Minggu, 11 Okt 2026
light_mode

Kadin Sumut : 600 Perda Hambat Dunia Usaha dan Laju Investasi

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 14 Apr 2016
  • print Cetak
Ivan Batubara

Ivan Batubara

MEDAN (Mandailing Online) – Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Sumatera Utara, Ivan Iskandar Batubara mengungkap sebanyak 600 peraturan daerah di Sumut menghambat dunia usaha dan laju investasi.

Peraturan daerah yang sering berubah-ubah juga menjadi penyebab ketidakjelasan dan ketidakpastian bagi dunia usaha.

Selama ini, lanjutnya, setiap ganti kepala daerah atau rezim pemerintahan maka berubah lagi aturan itu, sehingga tidak ada kepastian dan pengusaha menjadi korban.

“Dari ketidakpastian itu ada pihak-pihak yang diuntungkan. Itu musuh bersama entrepreneur. Ini yang harus dilawan,” tegasnya dalam forum dialog yang diselenggarakan Kadin dan Pemprovsu, Rabu (13/4) di Medan.

Karena itulah, peraturan daerah (Perda) yang menghambat laju perjuangan pengusaha harus dicabut. Kalau investasi terhambat maka lapangan kerja juga terhambat.

“Ini kepentingan lapangan kerja dan kesempatan anak-anak bersama kita. Apalagi saat ini tingkat pengangguran tinggi. Karena itu, kita juga perlu sertifikat kompetensi segera,” ungkapnya.

Pihaknya sudah membuat list terkait perda yang menghambat laju pengusaha. Sekitar 600 perda di Sumut, terutama perda soal retribusi dan pemungutan biaya genset.

“Yang terinventarisir itu ada 600 di Sumut. Kita minta dihapuskan. Kami menilai itu bukan aturan, tetapi kebijakan yang tidak bijak. Beban biaya genset ini akan dibebankan lagi kepada harga,” imbuhnya.

Jika 600 perda tersebut dicabut, Ivan yakin ada kenyamanan dan kepastian berusaha. “Kita bisa kompetitif dan berdaya saing, kita mau membangun mall saja harus pakai genset lalu dikutip retribusi. Padahal hak dia sebagai pengusaha tidak diberi. Inikan tidak logis,” tuturnya.

“Angle-nya selama ini salah, seolah-olah kita mencari kemudahan, bukan ini. Kita mau kejelasan saja dan kepastian terkait biaya, mutu dan waktu serta konsistensi dari peraturan itu sendiri. Itu saja,” kata Ivan.

Salah satu perda adalah perda genset yang mewajibkan pengusaha pemakai genset membayar retribusi, ditengah tak jelasnya sumber daya listrik yang dihasilkan negara.

Selain tidak sesuai dengan langkah pemerintah pusat yang mengeluarkan berbagai kebijakan memberikan kemudahan-kemudahan juga bisa membuat investasi di Sumut tidak menarik dan usaha pengusaha terganggu.

“Penghapusan perda yang menghambat semakin dinilai mendesak mengingat ada era MEA (Masyarakat Ekonomi ASEAN) yang membuat persaingan semakin berat,” katanya.

Sementara itu, Sekretaris Gabungan Perusahaan Karet Indonesia (Gapkindo) Sumut, Edy Irwansyah mengatakan perda genset memang memberatkan pengusaha.

Apalagi, katanya, perda itu melibatkan aparat kepolisian/kejaksaan untuk menghukum pengusaha yang tidak melaporkan penggunaan dan membayar retribusi genset.

Di sisi lain, Kepala Badan Penanaman Modal dan Promosi (BPMP) Sumut Purnama Dewi mengakui dalam rapat dengan Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) memang disepakati perlunya penghapusan segala perda yang menghambat pergerakan dunia usaha dan termasuk upaya menarik investasi.

Secara nasional, seperti yang ditegaskan Presiden Joko Widodo, ada sekitar 3.226 perda yang harus dihapus baik itu peraturan yang tidak tepat atau bertolak belakang dengan UU dan sebagainya.

Purnama Dewi menegaskan untuk memudahkan investasi masuk ke Sumut sudah diterbitkan Perda No 2 Tahun 2015 tentang Pemberian Insentif dan Kemudahan Penanaman Modal.

Kemudian ada juga Peraturan Gubernur Nomor 4 Tahun 2015 tentang Pelimpahan Kewenangan Penerbitan izin Penanaman Modal, Kewenangan Provinsi di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sei Mangkei kepada Kepala Administrator KEK Sei Mangkei

“Ada juga langkah lain yakni penggabungan organsiasi peringkat daerah antara BPMP Provinsi Sumut dengan Badan Pelayanan Perizinan Terpadu Provinsi Sumut,” katanya.

