Rabu, 15 Apr 2026
light_mode

Ini Biangkerok Lemahnya Tindakan Terhadap Perhotelan yang Langgar Aturan di Madina

  • account_circle Muhammad Hanapi
  • calendar_month Kamis, 25 Jul 2024
  • print Cetak

Dinas Pariwisata Madina

MADINA -Mandailing Natal: Untuk menjamin tidak terjadi nya lagi pelanggaran norma di lingkungan sosial Kabupaten Mandailing Natal ( Madina) nampaknya masih jauh dari posisi ideal. Mengapa, sebab persoalan tekhnis Peraturan Daerah terukur lemah.

Seperti hal nya, penyakit masyarakat pasangan yang bukan muhrim ditangkap di hotel saat razia pekat. Hal tersebut Kata Salamuddin Nasution Kepala Dinas Pariwisata, belum ada Undang Undang atau Perda yang mengatur atau mengikat untuk solusi nya.

“Belum ada peraturan yang mengikat antara Dinas Pariwisata dengan pihak hotel, apalagi mencabut izinnya,”Jelas Salam.

Dinas pariwisata Madina diterangkan Salam, sesuai dengan Peraturan Pemerintah (PP) atau Undang Undang (UU) yang berlaku untuk pemberian rekomendasi pada hotel telah ditiadakan sejak Tahun 2018. “Artinya pengusaha hotel, di wilayah Madina tidak harus meminta rekomendasi dari pariwisata lagi,” Ujar Salam.

Saat ini, Dinas Pariwisata sendiri jelas Salam tengah menginisiasi tata kelola destinasi pariwisata di Madina. Akan dibuat perbup sesuai iparkab Tahun 2022.

Hal senada dikatakan Faisal Lubis Kadis Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Pintu. Ia mengataka Organisasi Perangkat Daerah (OPD) teknis untuk hotel adalah Dinas Pariwisata.

“kami (Dinas Perizinan) hanya untuk perizinan saja, tidak mengatur tindakan terhadap pemilik izin hotel, ” Jelas Faisal.

Seperti diketahui, penyakit masyarakat diakui Satpol PP Madina sudah mengkhawatirkan. Penyakit masyarakat yang dimaksud seperti pasangan yang bukan suami istri diamankan dari hotel.

Dari data Satpol PP Madina Selama Tahun 2024 Januari hingga Juli Satpol PP telah menjaring 60 pasangan yang tak mempunyai legalitas di beberapa hotel.

“sejak Januari hingga bulan Juli ini, ada 60 orang telah berhasil diamankan dalam razia pekat,” Kata Zulham Zainudin Fahmi Bidang Penegakan peraturan dan Perundang-undangan Pol PP Madina.

Usia paling muda yang di razia itu katanya ada remaja umur 18 Tahun dan yang paling tua lansia 62 tahun.

Terkait penindakan sendiri, Satpol PP tidak memiliki wewenang sebelum ada rekomendasi dari Dinas Pariwisata dan Perizinan. ( fikri)

  • Penulis: Muhammad Hanapi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dahlan Hasan, Pembangunan Madina dan Sinergitas Pusat Daerah (bagian 1)

    Dahlan Hasan, Pembangunan Madina dan Sinergitas Pusat Daerah (bagian 1)

    • calendar_month Jumat, 24 Jan 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

        Catatan : Dahlan Batubara Otonomi Daerah menuntut setiap kepala daerah untuk lebih visioner dan gesit serta inovatif dalam menggenjot laju pembangunan daerah. Di sisi lain, memajukan sektor-sektor penting di daerah serta upaya memakmurkan penduduk bukan perkara mudah. Itu membutuhkan kemauan luar biasa dari pemimpin suatu daerah. Dan, semua orang pasti satu pemahaman bahwa […]

  • Kuasa Hukum : Foto di Medsos bukan lokasi PT. TBS

    Kuasa Hukum : Foto di Medsos bukan lokasi PT. TBS

    • calendar_month Kamis, 15 Agt 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – PT. Tri Bahtera Srikandi (TBS) sejauh ini tak pernah merusak hutan bakau (mangrove) di Pantai Barat Mandailing Natal dalam aktvitas perkebunan sawit. Itu diungkapkan kuasa hukum PT.TBS, H Ridwan Rangkuti, SH.MH dalam konferensi pers di Panyabungan, Mandailing Natal (Madina), Kamis (15/8/2019). Penjelasan itu disampaikan Ridwan Rangkuti menyusul munculnya tuduhan perusakan […]

  • Tidak Lama Lagi Bendum PDIP Jadi Tersangka Hambalang

    Tidak Lama Lagi Bendum PDIP Jadi Tersangka Hambalang

    • calendar_month Sabtu, 12 Jul 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    Hiruk piku Pilpres tak membuat lengah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)‎ dalam bekerja. Dalam waktu dekat lembaga anti rasuah ini bakal menetapkan Bendahara Umum PDIP, Olly Dondokambey, sebagai tersangka. "KPK selalu bekerja profesional. Dalam putusan TBMN, dijelaskan keterlibatan Olly Dondokambey. Jadi sekarang fasenya tinggal penyidik merampungkan, lalu disampaikan ke pimpinan. Kalau sudah diserahkan ke pimpinan, nanti […]

  • Pantastis, Anggaran Pengadaan Bibit Buah Dari Dana Desa Capai 50 juta/ Desa

    Pantastis, Anggaran Pengadaan Bibit Buah Dari Dana Desa Capai 50 juta/ Desa

    • calendar_month Kamis, 5 Okt 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN( Mandailing Online )-Sejumlah Desa di Kabupaten Mandailing Natal ( Madina ) dikabarkan menolak pengadaan bibit bersumber dari Dana Desa tahun 2023. Bibit itu dinilai terlalu mahal. Dari keterangan sejumlah Kepala Desa, setiap bibit dihargai Rp.115.000. Ada 4 jenis bibit yang di adakan oleh vendor yakni bibit mangga, durian, rambutan, dan alpukat. Belum diketahui pasti […]

  • Terkait Penemuan Jasat Bayi,  Kapolres Madina Belum Dapat Laporan Perkembangan Dari Kapolsek

    Terkait Penemuan Jasat Bayi, Kapolres Madina Belum Dapat Laporan Perkembangan Dari Kapolsek

    • calendar_month Kamis, 6 Jul 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN( Mandailing Online) Kapolres Mandailing Natal AKBP.H.M Reza Chairul mengaku belum mendapatkan laporan dari Kapolsek Panyabungan AKP. Syaripuddin terkait perkembangan penemuan jasad bayi di Lorong Aek Galoga, Desa Pidoli Lombang, Kecamatan Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal( Madina ). Hal itu diakui Kapolres saat dikonfirmasi lewat pesan singkat Kamis 6/7/2023 terkait perkembangan penanganan kasus penemuan jasad bayi […]

  • Gadis Suku Tuareg Bebas Berzina Dengan Pria Mana Saja

    Gadis Suku Tuareg Bebas Berzina Dengan Pria Mana Saja

    • calendar_month Selasa, 30 Nov 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Selama berabad-abad lamanya, Suku Tuareg hidup secara semi nomaden. Mereka berjalan menyusuri Gurun Sahara dan menyebar, mulai dari Aljazair Tenggara, Niger, Libya Barat Daya, Burkina Faso Utara, Nigeria Utara, hingga Mali. Tak diketahui dari mana munculnya Suku Tuareg, yang jelas mereka pertama kali ditemukan di Gurun Sahara. Mereka berbicara menggunakan Bahasa Tamacheq, salah satu Bahasa […]

expand_less