terduga pengedar narkoba di desanya merupakan reaksi spontan dari kaum ibu-ibu.

“Iya, kejadian pembakaran itu terjadi secara spontan, setelah acara pengajian dan do’,a bersama Ibu – Ibu langsung bergerak ke rumah yang diduga bandar narkoba,” jelasnya ketika dihubungi via WhatsApp, Rabu (17/12/2025).

Iskandar mengatakan pihak pemerintah desa telah berupaya mencegah agar Ibu – Ibu tidak melakukan sweeping ke rumah terduga pengedar narkoba. Namun permintaan dari Plt Kades itu tidak diindahkan lagi oleh Ibu – Ibu yang sudah geram dengan peredaran narkoba yang merusak generasi muda di Desa Tabuyung.

“Selaku Plt Kepala Desa sudah berusaha untuk mencegah Ibu – ibu untuk tidak melakukan sweeping ke rumah yang diduga bandar narkoba, dan mengingatkan untuk tidak berbuat anarkis namun tidak lagi dihiraukan Ibu-Ibu,” kisahnya. (Napi/ Fikri)

  • Penulis: Muhammad Hanapi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Fahrizal Efendi: Pesantren Harus Tampil Hapus Stigma Madina Daerah Ganja

    Fahrizal Efendi: Pesantren Harus Tampil Hapus Stigma Madina Daerah Ganja

    • calendar_month Minggu, 11 Jul 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Sumut terlanjur populer sebagai daerah penghasil ganja di Indonesia. Bahkan nomor 2 setelah Aceh. Diperlukan upaya melibatkan semua pihak mengatasinya. Pesantren diharapkan tampil untuk perlahan merubah stigma itu. Karena mampu menjadi penggerak melawan peredaran narkoba dan budaya tanaman ganja. “Tanggung jawab kita semua menghapus stigma itu. Diharapkan para ulama, ustad dan […]

  • Tunjangan staf Madina tak dibayar?

    Tunjangan staf Madina tak dibayar?

    • calendar_month Kamis, 16 Sep 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah ( APBD ) Kabupaten Mandailing Natal (Madina) mengalami depisit anggaran mencapai Rp45 miliar lebih. Sehingga terancang anggaran tunjangan staf sebesar Rp250 ribu per bulan yang tinggal beberapa bulan lagi bakal terancam tidak dibayar. Bahkan beberapa proyek juga tidak terlaksana akibat ketersedian anggaran. “Kami sangat resah akibat tidak dibayarkannya tunjangan staf […]

  • Terpeleset di Parit, Hanyut ke Sungai Sangkumpal Bonang

    Terpeleset di Parit, Hanyut ke Sungai Sangkumpal Bonang

    • calendar_month Selasa, 1 Mar 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Selamat, Putrinya Tewas SIDIMPUAN- Seorang ibu, Linda br Siregar (35), warga Lingkungan I, Kelurahan Wek II, Kecamatan Padangsidimpuan Utara, beserta putrinya Sari Anggina Napitupulu (2,5), terpeleset di parit aliran Sungai Sangkumpal Bonang, Minggu (27/2) malam. Aliran air parit yang deras mengakibatkan keduanya terseret arus. Si ibu berhasil selamat setelah ditolong warga, namun putrinya ditemukan tewas, […]

  • 7 Tersangka Tambang Emas Ilegal di Madina Tahap Pelimpahan Berkas ke JPU

    7 Tersangka Tambang Emas Ilegal di Madina Tahap Pelimpahan Berkas ke JPU

    • calendar_month Jumat, 19 Jul 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MADINA- Mandailing Online : Masih ingat 7 tersangka pelaku tambang enas ilegal yang diamankan Polres Mandailing Natal ( Madina) di Kecamatan Kotanopan sebulan lalu. Perkembangan nya sekarang, Penyidik Polres Madina kabarnya sudah tahap sidik, dan pelimpahan berkas nya ke Kejaksaan. Ipda Bagus Seto, Kaurbin OPS Reskrim Polres Madina mengatakan, berkas ke 7 tersangka pelaku tambang […]

  • Ketua DPRD Madina : Kehadiran Taman Raja Batu Mesti Disyukuri

    Ketua DPRD Madina : Kehadiran Taman Raja Batu Mesti Disyukuri

    • calendar_month Jumat, 6 Mar 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Ketua DPRD Madina, Erwin Efendi Lubis menyatakan keberadaan Taman Raja Batu patut disyukuri masyarakat Madina. Itu dikatakannya menjawab wartawan saat meninjau Taman Raja Batu, Jum’at (6/3/2020). Menurutnya, kehadiran Taman Raja Batu secara otomatis telah mengurangi biaya apabila pemerintah daerah menyelenggarakan even atau acara kedaerahan yang selama ini selalu menyewa lapangan. […]

  • Akhirnya! DK PBB Keluarkan Resolusi Penghancuran Senjata Kimia Suriah

    Akhirnya! DK PBB Keluarkan Resolusi Penghancuran Senjata Kimia Suriah

    • calendar_month Senin, 30 Sep 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    NEW YORK, – Dewan Keamanan PBB akhirnya mengesahkan resolusi yang memerintahkan penghancuran senjata kimia Suriah. Dengan suara bulat, negara-negara anggota DK PBB juga mengecam serangan gas beracun di Damaskus, Suriah bulan Agustus lalu. Ini merupakan resolusi DK PBB pertama mengenai konflik Suriah yang telah berlangsung 30 bulan. Sebelumnya, tiga resolusi mengenai Suriah selalu digagalkan oleh […]

expand_less