Kamis, 5 Mar 2026
light_mode

Gemasu Unjukrasa, Dukung Kejatisu Usut Dugaan Korupsi Taman Raja Batu

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Rabu, 7 Mar 2018
  • print Cetak

Massa Gemasu saat diterima pihak Kejatisu dalam unjukrasa mendesak Kejatisu mengusut dugaan korupsi Taman Raa Batu dan Tapian Sirisri di Madina, Selasa (6/3/2018) (foto : Medan Bisnis / muchlis)

 

MEDAN (Mandailing Online) – Ratusan massa yang tergabung dalam Gerakan Masyarakat Sumatera Utara (Gemasu) berunjuk rasa di depan Kantor Kejaksaan Tinggi Sumatera  Utara (Kejatisu), Selasa (6/3).

Massa menyatakan mendukung penuh terhadap langkah Kejatisu dalam penyelidikan dugaan korupsi pembangunan objek wisata  Taman Raja Batu dan Tapian Siri-siri Syariah di Kabupaten Mandailing Natal (Madina) yang diduga melibatkan Bupati Madina Dahlan Hasan Nasution

Kordinator aksi Abdurrahman Simanjuntak dalam orasinya menyebutkan, “Kami dukung Kejatisu mengusut kasus korupsi ini, segera lakukan penetapan tersangka. Apabila tidak bisa, maka kasus ini akan kami laporkan ke KPK,” ucap Abdurrahman.

Dikatakan Abdurrahman, kasus dugaan korupsi tersebut sarat masalah sehingga mestinya  menjadi prioritas kejaksaan.

“Kasus ini harus ditindak serius, jangan biarkan berlarut-larut sehingga nantinya tidak ada kejelasan. Kami minta, Kejatisu jangan bermain mata dalam kasus ini,” ujarnya.

Usai berorasi,  massa diterima  Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasipenkum) Kejatisu Sumanggar Siagian.  Di hadapan massa Sumanggar mengatakan, kasus dugaan korupsi tersebut masih terus didalami Kejatisu.

“Kasus ini tidak kita diamkan, kami justru sedang mendalaminya lagi,” katanya.

“Terakhir kami telah mengirim pihak penyidik ke lokasi proyek Tapian Siri-siri dan Taman Batu Raja untuk melakukan pengumpulan barang bukti dan keterangan. Tak ada yang kita diamkan, siapapun yang terlibat pasti kita proses”, ungkap Sumanggar

Sumanggar mengatakan, sejauh ini penyelidikan  kasus tersebut masih terus berjalan, namun pihaknya belum mendapatkan rincian adanya kerugian negara.

“Kita belum tahu berapa besar kerugian negara, nanti semua akan terungkap, saat ini kita masih mendalami kasus ini. Kita sangat serius dalam mendalami setiap kasus, khususnya dalam masalah kerugian negara, tak terkecuali kasus ini”, jelasnya.

Sumber : Waspada.co.id / Medan Bisnis Dayli / Sentral Berita

Editor : Dahlan Batubara

 

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jika 11 Ranperda Gagal, Pembangunan Bisa Melambat

    Jika 11 Ranperda Gagal, Pembangunan Bisa Melambat

    • calendar_month Selasa, 16 Jul 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 2Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Kepala Bagian Hukum dan Organisasi Pemkab Mandailing Natal (Madina) Alamulhaq Daulay SH mengaku belum mengetahui terjadinya penundaan pembahasan 11 Ranperda di DPRD Madina. “Saya belum mengetahui adanya penundaan itu, namun yang jelas saat ini 11 ranperda itu telah kita serahkan kepada Baleg DPRD Madina, sekarang tergantung orang itu,” kata Alamulhaq, Selasa […]

  • Penyuap Bupati Madina Disidang

    Penyuap Bupati Madina Disidang

    • calendar_month Senin, 19 Agt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    MEDAN, – Kontraktor yang tertangkap menyuap Bupati Mandailing Natal, Surung Panjaitan selaku Direktur PT Bumi Lestari Energi menjalani sidang perdana di Pengadilan Tipikor pada Pengadilan Negeri (PN) Medan, Senin (19/8/2013). Dalam dakwaannya, tim Jaksa Penuntut Umum dari Komisi Pemberantasan Korupsi Supardi dan Irene Putri menyebutkan pada tahun 2013 Kabupaten Madina memproleh BDB dari Pemprov Sumut […]

  • Jalan Jembatan Merah-Natal Makin Rusak

    Jalan Jembatan Merah-Natal Makin Rusak

    • calendar_month Minggu, 8 Mei 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan. Sebagian ruas jalan provinsi antara Jembatan Merah, Kecamatan Panyabungan Selatan menuju Natal, Kecamatan Natal, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) makin rusak. Menurut pantauan MedanBisnis, Rabu (4/5), jalan antara Sipogu menuju Simpang Gambir sudah bagus, hanya saja dikhwatrirkan tidak akan bertahan lama akibat banyaknya mobil pembawa TBS dan mobil pengangkut kayu melewati jelan tersebut dan umumnya […]

  • Rumah Kajati Sumut dibobol maling

    Rumah Kajati Sumut dibobol maling

    • calendar_month Selasa, 23 Agt 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN – Rumah Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kajati SUmut), AK Basuni dibobol maling. Kejadian yang terjadi pada Minggu (21/8) pagi tersebut mengakibatkan hilangnya jam tanngan dan sejumlah uang tunai yang jumlahnya belum diketahui. Informasi yang beredar menyebutkan, kejadian itu pertama kali diketahui staf Kejati Sumut yang berjaga di kediaman Basuni. Ketika itu, ia baru […]

  • Ruangan Ketua dan Wakil Ketua DPRD Disegel Anggota Dewan

    Ruangan Ketua dan Wakil Ketua DPRD Disegel Anggota Dewan

    • calendar_month Selasa, 18 Sep 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Gara-gara Pimpinan DPRD Dinilai Tidak Istiqomah Panyabungan (MO) – Dua dari tiga ruangan pimpinan DPRD plus ruang Sekretaris DPRD hingga hari ini, Selasa (18/9) masih tutup akibat disegel oleh sejumlah anggota dewan Jum’at pekan lalu. Kedua ruangan yang tersegel masing-masing ruang kerja Ketua DPRD Madina As Imran Khatamy Daulay (politisi Golkar) dan Wakil Ketua DPRD […]

  • DARURAT NARKOBA SUMATERA UTARA (bagian 1)

    DARURAT NARKOBA SUMATERA UTARA (bagian 1)

    • calendar_month Senin, 23 Mar 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Oleh : Moechtar Nasution Peredaran narkoba di Sumut sudah mencapai tingkat yang mengkhawatikan bahkan Wakil Gubernur HT.Ery Nuradi dalam satu kesempatan pernah menyebutkan sudah berada di lampu merah. Pernyataan orang nomor dua ini bukan tanpa alasan mengingat peredaran narkoba sudah menyentuh seluruh sektor kehidupan masyarakat tanpa terkecuali. Mulai dari pejabat yang tertangkap mengkonsumsi narkoba […]

expand_less