Rabu, 15 Jul 2026
light_mode

Gas Elpiji 3 Kilogram Langka di Padangsidempuan

  • account_circle Redaksi Abdul Holik
  • calendar_month Sabtu, 20 Des 2014
  • print Cetak

Padangsidempuan – Warga kembali resah akibat langkanya gas elpiji isi 3 kilogram di tingkat pengecer. Tidak itu saja, harga gas 3 kilogram juga naik mencapai Rp 20 ribu per tabung di tingkat pengecer. "Tidak ada gas elpiji ditemukan di sejumlah lopo pengecer," kata seorang warga Tajuddin Nasution (56) kepada Medan Bisnis sambil menenteng tabung gas 3 kg yang kosong kembali pulang kerumah, di Lingkungan IV Kelurahan Sihitang, Padangsidimpuan, Jum"at (19/12).

Dikatakan, kelangkaan tabung gas 3 kilogram ini sudah terjadi beberapa hari terakhir. Masyarakat mulai mencarinya sampai ke tingkat agen di kota Padangsidimpuan.

"Kita sudah cari sampai ke pasar kota Padangsidimpuan, namun di tempat ini juga gas elpiji isi 3 kg tidak ada," katanya.

Hal senada juga di keluhkan Nurlaila (34) warga kelurahan Sihitang. Gas elpiji isi 3 kg ini sudah tiga hari menunggu kabar dari pengecer pedagangan yang sudah menjadi langganannya selama ini.

Namun kata dia, akhir-akhir ini pedagang langganan tersebut sudah tidak lagi berjualan gas elpiji karena distributor tidak datang mengatar. "Sambil menunggu gas elpiji kembali ada dijual di pedagang eceran, saya memasak memakai kopor biasa saja," katanya.

PT Bintang Tapanuli melalui Supervisor (Admin), Sindi membenarkan kelangkaan tabung gas elpiji 3 kg sudah terjadi sejak pertengahan minggu ini.
"Di sini tabung gas elpiji 3 kg juga kosong, yang ada tabung gas isi 12 kg saja," katanya kepada Medan Bisnis, Jum"at (19/12).

Dikatakan, biasanya setiap harinya 50 tabung gas isi 3 kg diantar ke toko namun belakangan ini sepertinya tidak datang.

"Semalam ada, namun kemarinnya tidak ada," katanya sambil mengatakan kalau gas 3 kg bukan mereka agennya namun di antar dari indra Angkola (agen gas elpiji 3 kilogram).

Menurutnya, gas 3 kg berselang datangnya, namun itu tidak bisa menutupi permintaan pasar. "Makanya banyak warga yang datang meminta gas 3 kilogram namun barangnya tidak ada," katanya.

Sementara untuk harga gas 3 kg di toko kami hanya menjual Rp.16 ribu per tabung sedangkan harga gas isi 12 kilogram Rp125 ribu per tabung.
Menurut, Sindi, hilangnya gas 3 kg ini bisa dipicu, banyaknya masyarakat pengguna gas 12 kg beralih ke 3 kilogram.

"Gas 3 kg ini di subsidi pemerintah, sementara gas 12 kilogram tidak disubsidi," katanya sambil mengatakan kalau PT. Bintang Tapanuli merupakan agen gas 12 kilogram, dan stoknya masih banyak. (medanbisnis)

  • Penulis: Redaksi Abdul Holik

Rekomendasi Untuk Anda

  • Harga Pangan Meroket di Awal Ramadhan, Dimana Peran Negara?

    Harga Pangan Meroket di Awal Ramadhan, Dimana Peran Negara?

    • calendar_month Kamis, 22 Apr 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Nuraty, S.Pd Anggota Komunitas Madina Menulis Meroketnya harga pangan bukan sesuatu yang tabu di tengah-tengah masyarakat. Karena kejadian ini setiap tahunnya berulang terjadi menjelang dan di tengah bulan Ramadhan. Hal ini terjadi dikarenakan permintaan terhadap barang tersebut cukup tinggi di pasar, jadi seolah-olah hal yang dimaklumi apabila terjadi kenaikan harga. Deputi Kajian dan Advokasi […]

  • Operasi Pasar di Tapian Sirisiri Sepi

    Operasi Pasar di Tapian Sirisiri Sepi

    • calendar_month Selasa, 21 Jun 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Biasanya pasar murah alias operasi pasar selalu diserbu kaum ibu. Tapi di Tapian Sirisiri justru sepi. Hingga pukul 14.15, Selasa (21/6/2016), jumlah penjualan beras masih sekitar 500 kg dari 7 ton yang disiapkan dalam operasi pasar yang dilaksanakan Pemkab Madina di Tapian Sirisiri. Sebelumnya, pihak Bagian Perekonomian Pemkab Madina menyatakan bahwa […]

  • Bio Data Calon Wakil Bupati Madina, Imron Lubis

    Bio Data Calon Wakil Bupati Madina, Imron Lubis

    • calendar_month Minggu, 6 Des 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Nama Lengkap : H. IMRON LUBIS, S.Pd, MM Lahir                       : 10 Maret 1960 Alamat                    : Jl. Merdeka No. 74 Kelurahan Kayu Jati, Panyabungan Motto Hidup          : Jadilah Orang Yang Disenangi Semua Orang     PENDIDIKAN FORMAL SD       : SD Negeri No. 4 Panyabungan (1966-1972) SMP     : SMEP Negeri Panyabungan (1972-1975) SMA    […]

  • Gerindra Fasilitasi Vaksinasi, Erwin Efendi Lubis: Kita Sediakan Tranportasi dan Akomodasi

    Gerindra Fasilitasi Vaksinasi, Erwin Efendi Lubis: Kita Sediakan Tranportasi dan Akomodasi

    • calendar_month Kamis, 16 Des 2021
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – DPC partai Gerindra Mandailing Natal (Madina) memfasilitasi 800-an warga Kecamatan Panyabungan untuk mengikuti vaksinasi di Mapolres, Kamis (16/12). Fasilitas vaksinasi ini berupa transportasi ke Mapolres dan uang akomodasi (uang makan) bagi peserta sehingga meskipun libur kerja tetap bisa memberikan uang belanja rumah tangga. Hal itu disampaikan Ketua DPC Gerindra Erwin Efendi […]

  • Izin Berkemah, Siswi SD Dicabuli Lalu Dipenggal

    Izin Berkemah, Siswi SD Dicabuli Lalu Dipenggal

    • calendar_month Kamis, 9 Feb 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Siantar- Dikira turut serta berkemah di organisasi Pramuka Sekolah, Dewi Hartati (10) justru raib selama 5 hari. Setelah melakukan pencaharian, ternyata bocah ini ditemukan sudah jadi mayat busuk tidak jauh dari lokasi sekolahnya di SD Muhammadiyah, Kecamatan Sialu Laut, Asahan, Selasa (7/2). Tragisnya, mayat sudah membusuk serta kepala terpisah dengan tubuhnya. Kuat dugaan, korban sengaja […]

  • Passing Grade Honorer K2 Lentur

    Passing Grade Honorer K2 Lentur

    • calendar_month Selasa, 4 Feb 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    JAKARTA – Menteri Pendaygunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Azwar Abubakar mengaku, dalam penetapan kelulusan honorer kategori dua (K2) tidak diberlakukan passing grade secara nasional. Alasannya, jika diterapkan secara nasional maka akan banyak yang tidak lulus menjadi CPNS. “Jujur saja, passing grade tidak berlaku untuk honorer K2. Kalau diberlakukan, ya banyak yang tidak lulus terutama […]

expand_less