Senin, 2 Mar 2026
light_mode

Istana Tunggang Bosar Ulosi Sultan Palembang

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Jumat, 10 Des 2010
  • print Cetak


TAPSEL- Istana Tunggang Bosar Kesultanan Dasa Nawalu Tapanuli Bagian Selatan (Tabagsel) diberi kehormatan untuk mangulosi Sultan Palembang, Sultan Iskandar Mahmud Badaruddin dan permaisuri di acara parade kirab agung di Festival Keraton Nusantara VII tanggal 26-28 Nopember di Benteng Kuto Besak, Palembang. Selain Sultan Palembang, juga diulosi Gubernur Sumatera Selatan H Alex Noerdin, Kapolda Sumsel Irjen Pol Hasyim Irianto, dan Pangdam II Sriwijaya Mayjen TNI Agus Gunaedi Pribadi
Disampaikan Patuan Bona Bulu mewakili Istana Tunggang Bosar yang berada di Janji Mauli Muara Tais, Kecamatan Batang Angkola, Tapsel, informasi yang mereka terima, Festival Keraton Nusantara VII dihadiri 155 kesultanan dan kerajaan se-Indonesia, termasuk dari luar negeri seperti Kesultanan Brunai, Filipina, Thailand, dan lainnya. Sebelum acara mangulosi yang dilakukan oleh Tongku Sutan Bangun Batari didampingi Namora Endang Bona Harto bersama permaisuri Istana Tunggang Bosar, Naduma Sari Raden Ayu Ispudiastari Siagian, dan Nurintan Harahap gelar Donggur Maria Bulan, diawali dengan persembahan Tortor Naposo Nauli Bulung (NNB) yang anggotanya siswa Pesantren Modern H Baharuddin Harahap yang dibawa di acara tersebut. “Alhamdulillah, itu sebuah kehormatan dan keistimewaan bagi Istana Tunggang Bosar,” ujar Patuan Bona Bulu kepada METRO, Kamis (9/12).

Tidak itu saja, rombongan Istana Tunggang Bosar yang diberangkatkan putra mahkota Patuan Batara Dikalasan, bahwa Tortor NNB dan gordang sambilan yang dipersembahkan selama sejam di acara malam pagelaran seni telah memukau ribuan pengunjung yang memeriahkan acara itu khususnya dapat mengobati sedikit kerinduan perantau Tabagsel di Palembang dan sekitarnya yang ikut menyaksikan acara itu.

“Bahkan sepulangnya dari Palembang, di Jambi kami dijamu makan oleh Haruaya Mardomu Bulung Provinsi Jambi yang diketuai Patuan Bosar,” sebut Patuan Bona Bulu.

Diutarakannya, rombongan Istana Tunggang Bosar yang menghadiri undangan tersebut yaitu Marahamin Harahap gelar Tongku Sutan Bangun Batari bersama Namora Endang Bona Harto, Naduma Sari Raden Ayu Ispudiastari Siagian, Nurintan Gelar Donggur Maria Bulan, Fachrurozi Hasibuan gelar Baginda Haholongan Mangaloksa, Patuan Banggor dan dirinya serta lainnya, mendapat pujian atas masakan khas Padang Bolak yaitu, holat dan silalat naduda (daun ubi tumbuk) yang disajikan di acara tersebut. Ini sebagai salah satu langkah yang dilakukan Istana Tunggang Bosar dalam mengenalkan salah satu masakan khas yang ada untuk dunia luar.

“Istana Tunggang Bosar juga menerima cenderamata berupa keris Mandau dari Kesultanan Kutaringin yang berada di Kabupaten Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah, yang juga bagian dari sebuah kehormatan bagi Istana Tunggang Bosar. Ini semua kita lakukan demi melanjutkan cita-cita almarhum Sultan H Baharuddin Harahap dalam melestarikan nilai-nilai adat budaya Tabagsel di kancah nusantara hingga dikenal ke luar negeri,” tutur Patuan Bona Bulu mengakhiri. (neo)
Sumber : Metro Tabagsel

