Kamis, 3 Sep 2026
light_mode

Gas Elpiji 3 Kilogram Langka di Padangsidempuan

  • account_circle Redaksi Abdul Holik
  • calendar_month Sabtu, 20 Des 2014
  • print Cetak

Padangsidempuan – Warga kembali resah akibat langkanya gas elpiji isi 3 kilogram di tingkat pengecer. Tidak itu saja, harga gas 3 kilogram juga naik mencapai Rp 20 ribu per tabung di tingkat pengecer. "Tidak ada gas elpiji ditemukan di sejumlah lopo pengecer," kata seorang warga Tajuddin Nasution (56) kepada Medan Bisnis sambil menenteng tabung gas 3 kg yang kosong kembali pulang kerumah, di Lingkungan IV Kelurahan Sihitang, Padangsidimpuan, Jum"at (19/12).

Dikatakan, kelangkaan tabung gas 3 kilogram ini sudah terjadi beberapa hari terakhir. Masyarakat mulai mencarinya sampai ke tingkat agen di kota Padangsidimpuan.

"Kita sudah cari sampai ke pasar kota Padangsidimpuan, namun di tempat ini juga gas elpiji isi 3 kg tidak ada," katanya.

Hal senada juga di keluhkan Nurlaila (34) warga kelurahan Sihitang. Gas elpiji isi 3 kg ini sudah tiga hari menunggu kabar dari pengecer pedagangan yang sudah menjadi langganannya selama ini.

Namun kata dia, akhir-akhir ini pedagang langganan tersebut sudah tidak lagi berjualan gas elpiji karena distributor tidak datang mengatar. "Sambil menunggu gas elpiji kembali ada dijual di pedagang eceran, saya memasak memakai kopor biasa saja," katanya.

PT Bintang Tapanuli melalui Supervisor (Admin), Sindi membenarkan kelangkaan tabung gas elpiji 3 kg sudah terjadi sejak pertengahan minggu ini.
"Di sini tabung gas elpiji 3 kg juga kosong, yang ada tabung gas isi 12 kg saja," katanya kepada Medan Bisnis, Jum"at (19/12).

Dikatakan, biasanya setiap harinya 50 tabung gas isi 3 kg diantar ke toko namun belakangan ini sepertinya tidak datang.

"Semalam ada, namun kemarinnya tidak ada," katanya sambil mengatakan kalau gas 3 kg bukan mereka agennya namun di antar dari indra Angkola (agen gas elpiji 3 kilogram).

Menurutnya, gas 3 kg berselang datangnya, namun itu tidak bisa menutupi permintaan pasar. "Makanya banyak warga yang datang meminta gas 3 kilogram namun barangnya tidak ada," katanya.

Sementara untuk harga gas 3 kg di toko kami hanya menjual Rp.16 ribu per tabung sedangkan harga gas isi 12 kilogram Rp125 ribu per tabung.
Menurut, Sindi, hilangnya gas 3 kg ini bisa dipicu, banyaknya masyarakat pengguna gas 12 kg beralih ke 3 kilogram.

"Gas 3 kg ini di subsidi pemerintah, sementara gas 12 kilogram tidak disubsidi," katanya sambil mengatakan kalau PT. Bintang Tapanuli merupakan agen gas 12 kilogram, dan stoknya masih banyak. (medanbisnis)

  • Penulis: Redaksi Abdul Holik

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ketua PP Madina: Jika Tak Punya Itikad Baik, PT Rendi Silahkan Angkat Kaki

    Ketua PP Madina: Jika Tak Punya Itikad Baik, PT Rendi Silahkan Angkat Kaki

    • calendar_month Minggu, 5 Nov 2017
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) : Permasalahan lahan warga SP 1 dan SP 2 Tran Singkuang Kecamatan Muara Batang Gadis, Madina yang ditengarai diserobot PT. Rendi Permata Raya terus menuai sorotan. Ketua MPC Pemuda Pancasila Kabupaten ‎Madina, Syahriwan Nasution ‘Kocu’ kepada wartawan, Sabtu (4/11/2017) menghimbau PT. Rendi mengembalikan lahan yang dituntut warga. “Tetapi, jika perusahaan itu tidak […]

