Senin, 20 Apr 2026
light_mode

Gagalkan Penyelundupan 17 Kg Ganja, Polisi & Tersangka Kejar-kejaran di Hutan

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 5 Okt 2010
  • print Cetak

TAPSEL-METRO; Aparat kesatuan Polsek Pintu Padang berhasil menggagalkan penyelundupan 17 kilogram (kg) ganja kering dari Kabupaten Mandailing Natal (Madina) ke Kota Padangsidimpuan (Psp), Senin (4/10) sekitar pukul 03.30 dini hari. Dalam aksinya, polisi berhasil mengamankan 3 tersangka. Dua tersangka dibekuk dari pinggir jalan, satu tersangka tertangkap di dalam hutan setelah sebelumnya terlibat kejar-kejaran. Namun, dalam pengejaran itu, satu tersangka lagi berhasil melarikan diri.

Kapolres Tapanuli Selatan (Tapsel), AKBP Subandriya SH MH, melalui Kasat Narkoba, AKP Sabar Nainggolan, didampingi Kapolsek Pintu Padang, Iptu Abdi SH, kepada wartawan di ruang kerjanya, Senin (4/10), menjelaskan bahwa penangkapan ganja tersebut berdasarkan informasi yang disampaikan warga kepada pihaknya.

Dalam penangkapan tersebut berhasil diamankan barang bukti ganja kering sebanyak 17 bal dalam dua karung atau sekitar 17 kilogram, 3 telepon genggam, uang senilai Rp600 ribu dan dua unit sepedamotor jenis supra Fit dengan nomor polisi (Nopol) BB 2209 FE dan sepedamotor jenis KTM tanpa nopol.

Keduanya menceritakan, dua tersangka yang bertugas membawa ganja, Rahmat Bangun Nasution (26) dan Maruli Hasibuan alias Uli ditangkap dari Desa Aek Badak sekitar pukul 03.30 WIB dini hari. Sedangkan dua tersangka lainnya, Irsan Efendi (28) sebagai driver dan MR yang bertugas sebagai penyurvei jalan langsung kabur, begitu mengetahui dua rekannya sudah tertangkap. Keduanya meninggalkan sepedamotor KTM yang digunakan begitu saja di pinggir jalan dan lari ke arah pebukitan di Desa Aek Badak.

Karena lari, personel Polsek Pintu Padang dibantu dengan Satuan Narkoba Polres Tapsel yang berjumlah sekitar 15 personel melakukan pengejaran dan perburuan ke dalam hutan berbukit dan dibantu masyarakat sekitar hingga pagi.

Akhirnya sekitar pukul 09.00 WIB, salah satu tersangka yakni Irsan Efendi (28) berhasil ditangkap di Desa Tolang Jae saat hendak menaiki salah satu angkutan umum jurusan Psp. Sedangkan satu tersangka lainnya MR masih masih dalam pengejaran di hutan di sekitaran Kecamatan Sayurmatinggi.

Keduanya menambahkan, keempat tersangka merupakan warga Purba Tua Salambue, Kecamatan Psp Tenggara. Menurut pengakuan tersangka, jika berhasil mengantarkan barang haram tersebut ke salah satu penampung di Kota Psp, mereka diberi upah Rp100 ribu per bal dari bandar di Madina.

Dijelaskan keduanya lagi, sebenarnya komplotan ini sudah menjadi Target Operasi (TO) Polres Tapsel. Pihaknya melihat bahwa jaringan ini sudah professonal dan terkoordinir dan memiliki jaringan yang luas. Sebab, dari pengakuan 3 tersangka mereka sudah menjalankan pekerjaan sebagai kurir dari Madina ke Psp sebanyak 10 kali.

