Minggu, 1 Mar 2026
light_mode

Ketua Komisi I Apresiasi Kesigapan Bupati dan Wakil

  • account_circle Roy Adam
  • calendar_month Rabu, 19 Jan 2022
  • print Cetak

Ketua Komisi I DPRD Madina Zubaidah Nasution Saat Mengikuti Paripurna Beberapa Waktu Lalu/Roy Adam.

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Ketua Komisi I DPRD Mandailing Natal (Madina) Zubaidah Nasution mengapresiasi kesigapan Bupati dan Wakil Bupati mengatasi gejolak yang timbul akibat surat edaran Kepala Dinas Pendidikan.

Apresiasi itu disampaikan Zubaidah ketika dimintai tanggapannya terkait instruksi Bupati yang meminta vaksinasi anak dilakukan dengan pendekatan persuasif.

“Kita juga apresiasi kesigapan Bupati dan Wakil dalam melihat dan mengatasi gejolak yang terjadi akibat surat edaran Kadisdik,” katanya, Rabu (19/1) di kediamannya, Panyabungan.

Meskipun demikian, Zubaidah sedikit menyesalkan instruksi Bupati tersebut yang muncul setelah ada gejolak.

“Harusnya kemaren itu sebelum mengeluarkan surat, Kepala Dinas kordinasi dulu dengan Bupati atau Wakil,” imbuhnya.

Anggota DPRD dari Fraksi partai Golkar ini setuju dengan langkah yang disampaikan Bupati yakni melakukan pendekatan persuasif sehingga orang tua dan anak-anak paham pentingnya vaksinasi.

“Tapi, cara yang digunakan Kadisdik secara tidak langsung memberikan tekanan baik kepada siswa maupun orang tua,” ungkapnya.

Zubaidah menambahkan, surat edaran dan pernyataan yang harus ditandatangani orang tua itu telah menimbulkan kekhawatiran.

“Belum selesai gejolak akibat dua surat itu, seperti yang diberitakan di beberapa media Kadisdik kembali membuat penekanan dengan usul siswa yang tidak divaksin akan daring,” jelasnya.

Ketua Komisi I Zubaidah mengaku heran dengan pendekatan yang dipilih oleh Kadisdik. Padahal, katanya, ada banyak langkah humanis yang bisa digunakan.

“Contoh saja SD di Bukit Malintang itu, para guru membuat suasana menyenangkan akhirnya anak-anak mau divaksin atau langkah Wabup mentraktir bakso,” ujarnya.

Zubaidah mengatakan, alasan agar pembelajaran tatap muka terus berlangsung bisa dipakai oleh pihak Dinas Pendidikan tanpa ada embel-embel yang tidak divaksin akan daring.

“Kenapa tidak dikatakan supaya pembelajaran tatap muka berjalan lancar maka anak-anak mesti divaksin,” katanya.

“Karena lebih setahun kita merasakan kekhwatiran terhadap pendidikan anak-anak kita, tak usah sebut-sebut kalau gak divaksin akan daring, toh sudah disampaikn supaya tetap belajar tatap muka,” lanjutnya.

Untuk diketahui per Senin 17 Januari 2022 capaian vaksinasi anak di Madina baru 49.33 persen.

Capaian yang masih jauh dari target ini, jelas Kadisdik Arbiuddin Harahap, karena ada beberapa kendala, termasuk izin orang tua.

Untuk itu ia pun mengusulkan kepada Bupati H. M. Ja’far Sukhairi Nasution agar anak-anak yang tidak divaksin belajar daring sehingga mendorong orang tua untuk memberikan izin vaksin.