Sumber : Republika Online/Medan Bisnis

Editor    : Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Terkait Laporan Tim Paslon 1, KPU Siap Laksanakan Apapun Keputusan Bawaslu

    Terkait Laporan Tim Paslon 1, KPU Siap Laksanakan Apapun Keputusan Bawaslu

    • calendar_month Jumat, 15 Nov 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MADINA ( Mandailing Online ) – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Mandailing Natal (Madina) siap melaksanakan apapun keputusan yang dikeluarkan oleh Bawaslu. Hal ini dikarenakan keputusan yang dikeluarkan oleh Bawaslu adalah mutlak dan harus dilaksanakan oleh KPU. Hal ini disampaikan oleh Ketua KPU Madina, M. Ikhsan Matondang melalui telepon, Jum’at (15/11/2024). Pernyataan Ikhsan ini disampaikan menanggapi […]

  • Zubeir Lubis Ditetapkan Calon Wakil Ketua DPRD Madina

    Zubeir Lubis Ditetapkan Calon Wakil Ketua DPRD Madina

    • calendar_month Selasa, 29 Mar 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN ( Mandailing Online) – Rapat paripurna DPRD Kabupaten Mandailing Natal, Selasa (29/3) menetapkan  Ir. Zubeir Lubis sebagai calon wakil ketua DPRD. Penetapan ini  berdasar Surat Keputusan DPP Partai Kebangkitan Bangsa nomor : 10978/DPP-03/VI/A/2016 tertanggal 26 Januari 2016 mengisi kekosongan kursi wakil ketua DPRD Mandailing Natal (Madina) yang ditinggalkan Jakfar Sukhairi Nasution  karena ikut Pilkada […]

  • 8 Istilah Unik dan Fakta Menarik Pesantren di Mandailing Natal

    8 Istilah Unik dan Fakta Menarik Pesantren di Mandailing Natal

    • calendar_month Rabu, 4 Jun 2025
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

        Oleh: Azhar Nasution M.Ag   Pesantren merupakan lembaga pendidikan Islam tradisional yang memiliki sejarah panjang di Nusantara, termasuk di wilayah Mandailing Natal, Sumatera Utara. Selain sebagai pusat pembelajaran agama, pesantren juga menjadi tempat para pelajar yang dikenal sebagai santri menjalani kehidupan sederhana, mandiri, dan penuh nilai-nilai spiritual. Namun, ada yang unik di Mandailing […]

  • Pemkab Madina Minta Perbaikan Puluhan Jaringan Irigasi

    Pemkab Madina Minta Perbaikan Puluhan Jaringan Irigasi

    • calendar_month Rabu, 22 Jan 2025
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN (Mandailing Online) – Wakil Bupati Mandailing Natal (Madina) Atika Azmi Utammi Nasution meminta pemerintah membantu perbaikan dan pembangunan 58 jaringan irigasi di Madina. Itu dicuatkan Atika kala menghadiri rapat koordinasi bidang pangan di Aula Tengku Rizal Nurdin, Rumah Dinas Gubernur Sumatera Utara, Medan, Selasa (21/1/2025). Rapat bertajuk Pelaksanaan Sinkronisasi, Koordinasi, dan Pengendalian Program Swasembada […]

  • Malaysia Babat Habis Hutan RI

    Malaysia Babat Habis Hutan RI

    • calendar_month Selasa, 4 Jan 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Anggaran Ludes, Kemenhut Batasi Operasi JAKARTA- Cukong-cukong Malaysia semakin giat melancarkan operasi penggundulan hutan ilegal di wilayah Indonesia. Menteri Kehutanan Zulkifli Hasan menyatakan, tindak kejahatan kehutanan dan pembalakan liar meningkat tajam pada Desember. Kejadian itu karena para pelaku ilegal logging tahu bahwa kementerian sudah tidak memilki anggaran untuk operasi pengawasan hutan. “Pengambilan kayu dilakukan dengan […]

  • Maksimalkan Peran Pemuda dalam Perubahan

    Maksimalkan Peran Pemuda dalam Perubahan

    • calendar_month Jumat, 25 Agt 2023
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Siti Hadijah, S.Pdi Pengamat Kebijakan Publik Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) melakukan sosialisasi mengenai Ibu Kota Nusantara (IKN), khususnya kepada generasi muda melalui acara ‘Nusantara Goes  to Campus’ di Gedung Auditorium Universitas Mulawarman, pada Senin (07/08/2023), Poskaltim.id. Nusantara Goes to Campus merupakan rangkaian acara yang dilakukan oleh OIKN untuk memberikan pemahaman terkait pembangunan dan […]

expand_less