Selasa, 3 Mar 2026
light_mode

IPW: Kompol M Hasan Dicopot Karena Kasus SIM

  • account_circle Redaksi Abdul Holik
  • calendar_month Sabtu, 17 Okt 2015
  • print Cetak

 

Medan – Kasat Lantas Polresta Medan, Kompol M Hasan, dicopot dari jabatannya dan dimutasi sebagai Perwira Menengah (Pamen) di Rorena Polda Sumut. Hal itu tertuang dalam Telegram Rahasia Kapolda Sumut nomor ST/1208/X/2015, tertanggal 16 Oktober 2015.

Menanggapi hal itu Ketua Presidium Indonesi‎a Police Watch (IPW), Neta S Pane, mengatakan bahwa Kompol M Hasan dimutasi, seperti tertuang dalam telegram rahasia tersebut, adalah sebuah konsekuensi yang harus diterimanya.

Menurut Neta, pemutasian Kompol M Hasan sudah pasti atas kasus penggerebekan yang dilakukan oleh Propam Mabes Polri dan Polda Sumut beberapa waktu lalu karena adanya kecurangan dalam pengurusan SIM di Satlantas Polresta Medan.

“Ya ini adalah sebuah konsekwensi yang harus diterima oleh Kompol M Hasan. Dia dimutasi atas indikasi kecurangan dalam kepengurusan SIM di Satlantas Polresta Medan. Kompol M Hasan adalah orang pertama yang bertanggung jawab atas kecurangan itu,” tegas Neta S Pane, kepada wartawan, Sabtu (17/10).

Diketahui, Kasat Lantas Polresta Medan kemudian dipercayakan pada Kompol Rudi Silaen yang sebelumnya menjabat Kapolsek Percut Sei Tuan. Sementara kursi yang ditinggalkan Rudi diisi oleh Kompol Lesman Zendrato yang sebelumnya menjabat sebagai Kasubbag Renmin Ops Roops Polda Sumut.

Sebelumnya, kabar pencopotan Kompol Hasan merebak setelah peristiwa penggerebekan kantor Sat Lantas Polresta Medan oleh tim Profesi Pengamanan Mabes Polri akhir September lalu.

Sejumlah PNS dan beberapa perwira yang menjabat di posisi strategis turut dibawa dan dimintai keterangannya terkait pengurusan SIM dengan biaya di luar batas kewajaran.

Dalam penggerebekan itu, petugas Propam Mabes Polri yang berjumlah lebih kurang enam orang turut mengangkut seluruh berkas yang diduga dalam prosesnya terdapat penyimpangan.

Namun, waktu lalu belum diketahui apakah mutasi ini terkait penggerebekan itu atau tidak. Untuk itu Kapolda Sumut Irjen Pol Ngadino menegaskan, bahwa hal tersebut tidak berhubungan dengan penggeledahan Satlantas Polresta Medan. “Ini tidak tidak ada berhubungan dengan penggeledahan Propam Mabes Polri,” pungkas Ngadino.

TR seakan-akan mendadak, karena sebelumnya diketahui Kapolda telah mengeluarkan Telegram Rahasia pada Rabu (14/10/2015) lalu. Untuk itu Kapolda pun angkat bicara. “Itu karena TR yang pertama Rabu (14/10) nama-namanya terlalu banyak, makanya dipisah,” pungkas Ngadino.

Sumber : waspadaonline

 

  • Penulis: Redaksi Abdul Holik

Rekomendasi Untuk Anda

  • Komisi  I  Akan Rekomendasikan Penggantian Kepala  SMA Negeri I Siabu

    Komisi I Akan Rekomendasikan Penggantian Kepala SMA Negeri I Siabu

    • calendar_month Rabu, 19 Agt 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) –  Terkait unjukrasa ratusan siswa SMA Negeri 1 Siabu yang menuntut kepala sekolah Drs. Aliruddin Nasution mundur dari jabatannya, Selasa kemarin, mendapat respon dari Komisi I DPRD Mandailing Natal (Madina). Sekretaris Komisi I DPRD Madina, M. Rahim Nasution menjawab Mandailing Online, Rabu (19/8) mengatakan bahwa Komisi I akan merekomendasikan penggantian kepala sekolah SMA […]

