Minggu, 20 Sep 2026
light_mode

ISIS Ancam Serang Piala Dunia 2022 di Qatar

  • account_circle Redaksi Abdul Holik
  • calendar_month Sabtu, 12 Jul 2014
  • print Cetak

BAGHDAD, KOMPAS.com — Piala Dunia 2014 belum usai. Namun, kelompok Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) sudah menebar ancaman untuk Piala Dunia 2022 yang akan digelar di Qatar.

ISIS memperingatkan Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA) jika turnamen empat tahunan itu tetap digelar di Qatar, ISIS akan beraksi dengan menembakkan rudal jarak jauh Scud ke Qatar.

Ancaman itu muncul dalam sebuah pesan yang diunggah ke sebuah forum ISIS di dunia maya, alplatformmedia.com, pada Minggu (6/7/2014), yang kemudian dipublikasikan harian terbitan Mesir, Al Wattan.

Dalam pesan itu, ISIS menyerukan kepada Presiden FIFA Joseph Blatter agar memindahkan Piala Dunia dari negeri Teluk tersebut. Inilah isi pesan ISIS tersebut:

"Yth Joseph,

Kami sudah memberimu pesan pada 2010, saat Anda memutuskan atau saat Anda disuap oleh mantan Emir Qatar untuk menggelar Piala Dunia 2022 di Qatar. Sekarang setelah Kekhalifahan Islam berdiri, kami memutuskan bahwa tidak akan ada Piala Dunia di Qatar karena Qatar akan menjadi wilayah Kekhalifahan di bawah pemerintahan Kalifah Ibrahim bin Awad Alqarshi (nama lengkap Abu Bakr al-Baghdadi, pemimpin ISIS) yang tak mengizinkan korupsi dan pemecahbelahan Islam di tanah umat Muslim.

Itulah sebabnya kami menyarankan agar Anda mencari pengganti negara penyelenggara selain Qatar. Kekhalifahan Islam memiliki rudal jarak jauh Scud yang bisa mencapai Qatar, seperti yang sudah diketahui Amerika.

Terima kasih."

Meski ISIS mengancam akan menembakkan rudal Scud, sejumlah pengamat meragukan kelompok itu memiliki kapabilitas untuk mewujudkan ancaman itu.

Dalam foto yang diunggah di media sosial bulan ini, ISIS terlihat mengarak sebuah rudal balistik Scud di jalanan kota Raqqa, Suriah, yang dalam beberapa tahun terakhir dikuasai ISIS.

Meski terlihat jelas bahwa rudal itu adalah Scud, sejumlah pengamat mengatakan tampaknya rudal Scud itu bisa dioperasikan.***

  • Penulis: Redaksi Abdul Holik

Rekomendasi Untuk Anda

  • KPU Madina Rampungkan Pemindaian Data

    KPU Madina Rampungkan Pemindaian Data

    • calendar_month Jumat, 11 Des 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – KPU Mandailing Natal sudah merampungkan proses pemindaian Formulir C1 (sertifikasi hasil pemungutan suara di tingkat TPS) Pilkada Madina, sore tadi, Jum,at (11/12). Perampungan itu mencapai 100 persen di seluruh TPS di Mandailing Natal (Madina) yang berjumlah total 908 Tempat Pemungutan Suara (TPS) di seluruh kecamatan. Operator Situng KPU Madina, Beny Aswin […]

  • Madina Zona Hijau Covid-19

    Madina Zona Hijau Covid-19

    • calendar_month Kamis, 16 Apr 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Kabupaten Mandailing Natal masih berada dalam posisi zona hijau dalam peta Covid-19. Itu diungkap Bupati Madina, Dahlan Hasan Nasution menjawab wartawan usai rapat terbatas dengan Gugus Tugas Covid-19 dan Forkopinda di aula kantor bupati Madina, Rabu (15/2/2020). Zona Hijau adalah status wilayah tanpa kasus yang dikonfirmasi, atau tanpa ada pelancong yang terinfeksi yang […]

  • Ribut Tambang Emas, Komisi VII DPR Segera Bergerak

    Ribut Tambang Emas, Komisi VII DPR Segera Bergerak

    • calendar_month Sabtu, 6 Okt 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA, (MO) – Komisi VII DPR RI memastikan akan segera memanggil Pemerintah Provinsi Sumatera Utara maupun pihak perusahaan tambang Martabe di Tapanuli Selatan (Tapsel) Sumut. Hal ini sebagai buntut polemik terkait masalah pembuangan limbah, yang mengakibatkan belum juga beroperasinya tambang tersebut. Padahal sebelumnya, Pemprovsu sendiri telah menawarkan penyelesaian melalui tim advance. “Jadi untuk itu saya […]

  • PANTAI SIKARA-KARA

    PANTAI SIKARA-KARA

    • calendar_month Jumat, 16 Mei 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Kabupatenb Mandailing Natal merupakan daerah yang memiliki pantai laut terpanjang di Sumatera Utara, yakni 170 kilo meter. Selain panjang, pantai laut Mandailing Natal juga memiliki beberapa titik panorama pantai yang indah menawan, seperti Pantai Sikara-kara, Pantai Ruso di Natal. Wisata selancar juga memiliki potensi yang bagus di Batu Mondom, Muara Batang Gadis. Pantai Ruso memiliki […]

  • Kasus Pemalsuan Surat Rekomendasi Labura Serahkan Sanksi ke Pemkab Madina

    Kasus Pemalsuan Surat Rekomendasi Labura Serahkan Sanksi ke Pemkab Madina

    • calendar_month Selasa, 31 Jan 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Aekkanopan. Pemkab Labuhanbatu Utara (Labura) menegaskan bahwa mereka tidak pernah menerbitkan surat rekomendasi Bupati H Kharuddinsyah tentang persetujuan pindah salah seorang pegawainya Mhd Idris Batubara ke Pemkab Madina. Soal surat rekomendasi yang kini beredar diduga palsu. Namun, Pemkab Labura tidak akan melakukan upaya hukum atas dugaan pemalsuan surat rekomendasi itu. Soal tindaklanjutnya berupa sanksi, misalnya, […]

  • Silangit Koi Lebih dari Sekadar Tempat Wisata

    Silangit Koi Lebih dari Sekadar Tempat Wisata

    • calendar_month Minggu, 19 Sep 2021
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    KOTASIANTAR (Mandailing Online) – Dalam 10 hari ke belakang nama Silangit Koi Hutasiantar menjadi perbincangan masyarakat Mandailing Natal (Madina). Di dunia maya pun beragam postingan yang menandai akun Silangit Koi berseliweran. Kehadiran Silangit Koi Hutasiantar yang dekat dari kota tetapi jauh dari kebisingan ini ternyata bukan sekadar tempat wisata. Jauh dari itu ada hal-hal fundamental […]

expand_less