Minggu, 1 Mar 2026
light_mode

Harga TBS Sawit Cetak Harga 2.750/kg

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Jumat, 15 Okt 2021
  • print Cetak

Petani kelapa sawit memetik tandan buah sawit di Aceh Barat, Aceh. Foto: Antara/Syifa Yulinnas

MEDAN (Mandailing Online) – Harga TBS sawit di Sumatra Utara (Sumut) pekan ini mencetak harga baru di level Rp 2.750/kg.

Pekan lalu sempat di angka Rp 2.580/kg.

Medanbisnisdaily.com dalam laporannya menyebutkan harga ini merupakan yang tertinggi di tahun ini setelah sempat tembus di level Rp 2.600/kg dua pekan lalu.

Sementara untuk harga rata-rata pekan ini berkisar Rp 2.200 hingga Rp 2.750/kg dari pekan lalu Rp 2.200 hingga Rp 2.580/kg.

Secara rinci, harga TBS pekan ini di 15 daerah penghasil sawit di Sumut yakni:

1. Langkat Rp 2.300/kg

2. Deli Serdang Rp 2.200/kg

3. Serdang Bedagai Rp 2.460/kg

4. Simalungun Rp 2.430/kg

5. Batubara Rp 2.150/kg

6. Asahan Rp 2.200/kg

7. Labuhanbatu Utara Rp 2.325/kg

8. Labuhan Batu Rp 2.350/kg

9. Labuhanbatu Selatan Rp 2.400/kg

10. Padanglawas Utara Rp 2.410/kg

11. Padanglawas Selatan Rp 2.680/kg

12. Tapanuli Selatan Rp 2.200/kg

13. Tapanuli Tengah Rp 2.250/kg

14. Mandailing Natal Rp 2.750/kg

15. Pakpak Bharat Rp 2.350/kg

Kenaikan harga TBS ditopang oleh kinerja minyak kelapa sawit atau crude palm oil (CPO) yang semakin kinclong. CPO di Bursa Malaysia tercatat naik ke level RM 4.860/metrik ton. Dalam sebulan terakhir, harga CPO melesat 11,98% secara point-to-point. Sejak akhir 2020 (year-to-date) harganya sudah naik 35%.

Menurut Ketua DPW Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (Apkasindo) Sumut, Gus Dalhari Harahap, petani sangat senang dengan kenaikan harga TBS pekan ini.

“Memang harga di daerah penghasil masih beragam dan ada yang selisihnya hingga Rp 500/kg. Tapi secara keseluruhan, masih menerima harga di atas Rp 2.000/kg,” katanya, dikutip Medanbisnisdaily.com, Kamis (14/10/2021).

Ditanya apakah petani menargetkan harga seiring kenaikan harga TBS, Gus mengatakan, tidak ada dan hanya berharap harga bisa bertahan di atas Rp 2.000/kg. Selain itu, petani juga berharap ada penyesuaian dengan harga penetapan provinsi yang selalu jauh di atas harga yang mereka terima. Diakui Gus, sejauh ini memang bisa ada selisih hingga Rp 300 hingga Rp 500 dengan harga penetapan provinsi.

Sumber: Medanbisnisdaily.com

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sobir Reses di Aek Mata, Warga: Kami ‘Belum Merdeka’

    Sobir Reses di Aek Mata, Warga: Kami ‘Belum Merdeka’

    • calendar_month Jumat, 27 Agt 2021
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    AEK MATA (Mandailing Online) – Jalan yang merupakan akses utama masyarakat seharusnya menjadi prioritas pembangunan infrastruktur. Namun, kondisi jalan ke Desa Aek Mata masih memprihatinkan. Padahal Aek Mata secara geografis masuk wilayah Kecamatan Panyabungan. Kondisi jalan yang buruk ini menjadi perhatian utama warga ketika Sobir Lubis, SH, anggota DPRD Madina dari Fraksi Partai Golkar menggelar […]

  • Pembunuhan di Janji Matogu : Istri Pakai Parang, Suami Pakai Martil

    Pembunuhan di Janji Matogu : Istri Pakai Parang, Suami Pakai Martil

    • calendar_month Selasa, 29 Agt 2017
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      BUKIT MALINTANG (Mandailing Online) – Polres Madina melaksanakan rekonstruksi ulang tragedi pembunuhan di Desa Janji Matogu, Kecamatan Bukit Malintang, Mandailing Natal (Madina), Selasa (29/8/2017). Rekonstruksi dipimpin Kapolres Madina, AKBP Martry Sonni. Hadir penasehat hukum tersangka, Ridwan Rangkuti, SH.MH. Peristiwa itu terjadi pada 2 Agustus 2017, dimana DS (40) diduga membunuh istrinya Dewi Huatagalung (35) […]

  • Wabup Tutup MQK Madina

    Wabup Tutup MQK Madina

    • calendar_month Kamis, 20 Okt 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    LEMBAH SORIK MARAPI (Mandailing Online) – Musabaqah Qiraatil Kutub (MQK) 2022 resmi ditutup oleh Wakil Bupati Mandailing Natal (Masina) Atika Azmi Utammi Nasution di Pondok Pesantren Roihanul Jannah, Kecamatan Lembah Sorik Marapi, Kamis (20/10/2022). Atika mengatakan selama tiga hari mengikuti rangkaian kegiatan MQK tingkat Kabupaten Madina telah disaksikan bersama dengan penampilan seluruh peserta dengan seluruh […]

  • Keturunan Mandailing Malaysia Kembali Menginjakkan Kaki di Tanah Leluhur

    Keturunan Mandailing Malaysia Kembali Menginjakkan Kaki di Tanah Leluhur

    • calendar_month Minggu, 3 Des 2017
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Sebanyak 12 orang keturunan Mandailing di Malaysia melakukan muhibah ke tanah leluhur. Rombongan yang bertajuk “Mulak Tu Huta” itu berlangsung dari tanggal 27 November hingga 2 Desemeber 2017. Mereka mengunjungi berbagai tempat bersejarah di kawasan Padang Lawas, Tapanuli Selatan dan Mandailing Natal. “Di Mandailing Natal, mereka kami bawa ke Bagas Godang […]

  • Pemkab Harus Gerak Cepat Stop Penularan AIDS di Madina

    Pemkab Harus Gerak Cepat Stop Penularan AIDS di Madina

    • calendar_month Selasa, 3 Des 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Madina) dihimbau melakukan langkah-langkah strategis menyetop penularan virus HIV (human immunodeficiency virus) penyebab penyakit AIDS. Langkah cepat dan tepat dibutuhkan agar virus itu tidak menyebar di daerah ini terkait ditemukannya 3 pria terindikasi HIV di Madina oleh Palang Merah Indonesia (PMI) Madina saat proses pemeriksaan darah sebelum […]

  • Madina Terancam Jadi Kawasan Wisata Seks

    Madina Terancam Jadi Kawasan Wisata Seks

    • calendar_month Senin, 31 Agt 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Kabupaten Mandailing Natal (Madina) yang dikenal sebagai daerah santri, berpotensi menjadi tempat wisata seks menyusul semakin banyaknya PSK, kafe, karaoke yang menyediakan minuman keras dan wanita penghibur. Hal tersebut disampaikan Bendahara GP Ansor Madina, Khairul Andi Nasution di Panyabungan, pekan lalu. “Saya miris melihat Kabupaten Madina ini sekarang. Pasalnya sekarang […]

expand_less