  • Polisi Diminta Tangkap Penculik dan Perampok Gubernur LIRA Sumut

    Polisi Diminta Tangkap Penculik dan Perampok Gubernur LIRA Sumut

    • calendar_month Minggu, 31 Jul 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 2Komentar

    MEDAN: Pihak kepolisian diharapkan segera menangkap kawanan pelaku perampokan dan kasus penganiayaan terhadap Gubernur Lumbung Informasi Rakyat (LIRA) Sumatra Utara Rizaldi Mavi. “Kami berharap pihak kepolisian bisa segera menangkap para perampok sekaligus mengusut tuntas kasus perampokan disertai penganiayaan yang menimpa Gubernur LIRA Sumatra Utara Rizaldi Mavi,” kata Wali Kota LIRA Medan Ganda Manurung kepada pers […]

  • Kaum Ibu di Desa Hutapuli Nyatakan Saroha dengan Atika

    Kaum Ibu di Desa Hutapuli Nyatakan Saroha dengan Atika

    • calendar_month Rabu, 9 Okt 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SIABU (Mandailing Online) – Sejumlah ibu-ibu di Desa Hutapuli, Kecamatan Siabu, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) mengaku sepakat memilih perempuan pada pemilihan bupati dan wakil bupati kabupaten ini. Bagi mereka, perempuan lebih peka dan mengerti keadaan kaum hawa. Hotmaida Hasibuan, salah satu warga Desa Hutapuli, yang diwawancarai seputar pilihan pada Pilkada ini mengaku akan memilih Atika […]

  • Warga Minta KGM Jangan Proyek di Atas Kertas

    Warga Minta KGM Jangan Proyek di Atas Kertas

    • calendar_month Sabtu, 14 Jan 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan. Para ibu di Desa Sirambas-Saba Jior, Kecamatan Panyabungan Barat, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) menilai program kelompok gizi masyarakat (KGM) gagal. Pasalnya, tidak ada peningkatan gizi di kalangan balita di desa tersebut dan terkesan hanya proyek di atas kertas. Laila Nasution, warga Desa Sirambas mengatakan, tidak ada capaian yang diperoleh KGM dalam meningkatkan gizi anak-anak […]

  • Kabar Baik, Pemkab Madina Jangka Dekat Buka Formasi PPPK Tahun 2023

    Kabar Baik, Pemkab Madina Jangka Dekat Buka Formasi PPPK Tahun 2023

    • calendar_month Selasa, 1 Agt 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN ( Mandailing Online ) Kabar baik bagi pegawai tenaga honor di lingkungan Pemkab Mandailing Natal, Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia ( BKPSDM) akan kembali buka formasi Pegawai Pemerintah dengan perjanjian kerja ( PPPK ). Formasi itu kabarnya akan dibuka untuk tenaga guru dan kesehatan. Plt Kepala Dinas BKPSDM Abdul Hamid Nasution yang […]

  • Mari Tepuk Tangan! Polda Sultra Gagalkan Pembalakan 2700 Batang Kayu

    Mari Tepuk Tangan! Polda Sultra Gagalkan Pembalakan 2700 Batang Kayu

    • calendar_month Jumat, 27 Nov 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    KENDARI – Polda Sulawesi Utara tancap gas memberantas aksi illegal logging. Rabu (25/11) kemarin, polisi berhasil mengamankan satu unit KLM Cahaya Satriani, GT 138 yang mengangkut 300 kubik atau 2700 batang kayu diduga hasil pembalakan liar dari Ereke, Kabupaten Buton Utara (Butur), Sulawesi Tenggara. Penangkapan itu dilakukan di pesisir Pantai Pasir Putih, Desa Damai Loborona, […]

expand_less