 

Peliput: Roy Adam

  • Penulis: Roy Adam

Rekomendasi Untuk Anda

  • Menunggu Perusahaan Daerah

    Menunggu Perusahaan Daerah

    • calendar_month Minggu, 9 Jun 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    Pemerintah daerah terus didorong untuk mandiri dari sisi anggaran belanja dan secara berangsur meminimalkan ketergantungan dari pemerintah pusat. Dan, sudah lama pula diidamkan BUMD (Badan Usaha Milik Daerah) sebagai salah satu mesin pengisi pundi-pundi pendapatan asli daerah. Namun, dilema BUMD juga ada, setidaknya terdapat dua sisi. Pertama, dari sisi eksternal, UU No. 5 Tahun 1962 […]

  • 1 Persen APBD untuk Pengawasan Korupsi

    1 Persen APBD untuk Pengawasan Korupsi

    • calendar_month Jumat, 17 Jan 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    JAKARTA – Kepala Badan Pengawasan Keuangan Pembangunan (BPKP), Mardiasmo menyatakan, seluruh Pemerintah Daerah harus mengalokasikan sedikitnya 1 persen dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah untuk dana pemberantasan korupsi, Rabu (15/1). Anggaran itu guna memper kuat pengawasan, mengingat masih maraknya tindak pidana korupsi yang melibatkan pejabat Pemerintah dan Kepala Daerah. “Hal ini sebenarnya sudah sudah disampaikan pak […]

  • Bupati Madina Kembali Lantik 33 Pejabatnya

    Bupati Madina Kembali Lantik 33 Pejabatnya

    • calendar_month Jumat, 18 Mar 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MADINA- Pejabat (Pj) Bupati Mandailing Natal, Aspan Sopian Batubara kembali melantik 66 pejabat eselon 2 dan 3 di lingkungan Pemkab Madina, di Sekretariat Pemkab Madina, Komplek Perkantoran Paya Loting, Kamis (17/3) sekira pukul 17.00 WIB. Dalam pidatonya, Aspan Sofian menyampaikan bahwa reformasi birokrasi pada hakikatnya merupakan upaya untuk melakukan pembaharuan dan perubahan mendasar terhadap sistem […]

  • Kapolres Madina Belum Periksa Pemilik Lahan Tambang Emas Ilegal

    Kapolres Madina Belum Periksa Pemilik Lahan Tambang Emas Ilegal

    • calendar_month Kamis, 6 Feb 2025
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Komitmen Kapolres Mandailing Natal (Madina) AKBP Arie Sofandi Paloh untuk memanggil dan memeriksa sejumlah pemilik lahan tambang emas ilegal di perbukitan Kilometer II, Desa Hutabargot Nauli, Kecamatan Hutabargot, Kabupaten Madina, hingga kini belum terbukti. Selain itu, Kapolres Madina juga berjanji memanggil dan memeriksa kepala Desa Hutabargot Nauli yang diduga terlibat aktivitas […]

  • Baru Diaspal Sudah Mulai Mengelupas

    Baru Diaspal Sudah Mulai Mengelupas

    • calendar_month Selasa, 26 Okt 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan. Pembangunan jalan menuju Kecamatan Panyabungan Timur perlu dipertanyakankan. Sebab, baru diaspal, terlihat ada yang sudah terkelupas. Demikian pantauan MedanBisnis di Panyabungan Timur, Jumat (22/10). Aspal yang terkelupas mulai terlihat dari titik 2+950 yang baru beberapa hari dilaksanakan penghamparan aspalnya. Dari pengakuan masyarakat setempat, jalan Panyabungan Timur yang baru dikerjakan itu sering dilewati truk pengangkut […]

  • Operasional Penggorengan Aspal Dihentikan Sementara

    Operasional Penggorengan Aspal Dihentikan Sementara

    • calendar_month Minggu, 8 Mei 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Penggorengan aspal milik Dinas Bina Marga Pemerintah Provinsi Sumatera Utara di Kelurahan Kayu Jati, Kecamatan Panyabungan Kota, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), diprotes warga setempat, Jumat (06/05/2011). Camat Panyabungan Kota Sahnan Batubara MM akhirnya mengambil kebijakan menghentikan sementara operasional penggorengan aspal. (Ist)

expand_less