Minggu, 1 Mar 2026
light_mode

Kapolda Sumut Tarik Kapolresta Siantar

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 7 Des 2010
  • print Cetak


MEDAN : Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol Oegroseno memutasi jabatan Kapolres Pematang Siantar dari AKBP Fatori yang diduga melakukan penganiayaan terhadap salah seorang wartawan televisi swasta di daerah itu.

Dalam serah terima jabatan yang dilakukan di Aula Kamtibmas Polda Sumut di Medan, Senin, 6 Desember 2010 jabatan Kapolres Pematang Siantar diserahkan kepada AKBP Alberd Sianipar yang sebelumnya bertugas sebagai Kasat II/Tindak Pidana Ekonomi Direktorat Reserse Kriminal.

Sedangkan AKBP Fatori ditarik ke Mapolda Sumut tanpa dijelaskan posisi yang akan diamanatkan di jajaran institusi penegak hukum tersebut.

Dalam amanatnya, Kapolda Sumut Irjen Pol Oegroseno mengatakan, mutasi atau serah terima jabatan itu merupakan “pembelajaran” bagi semua pihak.

Oegroseno mengharapkan semua pihak, baik pejabat di institusi kepolisian mau pun masyarakat tidak terlalu membesar-membesarkan proses pergantian itu karena dianggap sebagai suatu hal yang biasa.

“Mutasi bukan hal yang luar biasa,” kata mantan Kapolda Sulawesi Tengah itu.

Meski demikian, Oegroseno tetap menyampaikan imbauan agar AKBP Fatori dapat menanggapi pergantian jabatan tersebut secara positif serta harus siap untuk menempati posisi apa pun.

“Selalu tanggapi secara positif setiap tugas yang diemban,” kata Oegroseno.

Ketika diwawancarai usai serah terima jabatan itu, Kapolda Sumut Irjen Pol Oegroseno tetap menyatakan tidak ada permasalahan dan hal yang luar biasa dalam pergantian tersebut.

Namun alumni Akademi Kepolisian tahun 1978 itu mengakui adanya indikasi penganiayaan yang dilakukan terhadap wartawan televisi yang terjadi di Mapolres Pematang Siantar.

Pihaknya telah menurunkan tim untuk memeriksa dan menemukan bukti atas indikasi penyiksaan itu. “Nanti akan ada hasil pemeriksaan dan visum,” katanya.

Mantan Kapolres Pematang Siantar AKBP Fatori yang didatangi wartawan tidak bersedia memberikan keterangan atas pergantian itu, termasuk laporan penganiayaan tersebut.

“Nanti saja di persidangan, kalau memang harus ke persidangan,” katanya.

Dalam acara itu, diserahterimakan juga jabatan Direktur Pembinaan Masyarakat dari Kombes Pol Suwarno kepada penggantinya Kombes Pol Hery S. Sauri.

Sementara itu, diserahterimakan juga jabatan Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Baharudin Djafar yang dimutasi menjadi Kabid Humas Polda Metro Jaya.

Jabatan sebagai juru bicara itu diserahkan kepada Kapolda Sumut Irjen Pol Oegroseno yang akan menetapkan pejabat baru dalam waktu yang belum ditentukan.

Sebelumnya, Kapolres Pematang Siantar AKBP Fatori dikabarkan melakukan penyiksaan terhadap Andi Siahaan, salah seorang wartawan televisi yang mengalami insiden lalulintas yang berujung ke kasus hukum.(an)
Sumber :EksposNews

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Banyak Yang Ustad, Etnis Mandailing di Kaltim Tak Lagi Batak

    Banyak Yang Ustad, Etnis Mandailing di Kaltim Tak Lagi Batak

    • calendar_month Rabu, 10 Jul 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Etnis Mandailing di Kota Balikpapan, Kalimantan Timur makin dikenal sebagai etnis yang beragama Islam, bukan lagi Batak Kristen seperti selama ini anggapan orang di sana. Perubahan imej ini merupakan dampak dari banyaknya etnis Mandailing di Balikpapan yang tampil sebagai ustad. “Banyak etnis Mandailing yang ustad, bahkan sebagian ada yang dipanggil kiyai […]

  • Uang sitaan KPK setara 91.000 RSS

    Uang sitaan KPK setara 91.000 RSS

    • calendar_month Selasa, 17 Mei 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    YOGYAKARTA – Ketua KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi) Busyro MUqoddas mengklaim pihaknya menyita Rp6,2 triliun dari tindak pidana korupsi. “Uang sebanyak itu cukup jika digunakan untuk membangun 91.000 rumah sederhana bagi warga miskin,” katanya di Yogyakarta kemarin. Menurut dia, berdasarkan data KPK ada beberapa bidang yang rawan tindak pidana korupsi, di antaranya minyak dan gas, pendidikan, […]

  • Pejabat Pamkab Madina Dimutasi

    Pejabat Pamkab Madina Dimutasi

    • calendar_month Jumat, 22 Agt 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Sejumlah kepala dinas dan asisten di Pemkab Mandailing Natal (Madina) dimutasi pada pelantikan yang dipimpin Sekda Yusuf Nasution, Jum’at (22/8/2014) di aula kantor Bupati Madina. Sembilan pejabat eselon II yang dilantik adalah H.Samad Lubis,SE.MM diangkat menjadi Kepala Dinas Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Kab.Madina. Sedangkan kadis sebelumnya Murnady Pasaribu, AP diangkat […]

  • Lubuk Larangan Aek Pohon Dibuka

    Lubuk Larangan Aek Pohon Dibuka

    • calendar_month Minggu, 28 Apr 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Manndailing Online) – Lubuk larangan di Sungai Aek Pohon, Pidoli, Panyabungan, Mandailing Natal (Madina) dibuka untuk halayak umum, Minggu (28/4/2013). Daya tarik lubuk larangan benar-benar selalu memikat sejak dahulu. Ratusan penduduk Madina dari berbagai penjuru kecamatan tumpah ruah di sepanjang aliran sungai dan bergerombol dalam titik-titik lubuk. Mereka membawa jala. Tetapi ada juga yang […]

  • Tekad Kibarkan Bendera Pesantren ke Panggung Internasional

    Tekad Kibarkan Bendera Pesantren ke Panggung Internasional

    • calendar_month Selasa, 16 Jul 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 2Komentar

    TAPSEL (Mandailing Online) – Hilmy Mahdy Daulay dan Hamdian Noor Harahap dua siswa Pesantren Modern Unggulan Terpadu Darul Mursyid yang terpilih mewakili Sumut pada Olimpiade Sains Nasional, menyatakan tekadnya lolos ke tingkat internasional. “Saya akan kibarkan bendera pesantren di olimpiade internasional, Insya Allah,” tekad Hilmy siswa Darul Mursyid asal Padang Lawas ini. Dia akan berlaga […]

  • Naskah Deklarasi "Batang Pungkut Green Conservation"

    Naskah Deklarasi "Batang Pungkut Green Conservation"

    • calendar_month Selasa, 5 Okt 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Bismillahirrahmanirrahim Sesungguhnya kami menyadari bahwa lingkungan hidup adalah warisan yang paling berharga untuk generasi yang akan datang, oleh karena itu kami berkomitmen untuk menjaganya. Kami menyadari bahwa dampak negatif pertambangan lebih besar dari pada dampak positifnya terhadap masyarakat dan lingkungan hidup, oleh karena itu kami menolak pertambangan khususnya di wilayah Kabupaten Mandailing Natal. Kami menghormati […]

expand_less