Sabtu, 29 Agu 2026
light_mode

Heboh, Desa Huta Dangka Dipindahkan dari Kotanopan ke Hutabargot

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 12 Jul 2022
  • print Cetak

 

Kabupaten Madailing Natal heboh lagi. Desa Huta Dangka di Kecamatan Kotanopan dipindahkan ke dalam wilayah Kecamatan Hutabargot.

Pemindahan itu tertuang pada Keputusan Menteri Dalam Negeri (Kepmendagri) Nomor 146.1-4717 Tahun 2020 Tentang Penetapan Nama, Kode dan Jumlah Desa di Seluruh Indonesia Tahun 2020.

Di lampiran Kepmendagri itu pada tabulasi Kecamatan Kotanopan ditetapkan secara jelas pemindahan Desa Huta Dangka ke dalam wilayah Kecamatan Hutabargot. Pemindahannya berdasar BAK Nomor: 125.1/4912/BAK.

Akal sehat sulit menerima alasan jika kasus ini kelak disebut akibat kelalaian atau salah ketik.

Sebab pada tabulasi Kecamatan Hutabargot secara resmi tercantum Desa Huta Dangka dimasukkan ke dalam wilayah Kecamatan Hutabargot yang dipindahkan dari Kecamatan Kotanopan. Pun dasarnya jelas yakni BAK Nomor: 125.1/4912/BAK.

Kasus Hutadangka ini mengejutkan, karena pemindahan dari Kecamatan Kotanopan menuju Kecamatan Hutabargot bukanlah jarak yang dekat.

Itu harus melangkahi 3 kecamatan, yakni Kecamatan Tambangan, Kecamatan Lembah Sorik Marapi dan Kecamatan Panyabungan.

Ibarat memindahkan satu rumah. Kegiatan pemindahannya dari Kecamatan Kotanopan harus melewati tiga kecamatan barulah tiba di Kecamatan Hutabargot.

Dari Kotanopan menuju Hutabargot membutuhkan waktu tempuh kurang lebih 1,5 jam naik mobil.

Akal sehat juga tidak mampu menerima alasan dengan pendekatan penjelasan apapun. Logika manusia hanya mampu mencerna jika pendekatannya menunujuk pada apa yang disebut “ada sesuatu yang tidak beres pada manajemen birokrasi”.

Pemindahan desa dari Kecamatan Kotanopan ke kecamatan lain bukan Desa Huta Dangka saja. Desa Muara Saladi juga dipindahkan. Dipindahkan ke Kecamatan Ulupungkut.

Pemindahan Muara Saladi ini masih bisa diterima akal sehat, karena Muara Saladi berada di perbatasan Kecamatan Kotanopan dengan Kecamatan Ulupungkut.

Ibarat memindahkan rumah. Rumahnya tak perlu diangkat-angkat. Cukup memindahkan garis batas maka Muara Saladi sudah otomatis berada di Kecamatan Ulupungkut.

Camat Kotanopan, Pangeran Hidayat menjelaskan bahwa pihaknya pejabat camat sebelumnya tidak pernah mengusulkan pemindahan secara administrasi Desa Huta Dangka ke wilayah Hutabargot.

Pemindahan Desa Huta Dangka ini secara administratif telah menimbulkan goncangan di desa yang berpenduduk 920 jiwa itu.

Dan Kepala Desa Huta Dangka, Muhammad Suaidi Parinduri telah mengirim surat kepada bupati Mandailig Natal bermohon revisi agar Huta Dangka dikembalikan ke dalam wilayah Kecamatan Kotanopan. Surat itu bernomor 474/297/2013/2022 tanggal 30 Juni 2022.

Surat itu ditembuskan kepada ketua DPRD Mandailing Natal, kepala Dinas PMD, kepala Dinas Kependudukan, kepala Dinas Sosial, Camat Kotanopan.

Isi surat menyebut bahwa pemindahan Huta Dangka ke dalam wilayah Kecamatan Hutabargot telah berdampak luas, antara lain kekacauan pelayanan administrasi kependudukan; muncul persoalan layanan bantuan sosial.

