Selasa, 13 Okt 2026
light_mode

Hindari Kecurangan, Tabung Gas Diberi Kondom Warna

  • account_circle Redaksi Abdul Holik
  • calendar_month Kamis, 26 Feb 2015
  • print Cetak

MEDAN – Pemprov Sumut dalam waktu dekat akan segera menentukan harga eceran tertinggi (HET) elpiji 3 kilogram. Selain harga HET, berdasarkan hasil tim kajian, tabung gas untuk wilayah Sumatera Utara akan ditandai dengan plastik wrap berwarna di setiap Kabupaten/Kota.

Kepala Biro Perekonomian Setdaprovsu, Bondaharo Siregar menegaskan, saat ini proses penetapan harga HET Sumut, sudah melewati fase eksaminasi. Dikatakannya, bahwa tidak sampai di Maret mendatang, HET elpiji di Sumut segera ditetapkan Gubernur Gatot Pujo Nugroho.

“Kita kan baru usul, ketetapan tetap di pengambil kebijakan. Apakah hasil kajian kita disetujui? Kita tunggu sajalah. Karena ii usulan dari tim. Artinya tidak lebih rendah dari Aceh (Rp16 ribu) dan tidak lebih tinggi dari Sumbar (Rp17 ribu),” katanya kepada Sumut Pos, Selasa (24/2).

Bondaharo lantas mengungkapkan, guna menghindari spekulan elpiji 3 kg yang marak terjadi di beberapa kawasan, pihaknya juga mengusulkan penggunaan warna pada tutup tabung melon tersebut. Usulan itu menjadi salah satu item yang tergabung dalam penentuan HET, yang menjadi patokan harga elpiji 3 kg di Sumut ke depan.

“Usulan penetapan warna ini juga menghindari beredarnya tabung LPG ke daerah lain. Di mana dalam pelaksanaannya nanti, ketika warna tutup tabung di kawasan Langkat semisal berwarna merah, jika ditemukan pada tingkat pengecer atau agen di kawasan Deliserdang, maka tabung tadi dianggap ilegal beredar,” jelasnya.

Untuk tahap awal, sebut dia, tim bentukan Pemprov Sumut dalam penentuan HET, akan memecah warna tutup tabung LPG 3 kg di 28 kab/kota. Bondaharo  menyebutkan istilah tutup tabung elpiji juga kerap diistilahkan kondom elpiji.

“Istilahnya kondom, yang menutup tabung elpiji itu. Tetapi kalau kita sebut kondom konotasinya kan nanti berbeda. Artinya, dengan adanya perbedaan warna pada tutup tabung, akan dengan mudah mengklasifikasikan elpiji tersebut berasal dari daerah mana,” katanya.

Meski demikian, ia berpandangan hal tersebut masih sebatas usulan yang mereka sampaikan ke pimpinan. Selanjutnya keputusan apakah penandaan itu bakal dipakai atau tidak, menjadi wewenang penuh pimpinan dalam hal ini gubernur. “Dalam waktu dekat saya pastikan akan keluar (harga HET),” ujarnya.

Ia mengaku, dalam rapat penentuan HET telah berlangsung lebih dari tiga kali. Unsur-unsur yang terlibat antara lain Biro Perekonomian, Disperindag, Biro Hukum, Bappeda, Dinas Pertambangan dan Polda Sumut. Sementara Pertamina sendiri dalam rapat tidak dilibatkan karena dikhawatirkan adanya intervensi harga.

Meski HET provinsi belum ditetapkan, Bondaharo menegaskan kab/kota di Sumut sebenarnya dapat menetapkan HET sendiri tanpa harus ada pengajuan ke provinsi. Semisal Kabupaten Asahan dan Kabupaten Paluta, yang menurutnya sudah menetapkan HET, lebih dulu ketimbang provinsi.

