Sabtu, 28 Feb 2026
light_mode

Gegara Kedapatan Mencuri, Anak Dibawah Umur Dipukuli di Desa Tegal Sari Natal, Videonya Viral

  • account_circle Muhammad Hanapi
  • calendar_month Sabtu, 22 Jun 2024
  • print Cetak

PD inisial saat diancam mulutnya di sulut dengan rokok oleh sekelompok orang setelah ketahuan mencuri di Desa Tegal Sari, Kecamatan Natal, Madina ( screenshot video viral )

MADINA- Mandailing Online: Sebuah video penyiksaan anak dibawah umur beradar di group WhatsApp. Dalam video itu terlihat seorang anak disiksa sekelompok orang dengan cara kepala dipukul pakai tangan dan diancam disulut api rokok. Dalam video itu terdengar percakapan terkait pencurian rokok.

Setelah ditelusuri, lokasi kejadian diketahu di Desa Tegal Sari Kecamatan Natal, Kabupaten Mandailing Natal ( Madina).

Informasi yang diperoleh, saat ini keluarga korban sedang proses melaporkan penyiksaan itu ke Polres Madina.

Kasrudin selaku yang mendapingi keluarga korban mengatakan, kejadian tersebut benar dan saat ini ia dan ibu sang anak sedang proses pembuatan laporan pengaduan di Polres Madina atas kekerasan terhadap anak dibawah umur.

” Benar kejadiannya pak, dan saat ini kami sedang proses pembuatan laporan pengaduan atau LP di Polres Madina, ” Kata Kasrudin pada Mandailing Online Sabtu 22/6/2024.

Ia menjelaskan kejadian terjadi pada tanggal 7/6/2024 lewat. PI ( 15 th ) disiksa sekelompok orang di Desa Tegal Sari karena ketahuan mencuri uang 50 ribu dan sebungkus rokok.

Dalam Video yang di lampirkan sebagai barang bukti ke Polres Madina terlihat jelas kata Kasrudin sekelompok orang main hakim sendiri terhadap anak di bawah umur tersebut.

Kasrudin mengaku sebenarnya, kasus ini sudah ada perdamaian antara kedua belah pihak. Perdamaian di inisiasi di Polsek Natal setelah warga melaporkan ke Polsek. Namun saat perdamaian, orang tua sang anak tidak mengetahui kondisi anak disiksa terlebih dahulu sebelum perdamaian tersebut di tanda tangani.

Setelah video tersebut beredar dan dilihat ibu korban. Sang ibu tidak terima perbuatan sekelompok orang tersebut pada anaknya yang masih dibawah umur. Lantas kejadian itu dilaporkan ke Polres Madina dengan harapan para pelaku di adili sesuai hukum yang berlaku di negara ini karena jelas perlakuan sekelompok orang itu merupakan kekerasan terhadap anak dibawah umur.

Saat ini kata Kasrudin, ia dan Sumarni ( ibu korban red) sudah menemui unit Pelayanan Perempuan dan Anak atau PPA di Polres Madina dan diarahkan untuk membuat laporan polisi.

Dikabarkan, Kepala Desa ( Kades ) Tegal Sari Kecamatan Natal Rizal Efendi ada dilokasi kejadian. Saat dikonfirmasi Mandailing Online Kades mengakui kejadian tersebut.

” Ia benar pak, anak ini memang di pukuli sama pemuda setempat pake tangan karena ketahuan mencuri. Untung saya ada disitu kalau ga anak itu sudah mati , ” Jelas Rizal lewat sambungan tlephon Sabtu 22/6) 2024.

Rizal mengaku saat si anak ( PI ) ini diamankan warga, dan dilakukan introgasi oleh warga, sudah mencuri beberapa kali di Desa Tegal Sari sehingga menyulut emosi warga.

