Kamis, 5 Mar 2026
light_mode
Tak Berkategori

Harga Cabe Merah Tembus 40 Ribu/Kg

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Jumat, 17 Mei 2013
  • print Cetak

pedagang-cabe 170513.jpgPANYABUNGAN (Mandailing Online) – Dalam empat hari terakhir harga cabe merah di Mandailing Natal (Madina) terus mengalami kenaikan. Penjualan pada Jum’at (17/5/2013) menembus 40.000 rupiah dari sebelumnya 30.000 rupiah per kilo gram.

Pengakuan para pedagang, kenaikan harga cabe merah akibat pasokan dari petani sedang turun, sehingga harga cendrung naik.

“Pasokan cabe merah kita terima dari petani saat ini sedang turun, dan jika barang sedikit harga akan naik,” ujar Zubaidah, pedagang di pasar pagi Gunungtua, Panyabungan, kepada wartawan, Jum’at (17/5).

Dikatakannya, trend kenaikan harga cebe merah ini juga berdampak terhadap menurunnya tingkat penjulan sekitar 25 persen dibanding ketika harga masih 30.000 rupiah per kg.

“Naiknya harga cabe merah berdampak kepada penurunan omzet, makanya kitapun sebetulnya tidak menghendaki harga yang secara tiba-tiba naiknya. Bayangkan dalam waktu hanya sekitar 3 hingga 4 hari harga sudah naik 10.000 per kilo,” jelasnya.

Arman Tanjung, pengelola rumah makan di Panyabungan mengakui bahwa dia merasa kaget dengan cepatnya kenaikan harga cebe merah di pasaran yang berpengaruh terhadap perolehan keuntungan usahanya.

“Ya situasi harga cabe merah merupakan bahan utama dalam gulai masakan kita, termasuk sambal cabe untuk setiap porsi nasi. Harga jual per satu porsi nasi tetap 10.000, sedangkan bahan sudah naik, dan saya berharap agar harga cabe merah kembali turun,” harapnya.

Sementara itu, pengakuan petani cabe di Panyabungan, saat ini baru selesai musim penen bagi sebahagian besar petani, bahkan ada lagi yang baru tanam.

“Memang untuk bulan Mei biasanya kita sudah selesai masa panen, paling kita mulai penen kembali itu sekitar bulan Juli hingga bulan Agustus mendatang, mungkin ini penyabab naiknya harga cabe merah di pasar,” ujar Sarbein Nasution seorang petani cabe. (mar)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Elizar Yahmid : Kesejatraan Nelayah di Pantai Barat Madina Hanya Dijanji Politik

    Elizar Yahmid : Kesejatraan Nelayah di Pantai Barat Madina Hanya Dijanji Politik

    • calendar_month Senin, 7 Okt 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

      NATAL ( Mandailing Online ): Nelayan di wilayah Pantai Barat Kabupaten Mandailing Natal keluhkan tak adanya perhatian Pemerintah Daerah. Kesejahtraan seolah hanya pada saat janji politi saja. Meski TPI ( tempat pelelangan ikan ) telah ada, namun tidak serta merta membantu kesejahtraan nelayan. Harga ikan hasil tangkapan nelayan tetap saja dibawah sebab tidak adanya […]

  • Peradi : Perintah Bupati Madina Larang Berlangganan Surat Kabar Melawan UU Pers

    Peradi : Perintah Bupati Madina Larang Berlangganan Surat Kabar Melawan UU Pers

    • calendar_month Kamis, 3 Mar 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Ketua Peradi Tabagsel Ridwan Rangkuti menilai bupati Madina Dahlan Hasan Nasution melawan UU Pers saat menerbitkan surat edaran kepada SKPD tidak berlangganan surat kabar Malintang Pos. “Munculnya surat edaran bupati Madina kepada semua pimpinan SKPD yang melarang berlangganan surat kabar Malintang Pos merupakan bentuk dan cerminan bahwa bupati Madina tidak siap […]

  • Jalan Berlubang Kerap Makan Korban

    Jalan Berlubang Kerap Makan Korban

    • calendar_month Selasa, 31 Jan 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MADINA- Karena, sekitar 2 tahun tidak kunjung diperbaiki, lubang besar di badan Jalan Abri Lama di Kelurahan Kotasiantar, Kecamatan Panyabungan, Kabupaten Madina kerap dan siap menunggu korban. Sementara, warga hanya bisa menancapkan pokok kayu di lubang tersebut agar tidak terjadi kecelakaan lalulintas (lakalantas) lagi. Amatan METRO, Minggu (29/1) sejumlah kendaraan yang melintas di jalan ini […]

  • PT MAL Diduga Buang Limbah Berbahaya ke Sungai Marait

    PT MAL Diduga Buang Limbah Berbahaya ke Sungai Marait

    • calendar_month Jumat, 26 Agt 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    MUARA BATANG GADIS (Mandailing Online) – Pabrik Minyak Kelapa Sawit (PMKS) PT. Madina Agro Lestari diduga membuang limbah berbahaya ke Sungai Marait, Desa Sikapas, Kecamatan Muara Batang Gadis, Rabu (24/8). Dugaan tersebut disampaikan Lubis (48 tahun), salah satu nelayan di wilayah tersebut. Lubis dan istrinya (DA, 40) mengeluh gatal-gatal usai mandi di belakang rumah mereka […]

  • Rakyat Tertindas Akibat Pemimpinnya Tidak Ahli

    Rakyat Tertindas Akibat Pemimpinnya Tidak Ahli

    • calendar_month Jumat, 3 Feb 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Khutbah Ustaz Yahyauddin Nasution di Mesjid Agung Panyabungan   Panyabungan ( MO)- Figur pimpinan yang tidak tepat salah satu penyebab munculnya ketidakadilan pada berbagai aspek, sehingga rakyat berada pada posisi tertindas. Ketidakberesan urusan pemerintahan diakibatkan dipimpin oleh pemimpin yang bukan ahlinya. Demikian inti khutbah khatib Jum’at Ustaz  H.Yahyauddin Nasution, Lc di mesjid agung An-Nur, […]

  • Video: Ucapan Ulang Tahun ke-77 GPI oleh Bupati Madina

    Video: Ucapan Ulang Tahun ke-77 GPI oleh Bupati Madina

    • calendar_month Minggu, 2 Okt 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Bupati Mandailing Natal (Madina) H. M. Jafar Sukhairi Nasution berpesan agar Gerakan Pemuda Islam (GPI) menjadi rumah bagi pemuda Islam di Indonesia. Hal itu disampaikan Sukhairi saat menyampaikan ucapan hari jadi ke-77 organisasi kepemudaan tersebut, Minggu (2/10) di Panyabungan, Kecamatan, Panyabungan, Madina, Sumut. (Roy Adam)

expand_less