Jumat, 23 Okt 2026
light_mode

Kepdes Mompang Julu Mundur

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 30 Jun 2020
  • print Cetak

 

Dua mobil terbakar dalam aksi blokir Jalinsum di Mompang Julu, Senin (29/6/2020)

 

PANYABUNGAN UTARA (Mandailing Online) – Hendri Hasibuan akhirnya mengundurkan diri dari jabatan Kepala Desa Mompang Julu, Kecamatan Panyabungan Utara, Mandailing Natal.

Surat pengunduran diri itu dibacakan Camat Panyabungan Utara, Ridho Fahlevi Senin malam (29/6/2020) di masjid Riyadus Solihin disaksikan ratusan warga yang memenuhi ruangan hingga halaman masjid.

Sejumlah unsur Muspika Panyabungan Utara hadir di pembacaan surat pengunduran itu.

Pengunduran diri kepala desa ini menyusul warga memblokir jalan lintas Sumatera sehari penuh yang dramatis, Senin.

Satu mobil milik Wakapolres Mandailing Natal, AKBP Elizama Zalukhu serta mobil warga menjadi sasaran pembakaran diduga dilakukan oleh warga.

Beberapa sepeda motor juga terbakar di pinggir Jalinsum.

“Benar, mobil Wakapolres Madina dibakar oleh warga. Ada dua mobil yang dibakar yakni mobil Wakapolres dan mobil warga. Selain itu beberapa sepeda motor juga jadi sasaran pembakaran,” kata Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Tatan Dirsan Atmaja dikutip CNN Indonesia, Senin malam.

Tatan menyatakan, warga mengamuk karena tidak terima polisi membubarkan aksi demonstrasi mereka menuntut kepala desa mundur dari jabatannya.

Tatan menjelaskan awalnya warga memblokade Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) Medan-Padang. Dalam aksinya, warga menuntut agar Kepala Desa Mompang Julu, Hendri Hasibuan dicopot dari jabatannya.

Warga menganggap Kepala Desa tidak transparan dalam pembagian BLT dari Dana Desa dan pengelolaan Dana Desa tahun 2018 hingga 2020.

Saat polisi mencoba melakukan pembubaran blokade Jalinsum, warga melakukan perlawanan. Mereka menyerang polisi dengan lemparan batu.

Dalam aksi itu, Kapolres dan Wakapolres Madina berupaya melakukan negosiasi agar warga membubarkan diri. Namun warga semakin marah dan membakar mobil Wakapolres Madina.

“Mereka minta kepala desa mengundurkan diri, tuntutan warga berkaitan dengan BLT. Nah, tadi sore menjelang pukul 18.00 WIB, personel meminta agar warga membubarkan diri, tapi warga bersikap anarkis dengan melakukan pengrusakan dan pembakaran. Bahkan 6 orang anggota kita di sana luka-luka,” jelas Tatan Senin malam.

Editor : Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • 30% rakyat Indonesia tanpa listrik

    30% rakyat Indonesia tanpa listrik

    • calendar_month Minggu, 5 Agt 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN, (MO) – Indonesia masih kekurangan listrik. Sedikitnya 30 persen rakyat Indonesia saat ini belum menikmati listrik. Hal itu ditegaskan Anggota Dewan Energi Nasional (DEN) Unsur Pemangku Kepentingan, Tumiran. Meski menolak dikatakan krisis, namun dia mengakui masih banyak daerah di Indonesia yang kekurangan energi. “Banyak daerah yang dipotret betul oleh DEN, masih banyak kekurangan,” katanya. […]

  • Tak Berkategori

    Ini Surat Edaran Mendagri yang larang fotocopy e-KTP

    • calendar_month Rabu, 8 Mei 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Jakarta, (Mandailing Online) – Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi kepada sejumlah pihak terkait mengatakan e-KTP tidak diperkenankan difoto copy, distapler dan perlakuan lainnya yang merusak fisik e-KTP. Berikut surat edaran Mendagri yang mengimbau e-KTP tidak difotocopy: Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor: No. 471.13/1826/SJ Sifat: Penting Lampiran: – Hal: Pemanfaatan e-KTP dengan Menggunakan Card Reader. […]

  • CV Parak Tala Bantah Penyebab Abrasi Lahan Kebun Sawit Warga Kampung Sawah Natal

    CV Parak Tala Bantah Penyebab Abrasi Lahan Kebun Sawit Warga Kampung Sawah Natal

    • calendar_month Senin, 4 Sep 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    NATAL ( Mandailing Online )- Direktur CV Parak Tala Asruddin membantah aktifitas Kapal Keruk miliknya sebagai penyebab abrasinya sejumlah lahan perkebuna sawit warga Desa Kampung Sawah, Kecamatan Natal, Mandailing Natal. Senin 4/9/2023. Lewat sambungan tlephon, ia mengaku aktifitas Kapal Keruk milik perusahaan nya hanya beraktifitas selama dua hari di sungai batang natal di Desa Kampung […]

  • Ali Muhammad Mori, Islam Dorong Kebangkitan Jepang

    Ali Muhammad Mori, Islam Dorong Kebangkitan Jepang

    • calendar_month Selasa, 31 Des 2013
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    Ali Muhammad Mori, seorang pekerja sosial dan pendeta dari Jepang. Ia mengaku sangat terkesan dengan cara saleh beberapa Muslim di Manchuria, tempat tinggalnya dulu. Kisah ini bermula dari 18 tahun yang lalu ketika Ia berada di Manchuria dimana Jepang masih menguasai daerah tersebut. Waktu itu di padang pasir dekat Pieching adalah kali pertamanya Ia bergabung […]

  • MERANTAU KE TANAH DELI

    MERANTAU KE TANAH DELI

    • calendar_month Selasa, 28 Okt 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Oleh: Basyral Hamidi Harahap   Perjalanan Tuanku Tambusai yang berperang melawan Belanda melintasi pegunungan Bukit Barisan (Mandailing Godang, Angkola, Padang Lawas dan Kota Pinang) kemudian dipandang bagian penting dalam sejarah migrasi orang Mandailing. Jalur perjalanan itu kemudian dipakai para perantau sebagai jalur pertama ke Sumatera Timur. Gelombang kedua migrasi orang Mandailing dalam jumlah besar […]

  • Stok Pupuk di Madina Aman, Harga Masih Normal

    Stok Pupuk di Madina Aman, Harga Masih Normal

    • calendar_month Kamis, 14 Sep 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN ( Mandailing Online ) Harga berbagai jenis pupuk baik subsidi dan non subsidi di Kabupaten Mandailing Natal ( Madina ) diharga normal. Dari data yang didapat dari salah satu distributor pupuk di Kota Panyabungan PT Mitra Tani Sari menyebutkan pupuk subsidi jenis Urea normal diharga Rp.112.000.Per sak nya dengan ukuran 50kg, dan NPK Phonska […]

expand_less