Sabtu, 8 Agu 2026
light_mode

Kinerja Polisi Sumut Memprihatinkan

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Minggu, 26 Sep 2010
  • print Cetak

Banyaknya kasus kekerasan dan perampokan di Sumatera Utara akhir-akhir ini, dinilai akibat kelalaian dan melemahnya kinerja Kepolisian Sumut.
Hal itu disampaikan Ketua Keluarga Besar Mahasiswa Mandailing Natal (KB Mahsiswa Madina) Musliadi Nasution SPdI melalui telepon, Ahad (26/09/2010).

Dikatakan, pihaknya sangat prihatin melihat kinerja Kepolisian Sumut karena masih banyak kasus yang belum bisa dituntaskan yang terjadi 5 tahun belakangan ini.

Seperti kasus perampokan Bank CIMB Niaga Medan yang menewaskan satu orang polisi dan melukai dua orang satpam. Sampai sekarang masih simpang siur, apakah yang ditangkap polisi adalah pelaku perampokan.

Kemudian kasus penyerangan Mapolsek Hamparan Perak yang menewaskan 3 anggota polisi, pelakunya belum bisa ditangkap oleh polisi, sehingga membuat was-was masyarakat.

Tidak hanya kasus perampokan dan penyerangan mapolsek yang belum ada kejelasan. Kasus pembunuhan yang terjadi pada Ahad, 19 September 2010 pukul 18.00 WIB di Kelurahan Dalan Lidang, Kecamatan Panyabungan, Kabupaten Madina yang menewaskan ibu dan anak juga belum ada kejelasan sampai sekarang.

Belum terungkapnya kasus pembunuhan itu menjadi tanda tanya besar terhadapa kinerja Kepolisian Madina yang belum bisa mengungkap kasus ini. Masyarakat Madina menjadi takut dan khawatir takut karena pembunuhnya sampai sekarang belum ditangkap.

“Kita juga mendapat informasi, bahwa Polres Madina telah melepaskan enam orang pemakai ganja yang ditangkap di Desa Pidoli beberapa waktu lalu. Info yang kami dapat, dilepasnya keenam pemakai ganja karena didalamnya ada anak pejabat Madina. Kalau itu betul, berarti kinerja kepolisian saat ini sangat buruk,” tegas Musliadi yang juga Wakil Ketua PC IPNU Medan.

Musliadi berharap, Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol Oegroseno supaya bisa menuntaskan semua kasus yang terjadi di Sumut akhir-akhir ini. Jangan biarkan masyarakat jadi was-was. Kalau tidak bisa menuntaskanya, mundur saja jadi Kapolda Sumut, karena 5 tahun belakangan ini keamanan di Sumut adalah yang terburuk. (BS-026)
sumber:(beritasumut.com)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • 2011, cukai rokok naik 10 persen

    2011, cukai rokok naik 10 persen

    • calendar_month Minggu, 28 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA Pemerintah akan menaikkan tarif cukai rokok mulai 1 Januari 2011 dengan besaran bervariasi tergantung dari golongan rokok yaitu antara empat hingga 10 persen. “Kenaikan riilnya empat hingga 10 persen tapi rata-ratanya lima hingga enam persen disesuaikan dengan perkiraan laju inflasi 2011,” kata Dirjen Bea dan Cukai Kemenkeu, Thomas Sugijata di Jakarta, siang ini. Ia […]

  • Ungsikan Rumah Penduduk

    Ungsikan Rumah Penduduk

    • calendar_month Rabu, 7 Nov 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Sejumlah penduduk Desa Gunung Tua Jae, Kecamatan Panyabungan, Mandailing Natal memindahkan salah satu rumah penduduk yang diancam arus Sungai Rantopuran saat meluap pada Sabtu malam (3/11) lalu. Berdasar data Badan Penanggulangan Bencana Daerah Mandailing Natal, 1 unit surau hanyut, 4 rumah rusak berat karena harus dipindahkan. Sementara jumlah pengungsi sebanyak 21 Jiwa. (foto: mandailing pos/dahlan […]

  • SIDIMPUAN EPISENTRUM TABAGSEL, GEJOLAK DAN BARA SEKAM (Bagian 2)

    SIDIMPUAN EPISENTRUM TABAGSEL, GEJOLAK DAN BARA SEKAM (Bagian 2)

    • calendar_month Rabu, 20 Mei 2026
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Sidempuan Membangun: Kota Tua Itu Harus Berhenti Bertengkar dengan Dirinya Sendiri Dari konflik elite menuju gagasan besar membangun pusat baru Tabagsel Tetapi mungkin Sidimpuan memang sedang membutuhkan satu kejutan besar: sebuah alasan untuk berhenti bertarung kecil. Karena sesungguhnya, problem terbesar kota ini bukan kekurangan elite. Justru terlalu banyak elite. Terlalu banyak tokoh. Terlalu banyak […]

  • Idianto : Kejatisu Tegak Lurus Ungkap Kasus Dugaan Korupsi Stunting dan Smart Village di Madina

    Idianto : Kejatisu Tegak Lurus Ungkap Kasus Dugaan Korupsi Stunting dan Smart Village di Madina

    • calendar_month Jumat, 23 Mei 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN ( Mandailing Online )- “Semua kasus yang saat ini sedang dilidik atau disidik oleh penyidik akan segera diungkap secara profesional dan sesuai dengan undang-undang yang berlaku. Kami tetap tegak lurus dalam pengungkapan kasus tersebut,” ungkap Idianto selaku Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara ( Kajatisu ) saat ditanyai wartawan seputar dua dugaan  kasus korupsi  yang […]

  • Keluarga Maslin Batubara Hibahkan Lahan Untuk Asrama Haji Madina

    Keluarga Maslin Batubara Hibahkan Lahan Untuk Asrama Haji Madina

    • calendar_month Senin, 20 Feb 2023
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Keluarga besar Almarhum H Maslin Batubara menghibahkan lahan untuk pertapakan pembangunan asrama haji di Mandailing Natal (Madina), Sumatera Utara. Lahan itu seluas 4000 M² berada di Parbangunan, Panyabungan. Almarhum Maslin Batubara adalah ayah kandung Hidayat Batubara (bupati Madina masa bakti 2011-2013). Hibah lahan itu diberikan kepada Pemkab Madina. Sertifikatnya diterima […]

  • 9 Keluarga di Huta Tua Diyakini Miliki Senjata Rakitan

    9 Keluarga di Huta Tua Diyakini Miliki Senjata Rakitan

    • calendar_month Selasa, 20 Sep 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan, Saat ini yang bisa dipastikan yang memilik senjata rakitan jenis senapan angin di Desa Pardomuan (Huta Tua), Kecamatan Panyabungan Timur, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), hanya sebanyak 9 keluarga. Ini diketahui setelah dilakukan musyawarah dengan seluruh masyarakat paska kejadian pembacokan dan penembakan di Desa Gunung baringin sepekan lalu. Hal ini dikatakan Kepala Desa Pardomuan Mahlil […]

expand_less