Dia menambahkan, setelah peetapan HET tersebut terbit, pihaknya akan memanggil Hiswana Migas dan kabupaten/kota, guna mensosialisasikan SK Gubernur soal penetapan harga dan warna untuk tabung elpiji itu. “Untuk sanksinya itu menjadi kewenangan Hiswana Migas guna mencabut izinnya,” katanya. 

sumber :metrosiantar

  • Penulis: Redaksi Abdul Holik

Rekomendasi Untuk Anda

  • BKD Gandeng Kantor Pos

    BKD Gandeng Kantor Pos

    • calendar_month Minggu, 7 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Penerimaan berkas administrasi pelamar calon pegawai negeri sipil (CPNS) tahun 2010 di Kabupaten Mandailing Natal (Madina) akan tetap menggunakan jasa kantor pos. Ini dilakukan untuk lebih kondusifnya pelaksanaan penerimaan berkas pelamar. Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Madina, Asrul Daulay SIP saat ditemui METRO di ruang kerjanya, Jumat (5/11) mengatakan, pada penerimaan seleksi CPNS yang tak […]

  • Penyalah Gunaan Wewenang Dan Jabatan

    Penyalah Gunaan Wewenang Dan Jabatan

    • calendar_month Selasa, 28 Sep 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Kadis PU Madina Harus Di Tindak Panyabungan Tindakan Kadis PU Madina dalam mengambil keputusan sepihak mengenai hasil pemenang tender Paket proyek yang baru-baru saja di laksanakan di Kantor PUP Madina di sinyalir merupakan penyalah gunaan wewenang sebagai pejabat pengguna anggaran. Hal itu di ungkapkan Anggota DPRD Madina dari PDI Perjungan Iskandar Hasibuan kepada Wartawan, selasa […]

  • Tim Hukum Cabup Madina Harun Mustafa Akan Melaporkan Henri Husein Nasution

    Tim Hukum Cabup Madina Harun Mustafa Akan Melaporkan Henri Husein Nasution

    • calendar_month Kamis, 7 Nov 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MADINA ( Mandailing Online ): Ridwan Rangkuti selaku tim kuasa hukum calon Bupati Kabupaten Mandailing Natal ( Madina) nonor urut 1 Harun -Ichwan menilai manuver Henri Husein Nasution yang melaporkan Cabup Madina Harun Mustafa Nasution ( HMN) ke Gakkumdu dan Poldasu dengan tuduhan penggunaan keterangan palsu adalah sesuatu yang tidak benar, fitnah dan pencemaran nama […]

  • PNS Jakarta Diberi Jatah 9 Hari Libur Lebaran

    PNS Jakarta Diberi Jatah 9 Hari Libur Lebaran

    • calendar_month Rabu, 17 Agt 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Itu merupakan jumlah keseluruhan libur tanggal merah, cuti bersama, dan akhir pekan. Pegawai Negeri Sipil di lingkungan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta pada lebaran tahun ini akan mendapat jatah libur selama sembilan hari. Pemprov memutuskan cuti bersama Hari Raya Idul Fitri 1432 Hijriah yakni pada 29 Agustus, 1 dan 2 September 2011. Bila ditambah dengan libur […]

  • Miss Filipina Terpilih sebagai Miss World 2013

    Miss Filipina Terpilih sebagai Miss World 2013

    • calendar_month Senin, 30 Sep 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    JAKARTA, – Setelah kurang lebih selama tiga minggu berada di Bali, mengikuti seluruh tahapan dan acara yang dihelat oleh penyelenggara, Megan Young dari Filipina akhirnya terpilih sebagai Miss World 2013. Diliputi rasa haru dan bahagia, Megan mengucapkan terima kasih sambil terisak atas dukungan yang diberikan kepadanya. Sebelumnya, pada tahap penjurian Megan berjanji akan membantu banyak […]

  • Mantan Kadis KPAD Sibolga Diperiksa Poldasu

    Mantan Kadis KPAD Sibolga Diperiksa Poldasu

    • calendar_month Kamis, 19 Mar 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    Medan – Mantan Kadis Keuangan Pendapatan Anggaran Daerah (KPAD) Pemko Sibolga, Hasibuan, diperiksa penyidik Subdit III/Tipikor Ditreskrimsus Poldasu terkait dugaan korupsi pengadaan lahan seluas tiga hektare untuk pembangunan terminal truk di Huta Toruan, Sibolga Utara, Kota Sibolga, dengan anggaran Rp 1,5 miliar. Sebelum diperiksa pada Rabu (18/3/2015), Hasibuan selaku pengguna anggaran dalam proyek yang dananya […]

expand_less