Rabu, 21 Okt 2026
light_mode

Kurikulum 2013, akan jadi malapetaka

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 3 Jan 2013
  • print Cetak



JAKARTA, (MO)
– Pemerintah harus membatalkan program kurikulum baru yang akan diberlakukan tahun ajaran 2013 mendatang. Pasalnya, perubahan kurikulum tanpa melalui sosialisasi bertentangan dengan UU No.20/2003 tentang Sisdiknas dan Peraturan Pemerintah No. 19/2005 tentang Standar Nasional Pendidikan.

“Karena itu, tidak ada alasan bagi pemerintah memaksakan penerapan kurikulum 2013 yang akan berlaku mulai efektif mulai Juni 2013 sebagai pengganti Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP), sedangkan anggaran perubahan kurikulum 2013 sangat fantastis sebesar Rp 684,4 miliar. Kalau pemerintah tetap memaksa, ini akan menjadi malapetaka bagi dunia pendidikan nasional,” ujar Ketua Depinas SOKSI Bidang Pendidikan Fatahillah Ramli, tadi malam.

Menurut Fatahillah Ramli, ada empat persoalan krusial perubahan kurikulum 2013 yang langsung diasakan oleh peserta didik mulai SD hingga SMU. Pertama, pengurangan jumlah mata pelajaran. Misalnya, pelajar tingkat SD dari 10 menjadi 6, tingkat SMP dari 12 menjadi 10, begitu pula dengan SMU/SMK.

Persoalannya, memang ada efisiensi mata pelajaran, tapi apakah sudah dikaji bagi guru yang mata pelajarannya dihilangkan. Program sertifikasi guru saja masih amburadul dan belum berjalan sebagaimana yang diharapkan, belum lagi dampak yang ditimbulkan.

Kedua, lanjutnya, terjadi penambahan jam mata pelajaran mulai dari SD hingga SMU. Misalnya, untuk tingkat SD bertambah 4 jam per minggu, SMP bertambah 6 jam per minggu dan SMA bertambah 2 jam per minggu. Persoalannya, bagaimana penerapan bagi sekolah yang menerapkan dua shift, antara pagi dan siang. Selain itu, penambahan jam sekolah apakah menjamin tidak lagi terjadi tawuran di sekolah-sekolah.

Ketiga, penerapan kurikulum 2013 ini bertentangan dengan UU No. 20/2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional karena penekanan pengembangan kurikulum hanya didasarkan pada orientasi pragmatis. Selain itu, perubahan kurikulum juga tidak didasarkan pada evaluasi dari pelaksanaan kurikulum sebelumnya (KTSP) 2006 sehingga dapat membingungkan guru dan pemangku pendidikan dalam pelaksanaannya.

Keempat, perubahan kurikulum ini tanpa melalui sosialisasi di daerah-daerah, bahkan Kemendikbud sama sekali tidak melibatkan para guru dalam merumuskan kurikulum 2013. Akibatnya, pengintegrasian mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) dan Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) dengan enam mata pelajaran baru untuk jenjang sekolah dasar (SD).

Bahkan kedepan sudah tidak ada lagi proses penjurusan IPA/IPS siswa SMU, padahal rumpun ilmu mata pelajaran kedua jurusan itu berbeda sekaligus sebagai panduan siswa untuk masuk perguruan tinggi (PT).(wasp)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • RSU Natal kurang diperhatikan Pemkab

    RSU Natal kurang diperhatikan Pemkab

    • calendar_month Senin, 24 Jan 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MADINA – Keberadaan Rumah Sakit Umum (RSU) Natal, kurang mendapat perhatian seius dari pihak Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal. Hal ini terlihat minimnya anggaran yang diberikan pada tahun 2011 lewat APBD Madina, serta tidak adanya penempatan tenaga medis ke rumah sakit tersebut. Demikian disampaikan anggota DPRD Madina, Ali Nafiah yang merupakan Putra Daerah Pantai Barat, malam […]

  • Daftar ke KPU, Pasangan Harun- Ichwan Disebut Warga Bupati Madina Baru

    Daftar ke KPU, Pasangan Harun- Ichwan Disebut Warga Bupati Madina Baru

    • calendar_month Kamis, 29 Agt 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MADINA- Mandailing Onlien: Datang dengan membawa ribuan pendukung, hari ini Kamis 29/8 Harun-Ichwan mendaftarkan diri sebagai Calon Bupati ke KPU Madina dijalan Merdeka Nonor 2 , Kelurahan Kayujati, Panyabungan Kota. Dengan berjalan kaki melewati jalan kota panyabungan menuju kantor KPU, Harun- Ichwan disambul yel yel warga ” Bupati Madina yang Baru”. Setiba di pintu gerbang […]

  • Warga Berharap Tanggul Bondar Balian Diperbaiki

    Warga Berharap Tanggul Bondar Balian Diperbaiki

    • calendar_month Minggu, 3 Feb 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan, (MO) – Masyarakat Gunungtua Raya yang terdiri dari Desa Gunungtua Tonga, Gunungtua Jae, Gunungtua Julu, Gunungtua Iparbondar berharap kepada Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Pemkab Madina) memperbaiki tanggul Bondar Balian yang rusak. “Rusaknya tanggul Bondar Balian pada sungai (Aek) Rantopuran setelah diterjang banjir pada 26 Pebruari 2012 lalu. Sehingga membuat Bondar Balian tidak dapat lagi […]

  • PAW Anggota DPRD Madina Dari Partai PKB Berlangsung Hikmat

    PAW Anggota DPRD Madina Dari Partai PKB Berlangsung Hikmat

    • calendar_month Selasa, 16 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN : Secara resmi Hj Riadoh Rangkuti telah duduk sebagai anggota DPRD Kabupaten Mandailing Natal periode 2009-2014 dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Pelantikan Riadoh dilakukan melalui proses Pengganti Antar Waktu (PAW) dari Alm H Abdurahman Mustofa Nasution , yang telah meninggal dunia beberapa waktu ya lewat. Pengambilan sumpah janji Hj Riadoh berlangsung di ruang sidang […]

  • Pendaftaran CPNS Sibolga Dibuka

    Pendaftaran CPNS Sibolga Dibuka

    • calendar_month Senin, 23 Sep 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 3Komentar

    SIBOLGA, – Besok, Senin (23/9) hingga 4 Oktober, Pemko Sibolga secara resmi membuka pendaftaran penerimaan CPNS Sibolga formasi TA 2013. Daerah ini menerima 70 orang dengan rincian 50 orang untuk tenaga guru, 9 orang tenaga kesehatan dan 11 orang tenaga teknis. Demikian diungkapkan Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Sibolga Yahya Hutabarat kepada METRO, […]

  • 2 Bulan, 3 Kali Lantik Pejabat

    2 Bulan, 3 Kali Lantik Pejabat

    • calendar_month Jumat, 4 Mar 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    59 Pejabat Madina Dilantik MADINA Penjabat Bupati Mandailing Natal Ir Aspan Sofian Batubara MM melantik 59 pejabat eselon II, III dan IV, Selasa (1/3). Sebelumnya bulan Februari lalu, Aspan juga telah dua kali melantik pejabat di Pemkab Madina. Pelantikan 59 pejabat tersebut menyahuti tentang Perda Susunan Organisasi Tata Pemerintahan (Suorta) baru tahun 2010. Pj Bupati […]

expand_less