Sabtu, 5 Sep 2026
light_mode

Koruptor bahagia atas konflik KPK-Polri

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Minggu, 7 Okt 2012
  • print Cetak

JAKARTA, (MO) – Kasus yang menyeret penyidik Komisi Pemerantasan Korupsi, Komisaris Novel Baswedan, diyakini akan menganggu kasus-kasus korupsi yang tengah ditangani KPK. Untuk itu, perkara yang dituduhkan kepada Novel harus segera diselesaikan.

“Mengganggu. Siapa bilang enggak menganggu?” kata juru bicara KPK Johan Budi di Gedung KPK, Jakarta, hari ini, ketika ditanya apakah perkara Novel akan mengganggu penanganan kasus korupsi di KPK.

Johan mengatakan, KPK tidak mau energi dihabiskan untuk hal-hal tidak substansif. Dia berharap agar pimpinan KPK dan Polri segera kembali bertemu. Pertemuan itu juga harus didasarkan atas niat baik untuk benar-benar menyelesaikan konflik.

Setelah pertemuan dan dicapai kesepakatan, kata Johan, seluruh petinggi KPK dan Polri harus patuh pada perintah pimpinan masing-masing. Jangan ada lagi pernyataan dari jajaran KPK dan Polri yang bisa memperuncing masalah. “Yang paling berbahagia kalau polisi dan KPK berpolemik adalah koruptor. Koruptor itu bisa pakai seragam, pakai safari, dan lainnya,” kata Johan.

Johan mengatakan, KPK tetap menghormati proses hukum yang dilakukan Polri terhadap Novel. Secara institusi, KPK tengah menyiapkan tim pengacara dari Biro Hukum KPK untuk mendampingi Novel. KPK yakin ada upaya kriminalisasi terhadap Novel.

Saat ini KPK sedang banyak menangani kasus besar, seperti proyek Hambalang, bail out Bank Century, proyek wisma atlet SEA Games, dan proyek simulator SIM di Korlantas Polri yang melibatkan Novel sebagai penyidik. Terkait Hambalang, penyidik KPK menyebut akan menetapkan tersangka baru.

Atas kejadian ini, tim pembela Penyidik KPK Kompol Novel Baswedan telah dibentuk. Paling sedikit telah terdaftar 22 pengacara handal yang bergabung untuk membela tuduhan telah melakukan penganiyaan saat bertugas di Polda Bengkulu pada tahun 2004 silam.

Demikian diungkapkan perwakilan tim Pengacara, Harris Azhar saat ditemui di gedung KPK, tadi malam. Menurut Harris, tim pengacara telah melakukan pertemuan marathon dengan Pimpinan KPK untuk melakukan tindakan advokasi dan penganganan kasus dugaan korupsi Simulator SIM, termasuk Novel.

“Kita dari tadi malam sampai hari ini mencoba membentuk tim lawyer, tim pengacara untuk teman-teman di KPK. Terutama yang menghadapi situasi kriminalisasi seperti ini,” kata Koordinator KontraS.

Menurut Harris, tujuan dari dibentuknya tim pengacara ini adalah untuk merespon upaya-upaya kriminalisasi yang ditujukan untuk sejumlah penyidik KPK. Harris meyakini, jika tuduhan-tuduhan yang dilontarkan lembaga yang dipimpin oleh Jendral Timur Pradopo tak mendasar.

Lebih lanjut, Harris prediksi jika jumlah pengacara masih akan terus bertambah. Terlebih, pengacara dari daerah yang akan menguatkan tim pembela Penyidik KPK, termasuk penyidik Novel.

Nantinya, sambung Harris, tim pembela tersebut dimungkinkan juga melakukan pembelaan terhadap komisi anti rasuah ini dari ancaman kriminalisasi seperti yang sudah sebelumnnya terjadi terkait kasus kriminalisasi komisioner KPK, Bibit Samad Rianto dan Chandra M Hamzah.