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • HUTA DAN BANUA MANDAILING

    HUTA DAN BANUA MANDAILING

    • calendar_month Selasa, 8 Jan 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      OLEH : EDI NASUTION (in memorial) Dikutip dari sebagian artikel berjudul “Banua dan Alak Mandailing” di http://edi-nasution.blogspot.com   Wilayah pemukiman orang Mandailing disebut Luat atau Banua. Sedangkan kehidupan sosial budaya orang Mandailing berlangsung di dalam suatu huta yang memiliki satu kesatuan wilayah dengan batas-batas tertentu. Setiap huta berada dibawah sistem pemerintahan sendiri yang demokratis dan […]

  • Miniatur Gordang Sambilan

    Miniatur Gordang Sambilan

    • calendar_month Jumat, 14 Jun 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 3Komentar

    DUA MINIATUR MANDAILING – Dua gadis Mandailing memamerkan dua unit miniatur gordang sambilan yang tersusun di naungan bangunan berupa sopo, di base camp Kampoeng Kaos Madina, Mandailing Natal, Jum’at (14/6/2013). Kampoeng Kaos Madina sejauh ini tak henti mengembangkan industri kreatif berbasis kebudayaan. Selain pengembangan ekonomi kreatif, semangat yang disusung juga upaya mempopulerkan aksesoris-aksesoris kebudayaan Mandailing […]

  • Cabup Harun Mustafa Nasution Nilai Ada Oknum Tertentu yang Merusak Politik Riang Gembira di Pilkada Madina

    Cabup Harun Mustafa Nasution Nilai Ada Oknum Tertentu yang Merusak Politik Riang Gembira di Pilkada Madina

    • calendar_month Minggu, 20 Okt 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    Panyabungan ( Mandailing Online) : Calon Bupati Mandailing Natal Nomor urut 1 Harun Mustafa Nasution menilai Pemilihan Kepala Daerah yang semestinya riang gembira ternyata ada hal hal yang membuatnya tidak riang gembira. Hal ini dikatakannya usai nonton bareng pelantikan Presiden Praboyo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka di Posko Partai Gerakan Indonesia Raya ( […]

  • Lira Medan Minta Penegak Hukum Usut Pembangunan CBD

    Lira Medan Minta Penegak Hukum Usut Pembangunan CBD

    • calendar_month Jumat, 11 Mar 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Medan, Central Business District (CBD) dibangun di lahan eks Lapangan Golf Polonia, Medan. Saat ini pengerjaannya sedang berlangsung. Namun pembangunan CBD menuai protes dari masyarakat setempat dan yang lainnya karena dinilai merusak lingkungan. Pembangunan CBD juga dianggap mengganggu keamanan dan kenyamanan aktivitas Bandara Polonia. Pasalnya, jarak proyek CBD hanya 150 meter dari landasan pacu dari […]

  • DPRD Madina Usulkan Pansus M3 Gate

    DPRD Madina Usulkan Pansus M3 Gate

    • calendar_month Selasa, 12 Agt 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Dugaan ketidakberesan investasi pertambangan emas oleh PT Madina Madani Mining (M3) di Kecamatan Lingga Bayu masuk ranah legislatif. DPRD Mandailing Natal (Madina) mengusulkan pembentukan Pansus M3 Gate. Pembentukan Panitia Khusus ini diusulan 20 anggota DPRD Madina. Sekretaris DPRD Madina, Sahnan Batubara kemarin mebenarkan adanya suslan itu yang tertuang dalam surat para […]

  • Pemkab Madina Masih Lemah Mengatasi Carut Marut Investasi

    Pemkab Madina Masih Lemah Mengatasi Carut Marut Investasi

    • calendar_month Rabu, 10 Jun 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Di Mandailing natal (Madina) masih banyak perusahaan perkebunan yang belum memenuhi kewajibannya untuk membangun kebun plasma bagi masyarakat sekitar. Gambaran ini dinilai akibat lemahnya pemerintah daerah melakukan pembenahan di sektor investasi. Kelemahan pemerintah daerah dalam memberikan keamanan berinvestasi di Madina juga bisa dilihat dari munculnya berbagai bentuk potensi gangguan sosial […]

expand_less