Kasus ini kata Kades sudah di damaikan di Polsek Natal. Kedua belah pihak sudah menandatangani perdamaian nya. Kalau masalah keluarga sang anak melaporkan penganiayaannya ke Polres Madina. Ia mengaku sudah dikonfirmasi oleh unit PPA Polres Madina. ( napi)

 

  • Penulis: Muhammad Hanapi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pastikan Proyek Berjalan, Dinas PUPR Madina Monitoring Pembangunan SPAM di Mompang Julu

    Pastikan Proyek Berjalan, Dinas PUPR Madina Monitoring Pembangunan SPAM di Mompang Julu

    • calendar_month Rabu, 28 Agt 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MADINA- Mandailing Online : Pembangunan sistem penyediaan air minum ( SPAM) di sejumlah titik di Mandailing Natal ( Madina) tahun anggaran 2024 ini untuk membutuhi kebutuhan air minum warga, sehingga perlu pengawasan yang serius sehingga proses pelaksanaan pembangunan berjalan sesuai target. Hal ini dikatakan Elpiyanti Harahap Kepala Dinas PUPR Madina disela sela kegiatan monitoring pelaksanaan […]

  • BACALON PEMIMPIN MADINA

    BACALON PEMIMPIN MADINA

    • calendar_month Minggu, 19 Mei 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Dr.M.Daud Batubara, MSi Pembahasan tentang masa depan daerah saat ini semakin gencar oleh rakyat di daerah dalam konteks antara harapan dan kekhawatiran terhadap keberadaan daerah dan rakyatnya. Bukan saja di Mandailing Natal (Madina), diyakini rakyat yang kapasitas budaya politiknya pada di level partisipan, jauh-jauh hari telah menjadikan pilihan topik Pilkada ketika kongko-kongko di berbagai […]

  • MERANTAU KE TANAH DELI

    MERANTAU KE TANAH DELI

    • calendar_month Minggu, 22 Sep 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 7Komentar

    Oleh: Basyral Hamidi Harahap Perjalanan Tuanku Tambusai yang berperang melawan Belanda melintasi pegunungan Bukit Barisan (Mandailing, Angkola, Padang Lawas dan Kota Pinang)kemudian dipandang sebagian penting dalam sejarah migrasi orang Mandailing. Jalur perjalanan itu kemudian dipakai para perantau sebagai jalur pertama ke Sumatera Timur. Gelombang kedua migrasi orang Mandailing dalam jumlah besar terjadi pada tahun 1840-an. […]

  • Pelaksanaan Pilkades 2022 Dimajukan

    Pelaksanaan Pilkades 2022 Dimajukan

    • calendar_month Selasa, 13 Des 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Gonjang-ganjing terkait jadwal Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) tahun 2022 terjawab sudah. Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Mukhsin Nasution mengatakan sesuai hasil rapat dengan Forkopimda, Pilkades 2022 dipercepat satu hari. Dengan demikian, jadwal yang sebelumnya disepakati tanggal 20 Desember bergeser menjadi 19 Desember 2022. “Untuk jadwal Pilkades 2022 sesuai hasil […]

  • Akulturasi Elitis Mandailing: Standar Baru Kemajuan Madina

    Akulturasi Elitis Mandailing: Standar Baru Kemajuan Madina

    • calendar_month Jumat, 19 Jul 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Muhammad Ludfan Nasution* Sulit menemukan pemahaman yang relatif seragam dalam hal budaya lokal. Lebih-lebih dalam hal kepemimpinan yang bersifat tradisional. Apalagi untuk membaca dan memahami sebuah prosesi adat yang belum “taradat”. Perpaduan unsur adat dengan nilai budaya yang asing atau baru dengan meninggalkan nilai-nilai adat itu sendiri dapat dipahami sebagai akulturasi. Dan, karena pemangku […]

  • Perampingan SKPD di Pemkab Madina Jangan Tendensius

    Perampingan SKPD di Pemkab Madina Jangan Tendensius

    • calendar_month Kamis, 25 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan, Pembahasan tentang rancangan perubahan atas Perda Susunan Organisasi dan Tata laksana (Suorta) di lingkungan Pemkab Madina yang saat ini sedang dalam tahap pembahasan di DPRD Madina diharapkan tidak berdasar atas sikap tendensius, suka tidak suka, apalagi bernuansa politis. Hal itu disampaikan Sekretaris Umum DPP Ikatan Masyarakat Peduli Madina (IMPM) Saifuddin Lubis kepada Analisa di […]

expand_less