Selasa, 21 Apr 2026
light_mode

RAMADHAN DI KAMPUNG KAMI (bagian 7)

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Senin, 18 Apr 2022
  • print Cetak

Diceritakan Tagor Lubis dari Pojok Kedai Lontong Medan (kenangan masa kecil di Mandailing 1970 – 1980)

Kampung kami itu diapit oleh dua buah gunung merapi aktif, sebelah utara oleh Gunung Sorik Marapi dan Gunung Kulabu di bagian Selatan, Gunung Kulabu itulah yang menjadi hulunya Sungai Batang Gadis yang indah itu.

Dalam seminggu kampung kami  ada satu hari yang disebut hari pasar yaitu hati Sabtu. Kami menyebutnya ari poken. Pada hari pekan itu para pedagang dari berbagai desa sekitar bahkan dari tempat yang sangat jauh, ikut mengais rejeki. Para saudagar datang dengan kenderaan sendiri,  sementara barang dagangan diangkut oleh kuda dan pedati.

Sehari menjelang hari pasar sudah mulai terasa. Satu dua pedati mulai berdatangan. Menjelang subuh makin meriah dengan bunyi tilnong tilnong suara kalung kerbau membangunkan warga yang berdiam sepanjang kiri kanan jalan menuju pasar.

Mereka memarkirkan pedati tidak jauh dari pasar. Aroma  kerbau dan sapi mulai terasa. Beberapa sais pedati duduk duduk berkelompok di kolong pedati, mereka menunggu nasi yang sedang ditanak. Sebentar lagi mereka akan makan bersama.  Sebuah keakraban dan persaudaraan telah mereka perlihatkan.

Selesai makan, kerbau mereka giring ke sungai untuk dimandikan dan sekaligus menyabit rumput.  Tak perlu menambah solar dan ganti oli kawan, cukup memenuhi keranjang rumput saja untuk bekal pulang atau melanjutkan perjalanan menuju pekan berikutnya.

Menjelang siang pasar makin ramai, pengunjung mulai menggumpal. Angkutan Sinar Kota, Rosliana,  Usaha Keluarga, Sanggarudang,  Lubuk Raya dan Adianbania tak pernah kosong membawa penumpang.

Hari pekan di bulan Ramadhan memang berbeda dengan bulan bulan biasa. Toko toko kain dan pakaian meraup untung besar.  Maklum untuk persipaan menjelang hari raya. Lebih menyemut lagi nanti pas hari pekan terakhir, sepertinya tak ada ruang untuk bergerak. Disini perlu kewaspadaan, para gerombolan maling pun ambil kesempatan. Sekali waktu ada ibu ibu menangis meraung menjerit jerit, kehilangan dompet. Katanya uangnya yang hilang hasil penjualan kopi yang ia kumpul kumpulkan selama setahun. Eehhh, padahal dompetnya terselip indah di ketiaknya.

Buat kami hari pekan itu adalah hari yang menyenangkan, hari dimana kami mendapatkan uang jajan. Sore nanti kami bisa beli kue bongko untuk bukaan. Hari-hari biasa kami tidak mendapatkannya. Sekedar  untuk ngemil. Cukup kami pergi ke hutan kecil di Bukit Siojo mencari ringkanang atau nangka hasil peraman. Itu pun kalau tidak diambil orang lain lebih dahulu. 

Untuk menghabiskan hari di hari pekan ini, cukup kami bersila di bawah pohon mahoni di depan Pasanggerahan mendengar ocehan tukang obat cacing.  Kami menjadi pendengar terbaik.

Menurutnya tanda tanda anak yang cacingan itu, bila di pagi hari sebelum bangun, kepala si anak ke bawah menempel di kasur,  knalpotnya menghadap ke atas, itu menjadi bukti bahwa si anak sedang cacingan. Jangan lama lamain lagi, segera minum obat. “Cukup makan satu tablet pagi, satu siang dan satu malam, besok pagi cacing akan keluar, kalau tidak keluar berarti bukan cacing, tapi tali timba”, ia menambahkan.

Kaki bisa semutan hanya sekedar ingin mendengar ia mendendangkan lagu “Bujing bujing Panyabungan”.  Bibirna merah rambutna kariting, ise namangida rohana pe mar.…Kalangan sesepuh pasti ingat lagu itu.