  • Kantor Desa Tanjung Julu di Panyabungan Timur Tak Terawat dan Mubazir

    Kantor Desa Tanjung Julu di Panyabungan Timur Tak Terawat dan Mubazir

    • calendar_month Senin, 23 Jun 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN TIMUR (Mandailing Online) Tujuan dibangunnya kantor desa tentu sebagai pusat pelayanan publik ditingkat desa dimana tempat warga desa dapat mengurus berbagai kebutuhan administratif seperti pembuatan KTP, akte kelahiran. Selain itu kantor desa juga berfungsi sebagai pusat informasi bagi warga desa, tempat mereka dapat memperoleh informasi tentang program-program pemerintah, kebijakan desa. Namun hal ini seolah […]

  • Bupati Madina Serahkan Seluruh Gajinya kepada Petugas Kebersihan

    Bupati Madina Serahkan Seluruh Gajinya kepada Petugas Kebersihan

    • calendar_month Rabu, 1 Sep 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Bupati Mandailing Natal, Jakfar Sukhairi Nasution menyerahkan seluruh gajinya bulan ini kepada para petugas kebersihan. Gaji itu diserahkannya secara langsung, Rabu (1/9/2021) di lapangan parkir perkantoran Pemkab Madina. Ini adalah gaji perdana Jakfar Sukhairi Nasution pasca dilantik menjadi bupati akhir Juli. Petugas kebersihan itu meliputi tukang sapu, pekerja, sopir, penjaga TPA […]

  • Ada Pejabat Pelanggan Artis PSK? Ini Jawaban Kadivhumas Polri

    Ada Pejabat Pelanggan Artis PSK? Ini Jawaban Kadivhumas Polri

    • calendar_month Rabu, 13 Mei 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    JAKARTA – Kadivhumas Mabes Polri Irjen Anton Charliyan menyebut prostitusi sebagai fenomena gunung es. Yakni, kelihatannya sedikit namun sebenarnya begitu banyak dan tersebar dimana-mana. Dia menjelaskan, memang ada indikasi banyak sindikat prostitusi. "Semua itu sedang didalami," ujar jenderal bintang dua tersebut, kemarin. Apakah ada pejabat yang menjadi pelanggan PSK artis dan model tersebut, Anton menjelaskan, […]

  • Rumah Ditinggal Pemiliknya Ludes Terbakar di Desa Darus Salam

    Rumah Ditinggal Pemiliknya Ludes Terbakar di Desa Darus Salam

    • calendar_month Rabu, 6 Nov 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – satu unit rumah di Desa Darussalam, Dusun 4 Pagaran Lombang, Kecamatan Panyabungan, Kabupaten Mandaiking Natal ( Madina ) ludes dilalap si jago merah pada rabu siang 6/11/2024. Besar nya api membuat isi rumah tak ada yang bisa diselamatkan meski warga sekitar berupaya memadamkan api dengan alat seadanya. Fauziah Nur pemilik rumah […]

  • LBH Jakarta Protes Dituduh Terima Duit Rp 300 Juta untuk Serang Prabowo

    LBH Jakarta Protes Dituduh Terima Duit Rp 300 Juta untuk Serang Prabowo

    • calendar_month Minggu, 6 Jul 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Jakarta menepis terima menerima uang sebesar Rp 300 juta dari capres Joko Widodo untuk menyerang capres Prabowo Subianto, seperti dituduhkan politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Fahri Hamzah. "Tuduhan yang disampaikan Fahri itu adalah fitnah dan tidak dilandasi fakta," tegas Direktur LBH Jakarta Feby Yonesta dalam konferensi pers di kantornya, Jakarta Pusat, […]

expand_less