Minggu, 1 Mar 2026
light_mode

Kualitas Pembangunan Jalan Setapak Sangat Rendah

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Jumat, 19 Agt 2011
  • print Cetak


Panyabungan,

Sejumlah warga Desa Sundutan Togo, Kecamatan Natal, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) meminta Kepala Dinas Pekerjaan Umum Madina meninjau pembangunan jalan setapak sepanjang 180 meter yang mempunyai kualitas yanga sangat rendah sebab campuran semen dan pasir sudah bias dicakar ayam.

“Harapan warga atas sebuah pembangunan dari Pemkab Madina selama ini dengan terbangunnya sebuah jalan setapak di tengah-tengah perkampungan warga dan saat ini sudah terwujud. Akan tetapi pembangunan jalan tersebut diduga tidak akan berumur panjang karena kontraktor yang memegang kuasa penyedia jasa punya niat yang tidak baik. Sebab kualitas bangunan tersebut sangat rendah karena campuran semen dengan pasir sangatlah rendah sehingga bangunan tersebut dipijak anak-anak saja sudah hancur,” sebut Fahruddin (53) salah seorang tokoh masyarakat Sundutan Tigo, Selasa (16/08/2011) lalu.

Dikatakannya, sebelumnya warga sudah menegur pihak pemborong yang melakukan pembanunan jalan setapak diperkampungannya agar memperhatikan kualitas dan kuantitas suatu bangunan sebab pembangunan jalan setapak ini akan dipergunakan warga secara jangka panjang, namun pihak pekerja dan pemborong tidak mengupris apa yang telah disampaikan warga sehingga bangunan yang sudah selesai sudah banyak yang rusak karena dilewati anak-anak.

“Baru berumur satu minggu, pembangunan jalan setapak tersebut sudah hancur, ini diduga akibat dari pemborongan yang ingin mencari keuntungan sebanyak-banyaknya karena jauh dari pantauan berbagai elemen yang melakukan social kontrol, karena dari awal saja niat baik dari pihak pemborong (kontraktor) sudah tidak baik karena plank merek yang memberikan informasi dari mana sumber dana pembangunan tersebut dan berapa besar anggarannya, berapa volumenya, siapa perusahaan yang mengerjakannya serta berapa lama tenggang waktu pekerjaan tersebut tidak diketahui, hanya saja dating membangun jalan setapak dengan anggaran pemerintah,” sebutnya.

Fahruddin juga mengatakan, pihak pengawas hingga hari ini belum terlihat melihat kondisi pembangunan jalan setapak tersebut di desa kami, karena pembangunan ini kami anggap hanya membuang uang Negara saja karena tidak lama daya tahan bangunan tersebut dan keuntungan sepihak akan di dapat oleh pemborong.

“Pengawas lapangan atau PPTK jangan coba-coba untuk merekomendasikan pekerjaan ini sesuai dengan Bestek, sebab warga tidak terima dengan bangunan yang tidak mempunyai kualitas sebab uang yang digunakan untuk membuat pembangunan tersebut juga uang rakyat yang di berikan kepada pemerintah melalui pajak yang dikembalikan lagi kepada rakyat,” sebutnya.

Anggota DPRD Madina dari Fraksi Golkar Plus, Arsidin Batubara yang juga purta Pantai Barat Barat Madina mengatakan, fungsi pengawasan terhadap setiap pembangunan harus segera dimaksimalkan oleh Pemkab Madina sebab pengawasan yang lemah inilah yang menjadi setiap temuan selama ini.

“Pejabat yang berwenang melakukan fungsi pengawasan terkait pembangunan jalan setapak di Desa Sundutan Tigo, Kecamatan Natal harus benar-benar menjanlankan fungsinya, jangan mengedepankan kepetingan pribadi di atas kepentingan rakyat banyak, sebab selama ini lemahnya fungsi pengawasan akibat dari del-del antara kontaktor dengan pengawasan demi untuk memuluskan segala proses admintrasi di lapangan,” sebutnya.

Kepala UPT Dinas PU Bagian Pantai Barat Madina Firman Lubis mengatakan, setiap pembangunan dari Dinas PU Madina di wilayahnya akan diawasi, baik kualitas dan kuantitas, sebab di pemerintahan Bupati dan Wakil Bupati yang baru ini, harus ada sebuah perubahan tugas dan fungsi serta kewengan dalam menjalankan tugas sebab setiap pembangunan yang sedang dan akan berjalan harus mengedepankan kualitas demi untuk mewujudkan pembangunan yang jujur dan bersih.