Huuuhhh, belum selesai ia berdendang, sudah lanjut lagi jualan obat. Usai jualan, lagupun tidak pernah tuntas.  Dasar tukang obat…

Ada secuil cerita tentang hari pekan di kampung kami di bulan puasa dengan munculnya pasar tandingan yang berlokasi di belakang rumah pemotongan hewan. Orang orang menyebutnya pasar bawah. (bersambung)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • URGENSI NIAT BAKAL CALON KEPALA DAERAH DALAM PERSFEKTIF SOSIOLOGI AGAMA

    URGENSI NIAT BAKAL CALON KEPALA DAERAH DALAM PERSFEKTIF SOSIOLOGI AGAMA

    • calendar_month Senin, 11 Mei 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

       Oleh : Moechtar Nasution   Tinggal hitungan bulan lagi pilkada Madina akan di ”lounching”kan dan diperkirakan hari H-nya digelar pada pusaran bulan Desember tahun ini. Riak-riak pembicaraan warga masyarakat sudah terasa dan belakangan ini menghangat seiring dengan pendaftaran beberapa orang bakal calon kepala daerah ke beberapa partai politik. Sudah dipastikan ada beberapa putra terbaik […]

  • Tidak Semua Dana ADD Untuk Pembangunan Desa

    Tidak Semua Dana ADD Untuk Pembangunan Desa

    • calendar_month Kamis, 6 Nov 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Dari total dana untuk Anggaran Dana Desa (ADD) untuk tiap desa, tidak semuanya dialokasikan bagi pembangunan desa, sebab sebagaian besar diperuntukkan bagi honor aparat serta ATK kantor desa. Alokasi pembangunan desa dari dana ADD itu tak bisa dipatok. “Kita mengambil contoh misalnya desa itu menerima Rp.48 juta (ADD) dalam satu […]

  • Elemen Masyarakat dan Mahasiswa Madina Dukung Perampingan SKP

    Elemen Masyarakat dan Mahasiswa Madina Dukung Perampingan SKP

    • calendar_month Minggu, 14 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan, Sejumlah elemen masyarakat dan mahasiswa Mandailing Natal menyatakan dukungan penuh terhadap draf perampingan SKPD yang diajukan Pj. Bupati Mandailing Natal kepada DPRD pada sidang paripurna yang digelar Kamis (11/11) di ruang Paripurna DPRD. Usulan Pj. Bupati Madina untuk memangkas instansi / SKPD yang dinilai tumpang tindih (Over Lapping) dan tidak efektif merupakan langkah maju […]

  • Kue Shopit, Kue Kering Klasik Khas Mandailing yang Selalu Tren Saat Idul Fitri 

    Kue Shopit, Kue Kering Klasik Khas Mandailing yang Selalu Tren Saat Idul Fitri 

    • calendar_month Sabtu, 23 Mar 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Setiap tahunnya, umat muslim yang kerap merayakan hari raya Idul Fitri selalu disuguhkan dengan kue kering atau jenis aneka kue lainnya yang disajikan bagi setiap tamu yang datang pada rumah rumah saat melakukan tradisi bersilaturahmi dan bermaaf maafan setelah melangsungkan sholat Idul Fitri. Kue lebaran yang selalu tren ataupun khas dengan […]

  • Galakkan Reboisasi, Tanam Pohon di jalan-jalan

    Galakkan Reboisasi, Tanam Pohon di jalan-jalan

    • calendar_month Jumat, 3 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MADINA- Forum Daerah Aliran Sungai (DAS) Batang Gadis bekerja sama dengan Taman Nasional Batang Gadis (TNBG) dan sejumlah organisasi lingkungan lainnya, melakukan program reboisasi lahan. Penanaman pohon dilakukan di ruas kiri dan kanan jalan di Kelurahan Dalan Lidang dan Jalan Lintas Timur, Kecamatan Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina). Penanaman pohon dimulai dari Jalinsum Kelurahan Dalan […]

  • Satpol PP Razia IMB

    Satpol PP Razia IMB

    • calendar_month Kamis, 12 Sep 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    Petugas gabungan yang terdiri dari Satuan Polisi Pamong Praja dan Kantor Pelayanan Perizinan Terpadu (KPPT) Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal merazia sejumlah bangunan yang tidak memiliki Izin Mendirikan Bangunan (IMB) di Panyabungan, Rabu (11/9). Dalam razia ini ditemukan 14 bangunan rumah dan kios yang tidak memiliki IMB. (metr)

expand_less