“Kita akan kembangkan kasus ini agar otaknya juga bisa kita tangkap baik bandar dari Madina ataupun penampung di Kota Psp,” jelasnya. (phn)
sumber: metrotabagsel

Tags
  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Temuan Bom di Serpong, Indonesia Siaga I

    Temuan Bom di Serpong, Indonesia Siaga I

    • calendar_month Minggu, 24 Apr 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Istana rapat mendadak. Seluruh elemen keamanan hadir. Kamis pagi, 21 April 2011, pengurus gereja Christ Katedral, Desa Cihuni, Gading Serpong, Tangerang, mendapatkan kabar mengagetkan dari polisi: ada paket bom dipasang di sekitar lokasi gereja. Polisi kemudian langsung bergerak menyisir sekitar lokasi. Sepuluh jam lebih menyisir, hingga lepas shalat Maghrib, hasilnya sembilan paket bom dengan berat […]

  • Harun Mustafa ke Golkar Madina, Ide KIM Daerah Tercetus

    Harun Mustafa ke Golkar Madina, Ide KIM Daerah Tercetus

    • calendar_month Kamis, 18 Jul 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MADINA – Mandailing Online : Muncul nya nama Harun Mustafa Nasution sebagai bakal calon kepala daerah ( Bacakada) tahun 2024 di Kabupaten Mandailing Natal ( Madina) terus jadi perbincangan publik. Cucu pendiri pondok pesantren Mustafawiyah itu pun mulai lakukan safari politik ke Partai Politik. Sore tadi Kamis 18/7, beliau didampingi abang kandungnya H. Mustafa Bakri […]

  • PKB Madina Buka Pendaftaran Calon Bupati

    PKB Madina Buka Pendaftaran Calon Bupati

    • calendar_month Jumat, 17 Apr 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Mandailing Natal (Madina) resmi  membuka pendaftaran bagi penjaringan bakal calon bupati-wakil bupati Madina priode 2016 – 2021, Jumat, (17/4). Sekretaris DPC PKB Madina, Edi Anwar Nasution, SH yang juga  koordinator Desk Pilkada PKB kepada Mandailing Online  mengatakan penjaringan ini juga terbuka untuk umum termasuk pengurus […]

  • Polsek Panyabungan Tangkap 2 Orang Pembawa 5 Kg Ganja Kering

    Polsek Panyabungan Tangkap 2 Orang Pembawa 5 Kg Ganja Kering

    • calendar_month Kamis, 18 Feb 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Polsek Panyabungan berhasil menangkap 2 orang membawa ganja kering seberat 5 kilo gram, Rabu (17/2). Kedua tersangka masing-masing bernama R (21) dan MS (21), keduanya warga Banjar Silangit Kelurahan Kota Siantar Kecamatan Panyabungan, Mandaliling Natal. Kedua tersangka beserta barang bukti 5 bal ganja kering itu ditangkap saat keduanya sedang tidur di […]

  • Lokasi Grosir Bahan Bakar Harus Dikaji Pemkab Madina

    Lokasi Grosir Bahan Bakar Harus Dikaji Pemkab Madina

    • calendar_month Selasa, 27 Sep 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pemkab Mandailing Natal dihimbau mengkaji persyaratan terhadap pedagang yang membuka usaha grosir bahan bakar, terutama minyak tanah dan gas LPJ. Himbauan itu sebagai upaya mengantisipasi agar jangan lagi terulang musibah kebakaran berrantai seperti yang terjadi di Keluraha Pasar Hilir, Panyabungan, Mandailing Natal (Madina) pada Senin pagi (26/9). Kebakaran itu menghanguskan setidaknya […]

  • Nasib Guru Honorer Yang Semakin Horor

    Nasib Guru Honorer Yang Semakin Horor

    • calendar_month Kamis, 2 Des 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Leni Irna Chintya Batubara, S.Pd Aktivis dakwah, guru Semakin lama nasib honorer semakin memprihatinkan. Bagaimana tidak, banyak permasalahan yang dihadapi oleh seorang guru yang masih berstatus honorer. Dengan gaji yang tidak wajar atau tidak sesuai dengan pengabdian yang mereka telah lakukan hingga kesejahteraan para guru honorer tidak jelas. Kisah mendapatkan gaji 250 ribu perbulan […]

expand_less