“Setiap bangunan harus sesuai dengan ketentuan yang ada dalam kontrak yang diterima oleh setiap perusahaan yang menawarkan jasanya sebab dalam kontrak tersebut juga sudah terhitung keuntungan yang didapatkan, sehingga tidak selalu warga yang dikorbankan,” katanya. (BS-026)
Sumber : beritasumut.com

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • TKHI Kawal Jamaah Haji Lansia Mandailing Natal di Arafah

    TKHI Kawal Jamaah Haji Lansia Mandailing Natal di Arafah

    • calendar_month Senin, 20 Agt 2018
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

        MEKKAH (Mandailing Online) – Untuk kelancaran ibadah jai asl mandailing Natal, TKHI Kloter 3/MES terus mengawal dan mendampingi jamaah lanjut usia. Selain lanjut usia, juga risti serta jamaah yang memakai kereta sorong, dan akan lebih fokus selama pelaksanaan ibadah di Arafah, Musdalifah dan Mina (Armina). Itu diungkapkan dokter Emmy Evawani dampingi para medis […]

  • Bupati dan Wabup Tinjau MBG di Pidoli

    Bupati dan Wabup Tinjau MBG di Pidoli

    • calendar_month Senin, 1 Sep 2025
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Bupati Mandailing Natal Saipullah Nasution dan Wakil Bupati Atika Azmi Utammi Nasution memantau pelaksanaan Makan Bergizi Gratis (MBG) di sekolah berbeda, Senin (1/9/2025). Saipullah memantau di TK Satu Atap dan SDN 098 Pidoli Lombang, Jl. Willem Iskander, Panyabungan. Atika di SD Negeri 111 Pidoli Dolok, Panyabungan. Sebelumnya, Saipullah dan Atika […]

  • Siswi SMP Prostitusi Ini Juga Jual Kakak Kandungnya

    Siswi SMP Prostitusi Ini Juga Jual Kakak Kandungnya

    • calendar_month Senin, 10 Jun 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SURABAYA – NA (15), siswi SMP di Surabaya yang berprofesi sebagai mucikari ternyata tidak hanya menjual rekannya sendiri sesama siswi SMP kepada lelaki hidung belang. Dia juga menjual kakak kandungnya sendiri yang usianya tidak beda jauh dengannya. Kakak kandung tersangka ternyata juga ditangkap bersama dua korban lainnya di sebuah hotel di Jalan Darmokali Surabaya, pekan […]

  • Pegawai Dishub Binjai Cekik Wartawan

    Pegawai Dishub Binjai Cekik Wartawan

    • calendar_month Jumat, 19 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    BINJAI- Malam hari raya Idul Adha di Kota Binjai memang terlihat ramai, seluruh masyarakat berbondong-bondong mengendarai sepeda motor menuju pusat kota guna menyaksikan pawai takbir yang dilepas Wali Kota Binjai Idaham. Akibatnya, sejumlah ruas jalan di Kota Rambutan itu menjadi macat diantaranya, Jalan Jenderal Sudirman, Jalan Veteran, Jalan Kartini, Jalan Sultan Hasanuddin dan masih ada […]

  • KEK Batahan Antara Harapan dan Kenyataan

    KEK Batahan Antara Harapan dan Kenyataan

    • calendar_month Selasa, 17 Nov 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Tiba-tiba nama Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Batahan di Mandailing Natal (Madina) populer pasca debat Pilkada Madina 13 November 2020 lalu. KEK Batahan pun menjadi santapan hangat publik di media sosial-Facebook dan WhatsApp. Popularitas KEK Batahan itu melejit setelah calon wakil bupati Madina Atika Azmi Utammi Nasution,B.AppFin,M.Fin di debat itu menyatakan bahwa KEK di Pantai […]

  • Harga Karet Alam Naik Tipis di Panyabungan

    Harga Karet Alam Naik Tipis di Panyabungan

    • calendar_month Kamis, 11 Feb 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) Harga karet alam di Panyabungan, Mandailing Natal, Kamis (11/2/2021) naik tipis dari pekan lalu. “Naiknya 100 hingga 200 Rupiah lah perkilo,” ungkap Nairas petani dari Desa Gunung Tua Julu menjawab Mandailing Online. Lokasi penjualan karet alam di pasar Gunung Tua dibuka tiap hari Kamis atau sekali dalam sepekan. Harga mencapai 9.000 ribu […]

expand_less