“Yang akan dilakukan teman-teman lawyer adalah memperkuat argumentasi dan membuktikan bahwa tuduhan-tuduhan dari Polri itu tidak tepat,” tandasnya.
(dat06/inilah/mediaindonesia)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tambang Emas Ilegal Meraja Lela di TNBG Madina

    Tambang Emas Ilegal Meraja Lela di TNBG Madina

    • calendar_month Sabtu, 19 Jul 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    Madina-Mandailing Online: Perusakan lingkungan akibat aktifitas Pertambangan emas ilegal kini semakin marak dan sudah merambah ke wilayah Taman Nasional Batang Gadis (TNBG) yang notabene dilindungi oleh negara sebagai paru-paru dunia. Aktifitas tambang emas ilegal di kawasan TNBG ini sepertinya kebal hukum. Sebab diketahui telah beberapa kali tim dari TNBG sudah melakukan razia. Namun, tampaknya tak […]

  • Ansor Kecam Tindakan Oknum Kacapem Bank Sumut

    Ansor Kecam Tindakan Oknum Kacapem Bank Sumut

    • calendar_month Jumat, 18 Mar 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Medan, Pimpinan Wilayah Gerakan Pemuda Ansor Sumatera Utara mengecam keras tindakan oknum Kepala Cabang Pembantu (Kacapem) Bank Sumut Gunung Tua Toguan Siregar yang mengancam Wartawan Metro Star, Zulham Dani Rambe. “Ansor mengecam segala bentuk kekerasan yang menimpa pekerja media (jurnalis), apalagi pelakunya sekelas Kacapem Bank Sumut Gunung Tua,” tegas Ketua PW GP Ansor Sumut Fadli […]

  • Mulai Surut

    Mulai Surut

    • calendar_month Minggu, 4 Nov 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Banjir yang melanda desa di Kab. Mandailing Natal, Sumatra Utara, hingga Ahad (4/11), terlihat sudah mulai surut. Banjir menerjang lima desa saat hujan deras turun mengguyur pada Sabtu (3/11) tengah malam. Kelima desa itu yaitu Gunung Manaon, Pagaran Tonga, Saba Jambu, dan Gunung Tua, Hutagodang Muda Kec. Siabu. Ketinggian banjir mencapai lutut orang dewasa. Tak […]

  • Tanaman Tumpang Sari Satu-satunya Solusi Mengatasi Harga Karet

    Tanaman Tumpang Sari Satu-satunya Solusi Mengatasi Harga Karet

    • calendar_month Kamis, 22 Sep 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) –  Pola  tumpang sari dinilai satu-satunya upaya menyelamatkan petani ditengah apatisme terhadap harga komoditi karet alam yang tak kunjung membaik. Harga karet alam yang tak kunjung lagi menunjukkan kenaikan akan terus menyeret penduduk Mandailing Natal di jurang kemiskinan. Mayoritas penduduk daerah ini  tergantung pada komoditi karet alam. “Tak ada jalan lain, mau […]

  • PNPM – LMP Dipertanyakan

    PNPM – LMP Dipertanyakan

    • calendar_month Minggu, 6 Feb 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Proyek PNPM – LMP Di beberapa Desa Dikecamatan Natal dan Kecamatan Muara Batang Gadis dipertanyakan. Hal ini Pnpm dari anggaran tahun 2010 dikecamatan ini masih banyak yang belum selesai dikerjakan belum lagi pengerjaannya yang asal-asalan.(MPOL)

  • Bupati Minta Aparat Hengkang Dari Areal Tambang Ilegal

    Bupati Minta Aparat Hengkang Dari Areal Tambang Ilegal

    • calendar_month Sabtu, 28 Mei 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan, Keberadaan tambang emas ilegal di Kecamatan Hutabargot yang sudah banyak memakan korban akhirnya membuat Bupati Mandailing Natal (Madina) Aspan Sofian Batubara angkat bicara. Aparat penegak hukum yang ikut membeking tambang emas ilegal supaya angkat kaki atau jangan ikut-ikutan. Hal itu disampaikan Aspan pada pembukaan Musda III Majelis Ulama Indonesia (MUI) Madina di Hotel Madina […]

expand_less