Sabtu, 28 Feb 2026
light_mode

Isu Penculikan Anak Resahkan Warga Tabagsel

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Sabtu, 27 Nov 2010
  • print Cetak


Padangsidimpuan, Masyarakat wilayah Tapanuli Bagian Selatan (Tabagsel) terutama orangtua diresahkan dengan maraknya isu penculikan anak-anak, penyebaran isu ini bukan hanya dari mulut ke mulut tapi juga menyebar melalui pesan singkat atau SMS. Akibatnya, orangtua yang memiliki anak di bawah umur dan anak

remaja menjadi resah dan mereka berupaya agar menjaga anak-anaknya agar terhindar dari aksi penculikan.

Salah seorang ibu rumah tangga di Padangsidimpuan mengatakan, dia terpaksa menjaga anak-anaknya ekstra ketat untuk menghindari aksi penculikan. “Biasanya anak saya bermain dengan teman – temannya terpaksa harus dijaga,” ujar Yusni salahh seorang ibu rumah tangga di Padangsidimpuan, Rabu (24/11).

Sedangkan orang tua yang mempunyai anak yang sudah bersekolah terpaksa pada paginya harus mengantar anaknya ke sekolah padahal biasanya mengaku selalu berangkat dan pulang sekolah selalu bersama dengan teman – temannya.

“Saya terpaksa mengantar anak-anak sekolah dan menjemputnya pulang sekolah,” Waris salah seorang warga Hutasiantar Panyabungan.

Dari pesan yang diterima Analisa menyebutkan bahwa ada penculikan anak-anak, dewasa, orang tua yang sudah sampai di Kota Panyabungan dan meminta agar pesan singkat agar disebarkan kesemua nomor kontak yang ada di HP.

Dan disebutkan berita yang di SMS-kan tersebut kenyataan dan mohon kerjasama dan disebutkan agar mewaspadai mobil APV Silver/abu-abu dengan plat nomor Polisi B 1857.

Informasi diperoleh penculikan telah banyak terjadi seperti di Pasar Baru Panyabungan, Keluarahan Kota Siantar, daerah banjar, daerah Panyabungan Julu, Aek Orsik Panyabungan, namun setelah diklarifikasi ke lokasi yang disebutkan ternyata tidak ada kejadian penculikan.

Isu yang berkembang, penculik hanya akan mengambil organ tubuh seperti ginjal, hati serta organ tubuh lainnya.

Pihak kepolisian Madina belum mengkonfrmasi adanya kasus penculikan anak yang sudah terjadi di wilayah hokum Polres Madina. (sah)
Sumber : Analisa

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Nelayan di Madina Bakal Dibantu DKP Sumut

    Nelayan di Madina Bakal Dibantu DKP Sumut

    • calendar_month Rabu, 26 Jan 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) Dinas Kelautan Perikanan (DKP) Provinsi Sumatera Utara bakal mengucurkan bantuan alat tangkap ikan kepada nelayan di Kabupaten Mandailing Natal (Madina). Sekitar 5 kelompok nelayan yang akan menyerap bantuan. Bantuan direncanakan berupa jaring Gilnet 250 pics mata 400. Pihak DKP Sumut sedang tahap melakukan verifikasi terhadap kelompok nelayan calon penerima bantuan. Anggota Komisi […]

  • Kasus Spanduk Bupati Madina Pemakai Sabu-Sabu Bisa Picu Konflik Horizontal

    Kasus Spanduk Bupati Madina Pemakai Sabu-Sabu Bisa Picu Konflik Horizontal

    • calendar_month Selasa, 24 Jun 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Kasus spanduk di kota Panyabungan tahun 2012 lalu yang menuduh bupati Madina pemakai narkotika jenis sabu-sabu dan sempat masuk ranah hukum hingga kini tak diketahui akhir penanganannya. Kasus spanduk ini menyeret Ketua Umum Gemmpar (Gerakan Masyarakat Mahasiswa Pemantau Aparatur Negara), Ramlan T Daulay, S.Sos sebagai pihak yang dituduh menghasut pembuatan dan […]

  • Lapak Ditertibkan Pedagang Pasrah

    Lapak Ditertibkan Pedagang Pasrah

    • calendar_month Selasa, 2 Agt 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Puluhan petugas dari Satpol PP, tentara dan polisi menertibkan lapak pabukoan di pinggir Jalan Merdeka, Simpang Empat Gunung Tua hingga dekat BRI Gunung Tua, Senin (1/8) siang. Pedagang yang menyaksikan lapaknya ditertibkan hanya bisa pasrah dan melongo. Penertiban ini dilakukan karena pedagang pabukoan ngotot menggelar lapak dagangannya di pinggir jalan, simpang empat. Padahal, pasar pabukoan […]

  • Kemenag Tidak Terima Lowongan Pelamar Umum

    Kemenag Tidak Terima Lowongan Pelamar Umum

    • calendar_month Senin, 2 Sep 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    Seluruhnya Diisi Oleh Tenaga Honorer JAKARTA, – Kementerian Agama (Kemenag) memastikan tidak menerima pendaftaran CPNS baru dari pelamar umum. Seluruh kuota CPNS baru yang mereka terima, dipakai untuk menuntaskan pengangkatan tenaga honorer kategori I maupun II. Kepala Pusat Informasi dan Humas (Pinmas) Kemenag Zubaidi mengatakan, dirinya sudah mendapatkan informasi tentang skema tes CPNS Kemenag langsung […]

  • Penyanyi Lagu “Na Rere” Meninggal Dunia

    • calendar_month Minggu, 28 Apr 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    Tapsel (Mandailing Online) – Siti Hamijah Nasution, pelantun lagu ‘Na Rere’ produksi Odang’s Production, telah meninggal dunia pada hari Minggu, 28 April 2013 kira-kira pukul 5.30 Wib di Medan. Jenazah almarhumah dikabarkan akan dikebumikan Senin (29/4) di Desa Tahalak-Ujung Gading, Batang Angkola, Tapanuli Selatan. Mijah tutup usia kurang lebih 34 tahun dan meninggalkan 2 orang […]

  • DPRD Tantang Bupati Madina Soal Pembangunan Pro Rakyat

    DPRD Tantang Bupati Madina Soal Pembangunan Pro Rakyat

    • calendar_month Kamis, 5 Des 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – DPRD Mandailing Natal (Madina) menantang Plt Bupati Madina Dahlan Hasan Nasution menyetop pembangunan beberapa rumah dinas camat, rehab kantor BKD, rehab kantor dinas kehutanan dan rehab mesjid agung Nur Ala Nur serta pengadaan mobil dinas. Tantangan ini terkait janji Dahlan Hasan beberapa waktu lalu yang akan tegas mencoret anggaran-anggaran pembanguan yang […]

expand_less