Peliput: Dahlan Batubara

 

 

 

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dr.Safii Siregar Kampanyekan Harun -Ichwan ke Puluhan Karyawan RS Permata Madina

    Dr.Safii Siregar Kampanyekan Harun -Ichwan ke Puluhan Karyawan RS Permata Madina

    • calendar_month Rabu, 6 Nov 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    Panyabungan ( Mandailing Online ): Pemilik Rumah Sakit Permata Madina Dr.Syafii Siregar kumpulkan seluruh karyawan Rumah Sakitnya untuk menguatkan kembali bahwa karyawannya akan satukan suara di 27 November ini untuk memilih pasangan calon bupati dan wakil bupati madina Harun Mustafa Nasution dan Ichwan Husein Nasution. ” dalam memilih pemimpin kita tidak boleh main main ibarat […]

  • Kades Pun Jadilah

    Kades Pun Jadilah

    • calendar_month Jumat, 20 Okt 2023
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Cerpen: Rina Youlida Nurdina Masa sekolah Rasyid di SMA akan berakhir sebentar lagi. Enam bulan lagi ia akan menghadapi ujian akhir sekolah, yang kemudian melanjutkan perkuliahan ke perguruan tinggi favoritnya. Rasanya untuk melanjutkan ke perguruan tinggi ternama dan termahal pun tidak menjadi masalah baginya dari sisi dana, karena ayah Rasyid adalah pengusaha sukses. Orang mengenal […]

  • Daftar Napi LP Tanjung Gusta yang Ditangkap

    Daftar Napi LP Tanjung Gusta yang Ditangkap

    • calendar_month Senin, 15 Jul 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Medan,- Kepala Bidang Pembinaan Lembaga Pemasyarakatan Tanjung Gusta, Medan, Sumatera Utara, Bagus Kurniawan mengungkapkan, masih ada ratusan narapidana yang berkeliaran di luar. Hingga hari ini, Senin 15 Juli 2013, sudah ada 95 napi yang ditangkap atau menyerahkan diri. “Berdasarkan data kami, ada 117 orang napi yang masih berkeliaran bebas di luar,” kata Bagus Kurniawan, Kabid […]

  • RAMADHAN DI KAMPUNG KAMI (bagian 7)

    RAMADHAN DI KAMPUNG KAMI (bagian 7)

    • calendar_month Senin, 18 Apr 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Diceritakan Tagor Lubis dari Pojok Kedai Lontong Medan (kenangan masa kecil di Mandailing 1970 – 1980) Kampung kami itu diapit oleh dua buah gunung merapi aktif, sebelah utara oleh Gunung Sorik Marapi dan Gunung Kulabu di bagian Selatan, Gunung Kulabu itulah yang menjadi hulunya Sungai Batang Gadis yang indah itu. Dalam seminggu kampung kami  ada […]

  • Sengketa Lahan Warga Angkola Hadang Truk CPO PT ANJ

    Sengketa Lahan Warga Angkola Hadang Truk CPO PT ANJ

    • calendar_month Rabu, 11 Jan 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Padangsidimpuan. Ratusan warga dari 8 desa di Kecamatan Angkola Selatan, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel) memasang portal, sekaligus menghadang truk pengangkut CPO PT Austindo Nusantara Jaya (ANJ) Agri Siais, di Desa Napa, Selasa (10/1). Tindakan masyarakat yang tergabung Kelompok Tani Andalan (KTA) Napan itu sebagai bentuk kekecewaan atas tindakan perusahaan perkebunan swasta itu yang diklaim menyerobot […]

  • Kapal Kumala Indah Tenggelam, Baru 5 Orang Ditemukan

    Kapal Kumala Indah Tenggelam, Baru 5 Orang Ditemukan

    • calendar_month Rabu, 25 Mar 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    MEDAN – Kapal Kumala Indah GT 454 yang membawa muatan 710 ton besi tujuan Kalimantan Barat tenggelam, Selasa (24/3/2015) selepas berangkat dari Pelabuhan Syahbandar Belawan. Sejauh ini gabungan dari Dit Pol Air, Basarnas BPBD dan Tim DVI Polda Sumut baru menemukan 5 dari 14 orang awak kapal. Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Helfi Assegaf […]

expand_less